Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 2


__ADS_3

Sepanjang perjalanan pulang rangga memikirkan ide gila yang di berikan danira padanya


"Apa dia sudah gila ? dia memintaku untuk menikahi gadis lain? terlebih lagi dia memintaku untuk menikahi adik tirinya , apa yang sebenarnya ia fikirkan ? gumamnya kesal.


"Tapi ucapan nya ada benar nya juga, ini semua untuk kebaikan ku, dan adik nya memang sangat cocok untuk menggantikannya, aku bisa sekalian membalaskan rasa kesal kekasihku pada adik tirinya, baiklah aku akan menikahi adik tirinya, ini semua untuk kebaikan kami bersama, dan setelah satu tahun aku akan menceraikan gadis pencuri kebahagiaan kekasihku. gumamnya lalu keluar dari mobil


Para pelayan sudah berjejer rapi untuk menyambutnya,


"Selamat malan tuan muda" sapa pak reki kepala pelayan dirumahnya. "Tuan besar dan nonya besar sudah menunggu kedatangan tuan muda di ruang keluarga"


"Hmmm, bagaimana dengan oma ? apa oma juga ada ? tanya nya dingin


"Nyonya pimpinan ada di ruangan merajutnya"


"Baiklah, sampaikan pada mama dan papa, aku akan datang setelah aku melihat oma"


"Baik tuan muda" ucapnya sopan.


Rangga datang menghampiri ruangan merajut oma "selamat malam oma ku sayang, kenapa oma masih disini dan tidak istirahat ? tanya nya lembut sambil memeluk sang oma dari belakang


"Cucu kesayangan ku sudah pulang, bagaimana harimu ? apa kau bekerja dengan baik ? ingat itu perusahaan ku, kau jangan membuat onar disana" ucap oma sambil menyentil hidung rangga


"Haha mana mungkin aku punya nyali untuk berbuat onar di perusahaan milik nyonya Farida yang terhormat ini ? jawab rangga sambil tersenyum penuh kasih sayang pada sang oma.

__ADS_1


"Ada masalah apa nak? kenapa kau terus memeluk tubuh wanita tua ini?


"Tubuh ini adalah tubuh wanita yang paling aku cintai di dunia ini, aku tidak akan melepaskan nya dengan mudah" ucap rangga sambil terus memeluk tubuh oma.


"Hahaha kau sedang merayuku ? apa yang terjadi ? lamaran mu di tolak lagi oleh artis itu? tanya oma sedikit kesal


"Nama nya Danira oma" ucap rangga lembut


"Terserah, sudah lah, jangan pertahankan wanita yang angkuh seperti itu, aku tidak mau cucuku selalu merasa sedih, aku tidak menyukainya ! ucap oma ketus


"Jangan seperti itu, aku sangat nenyukainya, maka dari itu oma jangan menjahatinya, karna itu akan membuat ku sedih"


"Itulah yang selama ini mengganjal dihatiku, aku sangat tidak menyukainya, tapi apalah daya, cucu kesayangan ku ini malah sangat mencintainya" ucap oma lemas


"Hahaha anak kurang ajar, sudahlah, mama papa mu sudah menunggu mu, ayo kita pergi menemui mereka" ucap oma sambil mengacak lembut kepala rangga.


"Baiklah, apa aku harus menggendong mu? tanya rangga jahil


" Apa tanganmu ingin aku patahkan ? berhenti memperlakukan oma seperti wanita tua, oma masih punya kekuatan untuk mematahkan tangan mu, kamu mengerti ? ucap oma sambil memukul bahu rangga


"Aww, kau benar-benar wanita tua yang sangat kuat" ucapnya dan mereka tertawa bersama lalu bangkit dan berjalan menuju ruangan keluarga.


Rangga dan oma sudah masuk, mereka berempat nampak serius, ya begitulah situasi bila keluarga ini sedang berkumpul, tidak ada tawa, selalu hanya ada ketegangan diantara mereka.

__ADS_1


"Bagaimana ? apa kau bisa memenuhi syarat ku untuk menjadi pimpinan di perusahaan ? tanya papa dengan nada dingin


"Aku sudah memikirkannya, aku akan segera menikah" jawab rangga tidak kalah dingin.


Papa tersenyum sinis, "dengan selebritis itu?


"Tidak, aku akan menikahi adiknya" jawab Rangga tegas


Semua orang yang ada diruangan itu terbelak, "apa maksud mu rangga ? mama tidak mengerti. Kau lama berpacaran dengan danira, lalu kenapa kau malah menikahi adik nya ?


oma hanya diam tidak bicara satu patah katapun.


"Kau fikir ini main-main ? aku sedang berbicara serius dengan mu, dewasa lah rangga" ucap papa


"Tidak perduli aku akan menikah dengan siapa, intinya aku harus menikah kan ? aku kabulkan syarat dari papa, soal siapa yang akan menjadi pengantinku, itu urusanku, minggu depan aku akan menikah, jadi papa pun tolong siapkan segala dokumen tentang pengubahan struktur perusahaan untuku, aku lelah, aku ingin istirahat. ucap rangga ketus pada kedua orangtuanya. Namun ia menunduk sopan pada oma "Good night oma" ucapnya dambil mencium pipi oma dengan manis kemudian keluar dari ruangan dan berjalan menuju kamarnya.


"Lihat anakmu mah, makanya kau didik dia dengan benar, apa maksud nya tadi ? apa dia fikir ini main-main? teriak papa kesal.


"Kenapa jadi salahin mama sih ? papa juga bertanggung jawab atas rangga, kau fikir dia anakku sendirian ? teriak mama tidak kalah kesal.


Oma bangkit dari duduk nya, " INI SALAH KALIAN BERDUA ! ucap oma ketus lalu keluar dari ruangan keluarga.


Sampai dikamar rangga menelfon sandy, asisten pribadinya dan memerintahkan nya untuk mempersiapkan schedulle nya besok, salah satunya mengatur pertemuan dengan kinanti.

__ADS_1


__ADS_2