Semalam Dengan Mafia

Semalam Dengan Mafia
Pengorbanan Ketrin


__ADS_3

Suara pisau Ricky yang tertusuk di tubuh seseorang, menatap dirinya yang tidak tertusùk dan merasakan sakit sama sekali. Saat membalikkan badan, Kenzo begitu terkejut bukan main.


"Dek." Ucap Kenzo pelan.


Yap, orang yang melindungi Kenzo adalah adiknya, Ketrin. Ketrin hanya tersenyum tipis kemudian ambruk di lantai.


Kenzo dengan cepat memangku kepala Ketrin, ia melihat dàrah yang sudah keluar akibat luka tusuk yang di berikan oleh Ricky.


..."Dek, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu melakukan ini? Apa kamu tidak berfikir dahulu sebelum bertindak? Apa kamu tidak memikirkan konsekuensinya." Ucap Kenzo sembari mengusap lembut wajah Ketrin....


"Stttt, Ka-kakak be-berisik se-sekali. A-aku baik-baik sa-saja, Ka-kakak ti-dak perlu kha-watir." Ucap Ketrin terbata-bata.


"Kamu tidak baik-baik aja, Dek. Kamu terluka, seharusnya biarkan Kakak yang tertusuk! Ucap Kenzo yang tak terasa air matanya lolos begitu saja.


Andini dengan sekuat tenaga mendekati Ketrin dan Kenzo, ia begitu sakit saat melihat Ketrin ambruk dengan luka tusuk yang dia dapatkan.


"A-aku baik-baik aja, Kak. Rasanya sakit sih Kak, ta-pi tidak seberapa dengan ra-sa sakit yang diderita Kakak." Ucap Ketrin lirih yang sudah tidak sanggup untuk bersuara.


"Apa yang kamu katakan, Dek? Tanya Kenzo.


"A-aku tahu semuanya, Kak. Kakak tidak perlu menutupinya, aku tahu sakit apa yang di derita Kakak. Aku mohon Kak, tolong bertahan hidup untuk Papah dan Mamah serta Kak Andini dan Naureen, jaga mereka Kak." Ucap Ketrin lirih.


"Jangan bicara seperti itu, Ket. Kamu kuat, kamu harus kuat. Semua sayang sama kamu." Ucap Andini yang tak terasa air matanya jatuh juga.


"Jangan bicara seperti itu Dek, kamu harus kuat. Jangan tinggalin Kakak, apapun yang kamu minta Kakak akan turutin. Asal kamu kuat, Dek. Jangan tinggalin Kakak." Ucap Kenzo.


"A-aku sa-sayang Ka-kakak." Ucap Ketrin pelan hingga akhirnya tak sadarkan diri akibat banyak dàrah yang keluar dari lukanya.


"DEK BANGUN, BANGUN DEK! JANGAN TINGGALIN KAKAK, KETRIN! Teriak Kenzo sembari mendekap kepala Ketrin.


"Akhirnya kamu ngerasain juga, gimana rasanya di tinggalkan oleh orang yang berharga di hidup kamu. Walaupun bukan kamu yang mati, tapi adik kamu yang menggantikannya." Ucap Ricky sembari tertawa.


Kenzo yang mendengar itu dengan perlahan bangkit dan memukuli Ricky tanpa ampun.


Andini yang melihat itu berusaha memberikan pengertian kepada Kenzo," Kenzo, semua gak akan selesai kalau kamu seperti ini. Yang terpenting sekarang keselamatan Ketrin." Ucap Andini membuat Kenzo berhenti memukuli Ricky yang sudah tidak berdaya.

__ADS_1


Tidak lama, anak buah Kenzo dan Hartawan datang bersama Rendy. yang melihat itu dengan cepat mengangkat Ketrin yang sudah tidak sadarkan diri.


"Andini, kamu cari Naureen. Aku akan bawa Ketrin ke Rumah Sakit, apa kamu tidak apa-apa jika aku tinggal? Tanya Kenzo yang sudah linglung entah apa yang ia harus lakukan.


"It's oke Kenzo, kamu bawa Ketrin ke rumah sakit, cepat! Nanti aku menyusul bersama Naureen, sekarang sudah ada anak buah kamu yang melindungiku." Ucap Andini yang di balas anggukkan oleh Kenzo.


"Bos, apa yang terjadi dengan Ketrin? Tanya Rendy yang panik melihat dàrah segar keluar dari luka tusuk.


"Di-dia tertusuk Ren, saya mau bawa dia ke Rumah Sakit. Kamu jagain Andini di sini, saya ga mau kehilangan Ketrin ataupun Andini dan Naureen." Ucap Kenzo sembari menatap wajah Ketrin yang sudah pucat.


..."Oke Bos, anda cepat bawa Ketrin ke Rumsh Sakit. Hati-hati Bos." Ucap Rendy yang di balas anggukkan oleh Kenzo....


Kenzo dengan cepat keluar dari rumah tua tersebut sembari menggendong Ketrin yang sudah pucat akibat banyaknya dàrah yang keluar dari luka tusuk.


Kenzo buru-buru membaringkan Ketrin di jok belakang, ia memerintahkan anak buah nya untuk menyetir karena keadaan dirinya yang sudah tidak kuat.


"Dek, kamu bertahan yah. Jangan tinggalin Kakak, kenapa kamu melakukan ini? Ucap Kenzo sembari mengusap lembut pipi Ketrin.


"aku harus hubungi Papah dan Mamah, tapi apa mereka sanggup untuk mendengar semua ini? Tanya Kenzo.


"Ja-jangan Kak, a-aku ga mau buat Papah dan Mamah khawatir." Ucap Ketrin pelan yang bisa saja tidak terdengar oleh Kenzo.


"Papah dan Mamah harus tahu, kamu ini anak perempuan satu-satunya mereka. Kamu harus bertahan yah, Dek." Ucap Kenzo.


"A-aku udah bohong sama Papah dan Mamah, Kak. A-aku bilang akan keluar bersama teman-teman aku." Ucap Ketrin.


"Kamu kenapa bisa disini? Kenapa kamu tahu Kakak akan kesini? Tanya Kenzo yang tak kuat menahan air matanya.


"Itu….


Flacback


Saat kepergian Kenzo dan Hartawan, Ketrin mendapatkan telfon dari temannya.


"Mah, aku angkat telfon dulu yah." Ucap Ketrin yang di balas anggukkan oleh Rossa.

__ADS_1


Setelah Ketrin berpamitan dengan Rossa, Surya dan Sofia. Bergegas Ketrin sedikit menjauh dari sana.


Saat asik bersenda gurau di sambungan telfon bersama temannya, Ketrin mendengar samar-sama suara Sang Kakak dan Papahnya sedang berbicara.


Karena penasaran, Ketrin berjalan ke arah sumber suara dengan pelan agar tidak diketahui oleh Kenzo dan Hartawan


Ketrin mendengarkan setiap pembicaraan Kenzo dan Hartawan yang cukup membuatnya terkejut bukan main.


"Jadi Kak Andini dan Naureen di sekap, dan siapa Ricky itu? Gumam Ketrin pelan.


Ketrin terus mendengarkan pembicaraan Kenzo dan Hartawan, ada banyak hal yang membuatnya bingung tapi dirinya berusaha untuk mendengar nya.


Setelah pembicaraan Kenzo dan Hartawan selesai, Ketrin berusaha bersembunyi agar tidak ketahuan bahwa dirinya mendengar semua pembicaraan mereka berdua.


Saat Kenzo berpamitan kepada Rossa, Surya dan Sofia. Ketrin mengikuti Kenzo kemana sang Kakak pergi, ia jaga-jaga saja jika sang Kakak dalam keadaan genting.


"Ya tuhan, kenapa ini terjadi? Apakah ini ujian untuk Kak Ken dan Kak Andini menjelang pernikahannya? Ucap Ketrin yang kini berada di dalam taksi.


"Pak, tolong ikuti mobil yang di depan. Saya minta jangan terlalu dekat, cukup dari jarak jauh saja." Ucap Ketrin.


"Baik Mbak." Jawab supir taksi.


Di dalam taksi, Ketrin mendapatkan telfon dari Hartawan. Ia harus berbohong karna dirinya ingin mengikuti Kenzo serta dirinya juga penasaran siapa sebenarnya Kakaknya.




Setelah sampai, Ketrin turun dari taksi. Ia turun dari beberapa meter lokasi yang di tuju Kenzo,csetelah membayarnya. Ketrin berjalan dengan hati-hati ke lokasi.


Ketrin di buat terkejut kala melihat sang Kakak yang sedang bertarung melawan anak buah Ricky, ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Apa yang di sembunyikan Kak Ken dan Papah. Ini semua membuat aku bingung dan semakin membuat aku penasaran untuk mengetahui semuanya. Di mulai dari Papah yang bicara masalah masa lalu serta membawa anak buah segala. Ada apa sih dengan ini semua? Ucap Ketrin.


Dirasa aman, Ketrin mendekati rumah tua yang menjadi incaran sang Kakak. Keadaan yang sepi karna semua anak buah Ricky sudah di habisi oleh Kenzo membuat Ketrin lega.

__ADS_1


__ADS_2