
Di dalam kamar rangga, rangga tertawa kecil "Hahahaha wajahnya sangat terlihat bodoh, bisa -bisa nya oma ikut mengerjainya juga"
Tok-tok
Kinan mengetuk pintunya, "Tuan muda maaf kan aku masalah yang tadi, aku tidak akan mengulanginya lagi" ucap kinan
"Apa kau bodoh ? aku kan sudah mengatakannya dengan jelas, kau harus menyambutku pulang bersama para pelayan, belum lama aku mengatakannya, tapi kau sudah melupakannya. bodoh"
"aku yakin saat tuhan membagikan mulut yang manis, roh dia tersangkut dineraka" batin kinan
"Apa kau lihat-lihat? siapkan air hangat untuk ku, aku akan mandi, dan kau, kau mandi saja di toilet lain, jangan mengotori toilet ku" ucapnya
"Baik" ucap kinan
Rangga tersenyum penuh kemenangan
"Tuan muda, air nya sudah siap"
"Hmmm, tolong ambilkan air hangat, aku sangat haus" ucapnya
"Apa ia tidak punya tangan, kenapa selalu memerintahku" batinnya
"Mana air hangatku ? ucapnya kesal
"Oia, ini tuan muda" ucap kinan
Ia pun meminum air yang diberikan kinan, lalu pergi untuk mandi, sebelum mani kinan mempersiapkan dahulu baju untuk rangga berganti pakaian. lalu ia keluar untuk mandi di toilet lain.
Setelah selesai mandi, kinan kembali ke kamar nya, ia melihat rangga masih memakai Bathrobe dan belum berpakaian.
"Kenapa masih belum berganti pakaian tuan muda? tanya nya
"Aku tidak mau memakai itu, carikan aku baju lain" ucapnya santai
"Apa ? kenapa kau tidak mengambilnya sendiri dan berpaian sesuka mu !!! batinnya kesal
Rangga melihat wajah kesal kinan , ia malah tersenyum puas ..
"Bagaimana dengan ini tuan? menunjukan polo shirt putih
"Tidak mau"
"Kalau yang ini ? menunjukan polo shirt coklat
"Tidak"
__ADS_1
"Kalau ini ?" menunjukan polo shirt cream
"Tidak"
"Yang ini ? menunjukan polo shirt hitam
"Ia yang itu saja, ucapnya lalu memakainya
"Hmmm , tidak jadi aku mau yang pertama saja " ucapnya tiba-tiba
"Yang pertama ? yang mana yah ? aduh kenapa ia sangat mirip dengan oma, apa semua keluarga ini seperti ini ?lagi pula, ia hanya akan makan malam, kenapa harus sangat rewel memilih pakaian, yang pertama yang mana ? aku sendiri lupa" batinnya dengan wajah bingung
Rangga melihat raut bingung kinan, "Yang putih bodoh,ucapnya ketus
"Oia, ini tuan " ucap kinan
"Bersiaplah, kita akan makan malam dibawah" ajaknya datar
"Iya" kinan langsung mengiya kan
Mereka pun turun ke bawah.
"Kinan, ini koper mu, aku lupa membawa nya turun tadi " ucap dafi
"Oia, koper ku, terimakasih mas dafi" ucapnya sambil tersenyum,
"Oma datang keruang makan, semua orang berdiri menyambutnya.
"Duduklah" ucap oma
Makan malam di mulai, Kinan dengan igap mengambil piring milik rangga, dan menuangkan nasi diatas nya,
rangga sempat bingung dengan sikap kinan, ia benar-benar menjalankan tugasnya di depan semua anggota keluarga.
"Segini atau mau tambah lagi mas? tanyanya lembut
"Cukup, ucap rangga canggung
"Lauk nya kau ingin apa ?
"Ayam saja" jawab rangga dingin
"Anak ini baik juga" batin oma
Mereka pun mulai makan, "Oma, kenapa tidak makan sayur nya? itu baik untuk kesehatamu" tiba-tiba kinan bertanya
__ADS_1
"Kau ribut sekali, apa kau tidak diajarkan tenang saat berada dimeja makan? tanya rangga kesal
"Maaf"
"Aku tidak menyukai nya" ucap oma tiba-tiba membubuat rangga, dafi dan kinan melihat kearahnya
"Apa oma tidak menyukaiku ? batin kinan
"Maaf oma" ucapnya dengan lemas
"Aku tidak menyukai pakcoy, lain kali buat aku sayur lain, aku akan memakannya" ucap oma
Rangga sangat kaget, ia kira oma akan marah, ternyata tidak, sedangkan dafi tersenyum dan kinan merasa lega "Sepertinya oma menyukai kinan" batin dafi
Selesai makan, dafi pamit, oma sudah masuk kedalam kamarnya, begitu pula kinan dan rangga.
Kinan mulai membongkar koper nya "Hei siput, jangan rusak kamar ku dengan barang-barang jelek mu" ucapnya menyebalkan
"Tuan tenang saja, aku hanya akan mengeluarkan beberapa barangku saja, dan aku akan menyimpannya di tempat yang tidak terlihat olehmu" jawabnya
Merasa kesal dengan kinan yang selalu mejawab, rangga seolah selalu mencari perkara dengan kinan, "Kenapa koper mu ada di dafi? kau merayu sepupuku yah ? dia tidak akan tertarik dengan wanita jelek seperti mu, kau jangan terlalu percaya diri" ucapnya lagi-lagi merendahkan kinan
"Tapi walau bagaimanapun wanita jelek ini adalah istri syah mu tuan" jawab kinan
Rangga merasa kesal, "Istri kontark ! cam kan itu
"Tetap saja, aku istri syah mu, istri syah mu yang jelek" kinan tidak mau kalah
"Kau !! rangga mulai kesal
"Matikan lampu, aku mau istirahat ! ucapnya kesal,
"Jangan dulu tuan, aku harus mengerjakan tugas," ucap kinan panik
"Masa bodoh ! aku mau istirahat, matikan!
Kinan masih tidak bergerak, rangga mulai merasa kesal lagi
"Aku bilang matikan kenapa kau malah berdiri disitu seperti orang bodoh"
"Lalu aku harus tidur dimana ? tanyanya bingung
"Terserah ! tidur lah di tempat yang tidak terlihat oleh ku ! jawabnya kembali ketus
Kinan pun mematikan lampu an masuk ke walk in closet, iya duduk lalu membuka laptop nya, dan mengerjakan tugas nya., setelah selesai ia mulai tidur di lantai walk in closet.
__ADS_1
Rangga membuka matanya, ia memakai senter ponselnya menyusuri setiap sudut ruangan, ia tidak melihat kinan dikamarnya "Kemana si bodoh itu pergi ? batinnya
Ia pun turun dari tempat tidur nya lalu mecarinya di setiap ruangan kamar, ternyata benar dugaan nya kinan memilih tertidur di walk in closet milik nya "Ternyata dia disini, dia benar-benar seperti gelandangan, ia bisa tidur dimana saja" batinya sambil geleng-geleng kepala