
Sesampainya di taman kedua bocah kecil itu bermain perosotan dan ayunan bersama, berbeda dengan kedua insan yang sudah lama tidak bertemu itu hanya duduk diam memperhatikan bocah kecil yang sedang bermain,Agus sesekali melirik ke arah Yoonia yang enggan melirik nya
“bukan kah seharusnya aku yang marah? Kenapa malah dia yang terlihat marah? Dasar menyebalkan!” batin Agus yang mengumpat karena Yoonia tidak melirik nya sedikit pun
“kau tidak ingin minta maaf?” ucap Agus membuka percakapan,ia sudah menahan sabar untuk tidak bersuara namun ia tak tahan karena melihat Yoonia yang tak bersuara bahkan tak meliriknya
“for?” tanya Yoonia melirik sekilas ke Agus lalu kembali mengalihkan pandangannya ke arah dua gadis kecil yang bermain itu
“kau meninggalkan ku, apa kau lupa?” tanya nya kini duduk menghadap Yoonia yang masih tak menoleh kepada nya
“ck” Yoonia hanya tersenyum mencibir tanpa menjawab pertanyaan Agus
“kau!” ucap Agus dengan jari mengarah ke arah Yoonia dengan tatapan kesal nya,ingin berlaku kasar kepada Yoonia tapi dia bersama dengan gadis kecilnya
“apa dia anakmu?” tanya Agus kembali membenarkan posisi duduknya melihat bocah kecil yang sedang bermain
“hmm” ucap Yoonia mengangguk,sengaja ia mengangguk agar tidak terlihat lemah didepan Agus,ia tak ingin Agus berpikir ia tak menikah karena masih mencintai nya
“kita bahkan belum bercerai, tapi kau sudah menikah lagi!” ucap Agus menyimpulkan sendiri karena Yoonia mengaku sudah memiliki anak
“lalu kau? Kau juga sudah menikah dengan mantan kekasih mu itu bukan?” tanya Yoonia kini ia menghadap ke arah Agus dengan debaran jantung yang berdetak kencang,tangannya meremas ujung baju nya,ia menahan air mata nya yang kinii meronta ingin keluar
“aku ti..” beluk selesai Agus melanjutkan ucapannya,gadis kecilnya sudah menghampiri nya ingin pulang
“daddy,Ana mau pulang.” ucapnya merengek kepada Agus,Agus mengangguk menuruti permintaan Putrinya
“kak Lola besok kita belmain lagi ya?” ucapnya memegang tangan Lora dengan wajah memelas,dan dibalas Anggukan oleh Lora
__ADS_1
“Mom,Ayo pulang Lora sudah lelah bermain.” ucap nya sedikit mendongak ke arah Yoonia ”baiklah ayo kita pulang” ucap Yoonia mengusap pipi Lora yang sedikit kotor
“aunty dan kak Lora pulang dulu Ya Ana?” ucap Yoonia mengusap puncak kepala gadis kecil itu
“Bye bye aunty.” ucapnya melambaikan tangan ke arah Yoonia yang sudah beranjak pergi dari sana
Yoonia dan Lora menaiki taksi,karena mobilnya dibawa oleh Katrin pulang,di taksi Yoonia hanya diam,bahkan tak memperhatikan Lora yang terus berceloteh menceritakan ia bermain dengan Ariana,entah lah ia merasa menyesal kembali ke negara nya,dan mengetahui suami nya sudah memiliki keluarga,ia masih berpikir Agus dan Putri sudah menikah dan memiliki seorang putri yang cantik,tak terasa air matanya lolos ke pipi nya,Lora yang melihat air mata mom nya langsung bertanya keadaan Mom nya itu
“Mom,kenapa mom menangis? Apa Lora bikin kesalahan?” tanya sambil menyeka air mata Yoonia
“No baby! Mom cuma kelilipan.” ucapnya sedikit terkekeh agar putrinya percaya
“Jangan menangis mom,I don't like,I love you mom.” ucapnya memeluk Yoonia, Yoonia membalas pelukan Lora “Love you more baby” sambil mengecup puncak kepala Lora
Malam hari nya Agus hanya termenung di balkon apartemen nya,Agus tak tinggal bersama Putri dan Ariana karena belum menikah dengan Putri,terkadang jika Ariana merindukan nya ia akan datang menjemput nya atau Ariana datang ke apartemen nya,ia memikirkan Yoonia yang sudah menikah,ingin rasanya membawa Yoonia pergi dan hidup bersama nya,namun ia merasa aneh melihat Putri Yoonia yang terlihat lebih tua dari pada Ariana ”seharusnya mereka seumuran bukan?”
“tuan makanan sudah siap.” ucap bik Atik,asisten paruh baya yang ia pekerjakan hampir 3 tahun ini,Agus segera keluar kamar dan menikmati makan malam nya
Sedangkan di Apartemen nya Yoonia hanya mengurung diri di kamar,ia hanya menangis setelah pulang dari taman,ia sendiri tak ingin menangisi nya namun air mata nya ingin sekali keluar tanpa di ajak,berulang kali Katrin menggedor pintu kamar nya bertanya apa yang terjadi,namun Yoonia mengatakan tidak apa apa,Hingga akhirnya Katrin meminta Lora untuk membujuk Mom kedua nya itu untuk makan
“Mom? Mom baik baik saja? Mok tidak makan? Nanti makanan nya dingin.” ucap Gadis kecil itu dengan banyak pertanyaan
“Mom tidak apa apa nak,mom tidak lapar kalian makan saja dulu.” ucapnya tanpa beranjak dari tempat tidur nya
“baiklah,Lora juga gak mau makan!” ancam gadis kecil itu berhasil membuat Yoonia keluar dari kamar dan ikut makan malam
Katrin melihat mata Yoonia yang sembab,merah,dan masih berair,ia ingin menanyakan kepada Yoonia namun masih ada Lora di dekat mereka,ia mengurungkan niatnya untuk bertanya
__ADS_1
“Kau ingin ikut dengan ku?” tanya Katrin saat mereka sudah berada di depan tv
“kemana?” tanya Yoonia menoleh ke arah Katrin
“club!” ucap nya sedikit berbisik agar tak di dengar oleh Lora yang masih menonton kartun kesukaannya
“Lalu Lora?” Yoonia menoleh ke arah Lora
“mbok Jum kan ada” Katrin menaikkan kedua alisnya sambil tersenyum,ia sengaja mengajak Yoonia keluar agar bisa menenangkan pikirannya
“Hmm,baiklah”
Katrin mengenakan pakaian ketat menampilkan pahanya yang mulus, sedang kan Yoonia memakai celana panjang dengan setelan jas yang ia gunakan pergi ke kantor
“Nia! Come on! Kita ke club bukan ke kantor!” ucap Katrin melihat penampilan sahabatnya itu yang tak berubah sedikit pun
“terus aku pakai apa?” tanya Yoonia polos,membuat Katrin memutar bola matanya
“dress aja!”
Yoonia segera kembali ke kamarnya dan mengambil dress merah dibawah lutut tapi memperlihatkan baju nya yang mulus,dengan rambut sebahu yang di biarkan tergerai
“nah cantik!” ucap Katrin sambil menarik tangan Yoonia menuju pintu
Sesampai nya di club,Yoonia merasa sedikit aneh karena ia tak pernah pergi ke tempat seperti ini,ia duduk dan memesan minuman non alkohol, berbeda dengan Katrin yang bahkan sudah menari dengan seorang lelaki,Yoonia hanya memperhatikan sahabat nya itu tanpa ikut bergabung padahal banyak lelaki yang melirik bahkan mendatangi Yoonia untuk mengajak nya menari,namun Yoonia menolak mentah mentah ajakan lelaki lelaki itu,hingga seseorang yang tak asing datang ke arahnya,Yoonia sedikit memicing kan mata memastikan lelaki itu,ia sedikit ragu kemudian tersentak setelah benar benar memastikan pria di depan nya itu
“Sudah lama tidak bertemu nona Yoonia” ucap lelaki itu dengan gelas di tangan nya
__ADS_1
“Kau?”