Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 53


__ADS_3

Rangga sudah seperti orang gila mencemaskan kinan. ia memutuskan untuk pulang kerumah menunggu nya.


Dilain tempat,


Kinan sedang tertawa bersama, ia berlari kesana kemari, tidak memperdulikan panasnya matahari, ia nampak sangat bahagia, sean sama sekali tidak berubah, walaupun mereka pernah putus, kinan menatap sean yang sedang tertawa, "Jangan menatap ku terus begitu, nanti kamu jatuh cinta lagi sama aku," ucapnya


"Hahahha terimakasih sean, hari ini aku benar benar sangat senang, tidajs disangka penghiburku kamu, terimakasih temanku" ucap kinan dengan nada manja


"Sama-sama mantanku" balas sean


mereka kembali tertawa, "Kinan, berdiri disana, biar aku foto" ucap sean


"Dimana ? tanya kinan sambil mentap arah telunjuk sean.


"Kinan pun bangkit dari duduk nya lalu berjalan, mengacunkan kedua jari nya yang membentuk kode peace, dengan senyum mengembang.


"Lihat, kau sangat cantik" ucap sean


"Aku kan memang cantik dari dulu " jawab kinan menggoda sean


"Ah .. aku salah bicara, apa benar ini kinan yang aku kenal? kenapa kau sangat percaya diri sekali e? hahah


Kinan tidak menjawab, ia hanya tertawa.


"Kau cantik kinan" batin sean.

__ADS_1


"aku kirim kan yah"


Kinan meronggoh kantong celananya "Eh, ponsel ku? dimana ? gumamnya bingung


"Ada apa kinan? tanya sean


"Ponsel ku, tertinggal mobil, biar saja, sean, kau tidak lapar? heheh tanya kinan sambil nyengir


Sean menyipitkan matanya, "kau sudah sangat lapar ya?


Kinan mengangguk.


"Baiklah, ayok kita makan" ucapnya sambil mengusap kepala kinan


Mereka pun singah di sebuah restoran tepi pantai,kinan benar-benar tampak lapar, dia makan dengan lahap.


Sean tertawa mendengar ucapan kinan, "Aku hanya senang, kau sudah kembali tidak canggung padaku, akiu sangat sedih saat kau sangat menjaga jarak padaku kinan" ucap Sean


"itu karna setiap kita bertemu kau sellau mengajk ku balikan, aku jadi merasa sangat canggung, kenapa kita tidak seperti ini saja ? begini saja menyenangkan kan? tanya kinan


Sean tersenyum, "Sudah makan saja, jangan bicara terus, nanti kau tersedak"


Kinan tersenyum lalu kembali makan.


Hari sudah sore, sean melihat jam nya, "Kau mau pergi kemana lagi ?

__ADS_1


"Hah? coba lihat, sekarang pukul berapa? ucap kinan sambil menarik lengan sean melihat jam .


"OMG, ucapnya sambil menutup ulutnya, sudah pukul 16.00, aku harus segera pulang" ucap nya terburu-buru


"Hei habiskan dulu makananmu" ucap sean


"Tidak, tidak ada waktu lagi" ucap kinan, lagi-lagi sean hanya tersenyum lalu pergi ke meja kasir untuk membayar, lalu mengikuti kinan ke mobil.


Kinans langsung memeriksa ponselnya, ada banyak sekali panggilan tak terjawab dari rangga, dafi dan sari, dan banyak sekali chat yang masuk,."Masa bodoh, aku tidak akan perduli lagi"batin kinan saat melihat chat rangga.


Kinan membuka chat yang dikirim oleh sean, foto yang diambil barusan. "kinan tiba-tiba tertawa sendiri.


"ada apa kali ini? tanya sean


"hahah tidak, aku hanya merasa lucu, lihat, fotoku disini yang terlihat hanya gigi ku saja, kulit ku sangat hitam, hahah " ucapnya sambil tertawa


Sean hanya taersenyum, "kau masih tetap cantik ko" ucapnya, "pakai sabuk pengammu"


Di perjalanan kinan merasa lucu pada dirinya sendiri, "aku upload ah " ucapnya sambil mengaupload fotonya dengan caption bodohnya "Hitam, tapi bukan gula aren" -kinan,17 januari-


Sean, turunkan aku di halte itu saja, aku akan naik bus dari sini.


"kenapa? aku antar saja"


"Tidak usah, aku pergi sendiri saja, terimakasih banyak yah, aku sangat senang hari ini" ucapnya lalu turun

__ADS_1


"Aku juga sangat senang bisa bersamamu seharian kinan" gumam sean dengan tatapan sedih


__ADS_2