SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
rumor pernikahan


__ADS_3

”Diam lah,ada yang memperhatikan kita!” ucap Agus berbisik di telinga Yoonia,membuat Yoonia sedikit bergedik


”siapa?” tanya Yoonia yang masih berada di dekapan Agus


”Aliya.” ucap Agus,ternyata Aliya masih berada di balik pintu,Aliya yang masih belum percaya dengan ucapan Agus pun, berniat untuk mendengarkan percakapan Agus dan Yoonia


Aliya yang tak mendengar suara apa apapun,memilih untuk pergi,Agus yang sudah tidak melihat bayangan Aliya pun tetap memeluk Yoonia dan tidak memberitahu nya


”belum pergi pak?” tanya Yoonia yang sudah merasa risih


”mmm belum,dia masih menguping” ucap Agus mengulum senyum


”huffff,saya pengap pak” ucap Yoonia, mendengaritu,Agus pun Melepas pelukannya


”u-udah pergi tuh si Aliya” ucap Agus merapikan jas nya


”bapak kenapa bilang kalau kita mau nikah sih?” Ucap Yoonia kesal


”syukur dibantuin,malah marah marah!” ucap Agus menoel kening Yoonia


”awww sakit loh!!” ucap Yoonia mengusap keningnya nya


”sakit?” tanya Agus


”pake nanya lagi!” ucap Yoonia mendengus kesal


tanpa basa basi Agus langsung mengecup kening Yoonia,membuat Yoonia terdiam kaku bak patung


”sekarang masih sakit?” Tanya Agus menaikkan Alisnya,Yoonia yang masih kaget hanya menatap Agus tak percaya


”masih sakit gak? Kalau masih sakit sini biar diobati lagi” ucap Agus hendak mengecup kening Yoonia,dan Yoonia spontan mundur selangkah


”gapapa ini masih awal kok,nanti pas udah nikah bakalan lebih hahaha!” ucap Agus tertawa keras


”saya ga mau nikah sama bapak!” ucap Yoonia meninggalkan ruangan Agus dengan masih memegang keningnya yang mendapat obat dari Agus


Setelah Yoonia keluar dari ruangan Agus,ia pun memilih ke meja kerja nya


”kok gue deg degan gini sih?” batin Yoonia


”pak Agus juga kesambet apaan sih?”


Saat sedang melamun,Ira pun datang dan duduk di meja kerjanya,membuyar kan lamunan Yoonia,Yoonia yang masih merasa bersalah pun,merasa bingung harus bersikap kepada Ira


”Ra?” Ucap Yoonia


”hmm?” jawab Ira dengan senyuman


”gue mau minta maaf” ucap Yoonia tertunduk


”udah Nia,lupain aja,udah berlalu juga,dan itu gak sepenuhnya salah Lo" ucap Ira berusaha tersenyum


”makasi ya Ra,kita tetep temenan kan?” Tanya Yoonia dan dibalas anggukan oleh Ira


”mmm nantii pulang bareng gak?” tanya Yoonia


”Maaf Yoonia,nanti gue dijemput Bagas.” ucap Ira


”o-ooh gitu.” ucap Yoonia berusaha tersenyum, meskipun Bagas salah namun Yoonia tidak bisa menyangkal bahwa dia memiliki perasaan terhadap Bagas


Saat sedang berbincang dengan Iraa,,beberapa karyawan menghampiri mereka berdua


”Yoonia,kamu mau nikah sama pak Agus ya?” tanya karyawan itu


Mendengar itu seketika mata Yoonia melebar,dan Ira mengerutkan keningnya,tak mengerti apa yg dibicarakan oleh beberapa karyawan tersebut

__ADS_1


”ma-maksud kalian apa?” tanya Ira


”kamu gak tau? Bukannya kamu teman dekat Yoonia ya?” ucap karyawan itu


”Nia? Apa yang mereka katakan?” tanya Ira kepada Yoonia


”siapa yang mengatakan kepada kalian?” tanya Yoonia


”jadii bener? Wah hebat ya Yoonia baru sebulan kerja disini aja udah bisa memikat bos sendiri.” ucap Karyawan itu dengan tertawa seperti menyindir Yoonia


”gak! Saya gak akan nikah sama bos,kalian cuma salah paham!” ucap Yoonia berlalu pergi dan diikuti Ira


Tak jauh dari mereka,ternyata ada seseorang yang bersembunyi menguping pembicaraan karyawan lain dan Yoonia


”Yoonia tunggu!” ucap Ira yang mengejar Yoonia,Yoonia yang merasa sudah jauh dari meja kerjanya pun memilih berhenti dan duduk di kursi tunggu


”hufffff” Yoonia membuang nafas kasarr dan memegang kepalanya


”Lo beneran mau nikah sama pak Agus?” ucap Ira terengah-engah


”enggak lah! Ini pasti kerjaan perempuan itu!” ucap Yoonia kesal


”siapa? Buk Aliya maksudmu?” ucap Iraa


”siapa lagi? Selain gue sama pak Agus cuma dia yang ada disana!” ucap Yoonia kesal


”tapii bagaimana mungkin dia menyebarkan rumor itu kalau tidak ada yang mengatakan nya?” tanya Yoonia penasaran


”itu karena pak Agus mengatakannya untuk menolong ku!” ucap Yoonia tertunduk


”hah? Terus gimana dong?” tanya Ira


”entah lah,pokonya rumor ini harus segera lenyap!” ucap Yoonia


”Gue bakalan bantuin Lo Nia!” ucap Ira menggenggam tangan Yoonia


Di tempat lain,Ari pun sudah mendengar rumor yang menyebar di kantor,dan langsung menemui sahabatnya


Tok


Tok


Tok


”Masuk!” ucap Agus


”bro! Lo tau gak rumor yang menyebar dikantor ini?” ucap Ariii duduk dihadapan Agus


”apa?” ucap Agus tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop


”Lo mau nikah sama Yoonia!” ucap Arii, Agus yang mendengar nya pun menghentikan pergerakan jarinya


”sudah ku duga akan menyebar!” ucap Agus menaikkan sudut bibirnya


”maksud Lo?” tanya Ari tak paham


”gue mau nolongin Yoonia dari tuduhan Aliya,jadi gue bilang bakal nikah sama Yoonia.” ucap Agus santai


”g*la Lo?” ucap Arii melebarkan matanya


”ya mau gimana lagi,bunda Yoonia berpesan sama gue buat jagain Yoonia!” ucap Agus santai


”iya juga sih,terus gimana sekarang?” tanya Arii


”ya kita liat aja ke depannya” ucap Agus,Arii mendengar perkataan Agus hanya manggut-manggut

__ADS_1


”Lo marah?” tanya Agus


”nggak lah,gue udah nutup hati buat Yoonia,lagian kemaren itu gue cuma iseng doang kok,Lo lebih cocok sama dia.” ucap Arii menaikkan alisnya,Agus yang mendengar perkataan Ari hanya memutar bola mata,namun di dalam hatinya iya merasa senang mendengar perkataan Sahabatnya itu,Selama sebulan Yoonia bekerja di kantornya,diam diam Agus selalu memperhatikannya,berawal darii hanya ingin menjalankan amanah bunda Yoonia,hingga ia benar benar merasa tertarik kepada Yoonia yang berbeda dari wanita kebanyakan mendekati nya


Jam sudah menunjukkan pukul 16.57,yang artinya jam kerja akan habis,dan seluruh karyawan bersiap untuk pulang,Yoonia,Ira,Aliya berada di lift yang sama,membuat Yoonia ingin cepat cepat keluar dari lift


”selamat ya Yoonia,udah berhasil memikat Bos!" ucap Aliya tersenyum sinis, Yoonia yang tak ingin berdebat pun memilih diam


”pasti pelet nya kuat ya sampai bisa memikat dua pria sekaligus,upsss!” ucap Aliya menutup mulutnya


”jangan nyebarin rumor yang gak bener ya!” ucap Iraa membuka suara


”gak usah ikut campur deh Lo!” ucap Aliya menunjuk Ira


"Jangan ganggu temen gue!” ucap Yoonia menepis jari Aliya


”makanya suruh dia diam!” ucap Yoonia melipat kedua tangannya


”Lo yang diam! Dan satu lagi,jangan nyebarin rumor yang gak bener!” ucap Yoonia menunjuk Aliya


”jadi maksud lo berita itu gak bener? Terus pak Agus bohong gitu? Atau maksud lo pak Agus yang berharap sama Lo?” ucap Aliyaa meremehkan Yoonia


”lo ga perlu tau,dan intinya itu semua gak bener!” ucap Yoonia berjalan keluar lift,setalah lift terbuka dan diikuti Ira


Saat sudah diluar kantor,Yoonia dan Ira berpisah karena Ira di jemput oleh Bagas,Yoonia memilih untuk menunggu taksi di tempat lain,Yoonia tidak ingin melihat wajah Bagas lagi.


”lama banget taksi nya!” ucap Yoonia melihat jam dipergelangan tangan nya


Tiiiin!


Sebuah mobil mewah berhenti didepan Yoonia,Yoonia yang sudah sering melihat mobil itu pun langsung mengetahui siapa pemilik nya


”masuk!” ucap orang itu tak lain Agus


”gak usah!” ucap Yoonia,iya tak ingin karyawan lain melihatnya satu mobil dengan Agus,karena itu bisa menyebabkan masalah


”Naik! Saya mau ngomong sesuatu!” Ucap Agus menurunkan kacamata nya


”ngomong disini aja!” ucap Yoonia tanpa melihat ke arah Agus


”baiklah kalau kamu gak mau masuk,saya tunggu kamu dirumah kamu!” ucap Agus menaikkan kacamata hitamnya


”maksud bapak?” tanya Yoonia


”makanya masuk!” ucap Agus


”tapii..” ucap Yoonia melirik Kiri dan Kanan


”gaada karyawan disini! Mereka udah pulang!” ucap Agus keluar dari mobil dan membuka Pintu untuk Yoonia,Yoonia pun masuk ke mobil Agus


”bapak mau ngomong apa?” Tanya Yoonia menatap Agus


”gak jadi,udah lupa!” ucap Agus menatap jalanan


”bapak jangan main main deh!” ucap Yoonia menatap lekat ke arah Agus


”saya serius!” ucap Agus menatap lekat ke arah Yoonia dan mendekatkan wajahnya,dan semakin dekat,hingga pandangan mereka beradu,seketika Yoonia membuang muka kearah lain,Agus yang melihat Yoonia salah tingkah pun tersenyum kecil


”makasi pak!” ucap Yoonia


”hmmm!” gumam Agus


”gak mampir dulu pak?” tanya Yoonia, mengingat terakhir kali Agus meminta Yoonia untuk menawarkannya mampir


”Nantii sekalian sama rombongan!” ucap Agus mengedipkan matanya

__ADS_1


”hah?” ucap Yoonia tak paham,dan Mobil Agus pun melaju


Ting Ting Ting!!


__ADS_2