SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
Misi berhasil


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘


Ia terkejut kala Agus menggendong nya ala bridal style. “A-Agus a-aku ba baik saja...” ucapnya terbata bata jujur saja saat ini ia benar benar gugup atas tindakan manis Agus


“Disana ada kursi,kita akan beristirahat di sana saja dulu..” ucap Agus yang tak mengindahkan ucapan Yoonia,Yoonia mengangguk pasrah lalu mengalungkan tangannya di leher Agus


Entah kenapa getaran itu selalu hadir setiap bersentuhan dengan Agus dan mata nya tak pernah berhenti menatap bibir milik Agus yang menurutnya sangat menggoda. “Astaga Yoonia apa yang kau pikirkan,kenapa pikiran mu menjadi sangat kotor sekarang?” batinnya ketika menyadari pikirannya sudah lepas kendali


Agus meletakkan dengan hati hati di kursi yang terbuat dari besi itu,ia pun duduk di samping Yoonia lalu meraih kedua kaki Yoonia yang di pangku di atas paha nya. “Agus apa yang....”


Agus meletakkan jarinya tepat dibibir Yoonia membuat wanita itu berhenti bicara,ia semakin terkesima ketika melihat Agus memijat kakinya dengan lembut hingga tanpa ia sadari telah menatap Agus begitu lama dengan bibir tersenyum


“Kau masih saja tampan meski umur mu semakin bertambah...” tanpa ia sadari bibirnya berucap hal itu didepan Agus membuatnya segera menutup mulutnya bahkan ia menepuk mulutnya berkali kali merutuki kebodohannya


Sedangkan Agus? Ia menatap Yoonia tak percaya namun sedetik kemudian ia tersenyum merasa Yoonia masih memiliki perasaan padanya. “kau juga masih terlihat sangat cantik bahkan kau terlihat lebih muda 10 tahun.....” entah kenyataan atau gombalan belaka namun ucapan Agus sontak membuat Yoonia menutup wajahnya dengan kedua tangan nya


“kenapa? Apa kau merasa malu??” tangan Agus kini menepikan kedua tangan Yoonia yang menutupi wajah cantiknya,entah kenapa kini Yoonia bertingkah seperti anak ABG yang baru merasakan jatuh cinta namun tigkahnya itu membuat Agus merasa gemas ingin menggigit pipi wanita itu


“Kenapa kau sangat menggemaskan?” sontak Yoonia terkejut karena Agus mengatakan nya secara terang terangan dihadapannya. “Aku? Menggemaskan? Di usia ku setua ini?” tanya Yoonia memastikan


“Hei kau belum tua,umurmu masih 32 tahun...” ucap Agus tak terima dengan ucapan Yoonia


“dan kau 34 tahun...” timpal Yoonia membuat keduanya tertawa,Agus menghentikan tawanya lalu menatap wajah cantik Yoonia. “Rasanya sangat menyenangkan melihat tawa mu lagi...” ucapsn Agus membuat Yoonia berhenti tertawa lalu menatap lekat kedua manik milik Agus


“Andai hari itu tidak terjadi, mungkin kita.....” Yoonia tak melanjutkan ucapannya merasa bersalah karena mudah terpengaruh oleh orang lain hingga membuat hidup mereka berdua menderita

__ADS_1


“sudah lah,tidak ada gunanya menyesali sesuatu yang sudah berlalu...” tangan Agus menangkup di kedua pipi Yoonia membuat kedua pasang mata itu saling menatap, tiba tiba Agus mendekatkan wajahnya pada wajah Yoonia membuat wanita itu menutup kedua mata nya,ia berpikir Agus akan mencium nya,namun bukan ciuman Melain kan bisikan yang ia dapatkan


“Heyy nona apa yang kau pikirkan sampai menutup kedua matamu?” bisik Agus terkekeh geli melihat Yoonia menutup kedua matanya seperti menginginkan sesuatu menyentuh bibirnya, mendengar itu Yoonia langsung membuka mata nya dan melayangkan tatapan tajam pada Agus


Sedetik kemudian ia menginjak kaki Agus dengan sangat keras,meluapkan rasa kesalnya pada pria itu yang sudah berani mempermainkan nya. “Aw....kau kasar sekali nyonya batu...!!!” protes Agus setelah mendapatkan injakan maut dari Yoonia


“karena kau sangat menyebalkan tuan Arogan...!!” pekik Yoonia tak kalah kesal karena merasa di prank oleh Agus. “Apa kau benar benar menginginkan sebuah ciuman..?” pertanyaan Agus membuat Yoonia gelagapan kini wajah nya sudah bersemu merah


“Si-siapa bilang aku menginginkan nya..?” Yoonia mengalihkan pandangannya dengan membelakangi Agus agar Agus tidak melihat betapa gugupnya ia saat ini. “Benarkah?” tanya Agus dan hanya di jawab anggukan oleh Yoonia


Yoonia terkejut karena tiba tiba sebuah tangan melingkar di pinggang nya ternyata Agus sedang memeluknya dari belakang membuat jantung Yoonia berdegup dengan kencang. “Bagaimana jika aku menginginkan nya?” Yoonia sontak berbalik menatap Agus dengan gugup. “Ma-maksudmu?” tanya nya pura pura tidak mengertii tentu saja ia mengerti maksud ucapan Agus


“Maksud ku ini..” Agus menempelkan bibirnya pada bibir Yoonia dengan lembut membuat Yoonia melebarkan kedua matanya tak percaya dengan tindakan Agus


Deg!


Belum ia menyelesaikan ucapan nya Agus kembali meraup bibirnya, tautan yang berawal dari kelembutan kini menjadi menuntut,bahkan Agus menahan tengkuk Yoonia agar memperdalam tautan tersebut


Yoonia awalnya diam saja namun semakin lama ia pun membalas ****** tersebut membuat Agus semakin bersemangat karena merasa mendapatkan lampu hijau dari lawannya


Mereka melepaskan ****** tersebut untuk mengambil oksigen sebanyak banyak nya. “Kau gilaa...!!!” pekik Yoonia namun sedetik kemudian ia malah ******* bibir Agus dengan rakus,tak ingin semakin merajalela ke hal yang tak diinginkan Agus menghentikan tindakan mereka


“baiklah sekarang pikirkan bagaimana cara nya kita pulang.....Karena tidak mungkin kita menginap di tempat ini...” ucap Agus sambil melirik kiri dan kanan. “kenapa? Apa kau tidak ingin menginap bersama ku?” ucap Yoonia kini duduk di kursi dengan kaki bersilang tak lupa ia mengedipkan sebelah matanya pada Agus dengan menggoda


“Bukan tak mau,hanya saja aku tidak yakin bisa menahan diri saat bersama mu...” ungkap Agus dengan jujur,ia takut tak bisa menahan hasrat nya apalagi setelah adegan ****** panas tadi

__ADS_1


“Kenapa? Apa kau tidak mau menyentuh ku?” tanya Yoonia dengan wajah serius,Agus menatap kedua manik mata Yoonia lalu ia duduk di samping Yoonia. “aku memang tidak mau menyentuh mu untuk saat ini,kecuali...” Agus sengaja menggantung kan ucapannya di udara agar Yoonia merasa penasaran


“Kecuali apa?” benar saja Yoonia merasa sangat penasaran hingga ia menggeser tubuhnya mendekati Agus. “Kecuali kau mau kembali bersama dengan ku...”


Deg!


Yoonia dibuat tak mampu berkata kata kini hanya Air mata nya lah Yang tumpah mendengar ucapan Agus,ada rasa bahagia namun juga rasa takut yang ia sendiri tak tau apa itu


“Kau bersedia menikah dengan ku?” tanya Agus pada Yoonia yang sedari tadi hanya diam,Yoonia mengangguk berkali kali menyetujui permintaan Agus, Melihat itu Agus tersenyum lalu mengusap air mata Yoonia di pipinya lalu ia memberikan kecupan singkat di bibir Yoonia.


“Terima kasih....” ucapnya lalu memeluk tubuh Yoonia


Prok prok prok


Terdengar suara tepuk tangan dari arah yang tidak terlalu jauh dari mereka tepatnya berads di sebalik tembok putih,lalu terlihat lah Yunita,Regan dan Aaron yang bersembunyi dibalik tembok itu


“Kalian?” ucap Yoonia dengan wajah terkejut tak terkecuali Agus yang sama terkejutnya dengan Yoonia melihat kehadiran tiga orang yang mereka kenal


“kalian disini? Ada apa ini?” Tanya Yoonia dengan sedikit kesal melihat ketiga orang itu ada disini sedangkan ia bilang sudah pulang karena Aaron ketiduran


“Mommy,Ayah,ini renacana Aunty Nita..” ucap polos Aaron membuat Yunita memekik. “What?!!!! Tapi ini juga rencana Aaron...!!!” ucapnya tak terima. “No No No,Aaron hanya mengikuti perkataan aunty saja..” ucapnya dengan jari telunjuk yang bergerak ke kiri dan ke kanan


“Nitaa!!!!”


Author minta tolong bantu kasi Rate ⭐⭐⭐⭐⭐ nya ya🥺🙏

__ADS_1


__ADS_2