
Budayakan like setelah baca ya readers,happy reading🥰
Sesampainya di depan mini market tersebut Aaron buru buru turun tanpa menunggu Yoonia yang harus merapikan dress yang ia kenakan. “Aaron! Ingat kata kata Daddy!” teriak Yoonia membuat Aaron menghentikan langkahnya lalu menunggu mommy nya keluar dari mobil,setelah itu ia menerima tangan mommy nya yang hendak menggandeng nya
Setelah itu mereka masuk,Aaron langsung berlari menuju tak yang dipenuhi oleh jajanan ringan,Yoonia menggeleng kepala melihat kelakuan anak nya itu lalu ia berjalan mengambil keranjang yang tidak terlalu besar karena memang hanya untuk membeli jajanan Aaron saja
Setelah memilih beberapa jajanan kini mereka berjalan menuju kasir namun karena Aaron yang berlari lari membuatnya tak sengaja menabrak gadis di hadapannya “aww!!!” ucap Aaron dan gadis itu bersamaan karena kini mereka sama sama terduduk di lantai
“Sayang! Kamu gapapa?” tanya ibu gadis kecil itu yang sedang membantu Putrinya berdiri lalu menatap Aaron yang masih terduduk dilantai. “Hei! Kamu lari lari disini kamu pikir ini hutan!” teriak wanita itu yang ternyata adalah Putri dan gadis yang terjatuh itu adalah Ariana
“Maaf Tante,maaf kakak!” ucap Aaron menunduk tanpa melihat kearah Ariana dan Putri
“Aaron!” teriak Yoonia yang sedari tadi mengejar Aaron “Are you okay?” kini Yoonia sudah berjongkok di depan Aaron lalu membantu Aaron berdiri “I'm okay mom” ucap bocah tampak itu
“kakak ini terjatuh karena Aaron menabraknya tadi” ucapnya lagi menunjuk ke arah Ariana,Yoonia pun menoleh menatap Ariana yang cantik,kening nya berkerut kala melihat wajah Ariana yang tak asing “kau baik baik saja anak cantik?” tanya nya hendak menyentuh pundak Ariana namun cepat di tepis oleh Ariana
Yoonia berjingkat kaget melihat sikap Ariana namun ia kembali tersenyum karena berpikir mungkin gadis itu kesal karena Aaron menabraknya tadi,lalu tatapan Yoonia beralih pada wanita yang berada di samping gadis itu seketika matanya melebar melihat wajah wanita itu yang kini juga menatapnya dengan tatapan.......entahlah
”Kau?” ucap Putri masih dengan tatapan melebar,namun sedetik kemudian tatapannya beralih ke Aaron “bukan kah bocah ini yang bersama tuan Mike waktu itu?“ batinnya
Yoonia segera tersadar dengan tatapan Putri lalu menggenggam tangan Aaron agar secepatnya pergi dari sana namun tangannya di cekal oleh Putri membuat Yoonia segera menepisnya “kenapa kau kembali?!” bentak Putri tanpa memperdulikan keadaan yang lumayan ramai disana
Yoonia tak menggubris ucapan Putri,kini pikirannya hanya satu yaitu segera keluar dari tempat itu dan membawa Aaron pergi,ia tak ingin Aaron nantinya bertanya tanya karena Aaron akhir akhir ini menjadi anak yang sangat penasaran tentang sesuatu
Baru hendak menghindar kini ia malah melihat wajah pria yang selama ini ia hindari,pria itu berdiri tak jauh di belakang Putri dan Ariana,Yoonia terdiam menatap wajah tampan Pria itu dadanya berdegup kencang,bibirnya pucat pasi
Beberapa detik kemudian ingatan Yoonia kembali kepada Aaron,Agus tidak boleh bertemu atau mengetahui apapun tentang Aaron,ia menarik Aaron ke kebelakang tubuhnya menyembunyikan bocah kecil itu,melihat tatapan Yoonia yang mengarah ke belakangnya membuat Putri menoleh lalu pupil matanya melebar kala melihat suami nya berada di belakang nya
__ADS_1
“tidak! Mereka tidak boleh bertemu, bagaimana dengan nasibku nanti?” batinnya
Yoonia segera menggendong Aaron dan melangkah menuju pintu keluar meninggalkan belanjaan yang berada di dalam keranjang itu,Agus yang melihat pergerakan Yoonia dengan cepat mengikuti langkah wanita itu,setelah keluar dari Mini market tersebut Yoonia kelimpungan mencari mobilnya,karena tidak fokus ia tak menyadari mobilnya berada tak jauh darinya,setelah menemukan keberadaan mobil nya iya segera mengayunkan kaki nya dengan cepat menuju mobil
“jalan pak, cepat!!” pintanya setelah memasuki mobil kini ia memeluk Aaron seperti orang ketakutan,ia sangat takut jika Agus mempertanyakan Aaron mengingat wajah Aaron yang sangat mirip dengan mantan suaminya itu
Yoonia menoleh kebelakang ia melihat Agus yang berdiri di depan mini market dengan Putri memeluk lengan kekar Agus,tanpa izin Air mata Yoonia mengalir melihat hal itu
“mom,are you okay?” tanya nya melepaskan pelukannya dari Yoonia,namun Yoonia masih saja memeluknya dengan erat. “mommy baik baik saja” namun Aaron tidak begitu yakin karena melihat Mommy nya menangis “kenapa mommy menangis? Apa Aaron nakal?”
Yoonia mendongakkan wajahnya menatap lekat putranya itu,ia menangkupkan kedua tangannya di wajah Aaron “Aaron loves mommy right? please don't ask anything for now,mommy please?
“Aaron menyayangi mommy kan? Tolong jangan bertanya apapun untuk saat ini,mommy mohon?” Aaron pun mengangguk ia tahu bahwa mommy nya kini sedang tidak baik baik saja namun ia akan tetap mengadu pada Daddy nya nanti karena Daddy nya sudah memberi amanah kepadanya untuk terus mengabarinya jika ada sesuatu yang terjadi
Aaron teringat dengan Agus,Ariana dan juga Putri tadi ia masih mengingat wajah orang orang yang beberapa Minggu lalu ia temui namun ia mengurungkan niatnya untuk menceritakan nya kepada mommy nya mengingat mommynya memintanya untuk tidak banyak bicara
Aaron yang paham dengan kode sang ibu pun mengarahkan jarinya ke gedung besar yang ada dihadapannya seketika Yoonia menoleh lalu tersadar bahwa kini mereka sudah sampai di depan rumah sakit,lalu ia menepuk jidat nya sambil geleng geleng kepala membuat Aaron terkikik geli,lalu mereka segera keluar mobil dan berjalan memasuki rumah sakit
Ditempat lain kini Agus, Putri dan Ariana sudah berada di dalam mobil,hening tak ada yang berbicara lebih tepatnya Agus tak fokus hingga tak merespon ucapan Ariana Yang sejak dari tadi mengoceh bahagia karena akan piknik
Tentu saja Agus masih kepikiran dengan Yoonia,ia merasa bingung karena Ariana bersama bocah yang beberapa Minggu lalu ia temui bersama Mike,lalu ingatan nya beralih pada ucapan Mike yang mengatakan ia sedang ke Indonesia untuk menjenguk mertua nya yang sedang sakit,bukankah bunda Yoonia juga sedang sakit?
Mendadak Agus menginjak rem membuat mereka yang berada di dalam mobil langsung terhuyung untung saja mereka menggunakan sabuk pengaman jadi tidak ada yang terluka
“Apa apaan sih sayang!” bentak Putri
“ma-maf!” ucap Agus lalu menatap Ariana “are you okay,dear?” gadis kecil itu mencebik karena perbuatan Daddy nya itu lalu ia membuang muka menatap luar jendela
__ADS_1
Sejujurnya Agus tak sengaja menginjak rem karena pikirannya yang sudah mengerti bahwa Yoonia sudah menikah dengan Mike,hati Agus sakit namun ia masih bingung kenapa Mike mau menerima Yoonia? Selain Yoonia seorang janda umurnya Mike juga lebih muda dari Yoonia
Ya Mike lebih muda dari Yoonia,itulah kenapa Yoonia awalnya ragu menerima Mike karena bagaimana mungkin seorang pria muda tampan dan kaya raya mencintai seorang janda beranak satu? Namun karena melihat keseriusan dan ketulusan Mike terhadap Aaron,Yoonia mencoba menerima Mike
Lalu pikiran Agus kembali pada Aaron,Apa Aaron adalah anak Mike dan juga Yoonia? Tapi jika dilihat lihat wajah Aaron mirip dengan nya,apa Aaron adalah anaknya? Tapi tidak mungkin karena seingat nya Yoonia tidak hamil saat masih dengannya
Namun ia masih ingin memastikan dengan jelas,ia menekan nomor ponsel Mike dan ingin mengajak nya bertemu demi menguak informasi tentang Aaron,beberapa detik menunggu akhirnya tersambung
“Hallo Mr.Mike?” ucap nya setelah Mike mengangkat telepon nya
(.....)
“bagaimana kabar anda?”
(....)
“apa kita bisa bertemu? Saya ingin berbicara tentang beberapa hal!”
(.....)
“ooh anda sudah kembali ke London?”
(.....)
“begitu? Baiklah sampai jumpa!”
Agus memasukkan ponselnya ke dalam saku,lalu kembali fokus menyetir,sedangkan Putri sedang mencuri pendengaran,ia merasa ketar ketir saat tahu Agus menelpon Mike, bagaimana tidak, ia juga sedang berpikir kenapa Yoonia bisa bersama bocah yang beberapa Minggu lalu bersama Mike?
__ADS_1