
"Ayo!" kita berangkat," ajak sang Mama.
Dengan langkah gontai Fakhri berjalan menuju mobilnya. "Pasti jadi sopir pribadi nih," batin Fakhri.
Abang yang bawa mobil, ayo! dik kita masuk di bangku belakang." ucap sang Mama.
Adik jangan duduk dibelakang, kalau di belakang semua, Abang seperti sopir," protes Fakhri.
"Hahaha, ya sudah adik didepan saja biar mama yang dibelakang."
Apa kamu sudah bilang ke Fathul sayang?" tanya sang Mama.
Ini Mau di kabarin Ma.
Zahwa
Assalamualaikum, kakak hari ini sibuk tidak?
Fathul
Wa'alaikumsalam, tidak. Apa ada sesuatu?
Zahwa
Hari ini mama ngajakin buat lihat gaun pengantin, apa kakak bisa datang ke butik sekarang?
Fathul
Iya bisa, kirim alamat nya ya.
Zahwa.
ok kak.
*
"Gimana, apa Fathul bisa datang?" tanya sang Mama. "Bisa Ma."
"Ayo! turun sudah sampai," ucap Fakhri.
"Iya Pak Sopir, terima kasih, hahaha." balas Zahwa.
Zahwa langsung dapat hukuman dari Fakhri.
"Abang ampun geli, hehehe," keluh Zahwa karena di gelitiki Fakhri.
Sudah pada gede kelakuan masih seperti anak kecil. Ayo! Cepetan turun," omel sang Mama.
Gimana mau punya pacar kalau kelakuan aja masih begitu.
Zahwa dan Fakhri pun segera turun dari mobil.
Assalamualaikum," ucap mama, Zahwa dan Fakhri saat masuk kedalam butik.
"Waalaikumsalam," jawab Icha.
Yang lain kemana mba? "Itu lagi merapihkan baju di belakang."
__ADS_1
"Oh... aku keruangan Mama dulu ya Mba."
"Iya, Zah."
Adik masuk saja keruangan itu," ucap Mamanya menunjuk ruangan yang berada di depan ruangan mamanya.
Iya, Ma. Abang temanin adik ya masuk kedalam."
"Tidak mau."
"Abang harus menemani aku pokonya." Zahwa langsung menarik lengan Fakhri masuk kedalam ruangan gaun pengantin.
Assalamualaikum," ucapnya saat masuk kedalam ruangan.
"Waalaikumsalam," jawab Mba Fina yang berada di dalam ruangannya.
Silahkan masuk Zah, sini."
"Iya, Mba. Zahwa kemudian mendekat ke arah Fina.
"Mau pilih yang mana Zah? tanyanya.
"Kalau menurut Mba Fina, yang cocok buat acara outdoor yang mana Mba?"
"Ini bagus zah, warna dan modelnya cocok kalau buat acara outdoor."
"Mau di coba?
"Iya, Mba, boleh tolong bantuin aku pakai gaunnya.
"Iya, ayo!"
10 menit.
Zahwa keluar dari ruang ganti, ia berjalan dengan menundukkan kepalanya merapihkan gaun bagian bawahnya.
Tanpa Zahwa sadari Fathul sudah duduk di sofa ruangan tersebut.
Abang liat aku," teriak Zahwa.
Saat Zahwa berdiri di depan cermin melihat dirinya yang begitu cantik, tapi sesaat kemudian ia tersadar, dengan seksama ia melihat dari cermin memastikan seseorang yang duduk di sofa.
Betapa terkejutnya ia bahwa yang duduk di sofa bukanlah Abangnya melainkan calon suaminya, yang sedang memperhatikan dirinya dengan tersenyum.
Sontak saja itu membuat Zahwa malu, kemudian ia menundukkan kepalanya.
Kenapa menunduk? bisik Fathul di telinga Zahwa.
Astaghfirullah.... Ka- kak kapan datang? ucapnya dengan gugup.
"Tadi saat kamu berada di ruang ganti."
"Terus Abang kemana?"
"Diruangan Mama, kamu cantik sekali."
Ucapan Fathul seketika membuat pipi Zahwa langsung merah.
__ADS_1
Kamu cantik banget zah, bajunya juga pas di badan kamu," sahut Fina yang baru datang tadi setelah membantu Zahwa masuk ruang ganti ia keluar mengantarkan pesanan seseorang.
"Makasih Mba."
"Ini calon suami kamu? "Iya, Mba."
"Apa mau mencoba bajunya juga?"
"Iya, Mba."
Fina kemudian mengambilkan baju untuk Fathul. "Ini bajunya silahkan di coba diruang sebelah," ucapnya dengan memberikan baju.
"Iya, Mba terima kasih."
Mba Fina, bantu Zahwa buka bajunya. "Iya, Zah."
Setelah melepas gaunnya, Zahwa keluar dari ruang ganti, bersama dengan Fathul.
Wah... calonnya ganteng banget, kalian cocok banget, jadi gemes liat kalian.
Fathul terlihat gagah memakai baju setelan jas warna coklat susu.
Zahwa yang melihat Fathul tersenyum, ternyata calon suaminya itu begitu tampan.
"Gimana, menurut kamu Zah?"
"Cocok kak." hanya kata-kata itu yang keluar dari mulutnya, ia malu kalau harus bilang ganteng banget.
"Apa kau tidak ingin memujiku, ganteng gitu," goda Fathul.
Sontak saja ucapan Fathul membuat ia salah tingkah.
"Ah....iya."
########
author : cie Fathul terpesona sama kecantikan Zahwa.
Fathul : iyalah thorr secara cantiknya alami thorr tanpa polesan jadi langsung kesemsem aku thor.
author : Hadech... babang Fathul.
Fathul : Kenapa thorr haduhh haduh jatuh?
author : Iya, aku jatuh, jatuh cinta padamu, hahahaha.
Fathul : Ternyata author bisa gombal juga, haha.
author : Aku padamu babang Fathul.
Zahwa : Author jangan gombalin tunanganku.
author : Eh...ada Zahwa. ✌️😅😅
Jangan lupa like dan vote nya ya kakak.
Biar aku Semangat up nya.
__ADS_1
Terimakasih yang udah like dan vote dan suka sama cerita aku ❤️❤️❤️🥰😘