Semalam Dengan Mafia

Semalam Dengan Mafia
Pertaruang Kenzo Dan Ricky


__ADS_3

Tiba-tiba, anak buah Ricky datang dengan terburu-buru. Ia membisikkan sesuatu ke telinga Ricky, membuat sang empu tertawa menakutkan.


"Akhirnya pria yang lo cintai datang juga." Ucap Ricky.


Andini diam seketika, ia memikirkan maksud dari perkatan Ricky. " Apa Kenzo yang datang kemari? Semoga benar. Kenzo selamatkan kami." Ucap Andini dalam hati.


Sedangkan suasana di luar, Kenzo sedang bertarung dengan anak buah Ricky. Dengan lihainya ia mengalahkan semua anak buah Ricky,cburu-buru Kenzo masuk ke dalam rumah tua tersebut.


"Ricky Alexander, keluar anda! Teriak Kenzo.


"Akhirnya anda datang juga Kenzo, saya udah gatal ingin memukul wajahmu." Ucap Ricky.


Kenzo celingak-celinguk menatap sekitar, atensi matanya melihat Andini dan Naureen yang sedang di ikat di kursi.


"Daddy, tolong aku." Tangis Naureen pecah saat melihat Kenzo.


"Kenzo." Ucap Andini.


"Kurang ajar anda, berani sekali anda melakukan ini kepada wanita dan putri saya. Apa anda sudah bosan hidup? Tanya Kenzo.


"Saya tidak bosan hidup, sepertinya kamu yang bosan hidup. Dengan beraninya anda datang kesini sendiri sesuai kemauan saya." Jawab Ricky sembari tertawa kecil.


Kenzo hanya tertawa remeh," saya datang kesini bukan menuruti kemauan anda, tapi saya mudah mengalahkan anda. Jadi saya tidak perlu membawa anak buah saya, ini hal yang tidak sulit." Ucap Kenzo remeh membuat Ricky mengepalkan tangannya.


"S!alan kamu Kenzo, aku bùnuh mereka disini! Di depan mata kamu sendiri, kamu harus merasakan kehilangan orang yang kamu sayang." Ucap Ricky, ia sudah menyiapkan senjata tajam yang di posisikan di leher Andini.


Kenzo yang melihat itu berusaha tenang, ia tidak boleh terpancing emosi. Bisa-bisa nyawa Andini dan Naureen menjadi taruhannya, ia tidak mau itu terjadi.


"Jangan macam-macam anda! Jangan berbuat nekat." Ucap Kenzo.


Ricky hanya tertawa nyaring," kamu takut aku bùnuh mereka disini? Lihatlah Bos Axton ternyata lemah jika sudah seperti ini." Ucap Ricky.


"*****, jangan berbuat macam anda." Ucap Kenzo.

__ADS_1


"Saya tidak peduli, sekali kamu melangkah salah satu dari mereka nyawanya akan melayang. Kamu harus tahu sakitnya saya saat orang tua saya pergi untuk selama-lamanya. Kamu harus tahu sakitnya saya saat saya tidak bisa berbuat sesuatu untuk kesembuhan mereka, itu semua karena kamu dan papa kamu, Kenzo! Ucap Ricky sembari tertawa kecil tak terasa air matanya jatuh di pipinya.


"Hey, seharusnya anda berfikir terlebih dahulu. Anda yang sudah melakukan kesalahan dari awal, jadi saya dan Papah saya tidak bisa memaafkannya. Seharusnya anda intropeksi diri terlebih dahulu." Ucap Kenzo.


"Banyak omong kamu, kalau kamu dan papa kamu gak ngelakuin itu. Ayah dan ibu saya pasti masih ada sampai sekarang." Ucap Ricky.


Ricky yang berniat memberikan luka kepada Andini dengan sigap, Kenzo berlari cepat dan menendang perut Ricky membuat sang empu tersungkur.


"Kurang ajar kamu, aku gak akan kalah semudah ini." Ucap Ricky, ia bangkit dan akhirnya perkelahian antara Ricky dan Kenzo tidak bisa di hindari.


Sebenarnya, ada anak buah Ricky yang mengawasi mereka. Tapi Ricky belum memberi aba-aba kepada mereka untuk bertarung, jadi mereka tidak ikut bertarung.


Pukulan hingga tendangan dilemparkan oleh mereka dua, akhirnya Kenzo bisa mengalahkan Ricky.


Buru-buru Kenzo menghampiri Andini dan Naureen, dengan cepat Kenzo melepaskan ikatan tali Andini dan Naureen.


Setelah lepas, Kenzo berniat membawa Andini dan Naureen keluar. Tapi sayangnya, mereka dihadang oleh anak buah Ricky.


"Andini, kamu sembunyi di belakang saya." Titah Kenzo yang di balas anggukkan oleh Andini.


Ricky yang sebenarnya tidak terluka parah, dengan cepat menangkap Andini dan Naureen di bantu oleh 1 anak buah nya. Kenzo melupakan jika Ricky berada di belakang, ia terlalu fokus ke depan.


"Kenzo, anda harus menyerah atau mereka berdua menjadi taruhannya." Ancam Ricky, ia mendorong Andini hingga tersungkur.


"S!alan kau, jangan berani-beraninya anda melukai wanita saya. Atau anda akan mendapatkan hal yang lebih dari itu." Ancam balik Kenzo.


"Ancaman anda gak buat saya takut, ini semua karna perbuatan kamu, Jadi lo harus menikmatinya bukan? Ucap Ricky sembari tertawa.


Dengan kasar, Ricky meraup pipi kasar Andini membuat sang empu meringis kesakitan. " Kamu cantik, tapi sayangnya Kamu jadi korban perbuatan Kenzo." Ucap Ricky semakin kasar meraup pipi Andini.


Kenzo yang tak tega berniat melawan Ricky kembali, tapi kedua lengan Kenzo terlanjur di pegangi oleh anak buah Ricky.


"Kamu harus menikmatinya, Kenzo! Kamu harus lihat detik-detik wanita anda mati di hadapan anda! Ucap Ricky.

__ADS_1


Tanpa belas kasih, Ricky menampar pipi Andini keras membuat Andini tersungkur di lantai dan sudut bibirnya sedikit berdàrah.


Kenzo yang melihat itu berusaha memberontak, ia tidak tega melihat wanita yang ia cintai di lukai di depan matanya.


"Ricky, s!alan kau. KAU SUDAH SALAH BERHADAPN DENGAN SAYA! Ucap Kenzo yang sudah tersulut emosi.


"Banyak omong anda habisin dia! Titah Ricky kepada anak buah nya.


Mereka yang mendapatkan perintah dengan sigap memukuli Kenzo di depan Andini dan Naureen.


"Daddy, Mommy. Om tolong lepaskan Daddy dan Mommy ku." Ucap Naureen yang sudah banjir air mata.


"Maafkan Om, sayang. Kamu sepertinya tidak bersalah dalam hal ini, dan beruntungnya Om masih memiliki kebaikan untuk mu. Bawa dia ke ruangan! Titah Ricky yang di balas anggukkan oleh anak buah nya.


"Daddy, Mommy! Teriak Naureen yang melihat Kenzo dan Andini tersungkur di lantai.


"Naureen." Ucap Kenzo dan Andini kompak saat melihat Naureen di bawa oleh anak buah Ricky ke ruangan entah dimana.


"Lihatlah! Dia pria yang lemah. Aku bingung, kenapa kamu bisa cinta sama dia." Ucap Ricky sembari meraup pipi Andini kembali dengan kasar agar menatap Kenzo yang sudah banyak lebam di wajahnya.


"Apa anda tidak puas dengan semuanya? Anda tidak pernah merasakan semuanya. Anda hanya memikirkan diri anda sendiri, anda memang pria kejàm. Anda lebih buruk dari Kenzo, dia pria yang masih memiliki tanggung jawab." Ucap Andini.


Ricky yang mendengar itu tersulut emosi, dengan kasar Ricky kembali melepaskannya membuat Andini tersungkur di lantai untuk ke dua kalinya.


Kenzo yang sudah tersulut emosi dengan sigap memberontak dan memukuli semua anak buah Ricky. Setelah semua tersungkur, Kenzo dengan cepat memukul Ricky bertubi-tubi hingga tak berdaya.


Setelah itu, Kenzo menghampiri Andini yang tersungkur di lantai dengan sudut bibir yang berdàrah akibat tamparan yang dilayangkan Ricky.


Karena terlalu fokus, Kenzo tidak menyadari bahwa Ricky bangkit dan berjalan ke arahnya sembari membawa p!sau yang sudah di bawa sedari tadi olehnya.


"KENZO AWAS." Teriak Andini yang melihat Ricky berniat menusuk Kenzo dari belakang.


Dan akhirnya….

__ADS_1


"Selep."


__ADS_2