Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 3


__ADS_3

Dirumah Danira dan Kinanti


"Bagaimana pekerjaan mu ? anak papa nampak senggang beberapa hari ini. tanya papa lembut pada danira


" Iya pap, jadwalku tidak padat beberapa hari ini, oia pah, mumpung kita semua lagi kumpul, danira punya satu permintaan"


"Apa itu? tanya papa penuh penasaran.


"Nira ingin Kinan menikah dengan rangga ! ucapnya sambil memandang sinis ke arah kinan yang sedang makan.


"Uhuk uhuk " kinan yang sedang makan dengan tenang langsung tersedak mendengar permintaan tidak masuk akal danira


"Apa maksud mba ? kenapa aku harus menikah ? tanya nya setelah sibuk dengan air digelas nya.


"Bagaimana maksudnya ? kenapa kinan harus menikah dengan pacarmu nak ? tanya ibu


"Jangan panggil aku nak, jangan berlagak sebagai ibuku, ibu ku sudah meninggal" jawab nya sinis

__ADS_1


"Mba, jangan kasar sama ibu" ucap kinan


Ibu hanya memegang tangan kinan dan mengangguk sebagai tanda bahwa ibunya baik-baik saja.


"Ah sudahlah jangan banyak bicara, pokonya kau harus menikah dengan rangga, anggap ini sebagai balas budi karena aku dan papa sudah menampung kalian berdua disini sejak lama, dan sekaranglah waktunya kalian balas budi" ucap danira tanpa sopan santun


"Apa maksud mu ? kenapa kau berbicara kasar seperti itu? dan kenapa aku harus membalas budi dengan cara seperti itu? aku masih kuliah mba, aku tidak mau menikah. ucap kinan


"Benar, ada apa sebenarnya nak ? tanya papa yang masih bingung.


"Pokonya kau harus menikah" ucapnya sambil berdiri dan meninggalkan meja makan. Kinan yang masih bingung mengejarnya.


Danira menyapu setiap sudut dengan matanya memastikan tidak ada orang yang mendengarnya.


"Kinan, kau harus menikah dengan rangga, gantikan posisi ku selama satu tahun menjadi istrinya, setelah satu tahun rangga akan menceraikan mu, dan kau tenang saja, aku akan memberikan mu uang bahkan rangga juga akan memberikan banyak uang untuk modal kau dan ibu mu pergi dari rumahku"


"Aku tidak mau, menikah hanya boleh satu kali seumur hidup, aku tidak mau mba" jawabnya putus asa

__ADS_1


"Baiklah kalau kau menolak, aku akan minta papa untuk menghentikan pengobatan dan biaya cuci darah ibumu, kau tau kan papa sangat nenurut padaku ? ucapnya arogan


"Dasar kuntilanak betina" batin kinan kesal


"Sebenarnya apa salah aku dan ibu? kenapa kau sangat membenci kami ? dari kecil aku selalu mengalah, aku tidak pernah mengganggumu, bahkan ibu sangat sayang padamu,kenapa kau sangat membenci kami ?


"Karna kalian datang ke hidupku dan ingin merebut semuanya dari ku dan ibuku. itu alasan yang sangat kuat untuk ku membenci kalian berdua, pilihan ada padamu, kau menikah, atau seluruh biaya pengobatan ibu mu akan aku hentikan? silahkan berfikr, oia satu lagi, kau tidak perlu khawatir, rangga menikahi mu hanya untuk menunggu ku dan mengambil posisi penting di perusahaan nya, dia tidak akan menyentuhmu seujung jaripun, kau tidak perlu terlalu percaya diri, ini hanya pernikahan sementara, ingat KAU HANYA MENGGANTIKANKU " ucap danira dengan nada yang sangat meremehkan sampaj membuat hati kinan sakit berkeping-keping lalu pergi meninggalkan nya.


"Hahahaha" kinan tiba-tiba tertawa sendirian "hahah tuhan, kenapa nasib ku selucu ini?" ucapnya sambil memandang langit-langit ruangan


"Pah, tolong bicarakan lagi dengan danira tentang permintaan nya pada kinan" ucap ibu lembut dengan nada khawatir


Papa menghela nafas berat "entah apa yang kali ini difikirkan oleh anak itu, tapi kau tenang saja, danira pasti punya alasan"


"Bagaimana dengan kinan ? kinan pasti sangat sedih, dia masih muda pah, jangan hancurkan masa depannya" ucap ibu putus asa.


"Kamu tenang saja, nanti aku akan bicara lagi dengan danira, jangan terlalu di fikirkan, nanti kamu bisa sakit lagi" ucap papa lembut.

__ADS_1


"Berjanjilah untuk bicara dengan danira"


"Iya ma, papa janji"


__ADS_2