
Keesokan harinya Agus pergi mengantar Regan untuk daftar sekolah di tempat Yunita sekolah,Yoonia pun sudah memberitahu Adiknya itu jika dia harus bersikap baik dengan Regan,Yunita yang mendengar perkataan kakaknya langsung semangat 45 mendengar kakaknya mengatakan Regan sangat tampan
Agus dan Regan pulang dari sekolah namun wajah Regan terlihat sangat kesal menarik perhatian Yoonia “Regan, Ada apa dengan wajahmu?” tanya Yoonia dan dibalas gelengan kepala oleh Regan,lalu ia berjalan menuju kamarnya,Yoonia hanya mengerutkan keningnya melihat kepergian Regan
Agus merangkul pundak istrinya,Yoonia yang tersadar pun hendak menepis tangan suaminya namun melihat papa mertua nya berada di depan mereka,Yoonia mengurungkan niatnya,Agus yang melihat Yoonia tidak bisa melakukan apa pun langsung mengambil kesempatan ia menghujani kecupan diwajah Yoonia,membuat Yoonia berdecak kesal
Melihat papa mertuanya sudah pergi, Yoonia langsung menepis tangan suaminya “jangan macam macam ya Gus!” ucapnya dengan sorot mata tajam mengarah ke suaminya “satu macam doang.” ucap Agus mengedip matanya,Yoonia memang masih marah dengan suaminya namun ia mudah luluh dengan perlakuan suaminya,entah lahh seperti masih butuh waktu untuk menerima suaminya
Sebulan sudah mereka menikah namun Yoonia masih enggan memberikan hak suaminya,namun Agus masih bersabar dengan sikap dingin Yoonia terhadap nya,namun selama itu juga ia menyelidiki hal yang terjadi saat malam pertama pernikahan nya, waktu sebulan pun belum bisa membuat Agus menemukan titik terang atas kejadian itu karena ia tak meminta bantuan sahabat nya Ari yang sudah menghilang semenjak Yoonia di culik
Hari ini Agus akan bertemu klien di sebuah restoran mewah, sesampainya di restoran ia pun duduk di tempat yang sudah di sedia kan oleh restoran tersebut,namun ia melihat seseorang yang tak asing namun berpenampilan berbeda
Ari,dia Ari sahabat sekaligus asisten Agus namun penampilan nya sangat berbeda,ia berpenampilan seperti seorang pengusaha kaya,Agus memutuskan untuk tetap memantaunya dari kejauhan,Tak lama kemudian dua orang wanita yang ia kenali juga datang dan duduk bersama Ari,dia Putri dan Ira,lama tak mendengar kabar mereka setelah malam itu,mereka terlihat serius saat berbicara membuat Agus memicingkan mata
Tak lama kemudian Agus mendapatkan pesan dari orang suruhannya,bahwa dalang di balik semua ini adalah Arii,ialah yang menculik Yoonia dan ialah yang mebgatur pertemuan nya dengan Putri,serta ia yang memberitahu Putri bahwa Agus dan Yoonia akan menikah,tangan Agus mengepal ia tak percaya bahwa orang yang selama ini ia percaya mengkhianati nya,buru buru ia pulang untuk memberitahu Yoonia dan meninggalkan meeting dengan klien,namun sesampainya dirumah ia tak menemukan keberadaan istrinya,ia berpikir mungkin saja istrinya menemui bunda nya yang kebetulan keluar dari rumah sakit hari ini
Matahari sudah anak menghilang,namun istrinya tak kunjung pulang,ia bertanya kepada asisten rumah dan mereka mengatakan Yoonia pergi kerumah sakit menemui bunda nya,namun karena sudah terlalu lama ia menghubungi istrinya namun ponsel tak bisa dihubungi,ia menghubungi adik ipar nya
__ADS_1
“halo?” ucap adik ipar nya setelah mengangkat telepon nya
“Halo Nita,apa kakakmu masih bersama kalian?” tanya Agus tanpa basa basi
“loh kakak udah pulang sekitar 1 jam yang lalu,apa dia belum nyampe di rumah?”
“aaah, mungkin dia bertemu teman nya,baiklah nanti akan ku hubungi lagi?” ucap Agus bersikap tenang,ia tak ingin adik ipar nya merasa khawatir
Setelah berhari-hari menghilangnya Yoonia,Agus terlihat sangat kacau,ia tak memperdulikan pekerjaan nya,jarang pulang ke rumah,ia hanya fokus mencari keberadaan Yoonia,saat sedang tidur di apartemen nya,satu pesan masuk,namun dikarenakan tidur yang begitu pulas ia tak menyadari ada pesan di ponselnya
Setelah ia bangun tidur,ia membuka ponsel nya melihat ada satu pesan,buru buru ia membuka pesan tersebut “[Aku pergi,terima kasih sudah memberi luka tambahan di hatiku,semoga kau selalu bahagia dengan kekasih mu]” isi pesan tersebut,saat dihubungi nomor tersebut tidak aktif lagi,sudah bisa dipastikan bahwa itu pesan dari Yoonia
Ditempat lain Yoonia juga menangis sesenggukan di bandara,setelah beberapa hari ia berada di sebuah hotel kini ia berniat untuk pindah ke luar negeri hanya untuk menghindari suaminya,ia memilih pergi karena mendapat pesan dari Putri bahwa ia sedang mengandung anak Agus,seketika tubuh Yoonia terasa lemas,bahkan ia belum berbaikan dengan suaminya itu tapi ia sudah mendapatkan kabar mengejutkan,Putri meminta nya untuk tidak berada di antara mereka berdua,dan membuat Yoonia memutuskan untuk meninggalkan Agus
Setelah 2 Minggu kepergian Yoonia,Agus didatangi oleh Putri di apartemen nya,Putri datang dengan mata memerah,dan memegangi perutnya,Agus yang melihat Putri pun mengerutkan keningnya
“apa yang kau lakukan disini?“ tanya Agus,Putri pun langsung menghambur ke pelukan Agus membuat Agus mendorongnya
__ADS_1
“apa yang kau lakukan j*lang!” Ya semenjak kepergian Yoonia, Agus berubah drastis,ia menjadi sangat kasar bahkan kepada wanita,ia merasa semua wanita sama saja,tidak ingin mendengar penjelasan dan pergi meninggalkan luka
“Agus? Kenapa kau sangat kasar?” ucap Putri yang berdiri dengan tangan memegang pintu,karena akibat dorongan dari Agus ia sedikit terhuyung ke belakang
“apa yang ku harapkan dari wanita seperti mu!” ucapnya dengan jari telunjuk yang mengarah ke wajah Putri, Putri sedikit takut namun ia tak ingin menggagalkan rencananya
“masih ada yang harus kau harapkan dariku!” ucapnya dengan lantang,membuat Agus berkerut kening
“apa maksudmu? Cepat katakan dan segera pergi dari sini!”
“kau harus bertanggung jawab dengan janin yang ada di perutku!” ucap Putri dengan senyum kemenangan,ia berhasil membuat Agus melongo
“Janin katamu?”
“Ya! Janin kita!” ucap Putri dengan tangan terlipat di dada,Agus terdiam sejenak ia memikirkan apa yang Putri ucapkan,ingin rasanya mengelak namun kejadian malam ituu membuat nya ragu,ditambah lagi ia tak ingat apa yang terjadi
“A-aku akan bertanggung jawab dengan janin itu,aku akan memberinya kasih sayang” ucap Agus sontak membuat Yoonia tersenyum lebar,ia merasa inilah awal kebahagiaan nya,namun seketika ia merasa kecewa dengan ucapan Agus
__ADS_1
“tapi aku tidak akan menikahi mu! Aku masih berstatus suami Yoonia!” ucapnya tanpa melihat Putri, mendengar itu Putri sedikit kecewa,tapi ia percaya bahwa seiring waktu kebersamaan mereka Agus akan mulai mencintai nya kembali