
Hampir 3 tahun Agus menjalani kehidupan nya tanpa Yoonia,ia hanya pergi bekerja,Pulang ke apartemen,sesekali pulang kerumahnya untuk menjenguk Papa nya dan Regan,dan juga menjenguk Keluarga Yoonia,ia masih berhubungan baik dengan keluarga Yoonia meskipun ia merasa marah dengan Yoonia
Dikantornya Agus sangat ditakuti karena sekarang ia menjadi lebih galak,sering marah marah walaupun hanya karena masalah sepele,kasar,namun ia tak bisa berkutik saat di depan Gadis kecil yang umurnya hampir 3 tahun
Ya,dia adalah Ariana yang katanya anaknya dengan Putri,Agus sangat menyayangi Gadis kecil itu,gadis dengan pipi gembul nya,ia bisa marah di hadapan banyak orang namun tidak dihadapan gadis kecil itu
“Daddy! Kenapa Daddy malah malah kepada uncle ini?” ucap Ariana di ambang pintu di ruangan Agus,ia melihat daddy-nya memarahi seorang karyawan
“Ariana?” ucapnya terkejut melihat Putrinya berada di kantornya,ia menoleh kearah karyawan tersebut dan memberi kode untuk keluar,karyawan tersebut mengangguk dan segera keluar
“aku sangat beruntung!” batin karyawan tersebut dan segera keluar dari ruangan Agus
“hei tuan putri Daddy,apa yang kau lakukan disini?” ucapnya menghampiri Putrinya dan segera menggendong nya
“mommy ada pemlotetan,ana bocen di lumah,jadi ana telbang kesini.” ucapnya dengan celotehan khas anak kecil
“baiklah,tuan putri ku sedang bosan,hmmm bagiamana kalau kita ke mall saja?” ucapnya mendudukkan putri nya di pangkuannya, mendengar itu sontak mata gadis kecil itu berbinar-binar,ia masih kecil namun suka sekali belanja,ia sangat suka melihat baju baju yang ada di mall,persis seperti ibunya
“ana mau Daddy!” dengan anggukan kepala berkali kali,Agus merasa gemas melihat tingkah gadis kecil itu,ia pun melayangkan kecupan di pipi gadis kecil itu
“baiklah,ayo!” ucap Agus dengan telapak tangan diudara menunggu uluran tangan dari gadis kecil itu
“Ayo!” ucap gadis kecil itu menyambut tangan Daddy nya
Ditempat lain,Yoonia sudah berada dii negara kelahirannya,ia terpaksa kembali ke negaranya karena ada beberapa urusan,ia kembali dengan temannya yaitu Katrin,Katrin lah yang menolongnya saat Yoonia kesusahan di negeri orang,Katrin seorang single parents,ia memiliki seorang putri berumur 4 tahun bernama Lora,Yoonia sudah menganggap nya seperti Putri sendiri semenjak ia tinggal bersama Katrin, begitu pula dengan Lora yang menyayangi Yoonia seperti ibunya sendiri,bahkan ia juga memanggil Yoonia dengan sebutan Mom
Hari ini Yoonia mengajak Lora dan Katrin jalan jalan,mereka pergi ke mall karena permintaan Katrin,ia ingin membeli beberapa pakaian disana,setelah puas berkeliling mereka memutus kan untuk makan di cafe yang ada di mall tersebut,Katrin pamit ke toilet,sedangkan Yoonia menemani Lora makan
Saat sedang makan,seorang gadis kecil berlari hingga terjatuh,Yoonia seketika berdiri dan membantu gadis kecil itu,gadis kecil itu menangis sambil memegang lututnya yang sedikit lecet
__ADS_1
“kau tidak apa apa anak manis?” ucap Yoonia mengusap tubuh anak kecil itu
“lutut ana cakit.” ucapnya sambil menangis
“lutut mu lecet sedikit,aunty akan mengobati nya,kau mau?” ucapnya mengusap puncak kepala anak kecil itu
“apa perlu disuntik?” tanya gadis itu dengan wajah yang polos
Yoonia sedikit terkekeh mendengar ucapan gadis kecil itu “tentu saja tidak,gadis manis?” ucapnya membelai pipi gembul gadis itu
“Dimana ibu dan ayah mu?” tanya Yoonia setelah mendudukkan gadis kecil itu dipangkuan nya,dan mulai mengobati luka nya
“Mommy kelja,Daddy tadi belsamaku tapi hilang.” ucapnya menunduk
“kau berpisah dengan daddymu Disni?“ tanya Yoonia mendongakkan wajah Gadis itu,dan dibalas anggukan oleh Gadis itu
“Aku akan membantu mu mencari Daddy mu,bagaimana?” ucap Yoonia sontak membuat gadis itu tersenyum lebar dan langsung memeluk nya
Setelah berpamitan dengan Katrin untuk membantu mencari ayah gadis kecil itu,Yoonia pun berkeliling bersama Riana dan Lora,Lora merengek ingin ikut dengan Yoonia,Katrin pun setuju dan menunggu di cafe,setelah beberapa lama berkeliling akhirnya Riana menemukan Daddy nya
“aunty,itu Daddy ana!” ucapnya dengan jari telunjuk menunjuk ke arah seorang pria,dan tangan lainnya menarik Yoonia untuk berlari
Yoonia mengedar kan pandangan nya,melihat kearah orang yang ditunjuk oleh gadis itu,ia melihat seorang pria berdiri membelakangi nya dengan beberapa orang penjaga,pria itu melihat ke kiri dan ke kanan seperti mencari sesuatu,tentu saja ia mencari putrinya
Yoonia mengikuti langkah gadis kecil itu yang berlari ke arah Daddy nya dengan berteriak memanggil Daddy nya
“daddy!” ucap Gadis kecil itu membuat pria tersebut berbalik badan,sontak Yoonia terkejut dan berhenti melangkah,ia membiarkan gadis itu berlari ke arah daddy nya
“Riana!” ucap pria itu langsung berjongkok dan memeluk gadis kecil itu,sedangkan Yoonia masih mematung dengan tangan menggandeng Lora yang ikut berhenti
__ADS_1
“Kamu kemana saja? Daddy mencari mu kemana mana?” ucapnya tanpa melepas pelukannya
“tadi ana liat boneka becal,telus ana lapar mau makan,jadi pergi ke Cana,tapi ana jatuh” celotehnya dengan menunjukkan lututnya yang luka,namun sudah diobati oleh Yoonia
“kau jatuh? Apa masih ada luka lain?” tanya Agus melihat tubuh putrinya
“tidak! Aunty Nia sudah mengobati nya” ucap gadis itu menunjuk ke arah Yoonia,Agus melihat ke arah yang di tunjuk oleh Putri nya,sontak Agus terdiam kaku melihat Yoonia yang ia rindukan selama bertahun tahun berada di hadapannya namun menggandeng seorang anak perempuan
Yoonia berbalik hendak pergi namun dihentikan oleh suara gadis kecil itu
“Aunty!” ucapnya membuat Yoonia menghentikan langkahnya,entah kenapa ia malah berhenti saat mendengar gadis itu memanggil nya,Gadis itu turun dari gendongan Daddy nya dan berlari ke arah Yoonia,ia menarik tangan Yoonia untuk berkenalan dengan Daddy nya
“ini Daddy ku,kenapa aunty pelgi tanpa belkenalan dengan Daddy ku?” ucapnya dengan memanyunkan bibirnya
“A-aunty harus pergi karena ada urusan.” ucapnya tersenyum kikuk
“urusan apa mom? Bukan kah hari ini kita hanya akan jalan jalan? Mom kan janji ga kerja hari ini!” ucap Lora mengerucutkan bibirnya
“kalian juga jalan jalan? Kami juga jalan jalan kan dad?” ucap gadis itu mendongak ke arah Daddy nya,dan dibalas anggukan kecil oleh daddy nya
“Ayo kita jalan jalan baleng,pasti selu!” ucapnya memegang tangan Lora,Lora pun antusias mendengar ucapan Ariana
“Ayo mom!” ucap Lora memeluk lengan Yoonia
“ta-tapi mom Katrin nanti sendirian?” ucap Yoonia berusaha membujuk Lora,ia tak pernah menolak keinginan Lora,membuat Lora sangat manja kepadanya
Di saat bersamaan Yoonia mendapat pesan dari Katrin
”Apa masih lama? Aku pulang dulu ya,kepala ku sedikit pusing,tolong kamu bawa Lora jalan jalan dulu ya? Gak papa kan?” Yoonia yang membaca pesan dari Katrin hanya menghela nafas panjang ”baiklah mom ikut kalian saja” ucapnya pasrah
__ADS_1
Kedua gadis itu sangat senang hingga melompat sambil berpegangan tangan,Ariana hampir terjatuh membuat Yoonia dan Agus sontak menolong Ariana,namun tangan mereka malah berpegangan,ada desiran aneh saat tangan mereka menempel,sontak Yoonia langsung menarik tangannya
“kami mau ke taman dad!” ucap gadis kecil itu menarik tangan Daddy nya,Agus hanya mengangguk dan menggendong Putri kecilnya itu