SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
Mansion


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘


Pagi hari nya


seperti ancaman Agus kemarin malam,Yoonia benar benar tak bisa dibuat berjalan pagi ini karena tubuhnya terasa remuk lantaran beberapa kali melakukan penyatuan dengan suami nya itu, seperti pagi ini Agus tersenyum menatap istrinya yang masih berada di balik selimut sedangkan dia kini sudah berpakaian kasual


“Hei... Apa kau benar benar tak ingin bangun...?” pertanyaan macam apa itu? Bukan kah ia tahu bahwa Yoonia kini bukan tak ingin bangun tapi sanggup untuk bangun lantaran di hantam oleh Agus yang benar benar menggila kemarin malam. “Bukan kah kau tahu aku tidak sanggup bangun,dan bukan tidak ingin bangun..!!!” sedikit ketus lantaran memang ia merasa kesal dengan pertanyaan suami nya itu


Sedangkan yang bertanya terkekeh melihat maha karya pada tubuh istrinya itu,ia merasa sangat bangga ketika tanda kepemilikan nya berada di beberapa titik di tubuh Yoonia. “Wah ini yang disebut sebagai mahakarya..” ucapnya mengusap leher dan dada Yoonia


“Ck, mahakarya katanya...” lidah Yoonia mencebik mendengar ucapan Agus yang sangat mengesalkan di indera pendengaran nya. “Bangun lah dan bersihkan dirimu... atau mau aku bantu bersihkan?” tak habis habis nya menggoda sang istri yang jelas jelas tengah kesal padanya. “Ck,aku bisa sendiri,lebih baik belikan aku bubur Ayam...” pinta nya pada Agus sementara ia kini berusaha untuk bangun mengumpulkan nyawa nya yang masih berkeliaran


“sayang mengidam? Apa dedek bayi nya sudah jadi? Kenapa cepat sekali?” Rentetan pertanyaan yang tak bermutu bagi Yoonia membuat nya memijat pangkal hidungnya. “Apa hanya orang mengidam saja yang bisa menginginkan sesuatu?” kali ini ia memang benar benar kesal,entah memang tidak tau atau pura pura tidak tahu yang jelas pertanyaan nya itu sangat konyol


“Astaga kenapa kau sangat emosian? Bunda mengidam apa saat hamil dirimu?” bukannya menurut saja ucapan Yoonia,Agus malah semakin membuat Yoonia kesal dengan ucapannya. “Ngidam Teriaki...!!” kesal sekali ia saat menjawab pertanyaan suaminya itu,namun suaminya malah tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Yoonia yang menurutnya sangat lucu


“hentikan tawa mu atau ku batasi jatah mu suamiku...?” Ancaman yang benar benar dikira akan membuat Agus takut, namun bukannya takut Agus malah menyeringai menatap Yoonia. “tidak masalah jika kau tidak memberi ku jatah,aku bisa memaksa nya bukan?”

__ADS_1


Glek!


Niat mau menakuti tapi ia malah yang ditakuti. “Aku hanya bercanda...” lebih baik memberinya dengan suka rela dari pada di ambil paksa bukan?


“Baiklah aku akan membeli bubur ayam dulu, kau mandilah lalu kita bisa segera pulang kerumah kita...” ucap nya lalu hendak mengecup bibir Yoonia sekilas namun Yoonia segera menghindar. “Aku belum gosok gigi...”


Ternyata ia hanya tidak percaya diri karena belum menggosok gigi nya,namun hal itu tidak masalah bagi seorang Agus karena bibir Yoonia sangat candu baginya. “Tidak masalah,bahkan kalau kau tidak mandi 3 hari aku akan tetap meminta jatah...” lagi ia meledek istrinya yang emosian itu lalu segera keluar dari kamar


Setelah kepergian Agus Yoonia tak dapat menahan senyumnya,ia sebenarnya sangat bahagia saat bersama Agus meskipun di depan suaminya itu ia bersikap ketus dan emosian namun dihatinya ia benar benar bahagia saat berada di dekat Agus. “Aku mencintaimu sayang...” ucap nya yang tak bisa ia ucapkan di depan Agus,entah mengapa ia masih merasa malu dan gensian fi depan Agus,lalu ia segera berendam di bathroom


Setelah menyelesaikan sarapan nya bersama akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke mansion yang sudah sejak lama dibangun namun Yunita memilih untuk berada di sana terlebih dahulu karena ingin bertemu seseorang,padahal ia ingin mengecek CCTV untuk mendapatkan bukti yang akan ia tunjukkan pada Regan nanti nya



“Ralat sayang ... Mansion kita berdua..” tak ketinggalan bibirnya mengecup bibir Yoonia meski sekilas membuat Yoonia mencebik. “dasar tidak tau sopan santun...!” tongkat setia milik Adiwijaya pun mendarat di b*kong Agus membuat nya meringis kesakitan padahal tidak terlalu keras namun karena berada di depan Yoonia ia mendadak menjadi sangat lemah. “aw.... Sakit pa...!!! Liat sayang papa memukul ku...!!” rengek nya pada istrinya itu berharap akan di bela namun bukannya di bela ia malah di tertawakan


“Salah mu sendiri...” ucap Yoonia sedikit meledek pada Agus. “Hei kau menertawakan ku? Apa kau tidak takut?” tanya nya dengan menaikkan alisnya berkali kali,sedangkan yang ditanya hanya mengerutkan keningnya memikirkan maksud dari ucapan suaminya itu. “Takut? Takut Ken...” belum menyelesaikan pertanyaan nya kini ia menyadari maksud dari ucapan suami nya itu

__ADS_1


“Argh!!! Kau benar benar mesum!!” satu cubitan mendarat di perut Agus namun seperti sudah kebal ia tak meringis kesakitan seperti saat papa nya memukulnya dengan tongkat. “Karena aku mencintaimu sayang...” bisik nya pada telinga Yoonia,tentu saja hal itu membuat Yoonia mati Matian menahan senyum agar tidak kelihatan


“Hei.. apa kalian tidak mau mengajak kami untuk masuk? Disini banyak nyamuk!!” sudah diam semenjak dari gedung kini akhirnya Regan bersuara karena tak tahan melihat kedua makhluk yang sok mesra itu. “Ck, mengganggu saja!! Ayo masuk!!” akhirnya seluruh keluarga pun memasuki mansion itu untuk pertama kali nya,benar benar dibuat terperangah melihat penampilan dalam nya yang didominasi oleh warna gold,putih dan biru benar benar seperti sebuah istana




“Kenapa karpet dan beberapa peralatannya berwarna biru?” tanya Bella yang sedari tadi sudah sangat penasaran. “Karena itu keinginan Aaron,dan warna gold adalah keinginan Istriku..” memang begitu adanya,awalnya mansion itu didominasi dengan warna putih saja sesuai keinginan Agus namun karena keinginan Aaron dan Yoonia akhirnya ia merenovasi kembali mansion itu seperti keinginan anak dan istrinya,benar benar suami idaman bukan?


Setelah memperlihatkan kamar Aaron dan kamar kamar tamu lainnya yang akan menjadi kamar untuk ditempati oleh keluarga nya malam ini, kini giliran kamar Yoonia dan Agus yang akan mereka datangi namun Agus selalu memperlambat jalan mereka


“Agus dimana kamar kita? Ayolah aku sudah sangat penasaran.” rengek Yoonia yang sedari tadi sudah sangat penasaran dengan kamarnya itu,sengaja ia tak pernah mengunjungi mansion itu selama renovasi agar saat masuk pertama kali akan menjadi kejutan bagi nya. “Hei apa sudah tidak sesabar itu ingin masuk kamar? Apa kau sangat merindukan sentuhan ku?”


Plak!!!!


Satu tamparan mendarat di lengan kekar Agus bukan tanpa alasan Yoonia melakukan nya,jujur saja ia sudah sangat muak mendengar ucapan suaminya yang terus saja mengarah pada hal mesum. “Jangan banyak omong,cepat tunjukkan kamarnya kalau gak mau tidur diluar!!” meskipun ancaman Yoonia tak membuat Agus takut tapi ia tetap menuruti permintaan istrinya itu sambil merangkul nya menuju kamar mereka

__ADS_1


Author minta tolong kasi rate ⭐⭐⭐⭐⭐ nya ya🥺🙏


__ADS_2