Senja Untuk Sang Direktur

Senja Untuk Sang Direktur
Episode 12


__ADS_3

SENJA untuk Sang Direktur


Apes


Hampir memasuki jam tidurnya, Senja masih duduk


termenung  di depan cermin, beberapa kali


ia memegang lecet dibibirnya yang sudah berubah menjadi sariawan. ‘awas lo pak


direktur, sekali lagi dapat piring cantik lo !’, gumamnya sambil meringis


karena perih.


Matanya teralihkan pada sepiring nasi lengkap dengan lauk


pauknya yang belum tersentuh sama sekali, jujur ia bosan dengan menu makanannya


yang berulang setiap tiga hari sekali, ditambah lagi dengan sariawan yang


membuatnya enggan untuk menyentuh makan malamnya kali ini.


Tak lama terdengar  ketukan pintu, Riani tersenyum manis sambil


mengangkat gitarnya lalu menarik Senja ke teras atas kosan, Nadine dan Silvi


pun sudah duduk manis di sana.


Mereka tampak asik bergosip sambil bernyanyi-nyanyi dengan


nada tak jelas, lalu terdengar suara klakson dari arah bawah, membuat


teman-temannya menjadi heboh sendiri.


“Dek, gebetan lo dateng tu, “ seru Riani sambil melambaikan


tangan kearah Dewa yang sudah keluar dari mobil.


“Ampun dah, sebenarnya yang mana pacar lo, yang ini apa yang


kemarin, gila’ dua-duanya cakep bagi satu dong,” timpal Nadine yang juga


memandang ke arah bawah.


Senja hanya mencibirkan bibirnya, sambil mengangkat telponnya


yang berdering.


“Senja, turun donk,”


“Ogah, mas Dewa aja yang naik sini !”


“gak ah takut, ntar diperkosa lagi....haha”


“beuh”


“cepetan turun, aku bawain es krim ni,”


“bawa berapa banyak?”


“Banyak, cukup untuk satu kosan !”


Senja tertawa, dan langsung turun ke bawah mengambil


eskrimnya. Tapi sebagai gantinya Dewa minta ditemani makan malam yang membuat


Senja mengomel sepanjang jalan.


“udah dong cemberutnya, cuma minta ditemenin doang, segitu

__ADS_1


sewotnya !” bujuk Dewa.


Pria itu tersenyum, melihat wajah kesal  Senja  yang tetap menjilati es krimnya, meskipun sambil ngedumel.


“Mas Dewa sih resek, gue lagi males keluar malah di ajak ke


restoran mewah begini, mana pake baju gini lagi !”


“ Cantik kok !”


“Cantik apaan, orang lagi kusut gini, toilet dulu ya !”


Senja berjalan meninggalkan Dewa yang sedang menikmati makan


malamnya, ia bermaksud merapikan rambutnya yang diikat seadanya itu di toilet


restoran. Untung ia membawa tas kecil andalannya, gadis itu membubuhkan bedak


dan memoles lipstik merah muda dibibirnya. Menyisir dan menggerai rambutnya


yang sudah diberi conditioner tanpa bilas,’ tuhkan, ini baru oke’, gumamnya


sambil tersenyum.


Baru saja kakinya melangkah keluar  dari pintu toilet, rambutnya langsung ditarik


oleh seseorang. Senja meringis kesakitan, “dasar jalang” kata-kata itu


terdengar olehnya. Mata Senja membulat, ‘siapa ini ‘ dengan sekuat tenaga ia


mencoba mengangkat kepalanya, namun sekali lagi rambutnya ditarik dengan kuat


membuatnya berteriak.


Teriakan Senja,  tak


menghentikan aksi gila perempuan-perempuan yang membullynya itu. satu, dua


apa-apaan lo !”


“lo yang apa-apaan, kemarin Ryuji, Hans lalu siapa lagi itu cowok gondrong.


Kelakuan lo miirip kayak cewek murahan tau gak !”


Senja naik pitam, perkataan Kella membangkitkan amarah yang


ia pendam pada wanita itu selama ini. Tanpa basa basi Senja menendang kaki


wanita yang menjambak rambutnya, dengan marah ia maju  mendekati Kella yang berjalan mundur  ke belakang.


“lo bilang gue murahan, yang tidur seranjang dengan pacar


orang lain itu wanita terhormat, ha ?, Kella menampar wajah Senja, hingga bibirnya


berdarah. Senja menatap tajam mata Kella, “lalu perempuan yang sudah


bertunangan masih bermesraan dengan lelaki lain, itu juga terhormat nona Kella


?”


Kella melayangkan tangannya lagi namun berhasil ditahan oleh


Senja,untuk pertama kalinya Senja mengangkat tangan, melayangkan sebuah


tamparan keras pada Kella hingga gadis itu terhuyung, suasana di depan toilet


itu menjadi heboh, dua teman Kella itupun tak melepaskan Senja begitu saja,


apalagi melihat Kella yang sampai tersungkur.

__ADS_1


Senja dan dua teman Kella saling tarik dan jambak-jambakan,


bahkan orang yang coba melerai pun ikut menjadi korban mereka. Dewa yang


melihat keributan itu buru-buru berlari  dan dengan cepat ia menarik tubuh Senja yang sedang dikeroyok.


“Diana sudah cukup”  teriak Dewa. Sejenak wanita itu menghentikan aksi brutalnya, Senja


sempat kaget karena Dewa kenal dengan salah satu perempuan yang menyerangnya.


‘sial dunia ini sempit sekali’ gumam Senja, nafasnya masih


ngos-ngosan. Dewa menarik tangan wanita yang dipanggilnya Diana itu. ‘buset


dah, itu ceweknya mas Dewa ya, apes banget lo Senja,’ gumam Senja lagi sambil


mengambil segelas air mineral yang disodorkan seseorang padanya.


Senja melihat Dewa sedang bertengkar dengan wanita itu


sedangkan Kella sudah menghilang entah kemana. Senja ingin berdiri namun


sepertinya kakinya terlalu lemah untuk bangkit.


Tak lama Dewa menghampirinya, lelaki itu sempat membersihkan


darah yang keluar dari sudut bibir Senja, kemudian memapahnya pergi. Sempat


terdengar makian dari wanita itu sebelum Senja dan Dewa benar-benar berlalu.


****^_^...........


Senja terdiam mendengarkan kata maaf yang ucapkan Dewa


berulang-ulang, ternyata perempuan yang menyerangnya itu adalah mantan isteri


Dewa, Senja bahkan ingin memukul Dewa saking kesalnya.


“udahlah mas Dewa, gak usah di bahas lagi bikin sakit ati !”


Senja membanting pintu mobil dengan keras, ketika mobil itu


berhenti tak jauh dari kosannya.  Dewa


kaget, lelaki itu mendesah kesal. Dia memperhatikan dari mobil, gadis itu berjalan


dengan kaki terpincang,


“Senjaaaaa !”


“Apalagi sih mas Dewa,”


“Bukan Dewa, ini Hans, Hans....!”


 Senja kaget, lalu


membalikkan badannya, sosok pria yang berdiri dihadapannya membuat


pertahanannya runtuh, seketika pelupuk matanya dipenuhi air mata.


Gadis itu mematung, sedari tadi ia mencoba mengatur emosinya


agar tak tampak lemah di hadapan orang, namun tatapan mata Hans membuat


perasaan gaduhnya tumpah seketika. Hans menarik Senja ke dalam pelukannya,


membuat tangis gadis itu pecah seketika. //// bersambung


(Bantu klik jempol ya, buat yang masih kosong,dan yang sudah

__ADS_1


nyempetin baca,,,makasih banyak ^...^)


__ADS_2