
Budayakan like setelah baca ya, happy reading 😘
Sebulan berlalu kini pernikahan Yoonia dan Agus berjalan dengan disertai kebahagiaan,namun belakangan Agus dibuat pusing dengan sikap Yoonia yang berubah ubah,galak,manja,dan kadang tiba tiba menangis jika keinginan nya tak dituruti, seperti hari ini saat Agus akan menghadiri rapat yang penting,namun tiba tiba ponsel nya berdering dan tertera nama sang istri disana membuat nya segera mengangkat panggilan telepon tersebut
“iya sayang ada apa?” tanya nya dengan selembut mungkin mengingat sekarang Yoonia sangat sensitif.
“Pulang sekarang ini sangat mendesak!!” pekik Yoonia membuat Agus harus menjauhkan ponsel dari telinga nya,ingin sekali rasanya marah namun ia mengusap dada nya sambil mengatur nafas. “Sabar Agus sabar,ingat dia istrimu!” batinnya
“Tapi sayang,aku ada rapat penting yang tidak bisa....”
“gak mau tau,15 menit lagi sudah harus sampai dirumah! Cepatlah aku sudah tidak kuat..” diancam seperti itu membuat Agus ketar ketir,entah kenapa akhir akhir ini ia selalu takut mendengar ancaman Yoonia padahal dulu ancaman Yoonia tak berlaku ditelinga nya
”baik lah, Aku...” Ucapan Agus menggantung kala Yoonia memutuskan panggilan secara sepihak,tangannya kini berada di udara hendak melempar ponsel mahal nya itu,namun ia urungkan takut jika nanti Yoonia kembali menelpon nya dan tidak aktif maka akan menjadi bahan peperangan dirumah
“Permisi pak 15 menit lagi rapat akan dimulai...” ucap asisten Agus. “Batalkan! Aku harus pulang sekarang!” ucapnya merapikan berkas berkas yang ada di atas meja. “tapi pak, tuan...” belum menyelesaikan ucapannya Agus tiba tiba berjalan melewati nya begitu saja membuat Asistennya itu menghela nafas berat,entah kenapa belakangan ini bos nya terlihat tidak fokus dalam bekerja membuat nya kesulitan harus menangani semua nya
Di dalam mobil Agus tampak khawatir mendengar suara Yoonia seperti sedang menangis membuat nya sudah tak sabar untuk segera sampai ke rumah nya. “Kenapa lambat sekali? Tambah kecepatan nya!!” bentak nya pada sopir pribadi nya,sang sopir hanya menghela nafas mendengar ucapan Agus,padahal sudah jelas kini ia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi namun masih saja lambat Dimata Agus,beruntung jalanan tidak macet jadi sopir itu tak harus mendengar Omelan dari Agus
__ADS_1
Setelah memasuki gerbang, Agus melirik Arloji yang melingkar di pergelangan tangan nya. “2 menit lagi! Jika terlambat maka habis lah aku...!!” ucapnya segera membuka pintu mobil bahkan mobil nya belum sepenuhnya berhenti,Agus berlari memasuki mansion nya itu,ia segera mencari keberadaan Yoonia yang diyakini tengah menangis
“Sayang....” teriaknya berkali kali sambil menaiki Anak tangga,padahal lift dirumah nya masih menganggur tapi diacuhkan begitu saja. “Sayang....” ucapnya setelah membuka pintu kamar,ia melihat Yoonia kini tengah duduk memeluk lutut dengan wajah yang tertutup pada kaki nya
Mendengar suara sang suami membuat Yoonia mengangkat wajahnya yang terlihat sembab,entah berapa lama ia menangis sampai wajah nya sembab seperti itu,Agus setengah berlari menghampiri Yoonia dan memeluk wanita itu,tangannya mengelus punggung Yoonia dengan lembut,mencoba
menenangkan wanita itu
“Ada apa? Kenapa menangis?” tanya nya lembut pada Yoonia yang kini sesenggukan. “Dia jahat!!” ucapnya memukul dada bidang Agus membuat Agus mengerutkan keningnya. ”Dia? Siapa? Siapa yang jahat pada istriku?” ucapnya tidak terima,Tentu saja ia tak terima ada yang berlaku jahat pada Istri kesayangan nya
“Dia..” ucap Yoonia menunjuk ke arah televisi yang menyala. “Astaga!!” ingin sekali rasanya ia mengumpat pada istrinya itu namun ia tahan karena tak ingin Yoonia malah balik marah padanya, bagaimana tidak kesal,ia rela membatalkan rapat penting nya hanya demi menemui istrinya yang ia khawatir kan,ternyata istrinya menangis hanya karena drakor?
“Tidak boleh! Temani aku nonton...” dengan wajah memelas ia menatap Agus membuat pria itu tak bisa menolak apalagi kini Yoonia bersikap manja padanya,sikap yang sangat ia sukai dari istrinya itu. “Baik lah aku akan tetap disini...” ucapnya mengecup puncak kepala Yoonia
“Aku mau disini juga...” Manja Mode on kini Yoonia meminta Agus untuk ******* bibir nya tentu saja dengan senang hati Agus melakukan nya karena itu adalah candu nya,Yoonia sangat manja saat berada di dekat Agus bahkan kini tangan dan kaki nya melingkar di tubuh Agus seakan akan takut jika nanti Agus kabur dari nya,akhirnya hari itu dihabiskan dengan Agus yang menemani Yoonia menonton drama yang biasanya tak ia tonton
Semakin hari semakin aneh kelakuan Yoonia belum lagi permintaan nya yang tidak masuk di akal Agus,hari ini ia merengek meminta Agus untuk mengundang seorang idol yang berasal dari negara ginseng,bukan seorang laki laki melainkan perempuan membuat Agus semakin pusing, merasa aneh pada kelakuan sang istri akhirnya Agus memutuskan untuk memberitahu Bunda Yoonia tentang kelakuan putrinya akhir akhir ini
__ADS_1
“Apa dia mual mual?” tanya Bunda Mira saat Agus menghubungi ponselnya. “Tidak Bun.. tapi dia sering bangun tengah malam untuk makan...” tukas Agus karena memang Yoonia belakangan ini selalu bangun tengah malam karena merasa kelaparan. “coba bawa ke dokter...” saran bunda yang ditanggapi bingung oleh Agus
Yoonia tidak mengeluh sakit apapun hanya mood nya saja yang suka berubah ubah lalu porsi makannya yang bertambah lalu kenapa harus di bawa ke dokter? Pikir Agus namun ia akan tetap mengikuti saran Bunda nya. Setelah memutuskan panggilan Agus pun bergegas memasuki kamar nya,hari ini ia kembali tak bekerja karena Yoonia meminta untuk ditemani,sedangkan Aaron setiap hari bermain di rumah Ariana dan pulang di malam hari
“Sayang..” ucap Agus ketika membuka pintu kamar nya namun seketika matanya terbelalak melihat penampilan Yoonia yang kini bak seorang idol K-Pop,benar benar seperti tengah di kuasai oleh keinginan nya untuk bertemu dengan artis Korea sampaii ia mengenakan pakaian ala korea
“Astaga sayang... Pakaian apa yang kau kenakan?” ucapnya menghampiri Yoonia bahkan ia memutar mutar tubuh Yoonia hingga membuat istrinya itu merasa pusing. “Aku sengaja membeli ini supaya nanti saat bertemu dengan idola ku kami akan terlihat mirip..” semakin tak terkendali kini Agus hanya mampu memijat pangkal hidung nya melihat kelakuan istrinya itu. “Dia punya impian terpendam atau bagaimana?” gumam Agus
“Aku terlihat cantik kan?” tak ingin ambil pusing,Agus hanya mengiyakan perkataan istri nya tapi memang benar istrinya terlihat sangat cantik saat itu. “Iya istriku sangat cantik... Sekarang ganti pakaian mu karena kita akan menemui dokter Dwi dirumah sakit...” ucapan Agus tentu saja membuat Yoonia bingung. “kenapa? Siapa yang sakit?” jelas ia bertanya karena ia merasa keluarga nya sedang tidak ada yang sakit begitu pula dengan suami dan dirinya
“Saran bunda sayang,bunda bilang harus cek kondisi tubuh tiap bulan...” Yoonia mengangguk saja mendengar ucapan suami nya. “Tapi,kenapa harus tante Dwi? Bukan kah dia dokter kandungan?” batin Yoonia namun ia berpikir mungkin karena dokter Dwi adalah sahabat bunda nya jadi bunda nya mempercayai nya pada dokter Dwi
“Baiklah... Ayo berangkat..!!” ia berjalan menggandeng tangan Agus namun seketika langkah nya terhenti kala Agus tak bergerak dari tempat nya. “Kenapa tidak bergerak dari sana? Katanya mau kerumah sakit?” tanya Yoonia bingung melihat suaminya yang menatap nya.
“Apa sayang berniat pergi kerumah sakit dengan penampilan mu seperti itu?” Bukan tak suka dengan penampilan Yoonia hanya saja rasanya tidak cocok jika kerumah sakit mengenakan pakaian seperti itu lagi pula pakaiannya terbuka mana mungkin Agus akan membiarkan mata keranjang para laki laki melihat tubuh istrinya itu
__ADS_1
“Kenapa? Apa aku terlihat jelek? Apa kau sudah tidak mencintai ku lagi?” jurus andalan Yoonia sekarang adalah menunjukkan wajah memelas nya di depan Agus tentu saja membuat Agus pusing memikirkan jawaban nya. “Astaga!!” batin Agus sambil mengusap kasar wajah nya
Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya🥺🙏