SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
paket misterius


__ADS_3

Ditempat lain kini Putri sudah menginjakkan kaki di kediamannya melihat banyak paper bag yang tersusun di sofa, seperti nya ia belanja sangat banyak,kini ia duduk dengan menepuk nepuk betisnya yang terasa kebas


Tak lama kemudian Ariana keluar dari kamarnya lalu menuruni anak tangga,ia sedikit berlari melihat mommy nya ada dibawah


“oho! Ternyata tuan putri sudah kembali?” ucap Putri melihat Ariana berlari kearahnya


Mendengar ucapan mommy nya,Ariana memperlambat langkahnya,ia tau bahwa kini mommy nya sedikit marah


“kemarilah,ada orang baik yang memberimu hadiah” ucap Putri melambaikan tangan ke arah Ariana, mendengar itu wajah gadis kecil itu berbinar,ia merasa mommy nya sudah tidak marah karena kejadian saat di apartemen Daddy nya


“benalkah ini milik Ana?” ucap nya berbinar,Putri memang jarang bersama dengan Ariana namun bagaimanapun Ia tetap sangat menyayangi Ariana hingga tidak bisa terlalu lama marah kepada gadis kecil yang memiliki pipi gembul itu


Putri mengangguk ”ini milikmu tapi Ana tidak boleh membuat mommy sedih lagi, paham?” ucap Putri lembut,karena memang suasana hatinya sedang baik setelah menghabiskan waktu bersama Ari


Gadis kecil itu mengangguk ”apa ini dari orang baik itu lagi mommy?” tanya Ariana memastikan,Ari sering memberi Ariana hadiah bahkan saat ia masih baru lahir,dengan mengatakan bahwa pemberian dari orang baik membuat Yoonia terbiasa


Sering kali gadis itu bertanya siapa orang baik ini kenapa tidak pernah menunjukkan wajah nya,namun Putri mengatakan bahwa orang baik itu sangat pemalu,Ariana hanya mengangguk lalu membuka paper bag yang Putri berikan


Tak lama Putri menatap Ariana,ia sangat penasaran apa yang hari ini Ariana lakukan dengan Agus dan Yoonia


“sayang,apa hari ini Ana bersenang-senang?” tanya Putri kepada Ariana yang tengah semangat membuka mainan mainan dan gaun yang dibawa oleh Putri


“yes mom” ucap gadis itu tanpa mengalihkan pandangannya


”apa saja yang kalian lakukan?”


”ke mall,lalu belmain di apaltemen daddy” ucap gadis kecil itu masih asyik dengan mainan baru nya


Putri mengangguk berpikir mungkin tidak ada hal hal yang tidak tidak,namun saat akan beranjak dari sofa nya Ariana tiba tiba membuka suara


“tapi tadi Ana liat Daddy sama aunty Nia cium cium di Kamal daddy” ucapnya polos

__ADS_1


Putri langsung berdiam kaku mendengar penuturan Ariana,ia merasa sangat marah hingga tanpa sadar tangan nya mengepal,lalu ia menatap Ariana dan terlintas lah ide licik di otaknya


“sayang?” ucapnya lembut membelai rambut panjang Ariana


“Yes mom” ucap gadis itu kini menatap mommy nya,lalu tak lama Putri mengeluarkan air mata buaya nya didepan Ariana,membuat gadis kecil itu ikut menangis


“mommy kenapa nangis?” ucapnya memeluk Putri


“apa kau mau mendengarkan cerita mommy?” ucap nya menatap Ariana dengan air mata yang tumpah,gadis kecil itu mengangguk lalu duduk dipangkuan mommy nya


“apa aunty Nia sangat baik kepada Ana?” tanya nya dan di balas anggukan oleh Ariana “ yes mom,aunty Nia sangat baik” ucap gadis itu


“sebenarnya aunty Nia itu sangat jahat sayang,dia hanya berpura pura biak di depan Ana” ucapnya membuat Ariana sedikit bingung


“apa maksud mommy?”


“Aunty Nia itu jahat,dia ingin merebut Daddy dari mommy dan Ana,lihat lah selalu datang ke tempat daddy” Ariana tampak berpikir mencerna ucapan Mommy nya,umur nya memang masih 3 tahun namun pemikirannya melebihi pemikiran anak anak seusianya


“yes dear,mulai sekarang jangan dekat dekat aunty Nia lagi ya?” ucap Putri mempengaruhi pikiran Anaknya yang masih polos itu,Ariana mengangguk tanda mengerti membuat Putri menampilkan senyuman seringai nya


“akan ku pastikan kalian tidak akan bersatu kembali Yoonia Putri Brasmayanto” batin Putri


Ditempat lain kini Yoonia,Katrin dan Lora tengah menikmati makan malam mereka,entah ini akan menjadi makan malam terakhir mereka atau tidak, yang jelas kini perasaan Yoonia masih gelisah memikirkan akan berpisah dengan Lora,saat makan ia terus saja memperhatikan Lora,sesekali ia tersenyum namun tak lama ia akan menampilkan wajah sedihnya


Katrin yang melihat itu berusaha mencari topik pembicaraan agar Yoonia tidak memikirkan hal itu lagi,namun tak lama kemudian terdengar suara bell,Katrin beranjak dari kursi lalu berjalan menuju pintu dan segera membuka nya


Lagi lagi ada orang yang mengantar paket


“untuk Yoonia lagi?” tanya Katrin dan dibalas anggukan oleh kurir paket itu “baiklah terima kasih” ucap Katrin lalu mengambil paket itu dan membawa nya masuk


“siapa?” tanya Yoonia karena tidak melihat siapapun masuk bersama Katrin

__ADS_1


“paket lagi” ucap Katrin meletakkan paket itu di atas meja


“paket? Lagi?” tanya Yoonia menyeringit kan dahi nya


“aku lupa memberitahu mu” ucap Katrin menepuk keningnya


“apa?”


“saat kau menginap di rumah Ag..”Katrin menghentikan ucapannya hendak menyebut nama Agus,entah kenapa ia merasa tak sanggup meneruskan ucapannya


”maksud ku rumah suami mu,ada kurir yang mengantarkan paket untuk mu,lalu aku menaruhnya di kamar mu,apa kau tidak melihat nya?” Yoonia menggeleng karena ia memang tak begitu memperhatikan


“dari siapa?” Yoonia sedikit penasaran karena ia merasa tidak memesan apapun,atau mungkt Agus? Tapi kenapa ia mengirim kesini sedangkan Yoonia berada dirumahnya,Katrin menggeleng karena ia memang tidak tahu


Yoonia meminta asisten rumah nya untuk mengambil paket yang berada dikamar nya,tak lama asisten itu pun datang membawa paket ditangan,tidak terlalu besar tapi dibungkus dengan cantik


Lalu Yoonia segera membuka paket tersebut,ia menyeringitkan dahi nya, seperti nya benda ini tidak asing,lalu tak lama ia ingat saat di mall bersama Katrin dan Lora ia sempat tertarik dengan Tas namun karena terlalu mahal,ia mengurungkan niatnya untuk membeli,bahkan ia sudah mencoba tas tersebut


“bukankah ini tas yang ingin kau beli saat di mall?” Katrin juga tau Yoonia menginginkan tas tersebut karena memang Yoonia sempat bertanya kepadanya, Yoonia hanya mengangguk lalu pandangan nya beralih pada paket yang satu nya


Segera ia meraih nya dan membuka dengan cepat,seketika Yoonia kembali terbelalak melihat Gaun yang ia lirik saat di mall,ia memang tidak terlalu suka gaun,namun saat melihat gaun berwarna merah muda tersebut ia sedikit tertarik,namun tak berniat membeli


“bagaimana Mungkin?”


“apa?” ucap Katrin lalu melihat isi paket tersebut,ia sedikit bingung karena setahu nya Yoonia tidak terlalu suka gaun


“Gaun?”


“saay di mall aku sedikit tertarik gaun ini,tapi aku hanya sekedar tertarik tidak berniat membeli” ucap Yoonia,kini mereka sama sama diam dalam pikiran masing masing


Siapa yang mengirim ini untuk Yoonia?

__ADS_1


__ADS_2