SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
pengakuan pernikahan


__ADS_3

”Jangan sentuh wanita saya!!” ucap seseorang yang tak lain ada Agus


Mendengar suara yang tak asing,Yoonia pun berbalik


”pak Agus?” ucap Yoonia membelalakkan mata tak percaya


” Lo siapa?” ucap Bagas mengerutkan keningnya


”Saya tunangan nya!” ucap Agus dengan suara bariton yang memenuhi indera pendengaran


”ck, ternyata Lo juga bukan perempuan baik baik!” ucap Bagas mencebik


”jaga ucapan kamu!!” ucap Agus menunjuk Bagas,


Yoonia yang merasa bingung dengan situasi ini pun hilang keseimbangan dan tak sadarkan diri


Saat sudah siuman,Yoonia sudah berada di mobil,dan dipangkuan Agus


”kamu udah sadar?” tanya Agus membantu Yoonia untuk bangun


”kenapa saya bisa disini pak?” tanya Yoonia yang masih sedikit pusing


”tadi kamu pingsan!” ucap Agus melonggarkan dasinya,Yoonia pun mencoba mengingat kejadian yang terjadi


”ba-bapak yang bopong saya ke mo-mobil?” tanya Yoonia ragu ragu


”gak usah GR! Kamu pikir di cafe tadi gaada orang?” ucap Agus melirik Yoonia sekilas,memang Agus yang membopong Yoonia ke mobil,namun karena gengsi dengan Yoonia tentu saja Agus berbohong


”songong!” gumam Yoonia mengalihkan pandangan nya


”kamu bilang apa?” tanya Agus menatap tajam ke Yoonia


”bapak dengernya apa?” tanya Yoonia cuek


”gak terlalu jelas!” ucap Agus memalingkan wajahnya


”budeg!" Guman Yoonia sambil melihat ke luar jendela mobil


Dalam perjalanan pulang kerumah Yoonia,Yoonia dan Agus hanya diam,Yoonia merasa canggung untuk mempertanyakan ucapan Agus di Cafe


”makasi pak udah nganterin ” ucap Yoonia,dan hanya dibalas anggukan oleh Agus,namun Agus tak kunjung pergi dari sana,membuat Yoonia juga tak pergi dari tempatnya


”bapak gak pulang?” tanya Yoonia yang mulai kesal


”kamu gak nawarin saya kerumah mu?” ucap Agus dengan gaya sombong nya


”hah? Ngapain kerumah saya?” tanya Yoonia bingung


”Ya ketemu keluarga kamu lah!” ucap Agus menatap Yoonia


”ke-keluarga saya? Kenapa?” ucap Yoonia gelagapan

__ADS_1


”karena sayaa mau....ketemu bunda kamu,kangen udah lama gak nyobain masakan bunda!” ucap Agus tersenyum menaikkan alisnya


"Huffff" Yoonia menghembuskan nafas kasar


”kenapa? Kamu berharap saya ketemu keluarga kamu buat ngelamar kamu?” ucap Agus menaikkan alisnya


”saya gak bilang gitu!” ucap Yoonia memalingkan wajahnya


”Yaudah saya jalan dulu!” ucap Agus memakai kacamata nya


”gak jadi mampir?” tanya Yoonia


"Nggak! Kelamaan udah basi!” ucap Agus menaikkan kaca mobilnya


”dih!dasar songong!” ucap Yoonia mencebik,dan masuk kerumahnya


Saat sampai dirumahnya, seperti biasa Yoonia memilih untuk masuk ke kamarnya dan membersihkan diri,saat sedang merebahkan diri,Yoonia terpikir untuk meminta maaf kepada Ira, meskipun Yoonia juga tidak bersalah,namun ia merasa tidak enak


”[Ra,gue minta maaf ya,gue bener bener ga tau kalau Bagas itu pacar Lo🙏kalo Lo masih marah sama gue gapapa Ra,gue terima,sekali lagi maaf banget Ra 🙏]” ketik Yoonia berharap Ira menerima permintaan maafnya


centang dua pun berubah menjadi centang biru, namun tak kunjung dibalas,Yoonia pun pasrah jika dia tak lagi berteman dengan Ira


Ting!


Mendengar suara pesan,Yoonia buru buru membuka Ponselnya


“[mulai besok dan seterusnya kamu pulang sama saya.]” isi pesan dari Agus


”[kejadian di cafe tadi,ada yang rekam!]” ucap Agus


”[terus?]” tanya Yoonia tak paham


”[yang ngerekam salah satu karywan kantor! Dan semua menganggap kita udah tunangan.]" Balas Agus,Yoonia yang membaca pesan Agus pun seketika membelalakkan mata


”kenapa jadi gini sih!” ucap Yoonia mejambak rambut nya


Keesokan harinya di kantor,Yoonia merasa aneh dengan sikap karyawan kantor,mulai dari awal Yoonia datang, karywan disana terlihat berbisik-bisik


”Ya Allah,apalagi ini?” batin Yoonia


”heh Yoonia!! Pake pelet apa Lo bisa dapetin 2 pria sekaligus?” ucap Aliya mencebik


Yoonia pun tak menghiraukan ucapan Aliya,karena dia tau hanya akan mengundang keributan


”budeg sekarang? Lo tau gak,cewek kayak Lo itu gak pantes jadi pasangan pak Agus!” ucap Aliya mendekatkan wajahnya ke Yoonia


”Dasar cewek gak bener!! Pasti dapat ajaran dari orang tua Lo kan” ucap Aliya dan melangkah pergi


namun langkah Aliya terhenti karena Yoonia menarik tangan nya dan menjambak rambut Aliya


”jangan bawa bawa orang tua saya!” ucap Yoonia menjambak rambut Aliya,Aliya yang tak mau kalah pun menjambak balik rambut Yoonia

__ADS_1


”kenyataan nya gitu!!” ucap Aliya


”kalau gak tau apa apa mending diem!! dasar ularr!” ucap Yoonia masih menjambak rambut Aliya


Karyawan yang berada disana pun tak ada yang memisahkan mereka berdua,saat Ira memasuki kantor dan langsung berlari dan melepaskan tangan Aliya dari rambut Yoonia, secara bersamaan Agus dan Ari juga memasuki kantor,melihat Yoonia dan Aliya acak acakan Agus langsung menghampiri mereka


”Ada apa lagi ini?” ucap Agus membuat semua karyawan tunduk


”kalian membuat keributan lagi?!” ucap Agus


”kalian berdua ikut keruangan saya!” ucap Agus,dan diikuti Aliya dan Yoonia


”kalian berdua lagi? Kalian kenapaa? Ada dendam dimasa lalu?” ucap Agus menatap intens ke Yoonia dan Aliya


”Yo-yonia duluan pak!” ucap Aliya menunjuk Yoonia


”sekarang apalagi Yoonia?” ucap Agus menatap Yoonia,namun Yoonia tidak menjawab pertanyaan Agus


"Jawab saya!!” ucap Agus menggeprak meja nya,membuat Yoonia dan Aliya tersentak kaget


”Buk Aliya bilang saya cewek gak bener atas didikan orang tua saya!” ucap Yoonia membuka suara


“benarkah?” tanya Agus mengerutkan keningnya


”kenapa kamu menghina orang tua Yoonia?” tanya Agus mengalihkan pandangannya ke Aliya


”ta-tapi itu memang benar pak, buktinya dia mengencani 2 pria sekaligus!” ucap Aliya takut


”Jika kamu menghina orang tua Yoonia,maka kamu juga menghina saya!” ucap Agus sambil berdiri mendekati Yoonia


”hah? Ma-maksud bapak?” tanya Aliya


”Karena orang tua Yoonia adalah calon mertua saya!” ucap Agus berdiri dan menggenggam tangan Yoonia


Yoonia yang terkejut mendengar ucapan Agus hanya menatap Agus,sedangan Aliya sudah membekap mulut dengan tangannya


”ma-makksudnya bapak mau nikah sama Yoonia?” tanya Aliyaa dengan menahan air mata


”Yes!” ucap Agus merangkul Yoonia,Yoonia hanya menatap Agus tak percaya


”ma-maaf pak! Saya gak akan mengulanginya lagi!” ucap Aliya tunduk


”baik lah,ini kesempatan terakhir mu,jika kamu melakukan kesalahan lagi,saya tidak akan segan segan memecat kamu!” ucap Agus menunjuk Aliya


”i-iya pak,terima kasih,saya permisi dulu!” ucap Aliya meninggalkan ruangan tersebut,saat Aliya sudah keluar,Yoonia langsung melepaskan rangkulan Agus


”Apa yang bapak la...”


Agus langsung membekap mulut Yoonia dan tanpa diduga Agus langsung memeluk Yoonia


”Diam lah,ada yang memperhatikan kita!”

__ADS_1


__ADS_2