
Budayakan Like setelah baca ya readers, happy reading 😘
“Apa kata mu!!!” pekik Yunita yang tak terima dirinya dikata Katai
“wah seharusnya yang dirawat itu Putri Tante,bukan Tante,lihatlah pendengaran nya juga bermasalah” ucap Regan dengan decakan yang keluar dari mulutnya sambil menggelengkan kepalanya pelan
“sudah sudah ayo pulang,dan terima kasih ya nak Regan?” ucap bunda Mira menghentikan keusilan Regan terhadap Yunita melihat Yunita kini sudah mendengkus kesal menatap Regan
Akhirnya mereka kini tiba dirumah, terlihat Yoonia dan Mike sudah menunggu didepan pintu karena memang sudahh diberitahu akan segera sampai kerumah,meski sedikit marah karena mereka tidak mengajaknya untuk menjemput bunda nya ke rumah sakit,namun bunda Mira memberi pengertian karena Mike juga baru pulang dan tak ada yang mengurusi jika Yoonia juga ikut kerumah sakit
Yoonia mentap Mike sekilas,namun yang dipandang justru tak memandang balik malah masih sibuk bermain dengan Aaron yang sudah terlalu rindu padanya membuat Yoonia mencebik kesal,biasanya dia yang marah marah dan jutek kepada berondong nya itu,namun sekarang berondong nya yang ngambek padanya “ishh!! Natap dikit kek!” batin nya dengan mata masih menyorot tajam pada Mike
Begitu lah wanita,jika ia yang sedang marah maka pihak lawan harus meminta maaf,namun jika pihak lawan yang marah maka ia akan lebih marah karena merasa terabaikan wkwkwk
Akhirnya mereka memutuskan untuk makan siang bersama
Siang berlalu
Malam pun tiba namun Mike masih saja mendiamkan Yoonia membuat Yoonia merasa tidak tahan lagi hingga akhirnya menurunkan ego nya dan menghampiri Mike yang tengah duduk di sofa memangku laptop “Mike!”
“hm” gumam nya tanpa menatap Yoonia yang kini berdiri di samping nya
“Maafkan aku?” Yoonia meremas ujung piyama nya sambil menunduk,entah memang merasa bersalah atau hanya malu karena selama ini ia sangat jarang mengucapkan kata maaf pada berondong nya itu
“hm” lagi tak ada jawaban yang lebih panjang dari itu membuat Yoonia menghela nafas berat,harus apa lagi ia agar berondong nya tidak mendiamkan dia seperti ini,karena rasanya sangat tidak enak orang yang biasa ceria dan jahil sekarang diam dan dingin
__ADS_1
Akhirnya ia duduk dilantai tepat di hadapan Mike demi menatap wajah suaminya itu karena sedari tadi Mike hanya fokus pada laptop nya “Tolong beri aku sedikit waktu lagi” ucapnya kini ada buliran kaca di mata nya,jujur saja kali ini ia memang sedang memohon pada suaminya agar memberinya waktu untuk menerima semuanya
Mike menghela nafas lalu menutup laptopnya dan menaruhnya di atas meja,ia menarik Yoonia hingga kepala wanita itu terbentur di dada bidang miliknya “Mike?”
“Sssttt diamlah,biarkan seperti ini dulu” ucapnya sambil menarik kepala Yoonia dan menyandarkan dagu nya lalu mengecup kepala Yoonia berulang kali
Yoonia paham lalu membenarkan posisi nya agar terasa lebih nyaman,tak lupa ia juga melingkarkan tangannya di pinggang Mike,Yoonia menatap wajah Mike yang tampan dan bersih tanpa bulu bulu halus itu sedang menutup matanya,1 menit,2 menit namun Mike tak kunjung membuka matanya. “Apa dia tertidur?” batin nya kini tangannya melambai lambai didepan wajah Mike yang tengah tertidur pulas,bahkan terdengar suara dengkuran halus
“huffff, dia pasti sangat lelah,maafkan aku Mike” ucapnya memberanikan diri mengecup pipi lelaki itu,takut jika nanti Mike akan terbangun dan menyadari tindakannya maka ia sendiri yang akan malu
Ditempat lain kini Agus dan Ariana sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu Putri yang pergi dari pagi hingga sekarang belum juga pulang,sengaja Agus pulang lebih awal hari ini karena sudah lelah mendengar keluhan Ariana yang selalu meminta nya pulang cepat karena tak ingin kesepian,saat Agus menanyakan keberadaan Putri jawaban Ariana selalu sama yaitu mommy nya keluar dan belum kembali
Tak lama terdengar suara deru mesin mobil yang berhenti,Agus segera bangkit dari sofa lalu memasukkan tangannya kedalam saku celana nya,tak lupa ia memasang wajah datar nya saat melihat Putri masuk dengan senyum lebar dan beberapa paper bag di tangan nya
“ka-kau sudah pulang sayang?” tanya nya gugup
“kau lihat aku disini bukan? Artinya aku sudah pulang!”
Glek!
Melihat raut wajah Agus yang begitu menyeramkan membuat Putri takut,bahkan ia merasa kesusahan hanya untuk menelan Saliva nya
“Dari mana?!” tanya Agus penuh penekanan
“a-aku da-dari ber temu teman teman ku” dengan suara bergetar ia mengucapkan kebohongan nya, tentu saja Agus tidak percaya karena beberapa hari ini ia sudah meminta orang untuk memantau kegiatan Putri,Saat orang suruhannya melapor bahwa Putri bertemu dengan seorang pria beberapa hari ini,bahkan mereka juga terlihat memesan kamar hotel
__ADS_1
“benarkah?” Putri mengangguk kecil, berharap Agus mempercayai nya, terlihat Agus manggut-manggut membuat Putri bernafas lega
“tapi bagaimana dengan janji mu yang akan menjadi ibu yang baik bagi Ariana?” Agus menatap sekilas Ariana yang kini hanya diam mendengarkan pembicaraan kedua orangtuanya
“mmmmm a-aku, Aaah aku hanya bertemu sesekali dengan teman ku,lagi pula selama ini aku selalu ada untuk Ariana,iyakan sayang?” ucapnya meminta pembelaan dari Ariana namun gadis kecil hanya diam,ia tak mau membela mommy nya karena memang merasa kesal mommy nya yang selalu saja keluar dan meninggalkan nya dirumah
Agus mencebik melihat Putri yang mencari pembelaan pada Ariana “cih, tidak perlu kau bawa bawa Ariana,dia bahkan sudah muak dengan kelakuan mu! Ayo Ana” ucap Agus menggendong Ariana lalu membawa nya kelantai atas meninggalkan Putri yang kini mengepalkan tangannya menahan kesal
“hufff,Aku harus lebih berhati-hati sekarang” ucap nya setelah melihat Agus masuk ke kamar Ariana,bukan tak mau membongkar kebusukan Putri,nun Agus memilih untuk menangkap basah Putri saat bersama lelaki itu agar mereka tidak bisa mengelak
Pagi menyapa
Hari ini Mike bersiap siap karena mempunyai janji bertemu dengan Agus yang beberapa hari ini sudah mengajaknya bertemu membicarakan sesuatu,namun Mike berpikir bahwa Agus hanya ingin membahas tentang pekerjaan
“Sini aku bantu” ucap Yoonia membalikkan tubu Mike yang sedari tadi menatap cermin sambil memakai dasi “Kenapa menatap ku? Aku sudah mandi jadi gaada belek dimataku!”ketus mode on,setelah berbaikan maka sikap nya akan kembali ketus kepada Mike,sedangkan Mike hanya menggeleng kepala sambil tersenyum
“kenapa aku bisa menikahi wanita ketus seperti mu? Tua lagi” ucapnya pelan saat mengatakan kata Tua,namun tentu saja masih di dengar oleh Yoonia “Mau ku cekik dengan dasi mu ini?” mata nya menyorot tajam ke Mike
Glek!
Mike baru tersadar kini nyawa nya ada di wanita didepannya ini “becanda sayang,sini bi-biar aku sendiri yang memakaikan dasi” ucap nya hendak menarik dasinya namun dengan cepat Yoonia menepis tangan Mike
“kenapa? Takut aku membunuh mu? Tenang saja aku tidak akan membunuhmu karena harta mu belum beralih pada namaku” ucapnya santai dengan wajah datarnya,namun Mike hanya tertawa mendengar ucapan istrinya itu,tentu saja Mike tidak mempercayai ucapan Yoonia karena ia tahu Yoonia juga berasal dari keluarga kaya,lagi pula selama ini Yoonia tidak pernah meminta uang lebih padanya,jika tak ia sendiri yang berinisiatif untuk memberinya
“apa yang Daddy tertawakan?”
__ADS_1