Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 36


__ADS_3

Rangga menyadari keberadaan kinan dan dafi, matanya terbelak, dan tiba-tiba mendorong tubuh danira. "why ga ? tanya danira bingung.


"Kinan" ucap rangga lalu berjalan menghampiri kinan dan dafi, "Apa yang sedang kau lakukan dengan sepupuku?! dasar wanita murahan!! ucapnya sambil menarik kasar lengan kinan


"Jaga sikapmu rangga !" dafi tak kalah marahnya seperti rangga


"Jangan ikut campur urusan keluarga ku ! ucap rangga sambil menarik kasar kinan


"Ayo pulang !


Kinan menepis tangan rangga dengan kasar "Lepaskan aku ! ucapnya


membuat rangga tersentak.


"Kinan membalikan tubuhnya, "Mas dafi, maaf kan sikap mas angga yah, aku pamit pulang duluan" ucapnya sambil tersenyum namun matanya penuh dengan kesedihan.


Dafi tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengiya kan kinan, namun lain dengan danira yang langsung marah menghampiri mereka. "Rangga apa yang terjadi padamu ? kau mendorongku hanya karena wanita ini ? ucap danira marah sambil menunjuk ke arah kinan.

__ADS_1


"Kau menyukainya? tanya danira kesal


Ragga kembali melepas tangan kinan, "Bukan begitu nira, bukan itu maksud ku"


"Sudahlah, aku malas berbicara dengan mu" ucap danira


"Dan kau kinan, awas kau ! ucap danira sambil mendorong kinan.


Rangga mengusap kasar wajahnya, membuat kinan merasa sangat takut, rangga kemudian menatap kinan dengan tatapan membunuhnya, "Ikut dengan ku ! kembali ia menarik tangan kinan.


Rangga mendorong tubuh kinan masuk kedalam mobil, "Ada apa tuan muda? tanya sandy panik.


Semakin kinan bicara, rangga akan makin gila, kinan hanya bisa ssmenutup matanya dan meremas dress nya dengan kedua tangannya.


"Bila aku harus mati, aku titip ibu tuhan" batinnya.


Sampailah disebuah apartement, salah satu apartement milik keluarga rangga, "Turun, ikut aku ! ucap rangga ketus.

__ADS_1


Perlahan kinan turun dengan perasaan yang campur aduk, khawatir dan taku, itulah perasaannya.


Sampai di dalam, kemarahan rangga tidak terbendung, rangga mendorong kinan sampai kinan terjatuh, "Apa salahku tuan muda? teriak kinan takut


"Kau masih bertanya apa salah mu? "tanya rangga yang kala itu meremas kerah baju kinan. matanya sangat marah, wajah mereka sangat dekat, mata rangga seperti seorang psikopat yang sudah kehilangan akal.


Kinan mengangguk takut, "i.i .. iya apa salah ku tuan?


"Kau memang wanita penggoda kinan, Kau berpelukan dengan sepupuku  tempat umum dan kau masih tanya apa salahmu ?! kau ini pelacur ! kau dengar itu ? PE LA CUR ! ucap nya sambil mendorong tubuh kinan ke ketembok


"Aw" rintihnya dengan tubuh yang sudah terjatuh,


"Bangun, rayu aku, aku punya banyak uang, bukan kah uang alasan satu-satunya kau berbuat hina seperti itu ? ayo rayu aku ! aku akan membayar mu lebih dari bayaran mereka ! ucap rangga sambil memegang kasar dagu kinan yang semakin menangis.


"Ayo cepat rayu aku! jual tubuhmu padaku !!! ucap rangga sambil menarik kasar baju kinan sampai robek. "Hentikan tuan, aku mohon hentikan" ucap kinan suara nya sudah bergetar, air matanya sudah mengalir deras.


Entah setan apa yang merasuki rangga, rangga seperti orang yang kehilangan akal, ia tiba-tiba mencium bibir kinan dengan kasar, kinan memberontak, tangisnya semakin pecah saat rangga mulai merobek baju kinan dengan kasar, bibirnya terus mencium kinan.

__ADS_1


Tangis kinan yang kian pecah "Tolong hentikan tuan, tolong ampuni aku hiks hiks" tubuhnya melemah. cengkraman tangan rangga pun mulai melemah melihat kinan yang menangis sampai terjatuh. mereka berdua punduduk dilantai. rangga menyentuh kepa kinan dengan kepalanya,"Maafkan aku kinan" ucapnya lembut. kinan masih sangat ketakutan dan menangis. rangga merapikan pakaian kinan, lalu duduk di sebalh ninan, menyandarkan tubuhnya di tembok menatap kinan yang masih menangis.


__ADS_2