SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
Cinta lama bersemi kembali


__ADS_3

”Yoonia! Kamu tunggu disini sebentar!” ucap Agus membuat Aliya mengerutkan keningnya


Yoonia yang mendengarnya langsung menghentikan langkahnya dan berbalik,sedangkan Aliya yang sudah berada diluar pintu enggan akan pergii dan mencoba menguping percakapan Agus dan Yoonia


”nanti kamu pulang sama saya!” ucap Agus sambil memainkan laptopnya


"Kenapa?” tanya Yoonia mengerutkan keningnya


”kamu gak denger amanah dari bunda kamu? Saya harus jagain kamu!" Ucap Agus menghentikan pekerjaannya


”gak harus nganterin saya pulang tiap hari juga pak,kalo saya mau pulang sama temen saya,mau makan diluar atau belanja,terus bapak harus ikut gitu?” tanya Yoonia kesal


”Bisa makan dan belanja sama saya kan.” tanya Agus menahan tawa nya


”will never!” ucap Yoonia melipat kedua tangannya


”baik lah kalau kamu mau jadi anak yang durhaka!” ucap Agus menyenderkan kepalanya dikursi,membuat Yoonia bingung


”terserah, permisi!” ucap Yoonia meninggalkan ruangan Agus, mendengar Yoonia akan keluar, Aliya buru buru pergi dari depan pintu


Saat jam makan siang,Yoonia dan Ira makan berdua,dan Aliya pun duduk tak jauh dari mereka,sambil mengawasi Yoonia, dia masih penasaran dengan hubungan Yoonia dan Agus


”lihat deh senior kita keknya masih dendam sama Lo!” ucap Ira sambil melirik ke Aliya


”bodo amat deh!” ucap Yoonia sambil memakan makanannya


”eh btw kok Lo keluar dari ruangan pak Agus gak barengan sama Aliya?” tanya Ira


”Dipanggil pak Agus tadi!” ucap Yoonia menghembuskan nafas kasar


”kenapa? Lo dimarahin?” Tanya Ira antusias


”Disuruh pulang sama dia!” ucap Yoonia berbisik


”hah!! Serius?” ucap Ira menutup mulutnya,dan dubalas anggukan oleh Yoonia


”lo punya hubungan sama pak Agus?” tanya Ira berbisik


”nggak lah!” ucap Yoonia datar,Ira yang melihat perubahan ekspresi wajah Yoonia pun tak melanjutkan pertanyaan nya


”Hari ini Lo di jemput sama Ayang Lo lagi?” tanya Yoonia


”nggak,dia lagi kerja” ucap Ira sambil mengunyah makanannya


”pulang bareng ya? Biar gak dianterin sama si onoh!” ucap Yoonia berbisik


”mmm oke!" ucap Iraa


”eh udah berapa lama pacaran sama pacar Lo?” tanya Yoonia


” udah 8 bulan.” jawab Iraa dengan senyumann lebar


”ooh lumayan lama juga ya!” ucap Yoonia manggut-manggut


”Nama nya siapa?” tanya Yoonia


"Namanya...”


”aww!!” ucap Yoonia meringis kesakitan, ternyata Aliyaa yang lewat dengan sengaja menendang kaki Yoonia


”upss,gak sengajaa!” ucap Aliya dengan menutup mulutnya dengan sebelah tangannya


”buk Aliya sengaja ya?” ucap Ira berdiri


”gak usah ikut campur!” ucap Aliya meninggalkan mereka berdua


”lo gapapa Nia?” tanya Ira sambil memegang kaki Yoonia


”gapapa Ra,tenang aja.” ucap Yoonia menahan sakit


”Yuk gue obati.” Ucap Ira membantu Yoonia berdiri


”Gue masuk dulu ya Ra,Lo gak mampir dulu?” ucap Yoonia saat didepan rumahnya


”Lain kali aja ya Nia.” tolak Ira


”Okee,bye bye!” ucap Yoonia melambaikan tangan nya


”Byee!” ucap Ira melambaikan tangan nya


Sesampainya di rumah Yoonia memilih untuk langsung kekmar dan membersihkan diri

__ADS_1


Ting!


”[Haii Nia!]” isi pesan Bagas


”[hai juga gas.]” jawab Yoonia


”[lagi ngapain?]" tanya Bagas


”[ gak ngapa-ngapain.]” jawab Yoonia


”[sibuk nggak?]”


”[ nggak gas.]”


”[ keluar yuk?]” ajak Bagas


”[jangan hari ini ya gas,gue capek banget pengen istirahat.]” tolak Yoonia dikarenakan memang sedang merasa lelah


”[Yaudah kalau besok gimana?]”


”[Boleh.]” jawab Yoonia


”[oke,sampai ketemu besok Nia, selamat istirahat cantik😍]” balas Bagas


”[Terima kasih.]” balas Yoonia dengan senyum senyum


”kok hari ini gak dianterin nak Agus lagi Nia?” tanya bunda saat makan malam


”bund,Nia kan bukan Pacar,atau istrinya dia,kenapa harus pulang sama dia terus!” ucap Yoonia


”ya siapa tau kan sering sering nganter pulang bisa jadi calon istrinya.” ucap Yunita santai


”diem Lo bocil!” ucap Yoonia sambil menoel kepala adiknya


”iiihh kakak apa apaan sih!” ucap Yunita mengusap kepalanya


”makanya jadi bocil jangan gatel!” ucap Yoonia menatap tajam kepada adiknya


”gimana gak gatel,orang cowok nya ganteng kayak Lee Min Hoo gitu” ucap Yunita sambil senyumm


”udahh udah,kok jadi ribut sih” ucap bunda Mira


Keesokan harinya dikantor semua sibuk dengan pekerjaan masing masing,saat sedang makan siangg Yoonia melihat wajah temannya terlihat kusut


”Lagi berantem sama ayang!” ucap Ira sambil memutar sendok


”Yaelah berantem sama pasangan itu hal yang biasa!” ucap Yoonia berusaha menghibur Ira


”tapi ini beda Niaa,kayaknya dia selingkuh” Ucap Ira lesu


”husstt! Gak boleh nuduh nuduh ih,positif thinking ajalah” ucap Yoonia


”gimana mau positif thinking,kalo jalan sama aku pasti fokusnya selalu ke ponsel,terus sekarang aku gak diizinin nyentuh ponsel dia!” ucapp Iraa menghembuskan nafas kasar


”kamu gak nanya dia kenapa berubah?” Tanya Yoonia polos


”ya kali bakal dijawab,pasti dia bilang aku yg berpikir yang enggak enggak!” ucap Iraa


”iya juga ya.” ucap Yoonia cengirr


Ting!


”[Nanti sore jadikan ketemuan?]” isi pesan dari Bagas


”[Iya bagaas!]” balas Yoonia dengan senyumannya,membuat Iraa kebingungan


”lagii chattingan sama siapa nih,sampai senyum-senyum gitu?” Tanya Ira menyelidik


”Huu si kepo!” Ucap Yoonia mengejekk


”Udah punya ayang ya?” Tanya Ira menggoda


”Belom sihh,do'ain aja jadi ayang!” ucap Yoonia cengir


”siapa orangnya yang bisa menaklukkan hati Yoonia yang cantik jelita ini?” tanya Ira menggoda


”mmmm temen satu sekolah gue, sebenarnya dulu gue pernah naksir sama dia,tapi ternyata dia udah punya pacar,nah sekarang ketemu lagi jadi ya gitu deh.” ucap Yoonia senyum senyum


”CLBK nihh ceritanya?” ucap Ira sambil tertawa


Tak jauh dari tempat mereka ternyata ada seseorang yang tanpa sengaja mendengar perbincangan mereka,saat jam makan siang selesai,mereka pun kembali ke meja masing masing

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


”Masuk!” ucap Agus,ternyata Ari yang mengetuk pintunya


Ari pun masuk dengan langkah gontaii


”kenapa Lo? Kayak orang kekurangan gizi!” ucap Agus sedikit tertawa


”gue baru aja denger berita yang gak enak dihati!” ucap Ari sambil merebahkan diri di sofa milik Agus


”kenapa ha? Mantan Lo nikah?” ucap Agus masih mengejek sahabatnya itu


”ini soal Yoonia!” ucap Ari lesu


”hah Yoonia? Kenapa dengan Yoonia?” ucap Agus menghentikan jarinya yang sedang berkutat dengan laptop


”apaansih Lo,kok Lo jadi panik sendiri!” ucap Ariii sambil menutup mata


”siapa yang panik,orang cuma nanya doang!” ucap Agus melonggarkan dasinya,dan tak dihiraukan oleh Ari


"Heh! Lo belom jawab pertanyaan gue!” ucap Aguss menatap Ari


”tadi pas di kantin,gue denger kalo Yoonia lagi Deket sama cowok yang pernah dia taksir waktu sekolahan!”ucapp Ari sambil duduk di sofa


”hah serius Lo?” tanya Agus antusias


”masa gue bohong si gus” ucap Ari


”ya kali kan Lo salah denger.” ucap Agus


”nggak lah,gue jelas jelas denger kok!” ucap Ari


Agus yang mendengar perkataan Ari pun merasa ada yang aneh dengan dirinya,iya merasa tak rela jika Yoonia mendekati pria lain


”gue kenapa ya,kok jadii aneh gini,kenapa gue ngerasa gak rela Yoonia dekat dengan pria lain?” batin Agus


”woiii!! Kok malah ngelamun sih,gue yang seeih juga” ucap Ari membuyarkan lamunan Agus


”gakk kok,gu cuma lagi mikirin proyek!” Ucap Aguss mengalihkan pandangannya dari Arii


”Yaudah gue keluar dulu!” ucap Ariii dan dibalas anggukan Oleh Agus


Saat sudah sore, semua orang bersiap akan pulang kerja,saat sedang menunggu taksi,sebuah mobil mewah berhenti didepan Yoonia


”Masuk!! Biar sekalian saya anterin!” ucap Agus setelah menurunkan kaca mobilnya


”Gak usah! Saya ada janji sama temen.” ucap Yoonia memalingkan wajahnya


”siapa?” tanya Agus


”kepo banget sih pak!” ucap Yoonia ketus


”cowok atau cewek?” tanya Agus


”Gak perlu tau!!” ucap Yoonia


”oke!” ucap Agus menaikkan kaca mobilnya dan melajukan mobilnya


”Sok perhatian banget!” ucap Yoonia


Sesampainya di cafe Yoonia langsung melihat keberadaan Bagas yang sudah duduk dikursi


”hai!” ucap Yoonia


”akhirnya datang juga!” ucap Bagas tersenyum


”udah lama nunggu?” ucap Yoonia


”lumayan lah” ucap Bagas


”eh sorry banget ya,soalnya tadi nungguin taksi dateng.” ucap Yoonia


”tenang aja,kalo untuk cewek yang istimewa kayak Lo mah,Berjam jam pun gue sanggup.” ucap Bagas sambil mengedipkan matanya


”gombal!” ucap Yoonia memalingkan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus


Saat sedang berbincang, sepasang mata pun ternyata sedang memperhatikan mereka berdua

__ADS_1


”siapa cowok itu?” ucap orang itu


__ADS_2