Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 54


__ADS_3

Kinan sudah sampai rumah, ia mengendap-ngendap masuk ke dalam rumah. "Wah sepertinya aku tidak terlambat" gumam nya kegirangan.


"Tidak terlambat kepala mu?" ucap rangga yang tiba-tiba terdengar dari belakang kinan.


"Astaga tuan muda kau mengagetkan ku" ucap nya sambil memegang dadanya.


Rangga melangkah maju sampai tubuh kinan mundur dan berhenti terhalang tembok.


Kinan menundukan kepalanya "Ya tuhan apa yang harus aku lakukan?" batinnya


"Kau ? hahahhahah " tiba-tiba rangga tertawa


"Kenapa ia tertawa? apa tuan mudaku ini sudah mulai gila ? batinnya


"Kau dari mana? kenapa kulitmu sangat hitam ? kau habis berjemur di pantai ? hahhaha ucapnya sambil tertawa

__ADS_1


"Hah? bagaimana anda tau tuan? tanya kinan polos


Rangga langsung berhenti tertawa, "Apa ? kau benar-benar pergi ke pantai? tanya nya bodoh


Kinan hanya mengangguk.


"Kau pergi dengan siapa ? kau berselingkuh? tanya nya kesal


"Berseingkuh kepalamu, sudah jelas kau yang berselingkuh" batin nya kesal


Untuk pertama kalinya kinan membuang nafas kasar.


"Kenapa ? apa aku tidak boleh bernafas juga disini, kau selalu menuduhku berselingkuh, entah dengan mas dafi atau dengan setiap pria yang kenal dengan ku, sekarang setelah semua tuduhan itu, kau juga melarangku bernafas? kenapa kau tidak bunuh saja aku tuan? ucapnya dengan berani sambil mengacak pinggang, kini giliran rangga yang berjalan mundur dengan wajah bingung.


"Kau kesal ? bukannya seharusnya aku yang kesal ?

__ADS_1


"Apa aku tidak boleh kesal ? kau selalu menuduhku berbuat yang tidak-tidak, padahal semua orang di rumah ini tau siapa yang berselingkuh, tapi kau selalu marah padaku, tuan muda, aku tidak pernah melarang atau meminta mu setia, karena aku tau diri, aku tau siapa aku disini, tapi tolong, tuan muda juga harus jaga sikap tuan muda, kalau kau memang menganggap ku sebagai pengganti dan pelayanmu, perlakukan kan lah aku seperti dulu, jangan buat aku menjadi bingung, beberapa hari ini khusus nya, kau selalu membuat ku berdebar, kau memperlakukan ku seperti layaknya istri mu, aku ini wanita, perasaan ku lebih kuat dari pada logika ku, aku menjadi bingung dengan sikapmu beberapa hari ini, aku MENYUKAIMU !!! tapi aku sudah putuskan MULAI HARI INI AKU SUDAH TIDAK MENYUKAIMU!!! aku akan hapus rasa suka ku padamu, dan mulai sekarang,lebih baik tuan muda juga jaga sikap tuan muda, jangan baik-baik lagi padaku !!!!!! ucap nya kesal, lalu  berbalik meninggalkan rangga setelah ia kembali membuang nafas kasarnya. rangga masih dalam posisi mematung persekian detik, lalu ia memegang tangan kinan,


"Apa kau baru saja mengutarakan perasaanmu? tanya nya polos


Kinan tiba-tiba diam, wajah nya berubah jadi pucat "Hah? apa yang baru saja aku katakan ? apa aku baru saja mengakui perasaan ku ? apa yang harus lakukan," batinnya dengan wajah bingung, baiklah, aku akan berpura-pura bodoh saja.


"Hah ? apa yang aku katakan tadi ? aku tidak mengatakan apa-apa," jawabnya


Rangga menyunggingkan ujung bibibrnya, lalu ia mendekati telinga kinan, "Apa kau yakin kau tidak mengatakan apa-apa? bisik nya.


Kinan langsung melangkah mundur "Hahaha benar, fikiran ku sedang kacau kali ini, jadi anggap saja, aku tidak pernah mengatakan apa-apa hahhaa" jawabnya kikuk


Rangga melepaskan genggaman tangan nya, "Baiklah, aku anggap aku tidak mendengar apa-apa, silahkan pintu kamar mandinya ada di sana, sebaiknya kau mandi dan istirahat. kelihatannya kau sangat lelah" ucapnya smbil menahan tawa.


"iya ucapnya singkat lalu bergegas masuk kedalam toilet. Kinan sudah masuk kedalam toilet, rangga tersenyum gemas melihat sikap kinan, ia pun tersenyum lalu naik keatas ranjang nya.

__ADS_1


"Kinan, kinan, kau sangat lucu, kau pasti malu karena telah mengakui perasaanmu, sebaiknya aku akan tidur, agar kau tidak merasa tertekan" ucapnya sambil menahan tawanya.


"Apa yang barusan aku katakan ? kinan, kau sudah gila, kenapa kau bicara seperti itu, dirumah ini sudah banyak orang gila, kenapa kau ikut gila juga ? kinan kau tidak tertolong" ucap kinan sambil melihat dirinya sendiri di cermin dengan wajah frustasi.


__ADS_2