Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 8


__ADS_3

Dafi keluar dari kamar kinan, pintu sudah tertutup, dafi menghentikan langkah nya dan kembali menoleh kearah pintu kinan sambil tersenyum kecil menggelengkan kepala nya.


Dafi memberitahu semua keluarga kalau rangga dan kinan masih sangat lelah dan ingin makan malam di kamar saja.


Dengan mudah nya seluruh anggota keluarga langsung mengerti "Tidak apa-apa, namanya juga pengantin baru " ucap oma sambil tersenyum ceria


Semua nya tertawa termasuk papa, kecuali mama yang seolah tidak perduli. Dafi merasa lega karena seluruh keluarga langsung meng iya kan.


Kinan sudah mulai gelisah, perut nya terasa sangat lapar, "Apa ini yang dirasakan seorang tahanan penjara saat ia melewatkan makan siang dan malam?" gumamnya


"Aku sudah sangat kelaparan" ucapnya yang sudah mulai frustasi


Selang 5 menit ia mengomel terdengar suara bel yang berbunyi


Ting tong ..


Dengan semangat kinan membuka pintunya, dan ternyata benar, hidangan makan malamnya telah datang,


Kinan menyantapnya dengan semangat.


Setelah kenyang kinan duduk di teras balkon, melihat pemandangan lampu kota. ia membuang nafas kasar "Hari ini aku telah menjadi seseorang, seorang pria asing yang tidak pernah aku inginkan, bahkan dia pun tidak menginginkan ku, bahkan aku sudah bisa membaca garis hidup ku satu tahun kedepan, aku akan menjadi seorang janda di usia muda, kasian sekali aku hehe"


ia pun duduk di kursi santai sambil melihat pemandangan di depannya, "hoammmm mulai mengantuk lagi,sebaiknya aku tidur sebelum tuan muda itu datang" gumamnya lalu masuk ke dalam kamarnya lagi, ia merebahkan tubuhnya di atas sofa "Ingin sekali aku tidur diatasmu" ucap nya sambil melihat extra bed yang ada didepan matanya.


Hari sudah mulai terang, kinan terbangun, begitu kagetnya ia, begitu melihat sosok Rangga yang sedang tertidur di ruangan yang sama dengan nya "ARGHHHHH !!! teriak nya


Rangga merasa terganggu dengan jeritan kinan, ia membuka matanya dengan keadaan mata yang masih sangat terlihat berat "Kau pikir ini dihutan ?! kenapa kau berteriak pagi-pagi begini ?" tanya nya kesal


"Apa yang sedang kau lakukan ? kenapa kau tidur dikamar ku ? tanya kinan panik


Rangga mengusap kasar kepalanya, "Lalu aku harus tidur dimana kalau tidak disini?! apa kau lupa, kita sudah menikah ! biar aku tegaskan lagi, menikah kontrak !


Kinan mematung, matanya begerak ke kiri dan kanan "oia, aku kan sudah menikah dengan nya kemarin" batinnya.

__ADS_1


Kinan turun dari sofa nya, lalu berdiri dan menunduk "Maafkan saya tuan muda" ucapnya pelan


"Kenapa aku minta maaf ya? batinnya bingung, "tidak apa-apa, mengalah lah semua demi kesehatan ibu dan kehidupan ku yang lebih baik kedepannya"


"Sudahlah, kau sangat menyebalkan ! siapkan air untuk ku, sebentar lagi aku akan pergi ke kantor" ucapnya Rangga lalu kembali menjatuhkan tubuhnya lagi dan memejam kan matanya kembali


"Baik tuan" kinan segera bergegas mengambilkan air


"Ini air nya tuan muda" ucapnya sambil menyodorkan segelas air kepada rangga


Rangga kembali membuka matanya, "MAKSUDKU AIR UNTUK MANDI BUKAN UNTUK KU MINUM ! masa yang seperti itu saja kau tidak mengerti ?! ucapnya kasar


"Maaf tuan muda, baik akan ku siapkan air untuk mu mandi" jawab kinan sigap.


"Mana aku tau kalau kau meminta disiapkan air mandi, kau bicara dengan tidak jelas" batin kinan


"Eh mau kemana?!! ucapnya lagi


Kinan berbalik. "tadi kan anda menyuruhku menyiapkan air mandi."


Kinan pun menghampirinya kembali, "ada apa ?tanya nya ragu


"Berikan air itu, aku haus" ucapnya


"Dasar orang tidak berprinsip, tadi kau membentakku gara-gara air ini, ternyata kau mau juga kan ? ! ingin rasa nya aku menyiramu dengan air ini" batinnya kesal


"Kenapa diam saja ? kau sedang mengumpatku dalam hati yah ? tanya rangga


Wajah kinan berubah kaget, lalu ia menutup mulutnya dengan tangan nya "Ya tuhan, bagaimana ia bisa tau". batinnya


"Lihat expresi itu, wah ternyata benar kau tadi mengumpatku dalam hati" ucap rangga sambil menunjuk kinan dengan expresi kesal


"Tidak !! ini ambil air nya, aku akan menyiapkan air mandi untuk mu" jawab kinan tegas sambil memberikan gelas ditangannya dan bergegas pergi ke toilet.

__ADS_1


Rangga melihat kinan tertawa puas "Hahaha pasti dia merasa tertekan, ini belum seberapa, lihat saja, aku akan lebih sering membuat mu kesal, lihat saja kau pasti akan merasa tertekan hidup bersamaku" ucap nya puas lalu meneguk air putih yang diberikan kinan.


Setelah beberapa saat, kinan pun keluar, "Tuan muda, airnya sudah siap"


"hmmm" Rangga hanya menjawab dengan berdehmm saja meninggalkan kinan.


Kinan pun duduk dengan nafas lega, "Ternyata penyiksaan sudah dimulai gumamnya.


Setelah beberapa saat rangga keluar dari toilet yang hanya berbalut handuk.


"Astaga" ucap kinan lalu membalikan wajahnya membelakangi rangga


"hahhah"  rangga menertawai kinan dalam hatinya "kena kau"


"Hei, kenapa kau membalikan wajah, kita sudah menikah, kenapa kau malu -malu" ucap nya jahil


"Apa yang kau lakukan? kenapa kau bertelanjang dada dihadapan ku ?


"Memang nya kenapa, kau takut menyukainya yah, kau takut menyukai tubuh ku yang bagus ini kan ? lihat kemari cepat" ucapnya dengan nada jahil


"Bagus kepalamu? dasar cabul! batin kinan


"Aku tidak mau" tolak kinan


"Eh.. sudahlah, cepat kemari, aku tidak punya banyak waktu, cepat ambilkan bajuku" ucap rangga lalu duduk di kursi depan cermin


"Apa dia bayi, kenapa dia tidak mengambil bajunya sendiri" batin kinan


Kinan masih diam membuat rangga kesal "Cepat bodoh ! kau pikir waktuku yang berharga ini harus ku buang sia-sia untuk mu ? ! ucap rangga kesal


Dengan berat hati, kinan pun berbalik lalu berjalan kearah lemari untuk memilihkan baju Rangga "Apa ini, kenapa ia membawa banyak baju ? sedangkan aku ....


"Kau ini siput yah ? cari baju saja lama sekali" ucap rangga kasar

__ADS_1


"Iya, ini aku sedang mengambilnya untuk mu, bersabar lah sedikit" ucap kinan


"Kau melawan ku ? tanya rangga kesal, lalu berdiri di depan kinan, dada rangga tepat berada di depan wajah kinan, membuat kinan menghentikan nafasnya untuk beberapa saat lalu memalingkan wajahnya, "Jangan seperti itu, ini ambil bajumu, aku akan mandi" ucap kinan kemudian masuk kedalam kamar mandi.


__ADS_2