
Pernikahan Sinta
.
Tempat siraman.
Perjalanan cinta yang tak sia-sia karena hari ini mereka akan membuktikan bahwa cinta mereka bukan hanya sekedar permainan dan napsu belaka.
Zahwa, Susi, dan Arin sudah siap untuk berangkat ke rumah Sinta, karena hari ini di rumah Sinta melaksanakan siraman dan sorenya acara pengajian.
Tak butuh waktu lama untuk sampai di rumah Sinta. Kini mereka bertiga sudah berada dirumah Sinta membantu menyiapkan perlengkapan siraman terdiri dari.
* Air siraman, air jernih dan bersih yang ditaburi bunga mawar, melati dan kenanga.
* Pengaron untuk tempat siraman.
* Gayung untuk mengambil air dll.
__ADS_1
Setelah semua perlengkapan tersebut siap dilanjutkan dengan prosesi siraman.
* Sungkeman.
Calon pengantin keluar dari kamar, kemudian sungkem kepada kedua orang tua untuk memohon doa restu. Setelah itu acara selanjutnya.
* Siraman.
Calon pengantin duduk di atas bangku kemudian siraman di mulai dari sesepuh tertua, kedua orang tua, yang terakhir adalah MUA.
Selesai acara siraman, pengantin diantar ke kamar untuk berganti pakaian. Setelah itu calon pengantin menemui para tamu untuk meminta doa restu, dan dilanjutkan acara pengajian serta midodareni.
Kini tiba saatnya pembacaan nasehat yang di bacakan oleh ketua pemimpin pengajian majlis ta'lim Ibu-ibu.
"Pada sore hari yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan pesan dan nasehat mewakili keluarga besar shohibul bait, sebagai ungkapan cinta kasih orangtua kepada putrinya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Kepada adinda Sinta, sudilah kiranya membukakan hati untuk memperhatikan, dengan harapan semoga ada beberapa hikmah yang dapat di raih untuk di jadikan bekal dalam meniti kehidupan rumah tangga."
" Adinda, anak Ibu dan Ayah tersayang, tiadalah cukup kata-kata yang mampu mengungkapkan rasa syukur Ibu dan Ayah atas segala Rahmat dan karunia nikmat berupa umur, kesehatan, kesempatan dan rizki untuk mengantarmu ke gerbang kehidupan yang baru dengan segala doa dan restu kami. Sesungguhnya saat ini hati kami di penuhi rasa syukur yang amat dalam dan kebahagiaan yang tiada Tara, karena insya'Allah besok Ibu dan Ayah akan melepas engkau mengarungi samudera kehidupan dalam biduk rumah tangga dengan pria pilihan hatimu."
"Adinda sayang, engkau akan berumah tangga, pernikahan dalam Islam bukanlah sekedar untuk memenuhi naluri insani semata, namun iya mempunyai nilai-nilai agama yang suci, menyempurnakan ibadahnya. Oleh karena itu Allah SWT menetapkan suatu ikatan suci yang di sebut akad nikah.
__ADS_1
"Adinda, anak Ibu dan Ayah tersayang, dalam menjalani hidup selalu dililiti rantai takdir yang merupakan untaian antara suka dan duka, bahagia dan sengsara, kaya dan miskin, sehat dan sakit. Belajarlah bersabar dalam kesedihan dan bersyukur dalam suka. Dan bawalah bekal, sebaik-baik bekal adalah taqwa."
"Adinda, anak Ibu dan Ayah yang kami cintai. Pada hari yang mulia ini kami ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk kalbu yang paling dalam. Selama ini kamu telah berusaha menyenangkan kami."
"Semoga tercapailah segala yang kau dambakan, selama hal itu akan membawa keselamatan dan kebahagiaan lahir batin dunia dan akhirat. Amin Ya Robbal 'alamin."
Semua yang hadir dalam acara pengajian menangis haru mendengar nasihat yang di berikan pimpinan majelis.
Sinta memeluk Ibu dan berganti Ayahnya. Setelah selesai acara pengajian para tamu juga sudah membubarkan diri kerumah masing-masing. Zahwa, Arin, dan Susi menghampiri Sinta mereka bertiga berpelukan menangis haru, bahagia.
...************...
Maaf baru sempat up.
Mampir juga yuk di novel aku yang kedua.
Diantara 2 Pilihan.
Jangan lupa like dan vote ya kakak.
__ADS_1
lopyu.