
"Kau sudah menghubungi wanita itu ? tanya rangga
"Nyonya kinan tidak mengangkat telfonnya tuan, ungkin ia sedang bekerja"
"Bekerja ?" tanya nya bingung
"Iya tuan muda"
"Di restoran tempo hari itu ? ia masih bekerja disana ? tanya rangga
"Iya tuan muda, apa anda tidak tau? nona kinan banyak seklai mengambil pekerjaan paruh waktu?
"Banyak pekerjaan paruh waktu ? untuk apa ia bekerja keras, apa ia lupa kalau suaminya sangat kaya ?"Batinnya
"Ada apa tuan muda, kenapa anda melamun ? tanya nya
"Tidak-tidak, kita kesana saja, kita tidak punya banyak waktu"ucapnya llau keluar dari ruangannya diikuti oleh sandy
Sampailah di restoran.
"Mas sandy, apa yang kau lakukan disini? tanya kinan
"Tuan muda sudah menunggu dimobil, sebaiknya anda bersiap nyonya"
"Siap-siap kemana ? tanya nya bingung sambil melirik kanan kiri.
"Mas, jangan panggil aku nyonya disin, nanti orang lain bingung" bisiknya
"Lalu saya harus memanggil anda apa ? anda kan istrii ...
"shutttt jangan diteruskan, Ada apa sebenarnya? tanya kinan bingung
"Saya sudah meminta izin pada atasan anda, sebaiknya anda bersiap, tuan muda sudah menunggu"
"Ah sebenarnya kalian ini kenapa sih. kenapa menggangguku sedang bekerja" gumam nya kesal
"Nyonya .. ucap sandy dengan nada sedikit penuh tekanan
"Baiklah"
Kinan berganti pakaian, lalu mengikuti sandy masuk kedalam mobilnya.
"Selamat sore tuan muda"
"Hmmm " rangga hanya bisa menjawab dengan dehemm an saja, tapi hatinya sedikit tergelitik senang dengan kedatangan kinan.
Selama perjalanan kinan terus menerus melirik rangga,
"apa yang mau kau katakan ?kenapa dari tadi terus melirikku ? apa aku sangat tampan bagimu ?
"Sumpah aku sangat ingin muntah mendengarnya" batin kinan
"Iya tuan muda sangat tampan, tapi bukan itu yang ada di fikiranku" ucapnya polos membuat rangga sedkit kesal
"Lalu, kalau bukan aku terlihat tampan apa yang ada di fikiran mu? tanya nya penasaran
"Aku hanya ingin bilang, kenapa kalian menggangguku di tempat ku bekerja? bagaimana kalau aku di pecat, bagaimana aku bisa hidup. ucap nya putus asa
"Apa maksud nya ?" batin rangga
"Apa maksud mu ?
"Sudah lah lupakan saja,ucapnya lemas lalu meyandarkan kepalanya kejendela mobilnya.
__ADS_1
"Mana ponsel mu? tanya rangga
"Ada dalam tas, kenapa tuan ? apa kau mau mengambil ponselnya kembali? tanya nya lemas
Rangga segera mengambil tas kinan lalu mengeluarkan isi tasnya, "Apa ini? kenapa banyak sekali sampah ditasmu" tanyanya
Kinan segera merebut kembali tasnya, "Kenapa anda mengacak tas saya tuan, kau kan hanya meminta ponsel mu, kenapa mengacak seluruh tasku" ucapnya kembali membereskan isi tasnya.
"Sini, berikan tas mu, aku ingin tau isinya" rangga kembali merebut tas kinan
Suasana biasanya sangat sunyi, namun kali ini terdengar sangat ribut karena pertengakran kecil keduanya.
"Hahhaha apa ini ? Voucher belanja, voucher diskon ramen, voucher makan pukul 13.00-16.00 wib, voucher kosmetik, lalu apa ini? sample bb cream ? kau menggunakan ini ? lalu rangga menemukan liptint yang isi nya sudah nyaris habis, hahha untuk apa kau mengumpulkan sampah-sampah ini? tanya rangga sambil tertawa puas. Rangga menemukan sebuah buku, lalu membukanya
Biaya hidup kinan
-Biaya transportasi 620.000/ bulan
-Biaya makan 465.000/bulan
-Pulsa 100.000/bulan
-Biaya kuliah 500.000/bulan
-Biaya tidak terduga 200,000/bulan
-Biaya cuci darah ibu 2.000.000 /bulan
-Menabung untuk masa depan 500.000/bulan
-Menabung ulang tahun ibu 200.000/bulan
-Menabung untuk makan sushi bersama ibu 20.000/Hari
Part time 3 tempat minimal 3 jam sehari X100.000
Menjual gelang minimal 59 gelang X 50.000
Raut wajah rangga tiba-tiba berubah iba dan merasa tidak enak.
"Uang makan mu hanya 15.000/ hari apa yang kau makan setiap harinya diluar? batinnya sambil memandang kearah kinan
"Kembalikan,sampah-sampah berhargaku, ucap kinan kesal sambil membereskan isi tasnya dan raut wajahnya terlihat sedih, "Ini ponsel mu" ucap kinan sambi memberikan ponselnya.. kinan langsung memalingkan wajahnya ke arah jendela dan diam.
Rangga melihat raut kesedihan di wajah kinan, "Kau marah ?
"Tidak, untuk apa aku marah, kalau kau mau mengambil kembali ponsel nya, tolong buka dulu SIM card nya."
"Siapa yang mau mengambil ponsel mu? aku hanya akan menyimpan nomorku di ponsel mu" ucap rangga sambil menekan nomornya lalu memiscall ke no nya.
"Rangga menyimpan namanya di ponsel kinan dengan nama "SUAMI"
"Sedagkan nama kinan di ponselnya di beri nama "SI BODOH"
Lalu ia kembali tertawa.
"Cihh.. Dasar pria jahat! batinnya
"Kau sudah makan ? tanya rangga
"Sudah" jawabnya singkat
"Tuan muda kau sudah sangat keterlaluan" batin sandy.
__ADS_1
"Kita akan pergi kemana tuan ? tanyanya
"Duduk lah dengan tenang, nanti juga kau tau" jawab rangga
"Baiklah" ucapnya
Tiba di sebuah mall besar di kotanya, Rangga membawa kinan ke salah satu brand terkemuka, brand langganan.
"Selamat sore tuan mda, sudah lama anda tidak kemari, aku sudah dengar dari pak sandy, kami sudah menyiapkan beberapa setelan untuk anda dan istri anda" ucap pegawainya ramah
"Hmmm" ucap rangga sambil melangkahkan kakinya masuk
Kinan hanya bisa mengikutinya dari belakang, "cari kan gaun yang pantas untuknya"
"Aku ? ucap kinan sambil menunjuk batang hidungnya
"Apa dia sudah gila? kenapa ia membawaku kemari? aku harus membayar menggunakan apa?" batinnya
semua pelayan fokus pada kinan, kinan di pakaikan beberapa gaun terbaru brand tersebut
"Kinan pertama keluar menggunakan little black dress, gaun ini sangat cantik di gunakan oleh kinan, beberapa saat rangga sempat tertegun meihat kinan mengenakan gaun itu, namun dengan cepat rangga menolaknya "Jelek" ucapnya ketus
"Apa -apaan dia, enak saja dia memperlihatkan lekuk tubuhnya pada orang lain" batinnya kesal
Gaun kedua, kina keluar menggunakan Multi Way Maxi Dress.
"Hahhaha kau sepeti hobit memakai itu, hahha" ucapnya
"Dasar pria jahat" batin kinan
Gaun ketiga, kinan keluar menggunakan Chantilly Embroidered Gown berwarna putih.
"Hahahha kau akan menghadiri acara rohani kinan? hahhaha
Gaun keempat, kinan keluar menggunakan evening dress, Kinan terlihat cantik dan elegan dengan baju berbahan sutra berwarna navy dengan potongan baju yang panjang.
Rangga terlihat terpesona sampai ia hanya bisa mematung.
"Kenapa ia terlihat sangat cantik ?" batinnya
"Tuan, bagimana dengan yang ini? tanya kinan
"Tuan? anda sangat lucu nona, memanggil suami sendiri dengan panggilan tuan" ucap separnag pegawa
"Hehhe" kinan hanya bisa menjawab dnegan senyuman
"Hmmm yang ini lebih baik, walaupun tidak terlalu bagus" ucap rangga lalu pergi begitu saja,
Kali ini rangga sedang sibuk menyisir seluruh ruangan bagian tas, ia menunjuk sebuah handbag cantik berwarna hitam dengan beludru dengan satu mutiara di tengahnya, "aku ambil yang ini" ucapnya
"Baik tuan muda"
"Carikan ia sepatu juga" titahnya
Pelayan membungkuskan semua pesanan nya baju dan stela untuk rangga, seperti biasa, pesanannya akan langsung diantar ke rumahnya.
"Apa kau senang ? tanya rangga di dalam mobil
"Tidak tuan " jawabnya polos
"Hah ? apa kau bilang? kau tidak senang? hei kau baru saja menghabiskan puluhan juta kau masih merasa tidak puas?tanya rangga kesal
"Bukan begitu, aku hanya bingung, untuk apa aku membeli semua itu ? barang seperti itu akan ku pakai kemana? lalu bagaimana dengan uangnya ? apa kau akan menjadikan itu hutang ? " tanya nya ragu
__ADS_1
"Hahhaha.. bodoh sekali petanyaan mu. hahhahaha rangga lagi-lagidibuat tertawa oleh kepolosan kinan.