Suami Kecilku

Suami Kecilku
Ch 11 - Seperti Sedang Pacaran


__ADS_3

Papa Raihan di grup Abayomi's Familly


"Hey, what the hell? Why is our family's WhatsApp group so busy like an employee who is just gossiping. Even your commotion in this group can wake a sleeping lion! How terrible! (Hei, apa-apaan ini? Kenapa grup WhatsApp keluarga kita sangatlah ramai seperti karyawati yang sedang bergosip saja. Bahkan keributan kalian di grup ini bisa membangunkan singa yang sedang tidur! Sungguh sangat mengerikan!)"


Raihana di grup Abayomi's Familly


"Qeela, let's go now. I'm afraid that the lion will go berserk now (Qeela, ayo kita pergi sekarang. Aku takut kalau singanya akan mengamuk sekarang)"


Shaqeela di grup Abayomi's Familly


"Come on sis Rai, let's go right now! Looks like there is already a signal that the lion will go berserk (Ayo kak Rai, kita pergi sekarang juga! Sepertinya sudah ada sinyal singanya akan segera mengamuk)"


Rafardhan di grup Abayomi's Familly


"I know you guys are talking about me. Never mind, don't make this WhatsApp group very crowded like a concert! (Aku tahu kalian sedang membicarakanku. Sudahlah, jangan membuat grup WhatsApp ini sangat ramai seperti konser saja!)"


Rafirdhan di grup Abayomi's Familly


"My goodness, the lion has gone berserk. Looks like I have to immediately evacuate to another area (Ampun, singanya sudah mengamuk. Sepertinya aku harus segera mengungsi ke daerah lain)"


Rafardhan di grup Abayomi's Familly


"Shut up! (Diam kamu!)"


Raihana di grup Abayomi's Familly


"Ah, the lion has gone berserk. Qeela, let's run away! (Ah, singanya sudah mengamuk. Qeela, ayo kita kabur!)"


Shaqeela di grup Abayomi's Familly


"Come on sis (Ayo kak)"


Setelah itu tidak ada lagi pesan yang masuk di ponsel Nara melalui grup WhatsApp Abayomi's Familly dari aplikasi WhatsApp yang ada di ponsel Nara.


Nara pun berencana untuk berkirim pesan dengan Aina, sahabat sejatinya. Rasanya Nara ingin kembali ke Jepang untuk menemui Aina kembali. Satu hari bagi Nara itu sama dengan satu tahun jika tak bertemu dengan sahabat sejatinya tersebut.


Karena terlalu fokus dengan ponselnya, Nara pun tidak menyadari bahwa suami kecilnya saat ini sudah duduk di sampingnya sembari memangku sebuah laptop berwarna abu-abu di atas pahanya.


"Nē, geitaidenwa no saisei ni shūchū shite (Hei, fokus sekali bermain ponselnya)" ucap Rafa dengan tiba-tiba yang sengaja untuk mengejutkan istri kecilnya yang tengah fokus bermain dengan ponsel miliknya.


Sontak saja Nara langsung menoleh dan menatap lekat wajah tampan milik suami kecilnya yang kini sedang duduk di sebelahnya sembari memangku sebuah laptop berwarna abu-abu di atas pahanya.


"Anata wa watashi o odoroka seta. Kon'nafūni mo ikimasu (Kamu ini mengejutkanku saja. Datang dengan tiba-tiba seperti ini juga)" ucap Nara sembari menatap lekat wajah tampan milik suami kecilnya.


"Watashi wa anata o odoroka semasen. Shikashi, anata wa anata no geitaidenwa ni shūchū shi sugite iru yuiitsu no hitodesu (Aku tidak mengejutkanmu. Tapi kamunya saja yang terlalu fokus dengan ponselmu)" jawab Rafa dengan nada bicaranya yang datar sembari membuka laptopnya.


"Kihon-tekina meiwakuna otoko, kare wa kare no kyohi de watashi o odoroka seta, soshite kare wa watashi o seme sae shita to itta (Dasar cowok menyebalkan, di bilang mengejutkanku di tolaknya dan dia malah menyalahkanku)" batin Nara sembari menatap wajah suami kecilnya dengan tatapan kesal yang menyiratkan betapa besarnya tingkat kekesalan Nara kepada suami kecilnya.


"Aku tahu kamu marah Nara, tapi kamu benar-benar tidak mengekspresikannya. Orang Jepang memang pandai menyembunyikan perasaannya. Entah itu perasaan kesal, marah, sedih, atau juga kecewa. Mungkin di luar dia terlihat masih bisa tersenyum, tapi di hatinya dan juga pikirannya sangatlah berantakan dan tidak beraturan" batin Rafa sembari menatap lekat ke arah wajah istri kecilnya.


Karena suasana hati Nara yang sekarang sudah sangat memburuk, Nara memutuskan untuk mendengarkan musik dan berkirim pesan dengan Aina, sahabat sejatinya melalui aplikasi WhatsApp.


Namun Nara teringat bahwa dirinya tidak membawa headset miliknya. Bahkan headset milik Nara tertinggal di rumah lamanya yang ada di Tokyo, Jepang.


Tidak mungkin untuk Nara terbang ke Tokyo, Jepang hanya untuk mengambil headset miliknya yang tertinggal. Ada satu pilihan untuk Nara, yaitu meminjam headset milik suami kecilnya.


"Heddo setto o kari raremasu ka? Ongaku o kikitai nodesuga, heddo setto o Tōkyō no furui ie ni okimashita (Boleh pinjam headset milikmu? Aku mau mendengarkan musik namun headsetku tertinggal di rumah lamaku yang ada di Tokyo, Jepang)" ucap Nara sembari menatap lekat ke arah wajah tampan milik suami kecilnya.


Rafa pun merogoh saku celananya untuk menemukan headset miliknya. Karena memang tadi Rafa memasukan headset miliknya di salah satu saku celananya.


"Kono (Ini)" ucap Rafa sembari menyodorkan headset miliknya kepada istri kecilnya.


"Arigatōgozaimashita (Terima kasih)" ucap Nara dengan singkat sembari mulai menghubungkan headset milik suami kecilnya dengan ponselnya melalui koneksi bluetooth.


Nara pun memasangkan headset milik suami kecilnya di kedua telinganya. Setelah itu Nara mulai memilih musik yang akan di mainkan dari aplikasi Spotify. Dan pada akhirnya, pilihan Nara jatuh kepada lagu Beautiful In White dari Westlife yang di nyanyikan oleh Shane Filan.


Not sure if you know this 


Tidak yakin apakah Anda tahu ini 


But when we first met 


Tapi saat kita pertama kali bertemu 


I got so nervous I couldn't speak 


Aku sangat gugup sampai tidak bisa bicara 


In that very moment 


Pada saat itu juga 


I found the one and 


Saya menemukan yang satu dan 


My life had found its missing piece


Hidupku telah menemukan bagiannya yang hilang


So as long as I live I love you 


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu


Will have and hold you 


Akan memiliki dan menahanmu 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


What we have is timeless 


Apa yang kita miliki tidak terbatas waktu 


My love is endless 


Cintaku tidak ada habisnya 


And with this ring I 


Dan dengan cincin ini aku 


Say to the world 


Katakan kepada dunia 


You're my every reason


Kaulah setiap alasanku 


You're all that I believe in 


Anda semua yang saya percayai 


With all my heart I mean every word


Dengan sepenuh hati yang saya maksudkan setiap kata


So as long as I live I love you 


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu 


Will haven and hold you 


Akan menahan dan menahanmu 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


You look so beautiful in white, yeah yeah


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih, yeah yeah


Na na na na 


Na na na na 


So beautiful in white 


Sangat indah dalam balutan warna putih 


Tonight


Malam ini


And if a daughter is what our future holds 


Dan jika anak perempuan adalah masa depan kita 

__ADS_1


I hope she has your eyes 


Saya berharap dia memiliki mata Anda 


Finds love like you and I did 


Menemukan cinta seperti Anda dan saya


Yeah, and if she falls in love, we'll let her go 


Ya, dan jika dia jatuh cinta, kami akan melepaskannya 


I'll walk her down the aisle


Aku akan mengantarnya menyusuri lorong 


She'll look so beautiful in white, yeah yeah


Dia akan terlihat sangat cantik dengan pakaian putih, yeah yeah


So beautiful in white


Sangat indah dalam balutan warna putih


So as long as I live I love you 


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu 


Will have and hold you 


Akan memiliki dan menahanmu


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


Na na na na 


Na na na na 


So beautiful in white 


Sangat indah dalam balutan warna putih


Tonight


Malam ini


"Romansu. Tokubetsuna hito kara no romanchikkuna uta wa itsu kikemasu ka? Ā, kore ni tsuite kangaeru node wa naku, Aina ni tekisuto o kaita hō ga ī (Romantisnya. Kapan aku akan mendengarkan lagu romantis dari orang yang spesial bagiku? Ah, dari pada memikirkan ini lebih baik aku berkirim pesan dengan Aina saja)" batin Nara sembari menikmati alunan musik romantis kesukannya tersebut.


Dan pada akhirnya Nara memilih untuk berkirim pesan dengan Aina, sahabat sejatinya dari pada harus memikirkan tentang hal yang tidak pasti seperti kapan Nara akan menengarkan lagu romantis dari orang yang spesial baginya.


Narahita


"Kon'nichiwa, Aina. Naradesu. Atarashī bangō o hozon shimasu. E e, sokode nani o shite imasu ka? (Halo Aina. Ini aku Nara. Simpan nomor baruku ya. Oh iya, kamu sedang apa di sana?)"


Aina


"Kon'nichiwa Nara, bakku tekisuto o okuru koto wa subarashīdesu. Atarashī bangō o hokan shimasu. Watashi wa genzai romanchikkuna shōsetsu o yonde imasu. Ima nani o shi teru no? (Halo Nara, senang rasanya bisa kembali berkirim pesan. Aku akan menyimpan nomor barumu. Aku sekarang sedang membaca novel romantis. Kalau kamu sedang apa sekarang?)".


Narahita


"Uesutoraifu no byūtifuru In White o kiite imasu. Karera wa 1990-nendai no densetsu-tekina bōibandodesuga, karera no kyoku wa hontōni sukidesu (Aku sedang mendengarkan lagu Beautiful In White dari Westlife. Aku sangat menyukai lagu-lagu dari mereka walaupun mereka itu boyband legendaris tahun 1990an)"


Aina


"Hai, karera no uta wa totemo romanchikkudesu. Tokorode, anata no shashin to anata no otto no shashin o itadakemasu ka? Meiku suru toki no otto no kao to kao ga ki ni naru (Iya, lagu-lagu mereka sangat romantis sekali. Oh ya, boleh aku meminta fotomu dan foto suamimu? Aku sangat penasaran dengan wajah suamimu dan juga wajahmu ketika memakai make up)"


Narahita


Narahita ga shashin o okuru (Narahita mengirim gambar)


"Mō ainameiku wa haite imasen. Soshite, watashi mo hausu doresu o kite imasu. Shashin o mite wa ikemasen! (Aku tidak memakai make up lagi Aina. Dan juga aku sedang memakai gaun rumahan. Jangan kamu lihat fotonya ya!)"


Aina


"Okutte mo damedesu ga miemasen romanchikkuna pōzu o shita no wa daredesu ka? Soshite, anata no otto no namae wa nanidesu ka? (Percuma saja jika kamu mengirimnya tapi aku tidak boleh melihatnya.Oh ya, siapa yang memotret pose romantis kalian? Dan siapa nama suamimu?)"


Narahita


"Gibo no Aina ga torimashita. Otto no namae wa muhanmadorafarudan'abayomi (Yang memotretnya Mama mertuaku Aina. Nama suamiku Muhammad Rafardhan Abayomi)"


Aina


Narahita


"Otto ni wa ani to imōto ga imasu. Kare no namae wa muhanmadorafirudan'abayomi to miesharaihanaabayomi (Suamiku punya satu saudara kembar laki-laki dan adik perempuan. Namanya adalah Muhammad Rafirdhan Abayomi dan Myesha Raihana Abayomi)"


Aina


"Ā, anata no otto wa kare no futago no kyōdai ni yoku nite imasu. Zuibun mae ni, wa i, watashi wa haha kara yoba rete imasu. Dadā (Oh, pasti suamimu sangat mirip dengan saudara kembar laki-lakinya. Sudah dulu ya, aku sedang di panggil oleh Mamaku. Dadah)"


Narahita


"Dadā (Dadah)"


Setelah selesai berkirim pesan dengan Aina, sahabat sejatinya, Nara berencana untuk mengganti musik Beautiful In White dari Westlife yang di nyanyikan oleh Shane Filan dengan lagu My Love dari Westlife.


An empty street 


Jalan kosong 


An empty house 


Rumah kosong 


A hole inside my heart 


Sebuah lubang di dalam hatiku 


I'm all alone 


Saya sendiri 


The rooms are getting smaller


Kamarnya semakin kecil


 I wonder how


Aku penasaran bagaimana 


I wonder why 


Kenapa ya 


I wonder where they are 


Aku penasaran dimana mereka 


The days we had


Hari-hari kami 


The songs we sang together


Lagu-lagu yang kami nyanyikan bersama 


Oh yeah 


Oh ya 


And all my love 


Dan semua cintaku 


I'm holding on forever 


Saya bertahan selamanya 


Reaching for the love that seems so far


Menggapai cinta yang terlihat begitu jauh


So I say a little prayer 


Jadi saya berdoa sedikit 


And hope my dreams will take me there 


Dan berharap mimpiku akan membawaku ke sana 


Where the skies are blue 


Dimana langit berwarna biru 


To see you once again, my love 


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku 


Over seas from coast to coast 


Melintasi lautan dari pantai ke pantai 


To find the place I love the most 


Untuk menemukan tempat yang paling kucintai 

__ADS_1


Where the fields are green 


Dimana ladangnya hijau 


To see you once again, my love


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku


I tried to read


Saya mencoba membaca


I go to work


Saya pergi bekerja


I'm laughing with my friends 


Saya tertawa dengan teman-teman saya


But I can't stop


Tapi saya tidak bisa berhenti 


To keep myself from hinking 


Untuk mencegah diriku dari hinking


Oh no


Oh tidak


I wonder how


Aku penasaran bagaimana 


I wonder why


Kenapa ya 


I wonder where they are 


Aku penasaran dimana mereka 


*The days we had


Hari-hari kami


The songs we sang together 


Lagu-lagu yang kami nyanyikan bersama*


Oh yeah


Oh ya


And all my love 


Dan semua cintaku


I'm holding on forever 


Saya bertahan selamanya


Reaching for the love that seems so far


Menggapai cinta yang terlihat begitu jauh


So I say a little prayer


Jadi saya berdoa sedikit 


And hope my dreams will take me there


Dan berharap mimpiku akan membawaku ke sana


Where the skies are blue


Dimana langit berwarna biru


To see you once again, my love 


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku


Over seas from coast to coast


Melintasi lautan dari pantai ke pantai


To find the place I love the most


Untuk menemukan tempat yang paling kucintai


Where the fields are green 


Dimana ladangnya hijau


To see you once again


Untuk bertemu denganmu sekali lagi


To hold you in my arms 


Untuk memelukmu dalam pelukanku 


To promise you my love


Untuk menjanjikan cintaku


To tell you from my heart 


Untuk memberitahumu dari hatiku


You're all I'm thinking of 


Anda semua yang saya pikirkan 


And reaching for the love that seems so far


Dan meraih cinta yang terlihat begitu jauh


*S*o I say a little prayer 


Jadi saya mengucapkan sedikit doa 


And hope my dreams will take me there 


Dan berharap mimpiku akan membawaku ke sana


Where the skies are blue 


Dimana langit berwarna biru


To see you once again, my love 


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku 


Over seas from coast to coast


Melintasi lautan dari pantai ke pantai


To find the place I love the most 


Untuk menemukan tempat yang paling kucintai


Where the fields are green 


Dimana ladangnya hijau 


To see you once again, my love


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku


See you in a prayer 


Sampai jumpa dalam doa 


My sweet dreams will take me there 


Mimpi indah saya akan membawa saya ke sana


Where the skies are blue 


Dimana langit berwarna biru


To see you once again


Untuk bertemu denganmu sekali lagi


Over seas from coast to coast


Melintasi lautan dari pantai ke pantai 


To find the place I love the most


Untuk menemukan tempat yang paling kucintai 


Where the fields are green


Dimana ladangnya hijau


To see you once again, my love


Untuk melihatmu sekali lagi, cintaku


Tanpa sadar Nara yang sekarang sedang memejamkan matanya pun menyunggingjan senyumannya karena terbawa oleh suasana lagu My Love dari Westlife yang sangat romantis.


Sementara itu Rafa yeng melihat istri kecilnya yang tersenyum tanpa sebab pun mulai kebingungan. Rafa beranggapan bahwa istri kecilnya tersenyum tanpa sebab karena sedang mendengarkan lagu yang romantis.


Oleh karena itu Rafa langsung menutup kembali laptop berwarna abu-abu miliknya dan segera mengambil salah satu headset yang di pakai oleh Nara di telinga kirinya.


Nara yang sadar akan salah satu headset milik suami kecilnya yang sedang di tarik oleh seseorang pun langsung membuka matanya kembali.


Begitu Nara sudah membuka matanya kembali Nara sangat terkejut karena suami kecilnya sedang memakai headset yang tadinya di pakai oleh Nara di telinga kirinya.

__ADS_1


"Rafa, watashitachi ga tsukiatte iru kappuru no yōna riyū o shitte imasu ka? (Rafa, apakah kamu sadar kenapa kita menjadi seperti pasangan yang sedang pacaran?)" ucap Nara sembari menatap lekat ke arah wajah tampan milik suami kecilnya.


__ADS_2