
Budayakan Like setelah baca ya, happy reading😘
Begitu pula dengan Agus,kini kendaraannya melaju menuju rumah Yoonia dengan membawa rekaman percakapan nya dengan Mike sebagai bukti, sebenarnya Agus merekam percakapan nya dengan Mike karena merasa Yakin Mike juga terlibat dalam kecelakaan Aaron hingga rekaman itu bisa dijadikan bukti yang akan di tunjukkan pada Yoonia
Namun keadaan tidak berpihak pada nya karena tiba tiba macet memenuhi jalan di kota itu. ”Argh sial..!!!! Kenapa harus sekarang!!” ucapnya memukul stir hingga akhirnya ia memutuskan keluar dari mobil dan berjalan mencari ojek agar lebih bisa cepat sampai ke kediaman Brasmayanto
Sedangkan ditempat lain kini Mike sudah berada di halaman rumah istrinya itu segera ia melangkahkan kaki masuk kerumah itu. “Yoonia..!!” teriaknya setelah masuk ke rumah kaki nya berjalan menuju lantai atas
Ceklek!
“Ada apa Mike? Kenapa suka sekali berteriak?” Yoonia meluapkan emosi nya yang masih belum mereda perkara kejadian tadi pagi. “Ayo ikut,kita harus pergi!” Mike segera menarik tangan Yoonia yang berusaha memberontak. “Kemana? Mike..lepaskan tangan ku sakit?” cengkraman yang begitu kasar membuat Yoonia meringis kesakitan namun Mike tidak mempedulikan nya, dipikirannya kini hanya membawa Yoonia pergi jauh dari negara ini,bahkan ia sudah menyiapkan helikopter untuk pergi jauh dari kota ini sebelum meninggalkan negara istrinya itu
“Diam dan menurut lah Yoonia!!” sentak Mike membuat Yoonia diam,kemarahan yang ditunjukkan Mike benar benar membuat nya takut,ia belum pernah melihat sisi kemarahan Mike yang mungkin berada di level iblis
Kebetulan Brasmayanto sedang tidak berada di rumah karena harus ke kantor,dan dirumah hanya tinggal Adaline dan Bunda Mira,karena Aaron ikut bersama Yunita yang entah kemana, mendengar suara keributan diluar membuat Adaline dan Bunda Mira segera keluar masuk kerumah karena saat itu mereka bedua sedang duduk di taman belakang
“Mike...!! Ada apa? Kenapa menarik Yoonia seperti itu?” tanya Bunda Mira yang baru memasuki rumahm sedangkan Mike tidak menggubris perkataan Bunda Mira dan tetap menarik Yoonia keluar rumah,Adaline segera menahan tangan Yoonia membuat Mike menghentikan langkahnya
__ADS_1
Dengan kasar Mike mendorong Adaline hingga membuat wanita tua itu terjatuh dan kepala nya mengenai tembok hingga tak sadarkan diri. “Adaline...!!!!” serentak Bunda Mira dan Yoonia memekik menyebut nama Adaline. “Mike..!!! Kau gila?!!!!” Yoonia mencoba menghempaskan tangan Mike namun kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan Mike
Tak peduli dengan kondisi Adaline,Mike segera mengangkat tubuh Yoonia layaknya menggendong sebuah karung beras,lalu memasukkan dengan paksa Yoonia ke dalam Mobil,lalu segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
Tak lama kemudian Agus datang dengan motor,entah bagaimana ia mendapatkan motor tersebut namun ia meletakan nya dengan asal bahkan motor tersebut langsung tumbang,segera ia berlari memasuki rumah itu hingga mendapati Bunda Mira yang tengah terduduk dilantai memangku kepala Adaline
“Apa yang terjadi? Siapa yang melakukan ini?” tanya Agus ketika masuk,ia segera menghampiri bunda Mira dan Adaline. “Mike..” ucap Bunda Mira disela sela tangisnya. Agus melebarkan matanya lalu mengedarkan pandangannya melihat rumah yang terlihat sepi. “Lalu dimana badjingan itu?”
Bunda Mira menggeleng lalu menunduk. “Dia pergi.. membawa paksa Yoonia” Agus kembali melebarkan matanya kala mendengar jawaban bunda Mira. “Aku harus segera menyusulnya!”
“tapi kenapa? Apa yang terjadi? Kenapa tiba tiba Mike menjadi kasar?” tanya Bunda Mira yang merasa kebingungan dengan sikap Mike,karena biasanya Mike selalu bersikap lembut pada semua orang terutama Yoonia
Lalu Agus segera masuk kedalam mobil milik keluarga Brasmayanto yang sudah ia pinjam sebelumnya pada Bunda Mira,selepas kepergian Agus,Bunda Mira membuka Ponsel tersebut dan mendengarkan rekaman percakapan Agus dan Mike,betapa terkejutnya ia mendengar kebenaran dari mulut Mike,Bunda Mira menutup Mulutnya sambil menangis,segera ia kembali menelpon suaminya menanyakan keberadaan nya yang sedari tadi belum sampai kerumah
Tak lama sebuah mobil memasuki pekarangan rumah nya yang diyakini adalah Mobil milik suaminya,benar saja Brasmayanto terlihat tergesa gesa memasuki rumah. “Apa yang terjadi dengan Adaline?” tanya nya begitu masuk kerumah. ”Tidak ada waktu, Ayo cepat bawa Adaline kerumah sakit!!” dengan dibantu beberapa orang penjaga Akhirnya mereka membawa Adaline kerumah sakit,Bunda Mira juga sudah menceritakan dan mendengarkan rekaman percakapan Agus dan Mike pada Brasmayanto
“Brengsek..!!! Selama itu dia menutupi kebejatan nya..!!” geram Brasmayanto. “Tapi bagaimana dengan Yoonia yah?” tangis bunda Mira pecah mengingat sang putri masih bersama Mike. “Tenang lah Bun,ayah sudah menyuruh seluruh anak buah ayah untuk memeriksa seluruh tempat di wilayah ini termasuk seluruh bandara jika nanti Mike membawa Yoonia keluar dari negara ini
__ADS_1
Di dalam mobil lain Kini Agus sedari tadi menelpon seluruh anak buah nya agar memeriksa setiap bandara,hotel,stasiun di seluruh negara ini,dengan kekuasaan nya ia dengan mudah akan menemukan keberadaan Yoonia
“Yoonia! Aku akan secepatnya menemukan mu,bersabarlah!” lalu pikirannya tertuju pada Aaron, bagaimana jika nanti anaknya menanyakan keberadaan Ibunya? Segera ia menelpon Yunita. “Jika Aaron menanyakan keberadaan mommynya,katakan saja mommynya sedang bersama ku!” ucap Agus sesaat setelah Yunita mengangkat teleponnya
“Tapi ke....” belum juga melanjutkan perkataannya tiba tiba panggilan diputuskan sepihak oleh Agus,mendadak perasaan Yunita menjadi tidak enak. Ada apa? Apa kak Yoonia sedang bersama kak Agus? Tapi kenapa suara kak Agus seperti cemas? Batinnya
Lalu tak lama terdengar suara telepon yang berdering yang ternyata milik pria yang kini berada di hadapan Yunita. “Apa? Bagaimana bisa?”
(...)
“Baiklah!”
“Ada apa uncle regan?” tanya Aaron pada pria yang sedang bersama mereka yang ternyata adalah Regan, entah kebetulan atau memang sedang diikuti oleh Regan hingga bertemu di sebuah cafe saat Yunita dan Aaron memutuskan untuk makan disana
“Yunita,Ayo pergi kerumah sakit!” Regan menggendong Aaron tanpa menunggu Yunita yang masih bertanya tanya padanya
“Nanti aku ceritakan,Ayo cepatlah!!!”
__ADS_1
Yunita mencebik kesal,tadi Agus yang tiba tiba memutuskan sambungan telepon sebelum ia bertany,sekarang Regan juga tak menjawab pertanyaannya