
Budayakan Like setelah baca ya readers,terima kasih dan selamat membaca🥰
Mike yang seperti mencari seseorang pun menatap seseorang yang berada di depannya,sedikit menyipitkan matanya karena memang jarak mereka lumayan jauh,setelah mengenali siapa yang memanggil nya segera ia menghampiri pria itu dengan Aaron yang berada di gendongan nya
“kita bertemu lagi? Agus mengulurkan tangannya dan disambut oleh Mike
“kebetulan mertua saya dirawat disini” ucapnya dengan menepuk bahu Aaron yang tertidur di gendongan nya
“kalian hanya berdua?” tanya Agus yang ingin menanyakan istri pria itu namun ia sedikit merasa tak sopan jika langsung menanyakan keberadaan istri rekan bisnis nya itu
“oh tidak,aku bersama istri ku juga tapi tadi ia bertemu dengan teman nya, mungkin dia sudah masuk duluan” jelas Mike dan dibalas anggukan oleh Agus
“kalian sedang apa disini?” tanya Mike yang memang belum tau alasan Agus berada dirumah sakit ini
“menjenguk saudara ku” lalu pandangan Agus menuju Aaron yang berada di gendongan Mike.“apa dia tertidur?” Mike mengangguk. ”ia tertidur setelah kekenyangan” ucap Mike terkekeh
Ehem!
Putri pun berdehem mengode Agus untuk segera mengakhiri pembicaraan nya dengan rekan bisnis nya itu,karena hari pun sudah hampir gelap dan ia juga sudah sangat risih berada di bangunan besar yang dipenuhi orang orang sakit itu
“baiklah kalau begitu saya pamit pulang dulu,semoga bertemu lagi lain kali” lalu diakhiri kembali dengan jabat tangan kedua pria tampan itu,lalu mereka segera berjalan dengan arah yang berlawanan
__ADS_1
Namun saat berada tepat didepan pintu langkah Agus terhenti kala mendengar suara wanita yang memanggil nama Mike,suara yang sangat familiar di indera pendengaran nya,ia menoleh menatap Mike yang kini dihampiri oleh seorang wanita,matanya lekat memandangi wanita itu meski dari belakang,namun lamunannya terhenti saat Ariana merengek mengajaknya untuk pulang,mau tak mau ia harus menuruti permintaan Anaknya yang sudah kelelahan itu
Di mobil Agus kurang fokus menyetir hingga saat lampu lalu lintas berubah hijau ia masih belum melakukan mobilnya membuat beberapa mobil yang berada di belakang mobilnya membunyikan klakson berkali kali, mendengar itu Agus langsung melajukan mobilnya tak ingin membuat mereka semakin kesal
Bukan tanpa alasan,tapi ia benar benar kepikiran suara wanita yang memanggil Mike dirumah sakit tadi,ia benar benar yakin bahwa itu adalah suara Yoonia,namun saat melihat postur tubuh wanita itu dari belakang tidak mirip Yoonia,badan Yoonia sangat ramping namun wanita tadi sedikit berisi walaupun tidak gemuk tapi tidak seperti tubuh Yoonia dulu,lalu rambut wanita itu hanya sebahu sedangkan Yoonia tidak mungkin memotong rambut ny karena ia sangat suka rambut panjang,lalu cara berpakaian nya juga berbeda,Yoonia lebih suka memakai kemeja dan celana panjang tapi wanita itu memakai dress dibawah lutut
“ah kenapa aku malah memikirkannya?” batin Agus tapi tanpa disadari tangannya malah memukul stir membuat Ariana yang hampir terlelap terbangun
“Apa sudah sampai?” tanya Gadis kecil itu dengan tangan yang menutup mulutnya yang sedang menguap
“belum sayang, sebentar lagi kita sampai”
Tak lama kemudian mereka sampai di rumah mereka,Agus turun menggendong Ariana yang sudah terlelap sedari mobil tadi, Sedangkan Putri sudah masuk lebih dulu karena merasa sangat lelah tanpa memperdulikan Ariana yang terlelap di mobil tadi
“kemana tadi?” tanya Mike memecahkan keheningan
“tadi temanku mengajak bertemu dengan teman kami yang baru saja melahirkan,maafkan aku tidak sempat memberitahu mu” ucap Yoonia menatap sang suami yang kini tak menatapnya
“lain kali bilang biar nanti aku gak khawatir” Yoonia tersenyum lalu mengangguk,jujur ia takut karena ini memang salah nya yang tak sempat memberitahu Mike karena temannya buru buru menarik tangannya
Kini mereka sudah berada di ruangan bunda Yoonia di rawat,namun Yoonia merasa sedikit aneh dengan raut wajah Adik dan Bunda nya,entah kenapa mereka terlihat ketakutan dan khawatir,pikiran Yoonia langsung menuju kondisi ibunda nya,apa terjadi sesuatu kepada bunda nya?
__ADS_1
“bunda baik baik saja kan?” tanya nya yang kini sudah menggenggam tangan bunda nya
“i-iya sayang,bunda baik baik saja” kaku,sangat kaku ucapan bunda namun Yoonia tak begitu menghiraukan,karena mendengar kondisi bundanya baik baik saja sudah membuat nya lega,Tapi kenapa wajah Yunita juga menegang? Namun kembali ia tak menghiraukan nya
“Kak,apa kakak tidak bertemu dengan seseorang yang kakak kenal di luar?” pertanyaan yang membuat Yoonia mengerutkan kening nya, kenapa Yunita menanyakan hal itu?
“Iya tadi kakak bertemu orang yang kakak kenal,kenapa?”
“si-siapa?” kini wajah Yunita dan bunda sedikit menegang mendengar jawaban Yoonia
“Temen lama kakak, kebetulan temen kakak ada dirumah sakit ini habis lahiran” Yoonia menaruh sekeranjang buah di atas meja yang berada di samping kepala bunda,dan mendarat kan b*kong nya di kursi samping ranjang bunda
Ucapan Yoonia membuat Yunita dan bunda bernafas lega dan hal itu kembali membuat Yoonia mengerutkan keningnya,Yunita dan sang bunda seperti menyembunyikan sesuatu dari Yoonia
“Apa kalian menyembunyikan sesuatu dari Nia?”
“ti-tidak kak! Ah kalau begitu Nita sama Adaline pulang dulu ya mau istirahat” Yunita pun beranjak dan mengajak Adaline untuk segera pulang,tak lupa ia mengecup kening bundanya dan juga keponakannya yg ini terbaring di sofa setelah Mike menaruhnya karena kelelahan menggendong Aaron
Kini Yunita dan Adaline berada diluar ruangan,Yunita bernafas lega setelah keluar dari ruangan itu.“Syukurlah jika kak Yoonia tak bertemu dengan kak Agus” lirihnya dengan tangan berada di d*da merasakan detak jantungnya yang mulai normal
“memang kenapa jika mereka bertemu?”
__ADS_1
Deg!