
Diperjalanan
"Kau sudah semester berapa nan?
"Ini tahun ke 5 ku mas, tahun depan aku lulus, ahh kalau sudah membayangkan ini aku sangat senang, begitu lulus aku bisa bekerja dan menjadi pegawai tetap" jawab nya dengan mata berbinar
"Hahahaha" Dafi tertawa kecil mendengar jawaban polos kinan
"Kenapa kau tertawa? apa cerita ku lucu? tanya kinan polos dengan raut wajah kebingungan
"Sorry, bukan itu maksud ku, aku hanya merasa lucu, kau sekarang sudah menjadi istri dari rangga prayoga, kenapa kau masih membayangkan untuk menjadi seorang pegawai tetap? tugas mu hanya mengurus anak dan berbelanja dimasa depan, kinan-kinan" jawab dafi sambil menggelengkan kepalanya
"Heheh iya" ucap nya canggung
Wajah kinan kini berubah menjadi muram
"Kau tidak tau saja, satu tahun kedepan aku akan di buang oleh keluargamu" batin kinan
Sampai di kampus
Kinan keluar dari mobil dafi, dafi membuka kaca jendela bagian penumpang "mas dafi terimakasih ya, hati-hati dijalan" ucapnya
Dafi hanya tersenyum dan melambaikan tangan.
Dafi diam beberapa saat lalu melihat kekursi belakang, dafi melihat koper kinan yang menurutnya sangat kecil untuk ukuran pindahan seorang wanita. entah kenapa tiba-tiba ia merasa sedih.
__ADS_1
"Ada apa dengan mu dafi, kenapa kau merasa iba pada istri sepupu mu? batinnya sendiri
Dafi mengangkat kedua bahunya lalu kembali menginjak gas nya.
Di kantor rangga
Seperti biasa, rangga sibuk dengan setumpuk dokumen di meja nya.
Tok tok suara ketukan dari pintu kantor nya.
"Ya masuk" ucap nya
Sandy masuk membawa beberapa dokumen lagi. "Argh aku sudah muak dengan kertas-kertas ini" ucap rangga sambil mengusap kasar wajahnya.
"Suruh siapa kau hanya sibuk menemani nona danira selama beberapa hari, wajar saja pekerjaan mu jadi menumpuk" batin sandy sambil melihat wajah tuan mudanya
"Kalau saya ingin mengumpat pasti sudah saya sampaikan dari tadi tuan muda"
"Sialan kau"
Kring Kring
Suara notifikasi panggilan handphone rangga berdering "Danira sayangku"
Senyum rangga langsung merekah melihat notifikasi panggilannya.
__ADS_1
"Sayang" sapanya lembut
"Sayang kau sedang apa ? tanya danira dari sebrang
" Aku sedang bekerja, pekerjaan ku hari ini sangat banyak, apa yang sedang kau lakukan sayang?
"Aku sedang merasa bosan, aku ingin jalan-jalan dengan mu, kau mau menemaniku?
"Siang ini aku tidak bisa, bagaimana kalau besok ? tanya nya lembut
" Aku mau nya sekarang ! aku ingin berbelanja, tapi kau tidak mau menemaniku, ternyata kau sudah tidak sesayang itu sama aku" ucap nya manja
"Bukan seperti itu, aku benar- benar tidak bisa hari ini, bagaimana kalau kau berbelanja sendiri dulu ? aku akan mentransfer uang untuk kau berbelanja.
Senyum licik danira mulai merekah " Sayang aku ingin jalan-jalan dengan mu bukan meminta uang Padamu, tapi kalau kau memaksa aku tidak akan menolaknya.
"Iya maafkan aku ya, aku akan mentransfer uangnya sekarang, habiskan saja, kalau kurang kau hubungi lagi aku, tidak apa-apa kan sayang? tanyanya lembut
"Baik lah sayang, aku mencintaimu
"me to sayang"
"pasti wanita itu minta uang belanja lagi" batin sandy
."San tolong kirim kan 50 juta ke rekening danira sekarang," titah rangga
__ADS_1
"Ternyata benar dugaan ku"
Sandy dengan sigap mentransfer uang nya langsung ke rekening danira.