
Kinan memutuskan untuk naik keatas, ia pun keluar dari ruang kerja rangga.
"Kinan, kau baru mau naik? tanya dafi
"Mas dafi, aku kira kau sudah tidur. ucap kinan sambil menghampiri dafi
"Aku tidak bisa tidur, kau mau teh ? tanya dafi
Kinan mengangguk lalu duduk, dafi pun menghampiri kinan membawakannya segelas teh.
"Terimakasih mas dafi"
"Sama-sama kinan, kau sudah nampak lebih baik"
"Iya. aku sekarang sudah tenang, ibu akan di obati di tempat yang lebih baik"
"Maaf kan aku, 2 hari ini aku tidak bisa menemanimu"
"Tidak apa-apa mas dafi, mas angga nemenin aku ko"
"Oya ?
"Heeum,"
"Kau senang?
Kinan terdiam beberapa saat, ia pun menjawab, aku senang dan tenang" jawabnya sambil tersenyum, oia mas, dari jakarta ke kolombia itu waktunya berapa lama yah ?
"Hmmm kira kira 41 jam an lah"
"Lama sekali. kasian ibu"
__ADS_1
Dafi hanya tersenyum,lalu duduk di samping kinan.
"Kinan... kinan.. kenapa kau lama sekali?" teriak rangga memanggil kinan, rangga mengira kinan masih ada di ruangan kerjanya.
Kinan pun berbalik "Mas angga, aku disini, kau mau teh? tanya nya polos
"Tidak"jawabnya ketus
Rangga menghampiri kinan dan dafi, Rangga menarik tangan kinan "Ayo naik, aku sudah mengantuk" ajak rangga seperti bocah.
"Oh iya sebentar, mas dafi aku keatas yah, terimakasih teh nya" ucap kinan.
Dafi hanya tersenyum.
"Ay cepat kau banyak sekali bicara" ucap rangga
"Hahah iya sebentar, ucapnya. mereka berdua pun naik ke kamar.
"Kau juga, jangan turun kembali ke bawah" ucapnya dingin sambil naik keatas ranjangnya,
"Iya" jawab kinan sambil naik ke atas sofanya.
Mereka pun terbaring di tempat masing-masing.
"Kinan, apa kau sudah tidur? "
"Hmmm hampir jawabnya terkantuk- kantuk.
"Dasar bodoh, ia masih saja menjawab" batin rangga.
"Kinan, apa kau mau tidur disini bersamaku? cuaca hari ini sangat dingin"
__ADS_1
"hmmm" jawab kinan yang sudah setengah sadar dan tidak sadar karena sudah merasa sangat mengantuk.
"Kalau begitu kemarilah"
"Hmmmm"
Rangga menunggu beberapa saat, namun kinan tidak juga datang, rangga pun bangun kesal, tapi ternyata kinan sudah tertidur pulas.
Rangga pun yang sudah marah malah tersenyum melihat kinan tertidur.
Ia menatap kinan dari kejauhan "Apa aku mulai menyukaimu kinan? batinnya, lalu berjalan perlahan menghampiri kinan yang sudah tertidur lelap dengan bibir yang sedikit manyun, membuat rangga merasa gemas, "Good night kinan" cupp rangga mencium kening kinan namun kinan tidak bereaksi apa-apa karena sudah terlelap.
Keesokan paginya, seperti biasa, kinan sudah rapi, lalu menyiapkan segala kebutuhan rangga. kali ini rangga tidak sulit di bangunkan, rangga langusng bangun dengan 2 kali panggilan kinan, segelas air putih sudah di pegang oleh kinan, sesuai dengan kebiasaan rangga yang harus selalu minum air putih ketika bangun. rangga kembali tersenyum lalu mengambil gelasnya. kinan pun pergi menuju toilet untuk memeriksa air hangat untuk rangga, namun tiba-tiba rangga memeluknya dari belakang "Terimakasih telah kembali" ucapnya lembut, lalu melepaskan pelukannya dan berjalan menuju toilet. kinan masi mematung "kenapa dengannya akhir-akhir ini, bila sikapnya seperti itu aku takut jatuh cinta padanya" batin kinan sambil megang dadanya.
Saat rangga keluar dari toilet, rangga melihat kinan sudah rapi, ia sudah mengganti bajunya dengan kaos putih polos yang membentuk tubuh langsingnya, dipadukan dengan rok mini blue jeans serta flat shoes dengan warna yang senada dengan kaosnya serta rambut panjangnya yang ia cepol asal membuatnya sangat cantik dan anggun pagi itu.
Rangga menghampiri kinan terburu-buru sampai membuat kinan kaget karena rangga tioba-tiba ada di belakangnya "astaga, ada apa tuan? tanyanya kaget
"ada apa dengan pakaian mu hari ini ? Tanya nya ketus
Kinan terlihat bingung sambil melihat pakaiannya sendiri, "ada apa memangnya? kenapa pakaian ku? tanya nya bingung
"Aku tidak suka kau memakai rok saat kuliah, lalu apa ini ? tanya nya sambil melepas cepolan rambut kinan" jangan mengikat rambut mu seperti itu" ucapnya sambil memebereskan rambut panjang lurus kinan.
"Aku tidak mengerti tuan, kenapa ? apa penampilan ku membuat mu malu ? apa sangat jelek ? tanya nya.
"Iya, sangat jelek, ganti ! " ucapnya kesal.
"baiklah" ucap kinan sambil pergi berganti pakaian
"kau terlihat sangat cantik kinan" batin rangga
__ADS_1