SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
penyelamat


__ADS_3

Budayakan Like Setelah baca ya, happy reading😘


“Tutup Mata kalian...!!!” sentak Agus pada seluruh anak buah nya, melihat Yoonia kini setengah telanjang dan tak ingin para anak buahnya melihat pemandangan itu. “Jika ada yang membuka mata akan ku keluar kan bola mata kalian..!!!”


Deg!


Mendengar itu seluruh anak buah Agus pun menutup mata mereka rapat rapat karena tak ingin kehilangan mata nya,Mike pun sadar dan segera menutup tubuh Yoonia dengan selimut


“Kau...!!! Kenapa kau tidak menutup matamu...!!!!” pekik Mike kala melihat Agus juga tak menutup matanya, bagaimana pun Agus juga tidak berhak menikmati pemandangan indah yang hanya halal baginya


“Nanti....setelah aku membawa nya pergi..!!” Agus masuk sendirian mendekati ranjang, sedangkan Yoonia meringkuk memegang erat selimut yang menempel pada tubuhnya


“Kau tidak berhak membawa nya...dia istriku..!! Dan kau juga tidak berhak menganggu sepasang suami istri untuk menghabiskan malam bersama..!!” senyum Mike menyeringaii menatap Agus yang kini terpancing dengan kata kata Mike


“Aki tidak akan menganggu kalian jika memang Yoonia benar benar menginginkan mu..!!” tatapan Agus dan Mike kini beralih ke Yoonia yang kini ketakutan,Yoonia menatap Mike dan Agus bergantian,Mike sedikit melotot pada Yoonia agar ia tidak menggeleng kan kepalanya


Namun Yoonia malah menggeleng kan kepalanya tanda ia tak menginginkan Mike,melihat itu Agus tersenyum sedangkan Mike mengepalkan tangannya. “Dasar wanita sialan..!!!” tangan Mike hendak memukul Yoonia namun segera ditahan oleh Agus,Agus memelintir tangan Mike kebelakang hingga Mike terjungkal kelantai


Dengan segera Agus meminta Anak buah nya agar menahan Mike sementara Agus mendekati Yoonia,Yoonia langsung menghambur ke pelukan Agus tak peduli dengan kemarahannya saat ini,ia hanya merasa takut dan hanya butuh pelindung yang di rasa akan di dapat kan dari Agus


Agus melepas pelukan nya lalu menatap Mike yang kini di pegang oleh anak Buah nya,Agus mendekati Mike lalu melayangkan sebuah pukulan diwajah Mike


Bugh!

__ADS_1


“Ini balasan karena kau sudah menabrak putraku..!!!”


Bugh!


“ini karena kau telah menyakiti wanita tua yang telah menemani Aaron dan Yoonia..!!!”


Bugh!!


“Dan ini karena kau telah menyakiti ibu dari anak ku..!!!”


Mike tertunduk lemas tak berdaya karena mendapat pukulan dari Agus,sementara Agus melepaskan jas nya dan menutupi tubuh Yoonia dengan rapat lalu menggendong Yoonia keluar dari villa tersebut,sebelum ia keluar dari kamar itu ia memerintahkan anak buah nya agar menghajar Mike tapi jangan sampai kehilangan nyawa karena Mike harus diserahkan ke polisi atas tuduhan penganiayaan terhadap Yoonia dan Adaline


Yoonia tak henti hentinya menangis saat berada di gendongan Agus tak menolak perlakuan Agus ia juga mengalungkan tangannya di leher Agus agar tidak jatuh,matanya menatap wajah Agus yang kini tak menatap nya,ada rasa bersalah dan bersyukur karena Agus datang menyelamatkan nya


Tak lama mereka menaiki helikopter dan terbang ke kota A, sepanjang perjalanan Yoonia hanya diam begitu pula dengan Agus yang tak mengajaknya bicara sedikit pun,lalu tak lama terdengar deringan dari ponsel Agus,pria itu segera mengangkat teleponnya sedangkan Yoonia hanya memperhatikan wajah tampan yang pernah singgah di hatinya bahkan hingga kini masih ada dihatinya


“Halo?”


“.....”


“Sudah bun..”


“.....”

__ADS_1


“Nanti saja,dia masih ketakutan..” ucapnya sedikit melirik Yoonia


“.....”


“Baiklah...”


Setelah menutup teleponnya Agus kembali melirik Yoonia,Yoonia pun melirik Agus ingin bertanya siapa yang menelpon namun mulutnya enggan bersuara,Agus paham dengan raut wajah Yoonia. “Bunda..dia menanyakan mu” Yoonia menatap Agus dengan mata berkaca-kaca. “Lalu Aaron?” akhirnya ia memberanikan diri untuk bertanya


“Dia menangis,tapi kini sudah lebih tenang..” Yoonia mendengar putranya menangis tak kuasa menahan tangisnya. “Anakku..” ucapnya disela sela tangisnya. “Anak kita..!!” timpal Agus kini Yoonia menatap Agus entah kenapa ia merasa bersalah saat Agus mengatakan itu padahal sebelumnya ia sangat marah ketika Agus mengatakan hal itu


akhirnya mereka kembali diam hingga helikopter tersebut mendarat di kota A,Agus membantu Yoonia turun dari helikopter terlihat disana Regan dan Yunita sudah menunggu mereka di malam yang gelap ini,mereka di minta oleh brasmayanto untuk menjemput Yoonia dan Agus tentu saja awalnya Yunita menolak karena ia yakin mereka pasti akan bertengkar,namun karena Ayahnya memaksa ia pun menurut,dan benar saja sepanjang perjalanan mereka terus saja bertengkar seperti biasanya


“Kak...!!” pekik Yunita ketika melihat Yoonia yang turun dari helikopter,Yunita langsung menghambur ke pelukan Yoonia mereka pun menangis tersedu sedu. “Kakak lihat wajah mu,apa yang telah badjingan itu lakukan padamu...?” ucap Yunita menangkupkan kedua tangannya di wajah Yoonia, Yoonia menggeleng. ”kakak tidak apa apa... ayo kita kerumah sakit,kakak ingin melihat keadaan Adaline..” Yunita mengangguk lalu mereka ber 4 pergi kerumah sakit dengan satu mobil


“Bagaiman dengan pria itu..?” tanya Regan ketika berada di dalam mobil,Yunita menatap sinis ke arah Regan karena menanyakan pria badjingan itu dihadapan Yoonia. “Kenapa kau menanyakan pria itu dihadapan kakaku? Kau tau bukan dia masih ketakutan dengan pria itu..??”. Regan memilih diam karena apapun yang akan ia katakan pasti salah di pendengaran Yunita


“Polisi sudah meringkus nya dia akan ditahan karena kejahatan yang ia lakukan..!!” timpal Agus ia juga ingin agar Yoonia tahu tentang pria itu namun Yoonia tak kunjung menanyakannya


“Syukurlah...dia pantas mendapatkan nya..!!” ucap Yunita menghela nafas sambil memeluk Yoonia


“Ckk...jika aku tak menanyakan nya kau tidak akan tahu..!!” timpal Regan yang merasa kesal pada Yunita,bukan kah tadi ia marah karena Regan menanyakannya? Tapi sekarang ia malah juga berkomentar


“Kauu....!!!”

__ADS_1


“Sudah lah...bisa tidak kalian diam sebentar? Aku pusing...!!!” sentak Yoonia kesal karena kedua makhluk itu tidak pernah akur jika sudah bertemu,kenapa mereka berdua yang malah disuruh menjemputnya padahal semua orang tau mereka sering bertengkar,Akhirnya perjalanan menuju rumah sakit pun terasa aman dan damai tanpa suara Regan dan Yunita


__ADS_2