SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
Ancaman Agus


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘


“Tuan Harlan?” ucap Yunita saat melihat Harlan berada di depannya,Pria yang ia temui di cafe kini berada di pesta pernikahan kakak nya. “Ah aku sedih...” ucap Harlan memelas. “Kenapa?” tanya Yunita melihat wajah Harlan berubah sedih padahal ia tak merasa mengatakan sesuatu yang menyakiti nya


“Karena aku lebih suka kau memanggilku dengan sebutan Tuan Toilet...” ucap nya dengan terkekeh dan membuat Yunita juga ikut tertawa merasa aneh pada Harlan karena lebih menyukai Nama panggilan yang Yunita buat untuk nya. “Kau benar benar aneh tuan Toilet..” ucap Yunita di sela sela tawa nya


Regan yang tengah berada di belakang Yunita pun tengah mengeraskan rahangnya berusaha untuk tidak lepas kendali melihat wanita yang pernah mengejar nya dulu kini tengah tertawa lepas dengan pria lain,ia memilih untuk pergi dari sana dari pada nanti nya semakin membuat telinga nya sakit mendengar obrolan kedua manusia itu


Baru saja berbalik Regan terperanjat kaget melihat Bella yang sudah berdiri di hadapannya dengan senyum lebar. “Kakak ngapain?” tanya nya melihat Regan yang hendak pergi dari sana,Regan hanya menggeleng dan berniat melangkah menjauhi Yunita dan Pria itu namun langkah nya terhenti kala Bella menggandeng lengan nya dan menariknya menuju Yunita dan Pria yang sedang bersama Yunita


“Hai kak ... sepertinya kita pernah bertemu?” ucap Bella yang kini telah berada di hadapan Yunita dan Harlan dengan menggandeng lengan Regan yang terlihat hanya diam dengan wajah datar nya. “Oh ya? Dimana?” tanya Harlan yang memang tidak mengingat wajah Bella namun saat menatap wajah Regan Pria itu merasa tak asing


“ditempat kau bertemu dengan kak Yunita...” ucap Bella dengan ramah. “Di restoran? Kau juga berada di sana?” Bella mengangguk. “Apa kau tidak menyadari kehadiran ku? Kau sangat jahat!” ucap nya dengan raut wajah yang dibuat seakan sedang marah. “Maaf kan aku,aku tidak menyadari kehadiran mu karena ada wanita cantik di depan ku saat itu..” ucap nya melirik Yunita yang hanya tersenyum kaku menanggapi ucapan Harlan


Sedangkan Regan kini memutar bola mata malas mendengar rayuan maut Harlan. “Seperti nya kau begitu tertarik dengan kak Yunita..” ucap Bella tanpa malu atau takut Yunita tersinggung karena tujuannya memang ingin mendekatkan Yunita dan Harlan agar Regan tidak bisa bersama dengan Yunita dan menjadi miliknya. “Ya begitulah...” ucap Harlan tersipu dab menggaruk kepalanya yang tak gatal


“Kalau begitu segerakan lah jika tak mau keduluan oleh pria lain...” ucap Bella berbisik di telinga Harlan. “Ah kau benar...” ucap Harlan lalu mereka berdua tertawa sedangkan Yunita dan Regan hanya diam dengan sesekali saling menatap namun secepat kilat Yunita memutuskan kontak mata mereka


“Rasanya aku sangat muak melihat wajah perempuan ini...” batin Yunita sesekali melirik Bella dengan tajam dan yang dilirik pun balik melirik dengan sesekali mengedipkan sebelah matanya membuat Yunita semakin tertantang

__ADS_1


Sedangkan Agus kini juga menatap geram pada pria yang terang terangan menunjukkan rasa suka nya pada Yunita. “Aku yakin dia jelmaan buaya buntung...!!” batinnya lalu ia memilih Pergi menemui orang orang yang ia kenal begitu pula dengan Harlan yang sudah ditarik oleh pria yang diyakini seorang pengusaha,dan kini tinggal Bella dan Yunita yang saling melempar tatapan tajam satu sama lain


Namun sesaat Yunita memilih untuk meninggalkan Bella sendirian karena merasa tak tahan jika berdekatan dengan perempuan ular itu bukan takut hanya saja ia selalu tidak bisa mengendalikan tangan nya untuk tidak menjambak rambut perempuan itu


Di sisi lain kini sepasang pengantin yang tengah duduk di pelaminan dengan sesekali berdiri menyambut para tamu yang hendak mengucapkan selamat pun tengah berbincang dengan setengah berbisik membahas malam pertama yang kedua kali nya bagi mereka. “Kenapa acaranya sangat lama? Aku sudah lelah?” ucap Agus berbisik pada Yoonia dengan wajah di tekuk. “Bilang saja kau sudah tidak sabar untuk olahraga.!!!” cebik Yoonia yang mengetahui isi otak Agus yang mesum, mendengar itu Agus pun tersenyum cengir


“Aku ingin membuat Adik perempuan untuk Aaron seperti permintaan nya...” Yoonia mencebik mendengar ucapan Agus yang menyebutkan nama Aaron sebagai alasan untuk kepuasan nya. “Demi Aaron katamu...” ucap Yoonia memutar bola mata malas


“Sayang, bagaimana kalau kau pura pura sakit saja biar kita bisa ke kamar?” Tak kenal menyerah Agus kembali menyusun rencana agar segera masuk ke kamar. “kenapa tidak kau saja?” protes Yoonia mendengar permintaan Agus,kenapa ia harus repot repot pura pura sakit hanya agar bisa ke kamar dengan gaunnya yang sangat besar ini.


“Memang nya kau sanggup menggendong ku sampai ke kamar pengantin kita?” jawaban Agus membust Yoonia mengerutkan keningnya. “ah kau benar juga...” ucapnya setelah memahami rencana Agus. “Tapi aku tidak mau..!!!” tolak nya karena ingin mengerjai Agus. “Kau tidak mau menuruti ku? Mau ku buat tidak bisa berjalan besok hm?” sudut bibirnya tertarik ke atas membuat Yoonia bergedik ngeri


“Tiga..!!”


Deg! Tatapan Agus dan Yoonia kini menuju pada sumber suara. “Bun..” ucap Agus gugup. “Kalian merencanakan apa?” ucap Bunda Mira menelisik menatap tajam ke arah Anak dan menantu nya itu,ia tahu mereka sedang merencanakan sesuatu agar bisa segera pergi dari sana. “jangan bilang kalian mau merencanakan biar bisa pergi dari sini!”


“enggak bunda...” ucap Agus tersenyum lebar menunjukkan deretan gigi nya. “enggak salah lagi maksudnya...” sambung Agus namun hanya terucap di dalam hatinya. “kalau kalian berani kabur dari sini,bunda pastikan kalian tidak akan menikmati malam pertama malam ini...” setelah mengancam mereka bunda Mira pun kembali ke kursi tepat di samping kedua pengantin


“sayang sekali, padahal aku baru saja akan menjalankan rencana kita...” ucap Yoonia dengan tersenyum mengejek,sedangkan Agus mendengkus kesal mendengar ucapan wanita yang kini berstatus sebagai istri nya itu

__ADS_1


“Kau....lihat saja nanti ku buat kau tidak bisa bergerak kemana pun...” Agus tersenyum menyeringai sedangkan Yoonia kembali bergedik ngeri. “Ke kenapa kau mengancam ku? A aku tidak melakukan apapun kan?” jujur saja kali ini Yoonia benar benar takut bahkan kaki nya bergetar dan hal itu kembali membuat Agus tertawa


“Hei... Apa yang membuat pengantin pria ini tertawa?” ucap seorang pria yang dikenali oleh Yoonia dan Agus. “A-ari?” ucap Yoonia kaget,karena dalam ingatan nya Ari adalah pria yang terlibat dalam rencana jahat Putri tapi bagaimana bisa ia sekarang datang ke pernikahan nya bahkan disambut dengan baik oleh Agus


“Selamat..” Ari menjabat tangan Ari begitu pula dengan Agus yang menyambut jabatan dengan Ari. “Terima kasih” lalu kemudian disusul oleh seorang perempuan cantik yang diyakini adalah istri Ari,saat Ari akan menjabat tangan Yoonia dengan cepat Agus berpesan. “Jangan terlalu lama menjabat tangan istriku atau ku patahkan tangan mu..!!!”


Mendengar itu Yoonia pun menyikut perut Agus karena merasa malu pada istri Ari. “Hei apa kau lupa aku sudah beristri?” cibir Ari yang tak terima dengan ucapan Agus. “Ya ya apapun itu terserah kau saja..” sedangkan istri Ari hanya menggelengkan kepalanya mendengar percakapan suami dan teman suaminya itu


“Apa kau sedang hamil?” bisik Yoonia ketika istri Ari tengah berjabat tangan dengan nya. “Ssst...kau tau dari mana?” tanya Hana dengan satu jari berada pada bibir nya,ia bingung karena Yoonia tau tentang kehamilan sedangkan ia belum memberitahu siapapun termasuk Ari karena ia ingin memberi kejutan pada suaminya itu. “aku melihat dari wajah mu yang berseri lagi pula perut mu juga sedikit menonjol..” ucap Yoonia tersenyum. “Apa bisa kau rahasiakan? Aku ingin memberi kejutan pada suami ku” ucap Hana menatap sekilas ke arah Ari. Yoonia mengangguk sekilas lalu mengelus pundak Hana


“Dimana Ariana?” tanya Agus pada Ari karena tidak melihat Ariana, bagaimana pun ia juga menyayangi Putri Ari itu. “dia di..” Ari mengedarkan pandangannya mencari keberadaan sang anak karena tadi ia izin ingin bertemu dengan seseorang yang ia bilang temannya


“Kami disini dad..” ucap Ariana dan Aaron yang tengah berjalan ke arah mereka dengan bergandengan tangan. “Hei sejak kapan mereka akrab?” bisik Agus pada Yoonia karena setau nya Ariana selalu saja ketus pada Aaron


“Ariana sekarang sudah berubah,dia tak pernah berbicara ketus lagi dan tidak manja lagi..” ucap Ari dengan bangga. “Kau berhasil mendidik nya? Wah kau sangat hebat..” puji Agus pada Ari karena berhasil mendidik Ariana yang sangat ia ketahui bersifat ketus dan manja karena didikan Putri


“Berterima kasih lah pada istriku!” ucap Ari merangkul pundak Hana namun tiba tiba Hana berlari turun dari pelaminan


“Hana.....!!!!”

__ADS_1


Author minta tolong bantu kasi rate ⭐⭐⭐⭐⭐ nya ya🥺🙏


__ADS_2