
Radit sudah mendekat kan wajah nya ke Zahwa
Zahwa pun panik dan langsung menenggelemkan wajahnya di tangannya
Radit tersenyum melihat tingkah Zahwa
Radit semakin ingin menggoda Zahwa
Radit mengelus lembut kepala Zahwa
dan mendekati telinga Zahwa
kenapa wajahnya diumpetin takut aku cium ya apa emang mau aku cium "ucap Radit berbisik di telinga Zahwa
Zahwa yang merasa geli Langsung mendongakkan kepalanya kearah Radit
Radit tersenyum menggoda
mukanya gak usah merah begitu dong cantik "ucap Radit sambil mencoel dagu Zahwa
sontak Zahwa langsung memukul tangan Radit
kenapa memukulku sayang aku kangen sama kamu apa kamu tak merindukanku atau kamu sudah melupakanku "ucap Radit dengan senyum penuh arti
ngomong apaan sih kamu aku tak mengenalmu jadi tolong banget lepaskan tanganku "balas Zahwa yang sudah emosi Langsung mendorong tubuh Radit agar menjauh darinya tapi Radit sudah siap siaga jadi dia tak jatuh saat Zahwa mendorong tubuhnya
kita pulang saja yuk sayang seperti dulu kita ke apartemenku yuk bermain main sebentar "ucap Radit semakin menggoda Zahwa
teman teman Zahwa yang mendengar ucapan Radit langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya
astaghfirullah "ucap mereka tapi mereka tidak percaya begitu saja cuma kaget aja
kamu ngomong apa sih aku makin gak ngerti maaf ya aku gak kenal kamu kita baru ketemu baru beberapa jam yang lalu"balas Zahwa yang sudah mulai frustasi dengan kelakuan Radit
jangan gitu sayang , apa kau benar benar sudah melupakanku "ucap Radit
aku tunggu kamu nanti malam ya sayang jangan lupa datang dandan yang cantik dan menarik ya aku tunggu ditempat biasa "ucap Radit lagi dan langsung pergi begitu saja keluar kelas
Zahwa yang sudah pusing mendengar ucapan Radit
__ADS_1
menidurkan kepalanya diatas meja kini kepalanya terasa pusing sekali
gue berasa nonton gratis gaes"ucap Sinta
Fathul yang kesel mendengar ucapan Radit menggebrak meja
sontak membuat teman temannya terheran heran
Lo kenapa thul "ucap Raka yang bingung dengan tingkah Fathul
Lo, cemburu " tanya Fathan
Fathul yang udah emosi lebih memilih keluar kelas
di ikuti Raka dan Fathan
thul Lo mau kemana tungguin gue
Sinta , Arin , Susi
bingung harus bagaimana
keadaan dikelas sepi banyak yang memilih pulang setelah bu.sasa keluar kelas
setelah emosi terkontrol dan udah mulai stabil lagi Fathul kembali ke kelas
di ikuti Fathan dan Raka mereka duduk dibangku masing masing
panas banget sih disini AC mana sih AC nyalain ngapa sus " ucap Sinta
entar aku beli dulu "balas Susi
apaan sie kalian berisik " ucap Fathul yang mengerti arah ucapan Sinta
apaan sih Fathul nyambung Bae,, kayak listrik " balas Sinta
zah kamu gak papa "tanya Arin yang melihat Zahwa diam saja tanpa suara
Zahwa hanya menggeleng sebagai jawaban
__ADS_1
beneran "tanyanya lagi
dianggukin Zahwa
aku hanya pusing " lirih Zahwa
kita pulang ya ucap Sinta ayo zah "ajak Sinta
langsung memeluk zahwa dari samping dan membantu Zahwa berdiri kita pulang ya ucap Sinta merangkul bahu Zahwa mereka berjalan keluar kelas menuju parkiran mobil Sinta
tapi saat Zahwa akan masuk kedalam mobil Sinta
Fathul langsung mencekal tangan Zahwa
agar gak masuk dalam mobil Sinta
biar gue aja yang nganter Zahwa pulang "ucap Fathul langsung menarik tangan Zahwa masuk kedalam mobilnya
Radit yang melihat dari jauh tersenyum melihat pemandangan seperti itu
ternyata banyak sekali orang yang menyayangimu sekarang dengan tulus "ucap Radit kemudian dia juga pergi meninggalkan sekolah setelah melihat Zahwa cs. keluar gerbang sekolah
*************************
Fathul : author ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ Lo tega ya ma gue Thor
author : kenapa sih babang Fathul
Fathul : gue benci sama Lo thorr
author : sekarang bilang benci nanti ja bilang sayang ma aku
Fathul : tau ahhh 😡
author : yah dia ngambek
jangan lupa like dan vote ya kakak
semoga suka dengan cerita aku
__ADS_1
yang hanya haluanku semata