SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN

SI BATU DIJODOHKAN DENGAN SI AROGAN
pertemuan pertama


__ADS_3

Dua Minggu setelah nya Aaron yang sudah kembali ke rumah kini lebih banyak memilih untuk tidak keluar,padahal dulu ia sangat bosan jika seharian dirumah hingga membuat nya selalu merengek minta di ajak ke taman oleh sang ibu,bahkan kadang jika sang ibu sedang sibuk ia meminta Adelin menemaninya ke taman


Melihat sang putra hanya terdiam di kursi roda sambil menatap keluar jendela membuat Yoonia berinisiatif mengajak nya berjalan, dua Minggu ini bukan ia tak pernah mengajak sang anak,namun ia berpikir mungkin sang anak ingin sendiri dulu


“hey boy! Do you want to go to the park?”


“hey boy!” apa kau ingin pergi ke taman?” ajak Yoonia dan dibalas gelengan kepala oleh Aaron


“kenapa? Come on! Mommy sangat bosan dirumah!” bujuk nya dengan wajah yang dibuat buat sedih


“Aaron tidak mau ke taman,Aaron mau jalan jalan aja lewat pohon pohon yang dekat taman” ucap nya memang tak jauh dari taman ada sebuah jalanan dengan pohon pohon besar di kiri dan kanan membuat jalanan disana dipenuhi dedaunan yang gugur dari pohon tersebut


“baiklah! Let's go!” ucap Yoonia mendorong kursi Roda yang Aaron duduki,hingga sampai lah mereka ke tujuan yang diinginkan oleh Aaron


Lelah karena mendorong kursi roda Aaron cukup jauh membuat nya berhenti sejenak dan hendak mendorong kursi roda Aaron ketepi jalan,namun saat baru melangkah tiba tiba kaki nya tersandung membuat nya hampir saja terjatuh jika tak di tahan oleh seseorang


Seorang pria tampan,tinggi,putih tentu nya menahan tubuh nya yang hampir saja terjatuh,kini tatapan kedua nya bertemu namun seketika Yoonia berdehem untuk menyadarkan pria tersebut yang masih saja menatapnya


“Sorry” ucap pria itu setelah melepaskan tangannya dari tubuh Yoonia


”No, I should be the one thanking you."


“Tidak, seharusnya saya yang berterimakasih kepada anda” sedikit membungkukkan badan sambil mengucapkan terima kasih kepada pria yang berada di hadapannya


“Thank you uncle, for helping my mommy”

__ADS_1


“terima kasih paman,karena sudah menolong ibuku” ucap Aaron yang berada di kursi roda menarik perhatian sang pria untuk mendekati Anak kecil itu


“Hey handsome boy, what's your name?”


“hai anak tampan,siapa nama mu?” tanya nya saat sudah berada di hadapan Aaron dengan sedikit bertekuk lutut agar menyamakan tinggi mereka


“I'm Aaron, what's uncle's name?”


“Aku Aaron,siapa nama paman?” tanya nya balik dengan mengulurkan tangannya ke depan


“Mike Brian Ardon, you can call me Uncle Mike"


“Mike Brian Ardon,Kau bisa memanggilku paman mike” menyambut jabatan tangan dari Aaron


“What happened to your leg?”


Aaron menunduk menyembunyikan kesedihannya


“I had an accident two weeks ago.” ucapnya sesaat setelah ia mengangkat kembali wajah nya


“Oh no, don't be sad it doesn't really suit your handsome face, you know? you're really great”


“oh tidak,jangan bersedih itu sangat tidak cocok dengan wajah tampan mu,kau tau? Kau sangat hebat” ucapan Mike membuat Aaron mengerutkan keningnya


“Why?” tanya Aaron dengan rasa penasaran,sedangkan Yoonia hanya menyimak obrolan kedua pria yang umurnya terpaut sangat jauh

__ADS_1


”Because someone said if since childhood he has felt pain then when he grows up he will become a strong and tough person”


“karena seseorang mengatakan jika saat kecil ia sudah merasakan sakit maka saat dewasa ia akan menjadi orang yang kuat dan tangguh”


“Really?”


“Benarkah?” dan dibalas anggukan oleh Mike


Yoonia merasa sedikit aneh dengan sikap Aaron yang cepat sekali akrab dengan pria yang berada dihadapannya ini,karena biasanya ia sangat posesif jika ada laki laki yang mendekati nya


Cuaca yang awal nya cerah kini berubah mendung membuat Yoonia segera mengakhiri percakapan kedua laki laki itu,namun Mike menawarkan tumpangan untuk mereka,awalnya di tolak oleh Yoonia karena mengingat Aaron tidak suka pada pria yang berusaha mendekati nya,namun tiba tiba Aaron setuju dengan alasan hujan akan segera turun dan bisa saja mereka akan terjebak hujan


Mau tak mau Yoonia menurut dan menerima tawaran dari Mike,tak butuh waktu lama kini mereka sudah berada di depan rumah Yoonia namun hujan sudah keburu turun membuat Yoonia kesulitan membawa Aaron,namun tiba tiba Mike membantu nya mendorong kursi roda Aaron dan Yoonia yang memegang payung,sedang kan Ia dan Mike basah karena kehujanan


Setelah sampai di depan pintu,Mike izin pulang namun di tahan oleh Aaron,ia meminta sang paman untuk mampir kerumah nya,awalnya Mike menolak namun karena Aaron memaksa membuat nya tak tega lalu menyetujui permintaan Aaron


Ia permisi sebentar untuk mengambil paper bag yang berisi pakaian nya,memang ia kemana mana akan membawa baju lain untuk jaga jaga jika nanti pakaiannya kotor atau dalam keadaan seperti sekarang ia alami


Setelah masuk kerumah nya kini Yoonia dan Aaron sudah berganti pakaian,Yoonia memakai pakaian biasa yang ia kenakan yaitu celana kain yang panjang dan kemeja dengan rambut yang diikat satu,entah lah sedari dulu hingga sekarang selera pakaian nya masih tetap sama


Tak lama Mike keluar dari kamar tamu setelah berganti pakaian dengan paper bag di tangan berisi pakaian kotornya tadi,Hujan semakin deras membuat Aaron memiliki alasan untuk menahan Mike dirumah nya lebih lama,entah kenapa dia sangat merasa akrab dengan pria satu ini


Setelah makan bersama dan hujan yang sudah mulai reda,kini Mike izin untuk pulang dengan alasan masih ada pekerjaan di kantor padahal hari sudah senja,Aaron yang awal nya sedih kini tersenyum kala Mike mengatakan akan datang mengunjungi nya kembali


Ia sangat senang karena merasa tidak akan bosan lagi dirumah sendirian,padahal selama 2 Minggu ini sang ibu tidak pernah meninggalkan nya,dan semua urusan cafe ia serahkan kepada Yunita

__ADS_1


Sedangkan Yunita sudah tinggal di apartemen nya sendiri saat ia masih kuliah karena jarak dari rumah Yoonia dan kampusnya cukup jauh jadi ia membeli apartemen dengan uang hasil kerja nya mengelola cafe sang kakak


__ADS_2