
Setelah semua urusannya selesai Kenzo memutuskan untuk segera pulang, ia tidak lupa untuk menganti baju nya terlebih dahulu karena baju nya sangat penuh dengan noda darah.
Saat ingin pulang Kenzo menghampiri Rendy yang sedang berbicara dengan Farel dan yang lainnya. Saat mereka melihat kedatangan Kenzo pun mereka semua menunduk hormat.
Ren, ada hal penting yang ingin saya berbicara dengan kamu. Ucap Kenzo dan langsung di balas angukan oleh Rendy, dan mereka berdua pun langsung menuju ke ruangan pribadi Kenzo. Rendy saya harap segera mencari tahu siapa sebenarnya ketua orang-orang yang berani telah mengusik wilayah kota X milik Bos Axton. Ucap Kenzo kepada Rendy, dan satu lagi kamu tahu sendiri bukan saya sudah berjanji dengan Andin, Ketrin serta mamah saya. Bahwa saya akan keluar dari mafia. Tapi saat ini sepertinya belum bisa karena kalian masih sangat membutuhkan saya. Tambah Kenzo.
Iya tuan, kami memang masih sangat membutuhkan keberadaan anda apalah arti angota mafi tanpa ada nya tuan Axton. Jawab Rendy.
Ow iya tuan, setelah pulang dari sini ada hal penting yang ingin saya bicarakan kepada anda dan adik anda Ketrin. Ini menyangkut hubungan kami berdua. Ucap Rendy.
Baik saya tunggu kedatangan kamu. Ucap Kenzo.
Dan setelah selesai mereka berdua berbica, akhirnya mereka memutuskan pulang kerumah. Karena Kenzo tidak ingin membuat Andin dan keluarganya menjadi curiga kepada nya.
Setelah sampai dirumah, Kenzo pun langsung menuju ke kamar nya dan Andin. Saat sampai kamar Kenzo terkaget karena mendapati Andin yang belum tidur dan dengan setia nya Andin memungu Kenzo pulang.
__ADS_1
Tumben kamu mas pulang selarut ini? Tanya Andin yang merasa aneh terhadap suaminya..
Maaf yah sayang tadi dikantor banyak sekali berkas yang harus aku tanda tangani. Ucap Kenzo yang penuh sesal.
Apa mas mandi dulu apa langsung tidur? Tanya Andin kembali kepada suaminya Kenzo.
Aku langsung ganti baju tidur aja sayang, soalnya aku tadi sudah mandi di kantor. Jawab Kenzo.
Kenzo pun langsung menganti pakaian nya menjadi pakaian tidur, setelah menganti pakaian Kenzo langsaung menghampiri Andin di tempat tidur dan Kenzo pun langsung memeluk Andin dari belakang dan Kenzo pun berbisik tepat di telinga Andin. Sayang aku merindukan mu ucap Kenzo. Andin yang mengerti maksud suaminya pun langsung menghadap kewajah suaminya.
Tak terasa pagi pun telah tiba, Andin yang sedang membantu putrinya Naureen yang sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Mamah, mana papah? Tanya Naureen.
Kamu seperti tidak mengetahui papah mu saja sayang. Jawab Andin papah tadi malam pulangnya sangat larut sekali dan **mungkin saja papa Kenzo sangat kewalahan mengerjakan tugas Kantor nya itu, tambah Andin lagi.
Yaudah deh mah, aku berangkat kesekolah dulu nantik terlambat. Andin pun mengantar putri nya Naureen sampai masuk kedalam mobil. Dan Naureen pun berangkat di antar oleh supir.
__ADS_1
Setelah mengantarkan Naureen Andin kembali kekamar untuk putranya, dan Andin melihat bahwa Kenzo sudah tidak ada di tempat semua orang yang tidur. Mungkin saja dia sedang mandi pikir Andin yang sudah apal wakta suaminya.
Tinung,,,,tinung. Suara bel ruamah menandakan bahwa sedang kedatangan tamu, bergeggas Andin kerbawah untuk melihat siapa yang ingin bertamu di pagi hari ini.
Setelah sampai bawah ternyata Ketrin sudah membukan pintu, dan terlihatlah bahwa Rendy berada disana dan mereka berdua berjalan menuju ruang tamu.
Sebentar yah Rendy aku panggil mamah dan papa serta kak Kenzo. Ucap Ketrin dan di balas angukan oleh Rendy.
Ketrin yang melihat Andin berada di tengah tangga langsung meminta tolong kepada Andin. Kak tolong pangglin kak Kenzo yah
Iya Ketrin. Jawab Andin.
Mereka semua pun sudah berkumpul di ruang tamu.
...Be-gini Om, tante dan tuan Ken serta Kak Andin kedatangan saya kesini i-ialah untuk mielamar Ketrin. Ucap Rendy terbtak-batak**....
__ADS_1