
Setelah kejadian tadi siang Kenzo memutuskan untuk menenangkan diri nya, kini ia sedang berada di dalam kamarnya dan Andin. Kenzo memikirkan bagaimana kedepan nya ia harus bersikap di keluarga ini yang notabem nya bukan keluarganya.
Andin tahu pasti saat ini perasaan suaminya sangat hancur, walaupun Kenzo terlihat kuat di depan semuanya. Jadi Andin memutuskan untuk menyusul suaminya kedalam kamar.
Mas!" Panggil Andin.
Kenzo yang merasa dirinya di panggil pun langsung menoleh kearah sumber suara. Iya sayang jawab Kenzo sambil tersenyum.
Andin pun langsung mendekat kearah Kenzo dan langsung duduk disamping nya. Aku tau Mas Ken sekarang pasti perasan mas sedang tidak baik-baik saja pasti mas marah, kecewa dengan keadan seolah-olah ini tidak adil menurutmu. Tapi percayalah mungkin papa tidak pernah cerita tentang mas bukan anak kandung nya itu karena dia tidak ingin kehilangan kamu mas ucap Andin panjang lebar.
Jika kamu ingin menangis, menagislah di pundakku mas. Aku siap mendengarkan keluh kesah hatimu yang sudah pasti dilana kekecewaan karena merasa sudah di bohongin orang yang paling kita sayang tambah Andin.
Kenzo pun langsung menangis sejadi-jadia nya, mungkin saja setelah ia menangis bisa mengurai rasa beban di hatinya.
Mas harus bagaimana sayang? Tanya Kenzo kepada isterinya Andin.
Belajar untuk memaafkan, dan belajar mas untuk menerima kenyataan. Ucap Andin.
__ADS_1
Keesokan paginya di meja makan. Mereka semua sarapan dengan tenang tampa ada yang berbicara, hanya suara dentingan sendok saja yang terdengar.
Bella dan Dinda tadi malam menginap di rumah Hartawan, Bella kemarin memutuskan untuk pulang tetapi Hartawan memintanya tetap untuk tinggal di rumahnya untuk sementara waktu.
Ken, apa di perhusahanmu sekarang tidak membutuhkan karyawan? Tanya Hartawan kepada Kenzo putranya.
Emang kenpa? Jawab Kenzo acuh".
Bella dan Dinda sedang mencari perkerjaan. Jawab Hartawan".
Kenzo pun langsung melihat ke arah Bella" yang merupakan saudara kandungnya.
Bella yang mendengar itu pun langsung tersenyum, ternyata adiknya sudah mulai menerima kehadirannya gumam Bella dalam hati.
Ketrin yang ikut mendengar itu pun merasa tidak senang, dia tidak suka kalau Bella harus satu perhusahan dengan kakak nya Kenzo. Tapi Ketrin hanya bisa diam.
Lalu bagaimana dengan Dinda? Tanya Hartawan kembali.
__ADS_1
Kalau dia mau dia bisa menjadi Obe di perhusahanku jawab Kenzo acuh. Entah kenapa Kenzo merasa bahwa tatap Dinda sangat aneh kepadanya.
Aku sudah selesai, aku deluan. Andin pun mengantar suami dan putri nya kedepan pintu utama.
Setelah sampai didepan Naureen yang penasaran pun bertanya kepada mamah dan papah nya. Mamah, papah kedua tante yang ikut sarapan bersama kita tadi itu siapa? Tanya Nauren karena dia merasa asing dengan Bella maupun Dinda.
Mereka itu saudara ayah sayang!" Ucap Andin yang menjawab pertanyaan putrinya.
Tidak mungkin Andin memberi tahu Naureen Bahwa Bella adalah kakak kandung ayah nya.
Ow gitu yah mah, ucap Naureen dan Naureen pun langsung pamit menuju sekolah nya.
Begitu pun Kenzo yang pamit kepada Andin dan tidak lupa Kenzo mencium kening Andin.
Tanpa di ketahui oleh Kenzo dan Andin ada sepasang mata yang melihat keharmonisan keluarga nya dan orang itu langsung merasa iri kepada Andin. Bagaimana pun caranya Kenzo harus menjadi milikku gumam Dinda dalam hati nya.
Dinda kenapa kamu ada disini? Tanya Bella kepada saudara tiri nya itu.
__ADS_1
Dinda yang kaget pun langsung melihat orang itu. Gak papa Bella yaudah aku mau siap-siap dulu untuk ke kantor ucap Dinda dan berlalu pergi dari situ.
Ternyata seorang yang melihat keharmonisan Andin dan Kenzo adalah Dinda.