
budayakan lik setelah baca ya readers, Happy reading🥰
Hari berganti hari,Minggu berganti Minggu kini kondisi bunda Mira sudah membaik bahkan beberapa hari lagi sudah di perbolehkan pulang Yoonia merasa sangat lega begitu pula dengan Yunita,jadi ia tak akan sering bertemu dengan Regan lagi
Pagi ini Yoonia akan kerumah sakit bergantian menjaga Yunita yang sudah dari kemarin malam menemani sang bunda,namun ia tak akan ditemani oleh Mike karena Mike harus mengurus pekerjaan nya yang membuat nya harus kembali ke London untuk beberapa hari,pagi ini Aaron tak begitu rewel karena Mike sudah memberi nasihat kepadanya untuk tidak menyusahkan mommy nya,Aaron pun menuruti perkataan Mike
Kini mereka sudah siap dan berjalan menuju mobil yang akan mereka tumpangi,tak lupa pak Sopir membukakan pintu mobil untuk Yoonia dan Aaron, diperjalanan Aaron terus saja merengek ingin menelpon Mike karena sudah sangat merindukan Daddy nya itu,padahal baru sehari Mike pulang ke London namun Aaron bertingkah seperti sudah berbulan bulan tidak mendengar dan melihat wajah Mike,akhirnya Yoonia memutuskan untuk Video call dengan Mike, sebelumnya ia sudah bertanya kegiatan Mike takut pria yang berstatus suami nya itu sedang sangat sibuk dan mengganggu waktu nya
“Dadd!!” Teriak Aaron saat melihat wajah Daddy nya di layar ponsel,bahkan Yoonia sampai kaget mendengar suara Aaron yang begitu keras
“jangan teriak jagoan Daddy,lihat mommy mu sampai terkejut” ucap Mike terkekeh melihat raut wajah Yoonia yang kesal karena teriakan Aaron
“Hehe,sorry dad,sorry mom” ucapnya nyengir memperlihatkan gigi gigi nya
“Daddy when are you coming home? I really Miss you!”
“Daddy kapan pulang? Aku sangat merindukanmu” ucap bocah tampan itu dengan mata yang berkaca kaca memperlihatkan bahwa ucapannya memang tulus
“2 more saya Daddy Will be home, Daddy misses you too much”
“2 hari lagi Daddy akan pulang, Daddy juga sangat merindukanmu” mereka berbicara tanpa memperdulikan Yoonia yang sudah cemberut karena merasa terasingkan
__ADS_1
“Lihat lah mommy,dia cemberut karena merindukan Daddy,bahkan mommy terlihat murung karena tidak ada Daddy” ucapnya sedikit berbisik namun tentu saja masih di dengar oleh Yoonia
“Aaron, siapa yang mengajarkan mu berbicara seperti itu?” tangan Yoonia kini sudah menempel di telinga Aaron membuat bocah itu meringis kesakitan,padahal Yoonia tidak memakai tenaga menjewer telinga Aaron,namun karena dihadapan Daddy nya ia bersikap sangat manja
“sayang jangan begitu,lihat anak ku kesakitan” ucap Mike sedikit marah melihat sikap tegas Yoonia kepada Aaron
“anakmu sangat nakal,pasti karena didikan mu!” ucap Yoonia melepaskan tangannya dari telinga Aaron lalu melipat kedua tangannya di depan d*da
“Look at Daddy,Mommy is always angry when Daddy isn't here.”
“Lihatlah Daddy,mommy selalu saja marah jika tidak ada Daddy disini” Aaron berbicara dengan memelas seakan akan sedang disakiti oleh ibu tiri yang jahat
“Calm down dear, Daddy will be home soon, for that Daddy has to finish daddy's work”
“okay,good job, I love you daddy”
“baiklah,selamat bekerja,aku mencintaimu daddy”
“I love you too,bye”
“aku juga mencintaimu,selamat tinggal” ucap Mike mengakhiri pembicaraan nya dengan Aaron,namun saat Aaron akan mematikan video call tersebut Mike sempat mengucapkan 4 kata untuk Yoonia.“I love you Yoonia” kata kata yang membuat pipi Yoonia bersemu kemerahan,entah kenapa mendengar kata kata tersebut membuat jantung Yoonia berdegup kencang,apakah ia mulai mencintai Mike? Entahlah Yoonia belum memahami perasaan nya kepada Mike saat ini karena yang ia tahu ia sudah nyaman dengan Mike
__ADS_1
Saat masih melamunkan Mike tiba tiba Yoonia tersentak karena Aaron menarik lengan nya sambil merengek.“Mommy!! Aaron mau beli jajan disana” jarinya menunjuk ke sebuah mini market,sontak Yoonia langsung mengedarkan pandangannya ke arah yang Aaron tunjuk
“baiklah tapi jangan minta yang aneh aneh,ingat Daddy bilang tidak boleh nakal” ucap Yoonia tegas kepada Aaron,selama ini ia memang sangat tegas kepada Putranya itu dan Aaron pun selalu takut dengan Yoonia,namun setelah menikah dengan Mike dan dimanjakan oleh Mike kini Aaron selalu memberontak bahkan sering ia mengganggu Mommy nya
Aaron mengangguk berkali kali tanda ia mengerti,ia pun tak berniat untuk nakal karena memang tujuan nya untuk membeli jajanan ringan
Ditempat lain kini Agus sedang berada di dalam mobil tepatnya ia menunggu Ariana dan juga Putri yang sedang berada di mini market,hari ini Minggu jadi sekolah dan pekerjaan Agus sedang libur,kebetulan Ariana merengek minta di ajak ke taman sekalian piknik,karena mengingat sang ayah sangat sibuk membuat mereka tak pernah piknik sekalipun
Agus kini fokus menatap layar ponsel hingga matanya beralih ke mobil yang berhenti yang tak jauh dari mobil nya,awalnya ia tak menghiraukan karena memang ia tak mengenali mobil itu,namun saat melihat anak kecil yang keluar dari mobil tersebut ia merasa tak asing hingga memicingkan mata nya
“bukankah dia Anak Mr. Mike? Apa Mr. Mike juga bersamanya?” baru hendak melepaskan sabuk pengaman matanya kini melebar kala melihat perempuan yang keluar setelah bocah kecil itu
“Dia siapa? Kenapa sangat mirip dengan Yoonia?” batin Agus namun tatapannya tak lepas dari wanita yang sedang menggandeng tangan bocah tampan itu,dada Agus berdegup kencang tanpa disadari matanya mengeluarkan cairan bening,ia masih ragu karena belum melihay dengan jelas,ingin segera keluar dan menghampiri wanita itu namun otaknya menahan dirinya mengingat kesalahan yang Yoonia perbuat padanya
“Tidak tidak! Untuk apa aku menemuinya? Dia yang sudah menyakitiku! Lagi pula wanita itu belum tentu benar benar Yoonia bukan?”
Baru beberapa menit ia menunggu kini ia memutuskan untuk keluar dari mobil hendak menyusul Ariana dan Putri yang begitu lama di mini market,padahal dalam hati nya ia ingin melihat dengan jelas wanita yang mirip dengan Ariana itu,masih sedikit bingung karena melihat dari penampilan wanita itu sangat jauh berbeda dengan penampilan Yoonia sebelum nya
Agus segera turun lalu memasuki mini market namun sesaat matanya terhenti saat telah menemukan Ariana dan Putri,namun langkah nya terhenti kala melihat orang yang berada di hadapan istri dan Putrinya itu
Deg!
__ADS_1
“Dia!”