
Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘
“Nita!!!” Teriak Yoonia yang merasa kesal karena adiknya itu sudah membuat nya berjalan menggunakan high heels hingga kaki nya lecet
“Kak aku melakukan ini demi mu dan kak Agus...!!” protes Yoonia disaat nafas nya tersengal sengal karena harus berlari dari amukan sang kakak. “Dengan membuat Kakak mu sampai terluka...!!!” pekik Yoonia yang masih mengejar Yunita hingga akhirnya Agus menangkap tubuh Yoonia dan Yunita yang berlindung di sebalik tubuh Regan
”hahhh hahhhh...Kak tapi kan rencana ku berhasil...” ucapnya masih berusaha mengatur nafas nya. Yoonia akhirnya Dian setelah Agus dan Aaron membujuknya untuk memaafkan Yunita. Tunggu jika dari tadi kalian berada di sana artinya kalian melihat semua nya?
Tanya Yoonia yang kini sadar sedari tadi mereka mengintipnya dan Agus artinya mereka juga melihat Adegan panasnya dan Agus,belum lagi saat ia menggoda Agus untuk menginap disini,astaga sangat memalukan!
“eummm.....”Yunita dan Regan menggaruk tengkuk nya lalu menggeleng pelan sedangkan Yoonia menghela nafas lega jujur saja ia sangat malu jika Regan dan Yunita melihat hal itu “Lalu Aaron?” tanya Yoonia lagi
“Lihat apa?” tanya Aaron yang tidak mengerti arah pembicaraan orang orang dewasa itu. Yunita menggeleng kepala nya karena memang Aaron tidak melihat hal itu karena ia menutup mata Aaron sedangkan Regan menutup mata Yunita dan Yunita menutup mata Regan menggunakan tangan satu nya,jadi mereka saling tutup menutup
Dan jangan tanya bagaimana pusing nya Aaron mendengar pertengkaran uncle dan Aunty nya itu meskipun setengah berbisik mereka masih sempat sempat nya bertengkar
“Baiklah kalau begitu Ayo kita pulang, ini sudah sore!!!” ucap Agus sambil merangkul Yoonia untuk membantunya berjalan namun langkah kedua nya terhenti kala menyadari ketiga orang itu tak bergerak dari tempat nya berdiri saat ini membuat Agus dan Yoonia berbalik menatap mereka dengan kebingungan
“Ayo? Kenapa masih berdiri disana? Dimana mobil kalian? Kita harus pulang ini sudah sore....!!” protes Yoonia sedikit meninggi kan suara nya namun yang di protes hanya diam dan saling menatap membuat Yoonia dan Agus semakin curiga
__ADS_1
“Kalian kenapa? Jangan bilang mobil kaliaan...?” Ketiga orang itu mengangguk pelan membuat Yoonia dan Agus membelalakkan matanya. “kami meminta sopir untuk membawa mobil pulang kerumah kak hehehe...” jawab Yunita dengan memamerkan gigi gigi putih nya
“What...!!!! Apa yang kalian lakukan? Bagaimana caranya kita pulang? Astaga!!!!!!”ucap Yoonia frustasi menghadapi tingkah konyol adik dan Anak nya. “Kami pikir butuh waktu cukup lama untuk mendekatkan kalian kembali ternyata dugaan kami salah,itulah sebab nya kami meminta sopir untuk pulang terlebih dahulu dan menjemput esok hari saja...”
Sudah dipastikan ini ide dari Yunita jika melihat dari rencana yang tersusun. “Dan kau Regan...apa kau juga tidak membawa mobil?” Tanya Agus yang sedari tadi melihat Regan diam, sebenarnya Regan memang diam dan irit bicara pada orang lain kecuali pada Yunita ia akan menjadi cerewet dan menyebalkan sekarang
“Ada...”
“Syukurlahhh...” ucap Yoonia bernafas lega setidaknya Regan tidak konyol seperti Yunita. “Tapi Yunita juga sudah menyuruh sopir membawa pulang mobilku,katanya gaada tempat menyembunyikan mobil lagi disini...”
Duarrr!!!!!
Untung saja Agus sudah menelpon anak buah nya untuk segera datang ke tempat sunyi itu hingga akhirnya mereka bisa pulang dengan selamat kerumah,soal mobilnya biar anak buah Agus yang mengurusnya
3 bulan berlalu akhirnya akhirnya Agus dan Yoonia resmi menyandang status sebagai duda dan janda,hari hari pun mereka lewati dengan bahagia bahkan kedekatan mereka semakin terlihat ketika keluarga Yoonia dan Agus menyetujui rencana pernikahan mereka
Ya mereka memutuskan untuk menikah namun tidak dalam waktu yang cukup dekat mengingat mereka baru saja resmi bercerai karena tak ingin orang orang beranggapan yang tidak tidak tentang mereka
Sedangkan Yunita kini fokus bekerja di perusahaan ayah nya karena merasa bosan tidak melakukan apapun di rumah,kalau saja di London ia akan disibukkan dengan mengelola cafe kakak nya namun sekarang cafe itu sudah di percaya kan pada orang kepercayaan mereka disana
__ADS_1
Sedangkan Regan kini tengah disibukkan dengan pekerjaan nya sebagai seorang dokter,sekarang ia sudah sangat jarang bertemu dengan Yunita karena mereka sama sama disibukkan oleh pekerjaan membuat Regan kurang bersemangat sedangkan Yunita merasa lega akhirnya bisa lepas dari pria yang pernah menyakiti nya itu meskipun ia sadar kini Regan sudah sangat berubah padanya namun ia tetap menjaga jarak pada Regan
Bukan sok jual mahal namun ia benar benar tak ingin merasakan sakit hati untuk kedua kalinya karena ia merasa sikap Regan selama ini hanya ia tunjukkan karena ingin berteman saja mengingat Regan tak pernah mengutarakan perasaannya pada Yunita
Hari ini Yunita dan Yoonia bersama Aaron pergi jalan jalan bersama rasanya sudah sangat lama mereka tidak liburan bersama semenjak pulang ke Indonesia,dan Aaron juga baru menyambung sekolahnya di sini karena tidak ada alasan untuk mereka kembali ke London lagi,mungkin nanti jika mereka rindu suasana London
Mereka memutuskan untuk berhenti di sebuah cafe karena Aaron merasa kelaparan seharian menemani mommy dan aunty nya belanja,setelah selesai memesan makanan Yunita dan Yoonia memutuskan fokus memainkan ponselnya sedangkan Aaron mengedarkan pandangannya menelisik seluruh cafe tersebut
Hingga pandangan nya terhenti pada sosok yang ia kenali,matanya sedikit menyipit memastikan penglihatan nya tidak salah. “Bukan kah itu uncle Regan?” mendengar itu sontak Yoonia dan Yunita menatap ke arah yang Aaron tujukan
Deg!
Entah kenapa hati Yunita terasa di tusuk tusuk melihat Regan bersama seorang perempuan cantik yang tak asing di ingatannya. “Bukan kah dia perempuan yang Regan perkenakan padaku sebagai pacar nya dulu...?” batin Yunita mengingat ingat wajah wanita itu. “Tidak salah lagi....dialah perempuan itu...!!!” hatinya semakin memanas melihat Regan menyelipkan anak rambut wanita itu di telinga
“ck, sudah kuduga selama ini dia cuma ingin mempermainkan ku kembali...!!!” tangan Yunita meremas tas yang berada di pangkuannya meskipun tak kembali menaruh harapan tapi tetap saja hatinya masih terasa sakit melihat pria yang masih ia cintai bersama wanita yang pria itu cintai
“Uncle...!!!”
Author minta tolong bantu rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya Readers🥺🙏
__ADS_1