SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
berhentilah bertengkar!


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘


Deg!


Kembali hati Yoonia bergetar kala Agus menggendong nya namun sedetik kemudian ia ingat jika Agus membantunya hanya demi kemanusiaan saja. “Jangan terlalu percaya diri Yoonia...ingat dia sudah berkeluarga...!!!” Yoonia menggeleng gelengkan kepala nya membuang pikiran nya itu


“Tidak bisakah kau diam..?” suara Agus menyadarkan Yoonia bahwa kini ia berada di gendongan Agus, wajah nya kini merona menahan malu bagaimana bisa ia lupa bahwa kini ia sedang berada di gendongan Agus? Memalukan!. “Ma-maaf..!”


Setelah sampai di depan mobil Agus menurunkannya lalu membuka pintu mobil untuk Yoonia,setelah itu ia masuk ke jok pengemudi,suasana hening tak ada yang membuka percakapan mereka sibuk dalam pikiran maisng masing hingga sampai ke halaman rumah Yoonia. “Terima kasih...tidak mampir dulu...?” tawar Yoonia,Agus menggeleng pelan. “besok saja.....aku pulang dulu...!” Yoonia mengangguk lalu masuk kedalam rumahnya setelah menatap kepergian mobil yang di kendarai Agus


Meskipun sedikit sulit berjalan tapi ia mampu sampai ke kamarnya yang berada di lantai 2,ia membuka pintu kamarnya lalu menatap seisi ruangan tersebut,ada kenangan dirinya bersama Mike yang setiap hari mengganggu nya dan menjahili nya namun kenangan itu seketika buyar mengingat ucapan dan perilaku kasar Mike pada nya,ia kembali menutup pintu kamar itu tanpa memasuki nya lalu ia berjalan menuju kamar adiknya yang ia yakini tengah dihuni oleh adik dan anaknya


Pintu terbuka sesuai dengan dugaan nya adik dan anaknya kini tidur dengan posisi berpelukan,Yoonia tersenyum namun air mata nya juga turun tanpa permisi melewati pipinya,ada rasa bahagia karena ia mengetahui sifat asli Mike namun ada rasa sedih karena Aaron harus kehilangan Daddy yang sangat ia sayangi selama ini


Yoonia lalu memasuki kamar itu dan ikut tidur bersama adik dan anaknya dengan posisi Aaron yang berada ditengah tengah mereka

__ADS_1


Keesokan paginya Yoonia terbangun dengan seluruh tubuhnya yang terasa sangat sakit,ia membuka pelan matanya menatap sekeliling ruangan yang kosong,ia mengerutkan keningnya karena seingatnya ia tidur bersama anak dan adiknya. “Apa mereka sudah bangun? Tumben sekali mereka bangun cepat.” ucapnya berusaha turun dari ranjang hendak menuju kamar mandi,matanya menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 11


“what..?!! Sudah siang...? Jadi aku yang kesiangan..? Astaga...aku harus segera bersiap siap untuk pergi ke rumah sakit...!!” segera ia membersihkan tubuhnya di kamar mandi


Setelah beberapa menit akhirnya ia keluar dengan handuk yang melilit ditubuhnya menutupi dada hingga pahanya,ia lupa bahwa sekarang ia berada di kamar Yunita bukan di kamarnya,mau tak mau ia harus kembali ke kamarnya untuk mengambil pakaian ganti nya


Mengingat tidak ada laki laki selain Aaron di dalam rumah ia berani keluar kamar Yunita hanya menggunakan handuk yang menutupi setengah tubuh nya itu,lagi pula kamar nya juga di samping kamar Yunita jadii tidak apa apa


Baru Ia membuka pintu kamar Yunita suara nya kini menggema di ruangan tersebut melihat sosok yang berdiri di depan kamar adiknya itu. “Aaaahh!!” pekiknya namun langsung dibungkam dengan sebuah tangan,tubuhnya langsung didorong masuk ke dalam kamar membuat matanya membeliak menatap sosok itu.


“Diam lahh...!!! Kau ingin orang rumah salah paham terhadap ku..?!!!” Agus masih membungkam mulut Yoonia dengan tangan nya,Yoonia mengangguk memberi kode tidak akan berteriak lagi membuat Agus melepaskan tangannya


“Bi-bisakah kau keluar sebentar?” Agus tersadar dan langsung gelagapan tanpa menjawab apapun ia langsung keluar dari kamar tersebut dan menutup pintu dengan sedikit keras agar Yoonia tahu bahwa ia sudah tidak berada di dalam kamar itu lagi


Yoonia berbalik lalu menghela nafas panjang. “Syukurlah dia sudah keluar....Yoonia bodoh jangan lakukan hal itu lagi..kau paham...?!” pinta nya pada diri sendiri,namun ia masih bingung kenapa Agus bisa berada di dalam rumahnya dan berdiri di depan pintu kamar Yunita?

__ADS_1


“ah..nanti saja aku tanyakan.” ia berjalan menuju walk in closet dan memilih satu dress berwarna coklat selutut dengan lengan pendek milik Yunita,Yoonia turun ke lantai satu dengan wajah cantik tanpa polesan make up hanya menggunakan sedikit lipstik saja agar tidak terlihat pucat


Dengan kaki sedikit pincang ia menuruni anak tangga,lalu pandangan nya terarah pada orang orang yang berada di meja makan,kening nya berkerut menatap orang orang itu. “Dia masih disini..? Dan Regan juga disini..?” batinnya kala melihat Regan dan Agus juga ikut duduk dimeja makan bersama Aaron dan Yunita


“kak cepatlah kami sudah menunggu dari tadi...!!” ketus Yunita melihat kakaknya hanya berdiri menatap mereka padahal perutnya sudah sangat kelaparan dari tadi


“Ck! Bukan kah tadi kami sudah menyuruh mu untuk makan duluan..?” Regan berdecih mendengar protes dari Yunita


“Diam lah..!! Kau ingat ini rumah ku dan kau sedang numpang makan dirumah ku ini dokter Regan..? ” Regan dibuat tidak berkutik karena memang yang Yunita ucapkan benar,awalnya ia dan Agus hanya ingin menjemput Yoonia, Yunita dan Aaron kerumah sakit namun karena Asisten rumah ini sudah memasak sekalian saja sarapan karena kebetulan mereka belum sarapan,dan Agus ke lantai atas karena permintaan Aaron yang meminta sang ayah untuk memanggil sang ibu agar sarapan bersama sama, seperti nya Aaron memang sengaja untuk mendekatkan Ibu dan Ayahnya


“Kenapa kalian bertengkar terus menerus,bagaimana nanti jika kalian tinggal bersama pasti akan sangat muak mendengar pertengkaran kalian...!” ucap Aaron membuat Yunita membelalakkan matanya. “Hei...!!! Kenapa kami harus tinggal bersama..?!!” protes Yunita pada keponakan nya itu


“Tentu saja karena kita menikah...” ucap Regan dengan santai tanpa memperdulikan tatapan tajam Yunita. “Hallo dokter Regan..!! Siapa yang Sudi menikah dengan mu..!!!” ucap Yunita dengan tangan berada di depan dada nya. “Tentu saja perempuan yang selama ini selalu mengejar cintaku...” sindir Regan pada Yunita


“Kauu..!!!! Siapa yang.....”

__ADS_1


“Stop...!! Kalian berhenti lah bertengkar...!!!” potong Yoonia yang sudah muak mendengar pertengkaran kedua makhluk itu


Yoonia menatap sekilas Agus ada rasa malu ketika mengingat kejadian di kamar tadi lalu ia segera duduk disamping Aaron dan mereka sarapan beramaa pagi itu


__ADS_2