Senja Untuk Sang Direktur

Senja Untuk Sang Direktur
Episode 25


__ADS_3

SENJA untuk Sang Direktur


Kampus in Love (2)


Senja memandang satu persatu wajah mahasiswi yang di ikatnya di pohon, ia masih merasa kesal


karena di bilang Pe’a oleh mereka berlima, ditambah lagi sikap sombong yang


ditunjukan oleh Tharis.


Setelah mereka melihat Kartu mahasiswa milik Senja, kini giliran gadis itu yang mengumpulkan KTM kelima mahasiswi itu, dan tanpa ragu Senja membacanya dengan keras hingga menarik perhatian mahasiswa lain.


Tharis terus menggerutu tak terima diperlakukan seperti itu, beberapa kali ia mengeluarkan kalimat provokasi namun tak berhasil memancing emosi Senja, yang tampaknya masih betah mengerjai mereka.


“Maunya apa sih cewek gila ini,,, gue laporin ke dekan kelar


idup lo,” guman Tharis pelan, tentu saja ia tak berani kalau sampai kicauannya


itu terdengar Senja, bisa-bisa ia lebih malu dari sekarang.


Panas matahari yang makin lama makin menyengat membuat


kesabaran Tharis habis, gadis itu berteriak keras pada Senja, yang sedang asik


berteduh dibawah pohon sambil memainkan Hapenya.


“ada apa sih, ribut banget ?”


“Kami tau kamu senior, tapi gak perlu kayak gini juga kali,”


“Maksud lo ?”


“Lo ikat kami dipohon, gak berperikemanusiaan tau,”


“iya ya,, bukannya lo yang mulai duluan, bilang gue Pe’A...


gak tahu hormat sama senior... eh maaf-maaf ya nona cantik,,, gue cuma ngajarin


lo cara hormat pada senior ala angkatan gue !”


Tharis mendecih dan tampak sangat kesal, bahkan matanya


menatap tajam ke arah Senja yang masih tersenyum. Tak lama Rino lewat dan


memandang ke arah mereka, mahasiswa berambut panjang itu lalu berjalan ke arah


Senja.


“Maaf,,, harusnya gak perlu diikat kayak gini kan,,, itu menyalahi aturan, “


Tharis tersenyum senang, karena Rino termasuk Senior yang


paling senior dikampus ini, bahkan pria gondrong itu bergabung juga di BEM,,


jadi ....  ‘mampus lo cewek gila’ guman


Tharis sambil tersenyum pada teman-temannya.


“Aturan yang mana yang bisa mencegah gue,” sahut Senja


dengan wajah menantang


Rino mendekatkan wajahnya lalu berkata lirih,,,”Kalau buat


Senja, semua aturan bisa dihapuskan, hahaha” mereka tertawa bersama, bahkan


Rino mengacak-ngacak rambut Senja yang semakin membuat Tharis dan


teman-temannya kesal.

__ADS_1


“Tumben Adek kesini mo ngapain ?”


“Mo cariin mantan....”


“I love you so.... hahaha”


“Dasar gombal.... gue mau ke kajur, katanya nama dosen


pembimbing dan penguji gue udah keluar, temenin yok !”


“Ok,,, tapi mereka dilepasin dulu kali,,, ntar jadi udang


bakar”


“Ups, hampir lupa,”


Senja tertawa lalu membuka salah satu ikatan dari mereka,


walau tampak kesal tapi tak satu pun diantara mereka yang berani protes, bahkan


tak ada yang bersuara, mungkin hanya bergumam dalam hati,,,betapa jengkel dan


malunya mereka saat ini.


Senja tak menghiraukan lagi kelima cewek  tadi, ia melenggang santai di temani Rino ke


ruangan kepala jurusan. Sayangnya mereka harus menunggu karena di ruangan itu


sedang ada tamu.


“Ada siapa si mbak,, tamu penting ya, masih lama gak ?”


“ Kayaknya sudah mau selesai deh, tunggu aja !”


“emang siapa yang didalam ?”


minggu depan,,, kamu datang juga ya.  Eh iya, bukannya kamu magang di JY ya Senja,, pasti kenal dong !”


Senja terdiam, tiba-tiba perasaannya jadi tak enak, ia


berdiri dari duduknya hendak beranjak dari sana, sayangnya pintu ruangan Kajur


sudah keburu terbuka dan...


“Senja... mau kemana kau ?” panggil pak Saragih, kepala


Jurusan yang sudah sangat akrab dengannya..


“Eh.... bapak.,,, kirain masih lama !”


“ Sini kau,,, ini ada Pak direktur dari JY,,, kudengar kau


magang di sana, pasti kenal dengan beliau kan?”


Senja tersenyum tak enak, seketika ia melihat pandangan


menusuk dari orang yang tak ingin ia temui saat ini.


“Pak Hans, ini Senja mahasiswa saya, dia juga magang di


perusaan anda, mungkin anda kenal... anak ini pintar, cantik lagi,” suara pak


Kajur tertawa menggema ke seluruh ruangan, membuat kami mau tak mau ikut tersenyum.


“Maaf, mungkin saya terlalu sibuk, jadi tidak sempat


mengenal karyawan magang !”


Deg, ‘apa dia bilang’ raut wajah Senja tiba-tiba berubah, ia

__ADS_1


mencoba mencerna lagi kalimat Hans barusan,  ‘tidak kenal, dia bilang tidak kenal,’ tanpa disadari Senja menatap


wajah Hans yang terlihat dingin, mungkin cukup membuat hati Senja ikut membeku.


Seketika suasana menjadi awkward, Rino yang menanggapi


suasana itu cepat mengeluarkan joke andalannya, dan disambut tawa renyah dari


pak Saragih yang membuat suasana sedikit mencair.


“hei, kalian tak mau kenalan dengan beliau,, ia ini orang


hebat, masih muda dan ganteng pula,”


Rino lebih dulu menjabat tangan Hans, dan kemudian


menyenggol bahu Senja, agar gadis itu sadar dari kebekuannya.


 Senja paham dengan kode yang diberikan Rino, ia mengulurkan tangannya, menjabat tangan pria


didepannya itu.


“Senja, nama saya SENJA,” ucap Senja dengan penekanan pada namanya.


“Hans,,, “ mata mereka sempat bertatapan sebelum Senja


menarik tangannya, gadis itu memilih langsung berbalik berjalan ke sisi lain,


agar Hans tak bisa melihat seperti apa wajahnya sekarang.


Setelah enam bulan tak bertemu, rasa sangat pahit bila tak


dianggap seperti itu, lalu selama ini apa, sebegitunya kah dia marah padaku,


pikiran Senja mulai kemana-mana bahkan ia tak mendengar omongan pak Saragih


yang menyuruhnya menunggu di ruangan.


“Ayo,,, gue traktir lo moccacino,” Rino menarik tangan Senja


yang masih berkutat dengan pikirannya sendiri.


“Gue gak mau moccacino,”


“ Lalu lo maunya apa ? Nangis ?”


“Gak,,, gue mau bunuh orang !”


“Ya,, udah sana, lo kejar tu cowok,, lalu....


Senja terdiam mendengar kalimat  Rino yang terpotong, tak lama gadis itu


berbalik arah menyusul Hans yang sudah hampir sampai dikoridor kampus, nafasnya


terengah dan kini ia berdiri hanya sekitar setengah meter dari Hans yang


berhenti karena menerima telpon,


 “lo bilang gak kenal


gue,,,, oke baiklah.... rasakan ini,”


Senja melepaskan sepatu ketsnya, dan sekuat tenaga ia


melepar sepatu itu dan ... Dug.... //// bersambung,,,


(Makasih ya yang sudah nyempetin baca,,,, jempol yang kosong


klik ya,,,,  6_*)

__ADS_1


__ADS_2