
Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘
“Sudah lah Bras,tidak apa apa...” ucap Adiwijaya menepuk bahu Brasmayanto. “Maaf kan atas kelakuan Putri ku....” ucap nya lagi menatap Adiwijaya dan Bella dan dibalas Anggukan oleh Adiwijaya dan juga Bella
Malam itu di akhiri dengan kekecewaan pada Yunita yang di anggap bersalah padahal mereka hanya terhasut dengan sikap pura pura Bella namun semua itu tak lepas dari pandangan Aaron,semenjak malam itu Aaron tidak suka pada Bella bahkan ia terang terangan menunjukkan rasa tidak suka nya pada Bella
Seminggu lagi Adalah pernikahan Agus dan Yoonia,tapi raut kegelisahan kini mampir di wajah cantik Yoonia,bukan tanpa alasan tapi karena mengingat perceraian nya dengan mantan suaminya masih seumur jagung membuat nya takut jika nanti dipandang yang tidak tidak oleh masyarakat,namun Agus meyakini nya bahwa Masyarakat akan mengerti dengan keadaan mereka,bahkan jika mereka tidak suka pun tidak masalah bagi Agus karena mereka tidak bergantung pada orang lain dan masih banyak orang yang mendukung keputusan mereka untuk kembali
Hari ini Agus dan Yoonia tengah berada di sebuah bangunan besar bertuliskan “Wedding Dress”. Ya mereka kini tengah fitting baju pernikahan mereka namun Yoonia dibuat cemberut oleh Agus yang sedari tadi selalu saja menyuruh nya untuk mengganti pakaian
Gaun pertama yang Yoonia kenakan tanpa lengan dan meskipun panjang namun juga memiliki belahan panjang hingga paha dan bagian dada nya juga rendah,tentu saja Agus tidak terima dengan gaun itu. “Hei aku tidak ingin orang lain juga melihat tubuh mu!!” membuat Yoonia harus berganti gaun
Gaun kedua lumayan tertutup meskipun bagian bahu nya terlihat namun bagian bawahnya tertutup dan gaun nya juga pas body hingga menampilkan lekukan tubuh Yoonia terlihat sangat indah karena dihiasi motif bunga,namun Yoonia harus kembali kesal karena Agus menolak dengan Alasan lekukan tubuhnya terlihat
Gaun ketiga terlihat mewah tidak ada pas body karena gaun tersebut mengembang bahkan terlihat berkilau dan terdapat pita besar di belakang hingga tidak menampilkan lekukan tubuh Yoonia namun bagian dada nya sedikit rendah dan lagi lagi Agus meminta untuk ganti karena bahu mulus Yoonia yang terpampang dan protes akan bagian dada nya yg sedikit rendah,padahal tidak sampai kelihatan dada Yoonia
__ADS_1
“Lalu kau ingin aku memakai apa?!!!!” pekik Yoonia pada Agus dan dengan santai nya Agus memperlihatkan foto pada ponselnya,foto sepasang kekasih yang memakai setelan jas putih
“What??!!!! Kau sangat menyebalkan Agus,aku tidak mau!!! Ayo kita coba gaun lain..” ucapnya pada pelayan lalu pergi dari hadapan Agus,tak lama kemudian Yoonia keluar dengan menggunakan Gaun pengantin yang sangat mewah dan tertutup meskipun berlengan pendek namun bahu Yoonia tetap tertutup hanya sedikit terbuka pada bagian diatas dada,hal itu membuat Agus tidak bisa menolak lagii membuat Yoonia tersenyum puas
Pada saat giliran Agus untuk mencoba tuxedo ia langsung setuju tanpa banyak protes tidak seperti saat Yoonia yang memilih gaun,dia sangat cerewet dan menyebalkan hal itu membuat Yoonia sangat kesal lantaran ia berniat ingin mengerjai Agus dengan menyuruh nya untuk berganti pakaian namun ia tidak peduli dengan protes Yoonia dan segera mengajaknya pulang dengan alasan harus segera ke kantor
Padahal sudah jelas jelas hari ini ia menyerahkan seluruh pekerjaan nya pada Asistennya namun demi menghindari balas dendam Yoonia ia harus berbohong,di dalam mobil Yoonia hanya diam dengan wajah cemberut tanpa melirik Agus. “Kau masih marah?” Tanya nya namun tak di hiraukan oleh Yoonia. “Astaga dasar perempuan...” gumam nya sangat pelan namun mendadak telinga Yoonia menjadi tajam hingga ia mendengar ucapan Agus dengan sangat jelas
“memang nya kenapa kalau perempuan? Kau ingin menyalahkan ku?” Agus di buat semakin pusing,ingin menjawab takut menyinggung,tidak dijawab pun tersinggung. “tidak sayang,tidak begitu....mengertilah Aku protes karena tak ingin pria lain menatap tubuh indah mu itu,cukup aku saja....” ucapan Agus sedikit membuat Yoonia tersenyum namun tetap saja ia akan melanjutkan kemarahan nya
“kenapa setelah memiliki anak,dia malah menjadi sensitif...” gumam Agus menatap Yoonia yang masih setia menatap jalanan. “aku masih mendengar ucapan mu...!!!” ucap Yoonia tanpa melirik ke Agus dan Agus memilih diam agar tak memperpanjang masalah
Namun bukannya berkurang Agus merasa kemarahan nya semakin menjadi jadi,ia tak menyangka hanya perkara tak mengizinkan ia menggunakan pakaian terbuka saat pernikahan nanti saja bisa membuat Yoonia semarah ini,padahal seingat nya dulu selera Yoonia sangat jauh dari kata feminim,dulu ia kemana mana hanya mengenakan kemeja dan celana haighwaist saja,namun sekarang sangat berbeda,dia lebih suka pakaian feminim bahkan terbuka
“Ajaran Yunita atau Badjingan itu?” gumam nya kala mengingat selera Yoonia berubah setelah ia tinggal di luar negeri,sempat curiga pada Mike namun ia teringat jika Yunita sedari dulu selalu berpakaian feminim bahkan terbuka
Lama terdiam di luar restoran hingga akhirnya ia melangkah kan kaki nya masuk ke dalam restoran mewah itu,ia mengedarkan pandangannya mencari keberadaan wanitanya hingga tatapannya terhenti pada satu meja yang dihuni oleh Yoonia dan seorang pria yang tidak asing,Agus memicingkan mata nya dengan tajam
Dengan raut wajah menahan marah ia segera melangkah kan kaki nya menuju meja itu
__ADS_1
Srekkk!!!
Ia menarik kursi hingga berada di samping Yoonia lalu mengecup singkat bibir Yoonia membuat kedua manusia itu terkejut. “Hai kita bertemu lagi tuan.....”
“Denis..” ucap Denis menyambung ucapan Agus yang diyakini melupakan namanya. ”Oh iya tuan Denis...” ucap Agus menarik sudut bibirnya keatas
“Kau ada disini? Sangat kebetulan kita bertemu disini tuan Denis...” ucap Agus lagi karena melihat Denis yang sedang tersenyum pada Yoonia. “Ya kebetulan aku sedang bertemu dengan klien ku disini...” ucap Denis jujur karena memang ia baru saja menyelesaikan pertemuannya dengan Klien nya
“Lalu apa pertemuan mu sudah selesai?” Tanya Agus melihat ke kiri dan ke kanan seperti mencari seseorang. “sudah....aku sudah akan pulang tapi aku melihat Yoonia jadi aku....”
“Kalau begitu silahkan pulang....terima kasih sudah menyapa...” potong Agus yang sedang mengusir Denis dengan halus. “Agus!!!” ucap Yoonia sedikit mencubit perut Agus karena merasa kesal dengan ucapan Agus pada Denis. “oh maaf karena telah mengganggu...kalau begitu aku....”
“Ya kau sangat mengganggu,maka segeralah enyah dari hadapan kami...” Lagi lagi Agus mendapatkan sebuah cubitan dari Yoonia karena bersikap tidak sopan pada Denis namun Agus tidak memperdulikan nya. “Baiklah kalau begitu aku permisi dulu Yoonia...” Yoonia mengangguk. “Dan selamat atas pernikahan kalian...dan nanti akan ku usahakan datang dengan istriku...” ucapnya sebelum meninggalkan Yoonia dan Agus
Glek!
Agus menelan Saliva nya dengan susah. “istri? Dia sudah menikah?” tanya nya pada Yoonia yang kini tengah menatapnya dengan tajam. “Hm,bahkan istrinya baru saja melahirkan di rumah sakit yang sama dengan Adaline dirawat..!!!” ucap Yoonia dengan mengeratkan gigi nya,jujur saja kali ini ia benar benar merasa kesal Pada Agus
“Ooh baguslah...” ucap Agus ber oh ria,sedangkan Yoonia kini sedang menatapnya dengan nafas menggebu gebu, bagaimana bisa ia hanya menjawab ooh setelah menunjukkan sikap tidak sopan pada Denis dan membuat Yoonia merasa malu?
“sabar Yoonia sabar,setelah menikah mau boleh menyiksanya sepuas mu...” Batinnya dengan mencoba menormalkan nafas nya yang memburu
__ADS_1
Author minta tolong bantu kasi rate ⭐⭐⭐⭐⭐ nya ya🥺🙏