SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
orang yang aneh


__ADS_3

Yoonia dengan sekuat tenaga memberontak sayangnya tenaga Agus jauh lebih besar dari pada tenaga nya,ia hanya tak ingin Lora bangun dan melihat apa yang seharusnya tak ia lihat diumur nya yang masih sangat kecil,Agus terus saja me ***** bibir nya dengan rakus


“Agus,tolong jangan begini bagaimana nanti jika Lora terbangun dan melihat kita” ucap nya saat Agus berhenti untuk bernafas


Agus terdiam mendengar ucapan Yoonia,bagaimana pun jika sudah menyangkut anak anak ia akan luluh,ia tak ingin Lora melihat sesuatu seperti Ariana tadi pagi


“Kalau begitu ayo ke apartemen ku,tidak akan ada yang menggangu kita” ucap nya dengan wajah memelas


“jangan sekarang,Katrin sedang tidak ada,siapa yang akan menjaga nya?”


Agus celingak-celinguk melihat kiri kanan “Apa tidak ada asisten di apartemen mu?” ucapnya karena melihat apartemen sepi,Yoonia menghembus nafas


“dia sudah pulang,ini sudah malam,aku juga tidak tau kau akan datang,jika tidak aku pasti sudah meminta nya untuk menginap agar bisa menjaga Lora” ucap Yoonia spontan,Agus tersenyum tipis mendengar ucapan Yoonia,ini merupakan lampu hijau bagi nya


sedang kan Yoonia yang menyadari perkataan nya memalingkan wajah,kini wajah nya sudah bersemu,ia sangat malu karena tanpa disadari ia juga menginginkan sentuhan Agus,Yoonia segera mendorong tubuh Agus dan berjalan ke dapur,berpura pura mengambil sesuatu disana


“Apa yang kau inginkan? Maksud ku kau mau minum apa?” ucap nya gugup,entah mengapa sekarang ia merasa setiap kata yang ia ucap kan kepada Agus selalu mengarah ke hal negatif


“susu” ucap Agus lalu berjalan ke sofa,ia duduk dengan menyilang kaki,Yoonia segera membuat segelas susu hangat dan menghidangkan di meja di depan Agus,Agus menatap datar susu itu dan beralih menatap Yoonia


“apa? Bukan kah kau minta susu?” ucap nya karena risih Agus terus saja menatap nya dengan wajah datar nya itu


“aku ingin susu yang berbeda” ucap nya dengan pandangan beralih ke dua buah kenyal milik Yoonia,sontak Yoonia menyilang tangan di depan dada saat melihat Agus menatap dua benda berharga nya


“Jangan mesum ya!” ucap Yoonia menatap tajam ke Agus berharap pria itu sedikit takut,namun bukan nya takut Agus malah tertawa sumbang melihat kelakuan Yoonia yang menurut nya sangat menggemaskan

__ADS_1


“Maksud ku aku mau susu dan sedikit cemilan” ucap nya di sela sela tertawa nya


“Kenapa tidak bilang minta cemilan saja!” ucap Yoonia kesal


“makanya aku bilang ingin sedikit berbeda” ucap Agus masih tertawa bahkan lebih keras dari pada sebelumnya hingga wajah nya memerah


“itu tidak berbeda dasar bodoh!” ucap Yoonia memalingkan wajahnya dengan tangan dilipat di depan dada


Agus berhenti tertawa dan menatap Yoonia,ia berdiri dan berjalan ke arah Yoonia yang berada di depan nya,Yoonia yang melihat Agus mendekati nya langsung mundur namun sayangnya ia sudah mentok di sofa


Agus berjalan semakin mendekat dan menarik Yoonia hingga berada di pangkuan nya,ia menatap wajah Yoonia lalu berpindah ke bibir Yoonia,ia menyentuh bibir Yoonia sedangkan Yoonia tidak menolak sentuhan dari Agus,ia mulai memejam kan mata Saat Agus memiringkan wajahnya dan menahan tengkuk nya,kemudian bibir lembut nya bertemu dengan bibir Agus ia menikmati setiap luma tan yang diberi kan oleh Agus,lalu tangan Agus beralih ke dalam baju Yoonia,namun gagal saat mendengar suara seseorang


“Mommy?” ucap Lora yang baru saja bangun tidur,ia mengucek mata nya dengan rambut yang berantakan


Yoonia yang mendengar suara Lora seketikaa berdiri lalu, Merapikan rambut nya yang sedikit berantakan


“sayang,uncle mampir kesini untuk menemui Lora tapi Lora sedang tidur ya kan uncle?” tanya Yoonia dengan menatap Agus berharap Agus mengiyakan ucapan nya,namun Agus hanya diam dengan wajah datar atau kesal? Entah lah!


Ia lalu meminum susu hangat yang sudah di buat Yoonia dengan perasaan kesal karena gagal mendapatkan susu gantung


Melihat Agus yang tak merespon membuat Yoonia menendang tulang kering Agus membuat pria itu meringis kesakitan,lalu Yoonia memberi kode agar Agus mengiyakan ucapan nya,Agus yang memahami kode dari Yoonia langsung mengiyakan nya


“kau butuh sesuatu sayang?” ucap Yoonia mengalihkan topik pembicaraan


“Lora ingin minum,Air di kamar mommy sudah habis” ucap nya berjalan kearah dapur lalu mengambil segelas air dan meneguk nya hingga tandas, lalu ia berjalan kearah Agus

__ADS_1


“uncle, Lora mau lanjut tidur lagi ya,besok kesini bawa Ariana biar Lora gak gangguin Uncle sama mommy main cium ciuman” ucapnya polos membuat Agus hanya mengangguk kikuk,sedangkan Yoonia menggaruk kepalanya lalu melihat Lora yang berjalan kearah kamar nya


“sangat memalukan!”


Seketika Yoonia memandang tajam ke arah Agus,yang ia takutkan terjadi,Lora melihat sesuatu yang tak seharusnya ia lihat


“Apa? Kau juga menikmati nya” ucap Agus mencari pembelaan diri


“pulang lah ini sudah sangat larut” ucap Yoonia melihat waktu sudah menunjukkan hampir pukul 12 malam


Agus menurut lalu berjalan menuju pintu, namun saat melewati Yoonia ia memeluk tubuh Yoonia dengan hangat, Yoonia dapat merasakan kehangatan pun membalas pelukan Agus,ia sangat menyukai Agus yang bersikap hangat,Saat akan keluar dari pintu tak lupa Agus meninggalkan ciuman di bibir Yoonia


“besok datang lah ke kantor ku” ucap nya saat akan pulang,Yoonia yang tidak merasakan curiga sedikitpun hanya mengangguk agar Agus cepat pulang,setelah mendapat jawaban dari Yoonia ia lalu pergi,Yoonia menutup pintu nya setelah melihat punggung pria itu yang menjauh


Agus tersenyum kemenangan mendapat persetujuan dari Yoonia untuk datang ke kantor nya,ia sudah tidak sabar menginginkan Yoonia besok,tak peduli di kantor karena ruangan nya memiliki ruangan pribadi untuk ia beristirahat


Sedangkan Yoonia yang berdiri di balik pintu setelah menutup pintu nya menyentuh bibir nya yang sangat disukai oleh Agus,ia terus saja mengingat Sentuhan dari Agus membuat nya tersenyum menggelikan,persis seperti remaja sedang jatuh cinta


Lalu ia kembali ke kamar nya dan tidur di samping Lora dengan memeluk gadis kecil itu,Yoonia terbangun pukul 1 malam dengan pelan ia melepas kan tangan Lora yang memeluk nya lalu mengambil ponsel dan keluar mencari Katrin di kamarnya namun ternyata Katrin belum pulang juga


“kemana dia? Apa dia mabuk lagi sampai tidak tau jalan pulang? Padahal sudah ku katakan jangan pulang terlalu larut” ucapnya menelpon Katrin namun wanita itu tidak mengangkat nya, lalu terdengar bel,dengan segera Yoonia berjalan ke pintu dan membuka nya


Terlihat Katrin sedang mabuk berat dengan seorang pria tampan dan berwibawa yang merangkul nya,Yoonia segera menarik Katrin lalu membaringkan nya di sofa,lalu ia kembali ke pintu dan tak lupa berterima kasih kepada pria itu,pria itu hanya diam dan mengangguk dan pergi,sangat aneh


“Apa dia tidak bisa bicara? Bahkan tidak tersenyum sedikit pun”

__ADS_1


Yoonia lalu membawa Katrin ke kamarnya,lalu kembali kekamar nya sendiri dan kembali tidur


__ADS_2