Suami Kecilku

Suami Kecilku
Ch 32 - Kakak dan Adik Ipar


__ADS_3

"Your voice is very melodious, sister-in-law. I think I'm so jealous of you because my voice is very fake and shrill when I'm singing (Suaramu merdu sekali, kakak ipar. Rasanya aku begitu iri kepadamu karena suaraku ini sangat fals dan cempreng ketika aku sedang bernanyi)" batin Raihana sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik milik kakak ipar kesayangannya tersebut.


Ketika sudah selesai menyanyikan lagu It's You dari Westlife dengan cara berduet dengan kakak ipar kesayangannya, Raihana langsung memberikan tepuk tangannya untuk mengapresiasi suara kakak ipar kesayangannya yang sangat merdu ketika sedang menyanyikan lagu It's You dari Westlife dengan cara berduet dengan Raihana.


Prok


Prok


"Subhanallah, the melodious voice of my beloved sister-in-law. Can we sing in a duet again? (Subhanallah, merdunya suara kakak ipar kesayanganku ini. Apakah boleh kita bernyanyi dengan cara berduet lagi?)" ucap Raihana sembari memberikan tepuk tangannya kepada kakak ipar kesayangannya.


Nara yang nendapatkan pujian dari adik iparnya pun wajahnya seketika langsung berubah menjadi sangat merah karena merasa malu ketika mendapatkan pujian dari adik iparnya tersebut.


"Ā, anata wa dare ka o totemo hazukashī mono ni surunoni totemo sainō ga arimasu, rai. Watashi ga anata to sesshite iru toki, watashi wa hijō ni gikochinaku kanjimasu, rai (Ah, kamu ini sangat berbakat untuk membuat seseorang menjadi sangat malu, Rai. Rasanya aku menjadi sangat kikuk ketika sedang berhadapan denganmu, Rai)" batin Nara sembari mencoba menutupi wajahnya yang kini sudah sangat memerah.


Raihana yang melihat kakak ipar kesayangannya yang sedang malu tersebut semakin bersemangat untuk kembali membuat kakak ipar kesayangannya menjadi sangat malu kepadanya.


Bukan Raihana jika namanya tidak bersifat jahil yang sudah di tingkat dewa. Jika melihat lawan bicaranya yang sudah merasa sangat malu, Raihana akan semakin bersemangat untuk menggoda lawan bicaranya tersebut agar semakin menjadi malu.


"You're so cute when you're shy, sister-in-law. Get ready, sis. This beautiful and cute Raihana will make you even more embarrassed (Kamu sangat lucu ketika sedang malu, kakak ipar. Bersiaplah, kak. Raihana yang cantik dan imut ini akan semakin membuat kakak semakin malu)" batin Raihana sembari menyunggingkan sebuah senyuman licik di wajahnya yang cantik dan imut itu secara perlahan-lahan.


"What's wrong with Sis Nara? Sis Nara is embarrassed right now? Come on, just confess to your beautiful and cute sister-in-law (Kak Nara kenapa ya? Kak Nara sedang malu kan sekarang? Ayo, mengaku saja kepada adik iparmu yang cantik dan imut ini)" goda Raihana kepada kakak ipar kesayangannya sembari memainkan kedua alisnya dengan menaik turunkan kedua alisnya.


Nara yang mendengar perkataan yang di maksudkan untuk menggoda dirinya dari adik iparnya pun semakin di buat malu oleh adik iparnya sendiri.


"E~tsu, korehanani? Naze kare wa watashi o ijimete iru nodesu ka? Kore o kyoka suru koto wa dekimasen! Jibun no giri no imōto ni hazukashī omoi o sa sete hoshikunai! (Hah, apa-apaan ini? Kenapa dia semakin menggodaku habis-habisan? Tidak bisa di biarkan ini! Aku tidak ingin adik iparku sendiri yang menggodaku hingga aku merasa sangat malu!)" batin Nara sembari melepaskan kedua tangannya yang masih menutupi wajahnya yang memerah tersebut secara perlahan-lahan.


Nara pun pada akhirnya mencari sebuah celah untuk menghentikan ulah adik iparnya yang kini semakin menjadi-jadi untuk semakin menggoda Nara yang notabenenya kakak iparnya sendiri.


Secepat mungkin, Nara pun harus segera menghentikan ulah adik iparnya yang semakin menjadi-jadi untuk semakin menggodanya agar tak membuat Nara menjadi malu kembali.


"I want us to sing in a duet again, Rai. ,What song do you want to sing? (Kakak mau kita bernyanyi dengan cara berduet lagi, Rai. Kamu mau bernyanyi lagu apa?)" ucap Nara yang mencoba mengalihkan pembicaraan di antara dirinya dan adik iparnya tersebut.


Kini, terlihatlah Raihana yang sedang berfikir untuk memberikan saran lagu yang akan Raihana dan kakak ipar kesayangannya nanti nanyikan dengan cara berduet.


Beberapa saat kemudian, Raihana pun telah menemukan sebuah lagu bergenre romantis dari Westlife kesukaannya untuk Raihana dan kakak ipar kesayangannya nanyikan nanti dengan cara berduet.


"Um, Rai just want to sing the song Beautiful In White from Westlife, Sis. I hope that my love story will be as sweet as Westlife's Beautiful In White song sis. Do you memorize the lyrics of the song? (Emm, Rai mau bernyanyi lagu Beautiful In White dari Westlife saja kak. Aku berharap kisah cintaku nanti bisa semanis lagu Beautiful In White dari Westlife ini kak. Apakah kakak hafal dengan lirik lagunya?)" ucap Raihana sembari menyunggingkan sebuah senyuman tipis di wajahnya yang cantik dan imut itu.


Kata 'Aku berharap kisah cintaku nanti bisa semanis lagu Beautiful In White ini' yang di ucapkan oleh Raihana yang notabenenya adalah adik iparnya pun kini masih terngiang-ngiang di kepala Nara.


Dari dalam hati kecil Nara yang paling dalam, Nara turut mengiyakan perkataan adik iparnya yang berharap bahwa kisah cintanya akan semanis lagu Beautiful In White dari Westlife tersebut.


"Uesutoraifu no BeautifulInWhite no kyoku wa tashika ni totemo romanchikkudesu. Raihana mo kare no rabusutōrī ga BeautifulInWhite no kyoku no yō ni amaimono ni naru koto o nozonde iru no mo fushigide wa arimasen. Mata, watashi no rabusutōrī ga byūtifuru InWhite no kyoku no yō ni amakute romanchikku ni naru koto o negatte imasu. Umaku ikeba, rafa wa watashi ga sore o jitsugen suru no o tetsudatte kurerudeshou. Rikon to iu kotoba o tsukawazu ni, jinsei de ichidodake kekkonshitai! (Lagu Beautiful In White dari Westlife itu memang sangat romantis sekali. Pantas saja jika Raihana turut berharap jika kisah cintanya akan semanis lagu Beautiful In White tersebut. Aku juga berharap bahwa kisah cintaku bisa semanis dan seromantis lagu Beautiful In White. Semoga saja Rafa bisa membantuku untuk mewujudkannya. Aku hanya ingin menikah sekali saja seumur hidupku tanpa adanya kata perceraian!)" batin Nara sembari menaruh kedua tangannya di tulang rahangnya.


Raihana yang menyadari kakak ipar kesayangannya kini sedang melamun pun berupaya untuk membuat kakak ipar kesayangannya tersadar kembali dari lamunannya dengan memanggil-manggil nama kakak ipar kesayangannya tersebut.


"Sis Nara, why is Kak Nara daydreaming again? Earlier Rai saw Nara's sister who was daydreaming, now Rai saw Nara's sister who was daydreaming again for the second time (Kak Nara, kenapa kak Nara melamun lagi? Tadi Rai melihat kak Nara yang sedang melamun, kini Rai melihat kak Nara yang sedang melamun lagi untuk yang kedua kalinya)" ucap Raihana sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik milik kakak ipar kesayangannya tersebut.


Karena mendengar ucapan dari adik iparnya tersebut, sontak saja membuat Nara langsung tersadar dari lamunannya yang sekarang sedang indah-indahnya tersebut.


"Ē to, mata kūsō ni fukette shimaimashita. Sorekara kare wa futatabi shisseki sa remashita. Dōshite kon'nani yume no yō ni natta no? Hokanohito no mae ni iru toki ni namae ga kūsōnifukeru hito wa jissai ni wa sukide wa arimasenga (Hah, ketahuan melamun lagi. Lalu di tegur kembali. Mengapa aku menjadi suka melamun seperti ini? Padahal kan sebenarnya aku tidak suka yang namanya itu melamun ketika sedang di depan orang lain)" batin Nara sembari menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Um, maybe you like to daydream because you are far from your friends in Japan. Who will start this duet first? (Emm, mungkin kakak suka melamun karena sedang berjauhan dengan sahabat kakak yang ada di Jepang. Siapa duluan yang akan memulai duet ini?)" ucap Nara kepada adik iparnya yang kini sedang mencoba untuk mengalihkan pembicaraan di antara dirinya dan juga adik iparnya tersebut.


"Ah, sister go ahead (Ah, kakak duluan saja)" ucap Raihana sembari menyunggingkan sebuah senyuman simpul di wajahnya yang cantik dan imut tersebut dengan perlahan-lahan.


"Okay (Oke)" ucap Nara sembari menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut dengan perlahan-lahan.


Nara pun akhirnya mulai membuka suranya kembali untuk bernyanyi lagu Beautiful In White dari Westilfe. Kemudian di susul dengan suara dari Raihana, dan seterusnya seperti itu.


Not sure if you know this 


Tidak yakin apakah Anda tahu ini 


But when we first met 


Tapi saat kita pertama kali bertemu 


I got so nervous I couldn't speak 


Aku sangat gugup sampai tidak bisa bicara 


In that very moment 


Pada saat itu juga 


I found the one and 


Saya menemukan yang satu dan 


My life had found its missing piece


Hidupku telah menemukan bagiannya yang hilang


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu 


Will have and hold you 


Akan memiliki dan menahanmu 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


What we have is timeless 


Apa yang kita miliki tidak lekang oleh waktu 


My love is endless 


Cintaku tidak ada habisnya 


And with this ring I 


Dan dengan cincin ini aku 


Say to the world 


Katakan kepada dunia 


You're my every reason 


Kaulah setiap alasanku 


You're all that I believe in 


Anda semua yang saya percayai 


With all my heart I mean every word

__ADS_1


Dengan sepenuh hati yang saya maksudkan setiap kata


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu 


Will haven and hold you 


Akan menahan dan menahanmu 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


You look so beautiful in white, yeah yeah


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih, yeah yeah


Na na na na 


Na na na na 


So beautiful in white 


Begitu indah dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


And if a daughter is what our future holds 


Dan jika anak perempuan adalah masa depan kita


I hope she has your eyes 


Saya berharap dia memiliki mata Anda 


Finds love like you and I did 


Menemukan cinta seperti Anda dan saya 


Yeah, and if she falls in love, we'll let her go 


Ya, dan jika dia jatuh cinta, kami akan melepaskannya 


I'll walk her down the aisle 


Aku akan mengantarnya menyusuri lorong 


She'll look so beautiful in white, yeah yeah


Dia akan terlihat sangat cantik dengan pakaian putih, yeah yeah


So beautiful in white


Begitu indah dengan pakaian putih


Jadi selama aku hidup aku mencintaimu 


Will have and hold you 


Akan memiliki dan menahanmu 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih 


And from now 'til my very last breath 


Dan mulai sekarang sampai nafas terakhirku 


This day I'll cherish 


Hari ini saya akan menghargai 


You look so beautiful in white 


Kamu terlihat sangat cantik dengan pakaian putih


Tonight


Malam ini


Na na na na 


Na na na na 


So beautiful in white 


Begitu indah dengan pakaian putih 


Tonight


Malam ini


Setelah berhasil menyanyikan 2 lagu dari Westlife, yaitu lagu yang berjudul It's You dan juga Beautiful In White, bukannya merasa puas karena sudah berhasil menyanyikan 2 lagu dari Westlife dengan cara berduet dengan kakak ipar kesayangannya, Raihana justru meminta kepada kakak ipar kesayangannya agar mau bernyanyi 1 lagu lagi dengan cara berduet bersamanya.


"Sister, let's sing one more song in a duet with me! Rai promises not to ask again after this! (Kakak, ayo bernyanyi satu lagu lagi dengan cara berduet bersamaku! Rai janji tidak akan meminta lagi setelah ini!)" ucap Raihana sembari mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya untuk membentuk huruf 'V' atau yang biasa di kenal dengan gaya 'Peace'.


Tak hanya mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya saja, Raihana bahkan mengubah ekspresi wajahnya agar terlihat seperti ekspresi wajah memelas yang sangat menggemaskan. Tentu saja hal ini pasti akan membuat hati kakak ipar kesayangannya yang sangat lembut tersebut menjadi tak tega jika melihatnya dengan keadaan yang menggemaskan seperti ini.


Kalau sudah seperti ini, mau tak mau Nara harus bersedia untuk menerima tawaran dari adik iparnya tersebut. Jujur saja, Nara merasa sangat tidak tega jika melihat seseorang yang memasang ekspresi wajah yang memelas, namun terlihat sangat menggemaskan di matanya.


"Raihana ga awarena hyōjō o shite ite mo, kawaikute kawaiku mietara, kotowarenai. Kyōsei, watashi wa kono yōkyū o ukeireru hitsuyō ga arimasu (Jika Raihana sudah memasang ekspresi wajah yang memelas namun terlihat sangat cantik menggemaskan di mataku ini, aku menjadi tidak tega untuk menolaknya. Dengan terpaksa, aku harus menerima permintaannya ini)" batin Nara sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik dan imut milik adik iparnya tersebut.


Nara pun menarik dan menghembuskan nafasnya dengan kasar sebelum menjawab pertanyaan dari adik iparnya yang kini jawabannya sedang di nantikan oleh adik iparnya tersebut.


"Hmm, sister will accept your offer. One is fine for you. But don't you ask for more than that, Rai! (Hmm, kakak akan menerima tawaranmu itu. Satu saja tidak masalah untuk kakak. Tapi jangan sampai kamu meminta lebih dari itu ya, Rai!)" ucap Nara sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik dan imut milik adik iparnya tersebut.


Sontak saja Raihana merasa sangat bahagia akan jawaban yang di dapatnya dari kakak ipar kesayangannya tersebut. Hal ini tentunya terlihat dari ekspresi wajahnya yang tadinya dari ekspresi wajah yang menjadi ekspresi wajah yang menyiratkan kebahagiaan yang mendalam.


"Thank you sister. Rai promises only one, nothing more! (Terima kasih kakak. Rai janji hanya satu saja, tidak lebih dari itu!)" ucap Raihana sembari menyunggingkan sebuah senyuman bahagia di wajahnya yang cantik dan imut tersebut secara perlahan-lahan.


"OK. Now what song do you want to sing a duet with your brother? (Baiklah. Sekarang kamu mau menyanyikan lagu apa untuk berduet bersama kakak?)" tanya Nara sembari memberikan sebuah usapan lembut pada puncak kepala adik iparnya tersebut.


"It's up to you. Rai will follow sister (Terserah kakak saja. Rai akan mengikut kakak)" ucap Raihana sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik milik kakak iparnya tersebut.


"How about the song I Lay My Love On You from Westlife? (Bagaimana dengan lagu I Lay My Love On You dari Westlife?)" tanya Nara sembari menatap dengan sangat lekat ke arah wajah cantik dan imut milik adik iparnya tersebut.


"Okay, Rai is very familiar with the lyrics of the song, sister-in-law (Oke, Rai sangat hafal dengan lirik lagu tersebut, kakak ipar)" ucap Raihana sembari menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik dan imut dengan perlahan-lahan.

__ADS_1


Seperti sebelumnya, Nara akan memulai untuk bernyanyi lagu I Lay My Love On You dari Westlife. Kemudian, di susul dengan suara Raihana. Dan begitu pula seterusnya.


Just a smile and the rain is gone 


Senyum saja dan hujan reda 


Can hardly believe it (yeah) 


Sulit dipercaya (ya) 


There's an angel standing next to me 


Ada malaikat berdiri di sampingku 


Reaching for my heart


Meraih hatiku


Just a smile and there's no way back 


Hanya senyuman dan tidak ada jalan kembali 


Can hardly believe it (yeah) 


Sulit dipercaya (ya) 


But there's an angel and she's calling me 


Tapi ada malaikat dan dia memanggilku 


Reaching for my heart


Meraih hatiku


I know, that I'll be ok now 


Saya tahu, bahwa saya akan baik-baik saja sekarang 


This time it's real


Kali ini nyata


I lay my love on you 


Aku memberikan cintaku padamu 


It's all I want to do 


Hanya itu yang ingin saya lakukan 


Every time I breathe I feel brand new 


Setiap kali saya bernapas, saya merasa baru 


You open up my heart 


Anda membuka hati saya 


Show me all your love, and walk right through 


Tunjukkan padaku semua cintamu, dan berjalanlah 


As I lay my love on you


Saat aku memberikan cintaku padamu


I was lost in a lonely place 


Saya tersesat di tempat yang sepi 


Could hardly believe it (yeah) 


Hampir tidak bisa mempercayainya (ya) 


Holding on to yesterdays 


Berpegang pada hari kemarin


Far, far too long


Jauh, terlalu lama


Now I believe it's okay cause 


Sekarang saya percaya itu tidak masalah 


This time it's real


Kali ini nyata


I lay my love on you 


Aku memberikan cintaku padamu 


It's all I want to do 


Hanya itu yang ingin saya lakukan 


Every time I breathe I feel brand new 


Setiap kali saya bernapas, saya merasa baru 


You open up my heart 


Anda membuka hati saya 


Show me all your love, and walk right through 


Tunjukkan padaku semua cintamu, dan berjalanlah 


As I lay my love on you


Saat aku memberikan cintaku padamu


I never knew that love could feel so good


Saya tidak pernah tahu bahwa cinta bisa terasa begitu baik


Like a once in a lifetime 


Seperti sekali seumur hidup 


You change my world


Anda mengubah dunia saya


I lay my love on you'.


Aku memberikan cintaku padamu '.


Sementara itu di luar kamar Raihana


Rania yang masih berada di depan pintu kamar anak perempuannya dengan membawa nampan yang berisikan setoples kue kering dan dua gelas jus buah kini dengan perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman bahagia di wajahnya yang cantik tersebut.


Karena kamar Raihana memang sengaja di buat tak kedap suara, maka siapa pun yang ada di luar kamar bisa mendengar apa yang sedang terjadi di dalam kamar Raihana.

__ADS_1


"This is the bond between sister and sister-in-law. Very warm and nothing will separate (Inilah ikatan antara kakak dan adik ipar. Sangat hangat dan tak akan ada yang memisahkan)" batin Rania sembari menyunggingkan sebuah senyuman bahagia di wajahnya yang cantik tersebut dengan perlahan-lahan.


__ADS_2