Semalam Dengan Mafia

Semalam Dengan Mafia
Sebuah Rencana


__ADS_3

Entah apa yang terjadi dengan Riana, mungkin bisa jadi santapan ikan besar atau pun kecil. Sungguh senang bagi ikan-ikan dilaut.


"Ren, wanita itu punya masalah apa sih sama bos? Sampai-sampaip sih bos buat wanita itu kaya perkedel. Tanya salah satu anak buah Kenzo.


"Bisa, cari masalah sama sih bos. Bos gak pernah main-main kalau berhubungan dengan keselamatan keluarga nya. Ucap Rendy.


Akhirnya Rendy dan kedus anak buah Kenzo kembali ke markas, mereka akan kembali menjalankan tugas nya yang di berikan oleh Kenzo.


"Gimana bos masalah sih Ricky? Tanya Rendy yang kini sudah duduk di sofa yang memang sengaja disimpan di ruangan Kenzo.


�����


Saya mau ringkus Ricky secepat nya Ren, saya belum tenang kalau musuh saya masih berkeliaran kemana-mana. Kita akan buat rencana untuk ringkus Ricky, jangan buat dia tenang karena bebas dari saya. Jelas Kenzo.


"Oke, kapan anda akan menjalankan rencana nya bos? Tanya Rendy kembali.


"Rencananya besok Ren, saya bakalan ketempat dimana Ricky bersembunyi. Dia tidak akan kemana-mana jika sudah berhadapan dengan Kenzo Axton Wirayudaha. Ucap Kenzo.

__ADS_1


Apa bos udah bilang ini ke tuan besar? Tanya Rendy kembali.


"Belom Ren, saya bakalan jalani ini tanpa bantuan ayah. Ayah juga lagi sibuk ngurus anak buah nya, saya gak mau ganggu. Kamu tahukan sikap saya? Ucap Kenzo sambil menaikan alisnya sebelah yang dibalas angukan oleh Rendy.


Anda jangan terlalu sibuk sama ini semua bos. Anda juga perlu merencanakan masalah pernikahan sama Andin, kapan berjalan nya?


"Kalau untuk masalah itu saya belum tahu Ren. Lagi pula besok kedua orang tua saya akan bertemu dengan keluarga Andin. Jadi semua keputusan itu ada di tangan kedua orang tua ����� saya dan Andin.


"Huf, masalah anda gak kelar-kelar bos. Ini nih kalau punya bos yang terkenal di seluruh penjuru dunia, saingan mau pun musuh punya. Kenapa anda gak jadi penjual kaki lima aja bos.


Sembarangan aja kalau kamu ngomong, kalau saya jadi penjual di kaki lima saya gak bisa bakalan gajih kamu besar. Mau saya kurangain gajih kamu Hm? Ancam Kenzo.


Kenzo hanya geleng-geleng kepala melihat sahabat tangan kanan bicara seperti itu, ia tidak mempersalahkan nya.


Deg.


Kenzo kembali merasakan rasa ini, dengan sekuat tenaga ia menutupi semua nya dari Rendy. Ia tidak ingin orang tahu mengenai dirinya.

__ADS_1


Apapun yang terjadi aku gak bakalan menyerah ucap Kenzo dalam hati.


"Yaudah Ren, saya masih ada urusan. Saya balik, Ketrin pasti nungu saya di kantor. Ucap Kenzo yang beranjak dari kursinya.


Rendy yang mendengar nama pujan hatinya langsung antusias, ia menatap binar Kenzo seperti mendapatkan sesuatu yang dia mau.


Saya ikut bos, saya mau ketemu sama Ketrin. Ucap Rendy.


Kamu mau ketemu aja, apa sekalian yang lain. Modus aja bisa nya. Tukas Kenzo.


Rendy tersenyum memperlihatkan deretan gigi nya," ya elah bos, saya mau ketemu sama pujan hati saya. Bos gak usah ngalingin deh. Saya aja gak ganggu bos waktu ketemuan sama Andin." Ucap Rendy.


S!alan, kamu yasudah kamu ikut saya. Ucap Kenzo yang akhirnya mengizinkan sang tangan kanan nya, untuk bertemu pujanan hati nya tak lain adalah adik nya.


"Sip lah saya punya bos kayak anda. Jadi tambah betah saya sama anda. Ucap Rendy.


Bergegas Kenzo dan Rendy meninggalkan markas, tapi sebelum itu Kenzo Mengumpul seluruh anak buah nya yang berada di markas kedua nya.

__ADS_1


Kalian semua, saya perintahkan untuk menjaga dan melindungi adik saya. Jika kejadian tadi terulang lagi, kalian semua yang akan terkena imbas nya. Dan untuk yang tadi menjaga adik saya, saya masih memaafkan kalian. Tapi jika ini terulang kembali, habislah kalian ditangan saya. Paham!! Ucap Kenzo.


Paham bos." Seru seluruh anak buah Kenzo.


__ADS_2