
Andin yang sedang sibuk memasak untuk makan malam di kaget dengan kedatangan Naureen secara tiba-tiba.
Momy,,,,,,teriak Naureen.
Apakah aku boleh membantu Momy? Tanya Naureen yang penuh harapan.
Boleh sayang jawab Andin. Momy tauk tidak aku sangat tidak menyukai kedatangan saudara Dedyy itu seperti mereka bukan orang yang baik ucap Naureen.
Kenapa Naureen berbicara seperti itu? Tanya Andin yang merasa heran dengan putrinya.
Soal kemarin aku melihat tante Dinda yang selalu meperhatikan Momy dan Dedyy dengan rasa tidak suka jawab Naureen. Memang sejak kedatangan Bella dan Dinda Naureen selalu melihat gerak-gerik Mereka.
Andin diam sejenak, pikirnya mana mungkin Dinda menyukai Kenzo sedangkan dia adalah adik Kenzo walapun hanya adik tiri gumam Andin dalam hati.
__ADS_1
Yasudah sayang, Naureen tidak boleh berpesangka buruk terhadap orang lain ucap Andin walaupun sebenarnya tidak bisa di pungkuri bahwa bisa saja Dinda menyukai Kenzo karena mereka tidak sedarah berbeda dengan Bella yang memang masih satu darah dengan Kenzo gumam Andin.
Setelah semua masakan nya sudah selesai Andin dan Naureen membawa semua masakan itu ke meja makan dan memanggil semua orang termasuk Bella dan Dinda.
Andin yang sedang melayani Kenzo untuk makan tidak luput dari perhatian Dinda.
Dedyy mau makan pakek lauk apa? Tanya Andin. Apa pun masakan Momy pasti akan Mas makan, karena masakan kamu lebih enak dari restoran ucap Kenzo. Dan itu langsung membuat pipi Andin bak kepiting rebus.
Momy aku juga ingin Momy yang mengambil makan untuk ku ucap Naureen yang di balas angukan oleh Andin.
Ketrin yang menyadari tatapan Dinda kepada sang kak Kenzo sangat tidak menyukai nya, belum apa-apa saja Dinda sudah seperti itu pikir nya. Sebenarnya Ketrin sudah menerima kehadirannya Bella kakak kandung dari kak nya Kenzo tapi tidak dengan Dinda, menurut nya Dinda hanya orang asing yang kapan saja bisa merusak kehidupan seseorang awas aja kalau sampai dia berani mengusik rumah tangga kak Kenzo maka aku tidak akan tinggal diam saja gumam Ketrin dalam hati.
Setelah selesai makan malam Ketrin pun berniat menghampiri Dinda yang lagi sendiri berada di kamar karena Bella sedang bersama keluarga nya diruang tamu.
__ADS_1
Dinda aku ingin berbicara dengan kamu. Ucap Ketrin yang telah sampai di kamar Dinda!" Iya emang kamu mau membicarakan apa?" Tanya Dinda kepada Ketrin yang seperti nya ingin membicarakan hal yang sangat serius kepada nya.
Aku cuma mau peringatin sama kamu jangan pernah kamu usik rumah tangga kakak aku ucap Ketrin. Siapa yang ingin merusak rumah tangga kak Kenzo?" Jawab Dinda dengan wajah nya yang di buat sepolos mungkin.
Jangan berpikir bahawa aku tidak memperhatikan kamu saat di meja makan tadi. Aku melihat dengan mataku sendiri bahwa tatapan kamu terhadap kak Kenzo sangat berbeda jadi jangan jangan berlagak sok polos ucap Ketrin penuh penekanan.
Dinda hanya bisa menunduk diam, dalam hati nya ia ingin sekali menerikaki Ketrin bahwa jangan ikut campur tentang masalah pribadinya tapi itu hanya angan nya saja.
Setelah berbicara seperti itu Ketrin langsung keluar dari kamar Dinda dan ia berpapasan dengan Bella dan ia hanya melihat Bella sekilas dan melanjutkan langkah nya menuju kamar.
Kenapa Ketrin kemari? Tanya Bella kepada Dinda. Dia memintaku agar tidak mengusik rumah tangga kakak nya jawab Dinda datar.
Maksudmu Ketrin apa berbicara seperti itu? Ucap Bella yang merasa heran dengan Ketrin, bagaimana mana mungkin Dinda akan menghancurkan rumah tangga kakak nya sendiri ucap Bella yang merasa aneh dengan jalan pikiran Ketrin.
__ADS_1
Iya Bella mana mungkin aku menghancurkan rumah tangga adikmu ucap Dinda dengan senyuman diwajah nya. Walapun aku bukanlah adik kandungmu aku tidak akan tega untuk merusak rumah tangga adik kandung Bella.