
5 hari berlalu kini Ariana sudah di perbolehkan untuk pulang,oleh karena itu Agus berencana untuk menemui gadis kecilnya walaupun hanya sebentar karena ia harus menemui seorang klien disebuah cafe depan hotel bintang lima,namun Yoonia tidak bisa ikut dikarenakan ada urusan di butiknya,Ya sekarang ia membuka sebuah butik yang cukup terkenal
Kini mereka berdua berada dikamar, terlihat Yoonia sedang membantu Agus memakai dasi dengan tangan Agus yang melingkar di pinggang ramping Yoonia
“Kau yakin tidak ikut ke rumah saki?” Yoonia menggeleng pelan sambik tersenyum “sudah ku bilang aku ada urusan dibutik mas” ucapnya mengelus pelan pipi suaminya lalu meninggalkan sebuah kecupan disana
“jangan begini kau membuat ku malas untuk keluar kamar” Agus menurunkan kepalanya lalu dagunya ditumpu pada pundak Yoonia “apa yang salah? Aku hanya mengecup pipi mu saja” ucap Yoonia mencebik
“setiap sentuhan mu membuat ku bergetar sayang” ucapnya dengan tangan yang kini mengelus lembut pundak Yoonia,menyadari kenakalan tangan suaminya Yoonia segera melepaskan pelukan dari Agus “sudah,sana pergi nantii Ariana menunggu mu” ucapnya mendorong tubuh suaminya hingga keluar pintu
Sesampainya di depan pintu keluar Yoonia melambaikan tangan kala melihat punggung suaminya yang mulai menghilang di balik pintu lift,senyum yang tadinya terukir di bibir Yoonia kini tiba tiba pudar
“Maaf mas, mungkin hari ini kau akan merasakan sakit,tapi ini demi kebaikan mu mas” ucapnya mengeluarkan buliran air dari sudut matanya
Tak lama kemudian ia mengeluarkan ponsel dari saku dress rumahannya
“hallo pak,sesuai rencana siang nanti kita bertemu di cafe depan hotel bintang lima itu” lalu ia menutup teleponnya dan kembali masuk ke apartemen nya
Sedangkan Agus yang sudah berada di ruangan perawatan Ariana pun harus kembali memasang wajah datar karena bertemu dengan Putri yang terus saja mencari kesempatan untuk berdekatan dengan nya,Putri sengaja menyuruh Ariana untuk meminta nya berdekatan dengan Agus,karena ia tau Agus tidak akan menolak permintaan dari anaknya
__ADS_1
Bahkan ia meminta Ariana agar meyuruh Agus untuk mengantar mereka pulang,sengaja ia kerumah sakit tanpa membawa mobil dengan alasan mobilnya sedang diperbaiki di bengkel,mau tak mau Agus menuruti permintaan Ariana namun Putri kembali kesal kala Agus menyuruh nya duduk dibelakang,sedangkan ia duduk didepan bersama Ariana
Sesampainya di depan rumah Putri, Agus pamit kepada Ariana karena harus bertemu klien yang sangat penting, mengingat ini hari terakhir kliennya berada di Indonesia,awalnya Ariana menolak namun Agus membujuknya dengan mengatakan akan membawa mainan untuknya nanti,tentu saja gadis itu setuju
Agus langsung melajukan mobilnya menuju tempat yang akan ia kunjungi untuk bertemu klien nya,tak butuh waktu lama ia pun sampai ke tempat tujuan segera ia disambut oleh pelayan disana
“Dengan pak Agus Pratama Adiwijaya?” ucap pelayan itu sopan dan dibalas Anggukan oleh Agus
“Mari pak ikut saya,anda sudah ditunggu oleh pak Mike” pelayan itu berjalan menuju ruangan khusus yang dipesan oleh Mike,klien dari Agus
Setelah lama berbincang kini mereka pun mengakhiri pertemuan mereka dengan berjabat tangan,setelah keluar dari ruangan tersebut Agus hendak keluar dari pintu masuk namun ia mendengar suara gelak tawa yang terdengar tidak asing di indera pendengaran nya
Ingin ia segera mendatangi dan melabrak mereka namun kewarasan nya masih normal, bagaimana jika dia adalah costumer Yoonia? Bagaimana nanti nya jika ia langsung melabrak bukannya akan sangat memalukan?
Lalu ia memilih untuk duduk di meja yang tak terlalu jauh dari mereka namun juga tak terlalu dekat jadi tidak bisa begitu jelas mendengar obrolan mereka,tak lama kemudian tampak mereka beranjak dari tempat duduk membuat Agus lega,untung saja ia tak melabrak ternyata laki laki itu adalah seorang pelanggan
Dengan hati hati ia mengikuti langkah kedua orang itu sampai ia mengerutkan keningnya karena melihat mereka malah memasuki area hotel yang berada di depan cafe tersebut,ia mencoba berpikiran positif namun tidak bisa
Segera ia mengikuti langkah kedua orang itu agar tidak tertinggal, terlihat mereka berhenti di depan meja resepsionis seperti sedang memesan sebuah kamar? Lalu setelah mendapat kunci dari resepsionis tersebut,mereka berjalan menuju lift
__ADS_1
Sebuah pemandangan tak mengenakan yang Agus dapat karena sebelum pintu lift tertutup ia melihat Yoonia dan pria itu ingin berpelukan namun pintu lift segera tertutup,dalam pikiran Agus ia berpikir Yoonia dan Pria lumayan tampan itu sudah berpelukan dan melakukan hal yang tidak tidak di dalam lift,mengingat hanya mereka berdua yang berada di dalam sana
“oh shitt! Aku terlambat!” Segera ia memasuki lift satu lagi dan memencet tombol lantai 4 karena ia sempat mendengar ucapan resepsionis tersebut yang mengatakan kamar mereka berada di lantai 4
Setelah sampai di lantai 4 ia berpikir bahwa tak akan menemukan mereka karena berpikir mereka mungkin sudah memasuki kamar yang dipesan,namun dugaan nya salah, terlihat Yoonia dan laki laki itu sedang berada di depan pintu dengan Yoonia yang mengalungkan kedua tangannya di leher pria itu dan kepala yang miring seperti mencium pria itu
Dengan cepat Agus menarik pria itu yang posisinya membelakangi nya,lalu ia memberi pukulan pada wajah dan perut pria itu berkali kali secara membabi buta membuat Yoonia menjerit,ia khawatir pada pria itu bisa saja pria itu kehilangan nyawa nya
Yoonia mencoba melerainya,ia menarik tubuh Agus yang sekarang sudah berada di atas tubuh pria itu dan terus saja memberinya pukulan,namun Agus yang sedang kalang kabut itu malah menepis tangan Yoonia membuat Yoonia sedikit terdorong
“Mas! Hentikan! Dia bisa kehilangan nyawanya!” ucap Yoonia dengan kembali menarik tubuh Agus dari atas tubuh pria itu
“Kau mengkhawatirkan nya?!!!!” bentak Agus dengan nafas memburu “sudah berapa lama kau berselingkuh?!!” kini tangannya mencengkram erat dagu Yoonia membuat wanita itu meringis kesakitan
“ma maafkan A aku mas” ucapnya tertunduk tanpa menatap wajah Agus yang kini seperti dirasuki
“kau tau bukan,aku paling membenci sebuah pengkhianatan!” Yoonia masih tertunduk tanpa menjawab
“Dasar j***ng!!!!! Mulai detik ini aku talak kau Yoonia Putri Brasmayanto!!!”
__ADS_1
Deg!!!