
"Tuan aku sudah siap". ucap kinan
Rangga melihat kinan dari atas sampai bawah, "Apa kau tidak punya pakaian yang kebih baik kinan?, baju mu jelek sekali, kausangat menyedihkan" ucap rangga sambil menggelengkan kepalanya
"Jangan menghina ku, kalau kau malu seperti biasanya saja, anggap aku pelayan mu, lagi pula tugasku hanya mengantar mu kan" ucapnya
"Ckckck kau sungguh pemarah, sudahlah ayo pergi"
Ucap rangga sambil berjalan begitu saja.
"Kalian mau kemana? tanya oma
"Kami akan pergi sebentar oma, ada sesuatu yang harus aku beli" jawab rangga
"Baiklah, jaga kinan, baik-baik lah kau dengan istrimu" ucap oma setengah berbisik
"Iya oma" jawab rangga sambil tersenyum
"Mereka akan pergi kemana? apa kinan akan baik-baik saja ? batin dafi khawatir
"Kami pamit ya oma" ucap kinan
Entah kenapa hati rangga hari ini merasa senang.
"Kenapa kau senyam senyum tuan ? tanya kinan
Rangga yang sadar kinan memperhatikannya wajah nya berubah jadi masam kembali "Bukan urusan mu jangan banyak bertanya," ucap nya ketus
Kinan melipat mulutnya kembali, lalu diam.
Sampailah di salah satu mall terkenal di jakarta,
"Untuk apa kita kemari tuan ? tanya kinan
"Menurut mu ? tanya rangga
"Aku tidak tau, kenapa kau tanya aku? "
"Kalau tidak tau diam saja, dan ikut tanpa harus banyak bertanya.
Rangga memasuki salah satu Store Brand mewah, Semua pelayanan nya memangguk sopan padanya dan langsung melayani nya dengan baik, kinan merasa canggung berada di store tersebut, Kinan menyentuh lengan baju rangga.
Rangga melihat kearah kinan, "Ada apa ? tanya nya,
Kinan berjinjit mendekatitelinga rangga "Tuan, aku tunggu di luar saja yah"
rangga mengerutkan dahinya, "Kenapa ? apa kau tidak mau ikut berbelanja ? tanya rangga
"Apa dia sudah hilang akal menyuruhku berbelanja disini ?" batinnya. Kinan hanya melihat rangga dengan kesal, kali ini rangga yang berbisik ke telinga kinan, "Kenapa kau pasti tidak mampu kan belanja disini?" ucap nya dengan nada merendahkan.
"Kau memang keturan monster rangga prayoga" batin kinan kesal lalu berbalik dan pergi, tapi rangga menahannya dengan memegang lengan kinan, "Pilihlah yang kau suka" ucap rangga dengan nada dingin, ia memanggil salah satu pelayan, lalu menunjuk kearah kinan. pelayan sudah menghampiri kinan, lalu rangga kembali sibuk dengan pakaian nya sendiri.
"Ada apa dengan nya hari ini ?" batin kinan heran
"Silahkan nona, kami akan menunjukan koleksi terbaru kami" ucap salah satu pelayan.
"Hehe, tidak, aku hanya mengantar" ucap kinan canggung. "Layani saja dia, aku akan menunggu nya diluar" ucap kinan lalu keluar begitu saja
Rangga telah selesai dengan belanjaannya, rangga hendak membayar "Sekalian aku bayar barang milik wanita yang tadi datang bersamaku" ucapnya
"Maaf tuan, tapi nona tadi tidak membeli apa-apa " jawab pelayan tersebut
"Dia tidak memilih apapun ? tanya rangga kembali meyakinkan dirinya
"Aneh sekali, dia tidak mengambil apapun disini, bukan nya ini adalah surga wanita? batinnya
"Kemana ia pergi ? tanyanya
"Nona tadi menunggu anda di luar"
"dasar bodoh" batinnya, lalu pergi "Seperti biasa tolong antar kan barngku kerumah" ucap rangga lalu pergi
Rangga keluar dari store, ia melihat kinan yang duduk sambil melihat-lihat kesekitar,sesekali ia memainkan kaki kakinya, kinan nampak sangat polos saat itu. rangga tersenyum lalu menghampirinya , rangga berdiri tepat doi depan kinan yang sdeang menunduk sambil melihat-lihat kaki nya sendiri. Kinan yang sadar lalu menanggahkan kepalanya "Kau sudah selesai? tanyanya
Rangga menganggukan kepala, apa yang sedang kau lakukan ? tanya rangga lembut
"Apalagi, aku menunggu mu selesai berbelanja, mana belajaan mu? dari tadi apa kau tidak mendapatkan barang yang kau ingin kan ? kenapa kau seperti wanita? tanya nya kesal
__ADS_1
Suasana tenang tadi berubah kembali menjadi huru hara setelah kinan tiba-tiba mengomel "Kau ini lupa yah ? aku ini rangga prayoga! batrang yang ku beli akan langsung diantar kerumah, aku bukan dirimu yang harus menenteng-nenteng barang belanjaan . dasar norak ! jawab nya.
Kinan langusng ciut mendengar ucapan rangga "Oia aku lupa kalau kau satu level dengan kakakku" baiklah, aku minta maaf, kau ingin jalan kemana lagi tuan ? tanyanya
"Sudah lah aku jadi tidak mood ! ucap rangga kesal
"Kau sangat pemarah ! aku kan sudah minta maaf. ucap kinan
"Tidak, aku sudah terlanjur kesal" ucap rangga
"Aku kan sudah minta maaf, aku akan membelikan mu sesuatu, tunggu disini sebentar" ucap kinan lalu pergi
Rangga menurut dan duduk di kursi menunggu kinan dengan tenang, tidak beberapa lama kinan datang membawa dua buah es krim. "Ini untukmu" ucap kinan tersenyum sambil menyodorkan es krim yang ia beli
Rangga tersenyum dengan senyuman yang sulit diartikan "Jadi hanya ini yang bisa kau beli sebagai permintaan maafmu ? ucap rangga sambil mengambil es krim yang kinan bawa lalu memakannya
Kinan tersenyum, ayo kita jalan lagi. ajak kinan, mereka pun kembali berjalan menyusuri mall.
"Kau tidak mau membeli apa-apa ? tanya rangga
"Tidak, aku tidak berniat membeli apapun" ucap kinan yakin
"Kau tidak suka berbelanja ? tanya rangga
"Tidak, aku tidak suka berbelanja"
"lalu apa yang kau suka ?
Kinan tiba-tiba menghentikan langkah nya, lalu diam.
"Ada apa ? tanya rangga penasaran melihat kinan yang tiba-tiba mematung
Kinan menatap rangga "Baru sekarang ada yang bertanya padaku apa yang aku suka, dan ternyata aku juga baru sadar, itu pertanyaan yang tidak bisa aku jawab" jawabnya lemah lalu membuang nafas kasar dan melanjutkan langkahnnya.
"Ada apa dengan nya? batin rangga heran, lalu rangga berlari kecil kembali mengikuti langkah kinan.
"Kau tidak menyukai tas ?
Kinan menggelengkan kepalanya dengan yakin.
"Pakaian?
"Lalu apa yang kau mau ! apa kau sama sekali tidak menginginkan apa-apa ? tanya rangga kesal
"Oia, aku baru tau aku mau apa. ucap kinan tiba-tiba
"Apa itu ? tanya rangga penasaran
"Apa boleh setelah kau selesai kita mampir ke tempat service handphone ? tanya nya polos
Rangga mengerutkan dahinya
Melihat ekspresi rangga, kinan langsung mengurungkan niatnya "Sudahlah, tidak jadi, besok saja " ucap kinan
"Kenapa kau ingin kesana ? tanya rangga
Kinan mendelik kearah rangga, "Kau lupa, ponselku rusak tempo hari, ponselku patah, dan layarnya pun retak, aku akan memperbaikinya dan kau belum meminta maaf padaku, ah, padahal aku sedang menunggu panggilan part time lagi. aku yakin mereka sudah menelfon ku dari kemarin" jawab kinan kesal
"Oh jadi ia butuh ponsel"batin rangga
"Ya sudah, jangan kesal, ikut dengan ku" ucapnya sambil menarik lengan baju kinan
Rangga dan kinan masuk ke gerai apple store .
Kinan menghentikan langkahnya dan menahan tangan rangga, rangga berhenti dan melihat ke arah lengannya , kinan segera melepaskannya, "maaf" ucapnya
"Kalau kau sudah selesai, sebaiknya kita pulang" ucasp kinan lalu berbalik dan berjalan
"Apa dia gila, kenapa ia mengajak ku kesana,"batinnya kesal
"Kenapa kau pergi, kau ini sangat merepotkan" ucap rangga kesal
"Kau mau beli apa lagi ? tanya kinan
"Tidak, aku sudah selesai" jawabnya
"Ya sudah kita pulang saja" ucap kinan
__ADS_1
"Kenapa kau keberatan menemaniku keluar? tanya rangga
"Bukan begitu tuan, tadi kan kau bilang kau sudah selesai,
"Aku lapar,aku ingin makan" jawabnya
"Nah benar, kita makan saja" ucap kinan dengan wajah berbinar
"Aku tidak mau makan disini, kita cari makanan diluar saja.
Kinan mengikuti langkah rangga.
Kinan dan rangga menunggu lift .. mereka berdua diam tidak bicara.Pintu lift sudah terbuka dan tiba-tiba BRUKKK !!! sepasang wanita dan laki-laki menabrak tubuh rangga hingga belanjaan mereka bercecer di bawah.
"Kau ini tidak punya mata ?!! pasti kau sengaja menabrak pacar ku kan ?!teriak pria itu kepada rangga,
Raut wajah rangga sudah mulai berubah, wajahnya sudah merah padam, Kau !!! ucap rangga
Tapi tiba-tiba kinan berdiri di depan rangga "Hei tuan, pacarmu yang tidak hati-hati, sudah jelas kami belum bergerak sama sekali, pacarmu yang tidak punya mata bukannya dia! ucap kinan tidak kalah galak
"Siapa kau berani berteriak kepadaku !
"Kau yang siapa ? pacarmu yang salah kenapa malah kau yang jadi berteriak pada kami ?! kau pikir kami akan takut hah? ucap kinan sambil berkacak pinggang
Melihat pertengkaran ini rangga bukannya memisahkan, ia malah melongo melihat sikap kinan.
"Hei kau wanita jelek, kenapa kau berteriak pada pacarku ?!! ucap Pacar pria itu
"Kau yang jelek , lihat saja alismu, kau tidak bercermin apa sebelum keluar, alis mu tidak sama, lipstik mu sangat jelek dilihat, membuat mataku sakit saja ! ucapnya
"Kau !!! ucap pacar si wanita tersebut yang sudah mulai marah
"Sayang ayo kita pergi jangan hirau kan wanita gila ini " ucap si wanita
"kau yang gila ! sana pergi !! ucap kinan dengan nafas terengah-engah
Mereka pun pergi "HAHAHAHAHAHHAHAHAH" terdengar tawa lepas di belakang kinan
Kinan pun berbalik, langsung menunduk, "maaf tuan aku tadi emosi, kalau kau malu, berpura -pura lah tidak mengenalku" ucapnya lalu masuk kedalam lift.
Rangga mengikuti kinan masuk, rangga masih tidak bisa menahan tawanya "HAHAHHAHA"
Kinan melihat kearah rangga dengan wajah tidak enak, "Sudahlah, jangan tertawa terus, aku malu" ucap kinan
"Kenapa kau jadi malu, barusan tingkah mu sduah sepeti harimau yang siap memakan mangsa nya, kenapa kau tiba-tiba malu? tanya rangga sambil mencolek-colek bahu kinan dan menhan tawanya.
Sampai didalam mobil kinan rangga masih tertawa, namun tawanya terhenti begitu mendengar notifikasi dari ponselnya. "DANIRA SAYANG"
"Ya sayang" sapanya
"Sayang, kau sedang apa ? "
"Aku sedang di jalan, jawab rangga masih menahan tawa
"Ada apa? kau terdengar bahagia? tanya danira heran
"Tidak ssayang, tadi ada sedikit hal lucu saja, ada apa sayang? apa yang sedang kau lakukan ? tanya rangga
"Aku sedang jalan-jalan dengan temanku, mereka sedang berbelanja, tapi aku hanya bisa melihat-lihat saja"ucapnya manja
"Kenapa kau hanya lihat-lihat? kau mau berbelanja juga ? tanya rangga
"Iya sayang, tapi uang yang kau beri padaku kemarin sudah aku belikan tas, bagaimana ini ? ucap danira.
"Berbelanjalah, sebentar aku menepi aku akan mentrasferkan uang untukmu, tunggu yah. kau pilih saja dulu barang yang kau inginkan.
"terimakasih sayang, kau memang yang terbaik, aku mencintaimu" ucap danira sennag
"Aku juga mencintaimu" ucap rangga lembut
"Enak sekali menjadi ka danira, selain cantik ia punya pacar yang sangat baik" batin kinan
Rangga menepikan mobilnya, lalu mentransfer kan uang kepada danira, kinan hanya diam di mobil, ia selalu melihat kesebelah kiri jalan.
Rangga melihat kearah kinan yang dari tadi tidak banyak bicara dan hanya melihat kearah kiri jalan "Apa yang ingin kau makan ? tanyanya
Kinan menoleh kearah rangga "Apa saja terserah kau tuan"
__ADS_1
"Baiklah" jawab rangga lalu kembali melajukan lagi mobilnya