Suami Kecilku

Suami Kecilku
Ch 60 - Mama Kira Kamu Gay!


__ADS_3

Aina yang mendengarkan pernyataan cinta dari Rafi yang notabenenya merupakan kekasihnya yang baru 1 bulan ini menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih pun langsung menutupi wajahnya yang sudah menjadi berwarna merah seperti kepiting rebus tersebut dengan kedua tangannya sendiri.


Karena jujur saja, selama Aina menjalin sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih dengan kedua mantan pacarnya yang di ketahui bernama Gabrielle Imannuel Stephanus yang berasal dari Amerika Serikat dan Ryuzaki Ikeda yang berasal dari Jepang, baru kali inilah Aina mendapatkan perlakuan romantisme dan pengakuan cinta dari kekasihnya.


Alasannya adalah karena Gabrielle dan Ryuzaki sama-sama dingin dan kaku. Walaupun Rafi juga sama dingin dan kakunya, tapi Rafi masih bisa bersikap romantis kepada Aina yang notabenenya merupakan kekasih pertamanya serta cinta pertamanya tersebut.


Tak hanya itu saja, bagi Aina ketika menjalin sebuah hubungan menjadi sepasang kekasih dengan Rafi itu sangatlah berbeda. Karena, ketika menjalin hubungan dengan Gabrielle dan Ryuzaki, dirinya masih menjadi seorang yang beragama Kristen Protestan. Kini, Aina sudah menjadi seorang yang beragama Islam. Dengan kata lain, ketika Aina menjalin suatu hubungan sebagai sepasang kekasih Aina sudah menjadi seorang Mualaf.


Tak hanya itu saja, baru kali ini Aina menjalani sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih dengan seorang laki-laki yang satu agama atau satu keyakinan, yaitu dengan Rafi. Sebelumnya, ketika menjalani sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih dengan Gabrielle dan Ryuzaki, Aina menjalani sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih yang berbeda agama atau berbeda keyakinan.


Hal ini di karenakan Aina yang beragama Kristen Protestan, sedangkan Gabrielle sendiri bergama Kristen Katolik dan Ryuzaki sendiri bergama Shinto, agama tradisional di Jepang.


"Rafi, watashi mo anata o totemo aishiteimasu. Anata ga sugoku daisuki. Koibito dōshi no kankei ni atta toki, gaburieru ya ryū to koibito dōshi no kankei o motte ita toki ni mitsuke rarenakatta mono o hakken shimashita. Anata wa watashi o anata no romanchikkuna atsukai de kono sekai de mottomo sonkei sa reru josei ni shimashita. Shikamo, watashi wa sudeni Isuramu kyōtodatta no ka, fūfu de Isuramu kyōtode mo aru anata to no kankei de kaisōsha ni nattanode, anata wa watashi no kokoro ni hijō ni fukai inshō o ataemashita. Sonoaida, gaburieru to ryū to koibito to shite no kankei ni atta toki, watashi wa mada Purotesutanto no kurisuchandeshita. Gaburieru jishin wa Katorikku no kurisuchandeari, ryū jishin wa Nihon no dentō-tekina shūkyōdearu shintodesu. Watashi to onaji shinkō ya shin'nen o motsu hito to dēto suru no wa kore ga hajimetedesu! (Rafi, aku juga sangat mencintaimu. Sangat mencintaimu. Ketika aku menjalin sebuah hubungan menjadi sepasang kekasih, aku menemukan apa yang tidak aku temukan ketika menjalin sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih dengan Gabrielle dan Ryu. Kamu membuatku menjadi seorang perempuan yang paling di hargai di dunia ini dengan perlakuan romantismu. Terlebih lagi kamu membuat kesan yang sangat mendalam di hatiku, karena aku sudah beragama Islam atau aku sudah menjadi seorang mualaf ketika aku menjalin sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih denganmu yang notabenenya juga beragama Islam. Sementara itu, ketika aku menjalin sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih dengan Gabrielle dan Ryu aku masih menjadi seorang yang beragama Kristen Protestan. Sedangkan Gabrielle sendiri beragama Kristen Katolik dan Ryu sendiri beragama Shinto, agama tradisional di Jepang. Baru kali ini aku berpacaran dengan seorang laki-laki yang seagama atau satu keyakinan denganku!)" batin Aina yang di tujukan kepada Rafi yang notabenenya merupakan kekasihnya pada saat ini sembari menatap ke arah wajah tampan milik kekasihnya pada saat ini tersebut dengan sebuah tatapan yang menyiratkan besarnya rasa cintanya kepada kekasihnya pada saat ini tersebut.


Aina bukan hanya mengungkapkan perasaannya kepada kekasih tersayangnya tersebut di dalam hati kecilnya sendiri, namun Aina juga mengungkapkan perasaannya kepada kekasih tersayangnya tersebut melalui mulutnya sendiri. Walaupun kata-kata yang di ucapkan melalui mulutnya sendiri itu sangatlah singkat, padat, dan jelas. Hal ini sangat berbanding terbalik 360 derajat dengan ungkapan perasaannya kepada kekasih tersayangnya di dalam hati kecilnya sendiri yang sangatlah panjang tersebut.


"Hmm, I also love you and love you very much, my dear! (Hmm, aku juga sangat mencintaimu dan menyayangimu, sayangku!)" ucap Aina dengan nada bicaranya yang sedikit di kecilkan yang di tujukan kepada Rafi yang notabenenya merupakan kekasih tersayangnya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut.


Sementara itu, Rafi dan Aina sama sekali tak mengetahui jika para Mama-Mama mereka sedari tadi sudah berdiri di belakang Rafi dan Aina yang notabenenya merupakan anak-anak mereka tersebut.


Dengan perlahan-lahan, sebuah senyuman kecil yang menandakan sebuah kebahagiaan pun tersunggingkan di wajah cantik milik Rania dan Nayako yang notabenenya merupakan para Mama-Mama dari Rafi dan Aina tersebut.


Bahkan karena merasa sangat bahagia akan putra keduanya tersebut yang sudah memiliki seorang kekasih, Rania sampai membayangkan bahwa dirinya dan Nayako akan menjadi seorang besan.

__ADS_1


Tak hanya itu saja, khayalan Rania bahkan sampai berkelana kemana-mana. Rania bahkan kini sudah membayangkan jika putra keduanya tersebut menikah dengan Aina dan akan segera memberikannya cucu-cucu yang sangatlah lucu dan menggemaskan.


Rania membayangkan betapa menggemaskannya para cucu-cucunya nanti jika berdarah campuran dua negara. Karena sebenarnya Rania juga menginginkan anak-anaknya berdarah campuran dua negara.


Namun, itu hanyalah sebuah rencana belaka yang tidak mungkin terlaksana. Maka dari itu, Rania menaruh harapan besar kepada kedua anak laki-laki kembarnya tersebut agar bisa memberikannya cucu-cucu yang berdarah campuran dua negara. Bahkan, Rania juga menaruh harapannya itu kepada putri bungsunya ketika putri bungsunya tersebut telah menginjak usia dewasa.


Bagi Rania, mau itu para cucu-cucunya yang berdarah campuran Indonesia dan Jepang, Indonesia dan Korea, Indonesia dan Irlandia, atau Indonesia dan Arab Saudi semuanya sama-sama menawan jika berdarah campuran dua negara seperti yang telah di bayangnkan oleh dirinya tersebut.


"Geez, finally my second son who is a land crocodile can have a lover at this point. Her lover is Japanese, very beautiful, adorable, kind, friendly, and also smart of course. I even imagined that Nayako and I would become in-laws, like Amaya and me! Not only that, if Rafi and Aina get married, then they will also give me grandchildren who are very cute and echoing! Hmm, if they are of mixed Indonesian and Japanese blood, they will definitely be very handsome, beautiful, cute, and adorable. I can't wait for my grandchildren who are mixed Indonesian and Japanese from Rafa and Nara and from Rafi and Aina. Or even I have to match Rai with a Japanese man so that later all my grandchildren are of mixed Indonesian and Japanese blood! Hmm, that's really cute later! It's been a long time since I wanted my children to be of mixed blood. However, it was just a plan that could not be carried out. Therefore, I want my grandchildren to be of mixed blood. Whether it's Indonesia and Japan, Indonesia and Korea, Indonesia and Ireland, or Indonesia and Saudi Arabia (Ya ampun, akhirnya putra keduaku yang buaya darat ini bisa memiliki seorang kekasih pada saat ini. Kekasihnya orang Jepang, sangat cantik, menggemaskan, baik, ramah, dan juga pintar tentunya. Aku sampai membayangkan jika aku dan Nayako sampai menjadi seorang besan, seperti aku dan Amaya! Tak hanya itu saja, jika Rafi dan Aina menikah, maka mereka juga akan memberikanku cucu-cucu yang sangat imut dan menggemaakan! Hmm, jika mereka berdarah campuran Indonesia dan Jepang pasti akan sangat tampan, cantik, imut, dan menggemaskan. Aku jadi tidak sabar menanti cucu-cucuku yang berdarah campuran Indonesia dan Jepang dari Rafa dan Nara serta dari Rafi dan Aina. Atau bahkan aku juga harus menjodohkan Rai dengan seorang pria Jepang agar nantinya semua cucu-cucuku berdarah campuran Indonesia dan Jepang! Hmm, itu sangatlah menggemaskan nantinya! Sudah sedari lama aku menginginkan anak-anakku berdarah campuran. Namun, itu hanyalah sebuah rencana yang tidak akan bisa terlaksana. Maka dari itu, aku menginginkan cucu-cucuku nanti berdarah campuran. Entah itu Indonesia dan Jepang, Indonesia dan Korea, Indonesia dan Irlandia, atau Indonesia dan Arab Saudi)" batin Rania yang di tujukan kepada Rafa, Nara, Rafi, Aina, dan juga Nayako sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menandakan sebuah kebahagiaan di wajahnya yang cantik tersebut.


Tak berbeda jauh dengan Rania, Nayako juga di buat menjadi sangat bahagia karena putri tunggalnya tersebut bisa kembali mendapatkan seorang kekasih setelah kurang lebih 1 bulan putus dari mantan pacarnya yang menghianati putri tunggalnya tersebut dengan berselingkuh di depan mata putri tunggalnya tersebut.


Memang Nayako sempat marah besar kepada mantan pacar dari putri tunggalnya tersebut yang di ketahui bernama Ryuzaki Ikeda tersebut. Namun, mengetahui putri tunggalnya yang mulai menjalin suatu hubungan dengan Muhammad Rafirdhan Abayomi yang notabenenya anak dari teman lamanya tersebut seakan menyurutkan api amarah yang membara di dalam hatinya.


"Nē, hanī. Mama wa anata ga dansei to no kankei o saikai shita koto o shitte totemo shiawasedesu. Mama wa, 2-ri no moto bōifurendo ga anata o ni-do damashitanode, anata ga torauma o kanjirudarou to omotte imasu. Ē to, mama no suisoku ga machigatte ita koto ga wakarimashita, hanī. Anata wa mama no kyūyū no jinan to no kankei ni ari, mama to rania wa rania to amaya no kankei no yō ni, shanai de no kankei o mochitai to omotte imasu. Anata ga hontōni kekkon shite irunara, mama to papa wa anata kara totemo kyūto de airashī konketsu no mago o erudeshou, shin'ainaru. Mama wa kore ga jissai ni itsuka okoru koto o nozonde imasu. Soshite mama wa, rafi ga anata no mendō o mite, anata o uragirazu, anata o 2-ri no moto gārufurendo no yō ni nokosanai koto o nozonde imasu. Mama no hitorimusume wa daiyamondo no yō ni totemo kichōnanode, shinchō ni mamoranakereba narimasen! (Ya Ampun, sayang. Mama begitu bahagia sekali ketika mengetahui kamu mulai menjalin suatu hubungan lagi dengan seorang laki-laki. Mama kira kamu akan merasa trauma karena sudah di selingkuhi 2 kali oleh kedua mantan pacarmu itu. Eh, ternyata tebakan Mama salah, sayang. Kamu menjalin hubungan dengan putra kedua dari teman lama Mama membuat Mama dan Rania ingin menjalin hubungan sebagai seorang besan, seperti hubungan Rania dengan Amaya. Jika kalian benar-benar menikah, maka Mama dan Papa akan mendapatkan cucu yang berdarah campuran yang sangatlah lucu dan menggemaskan darimu, sayang. Mama harap hal ini bisa benar-benar terjadi pada suatu saat nanti. Dan Mama berharap besar kepada Rafi agar bisa menjagamu, tidak mengkhianati, serta tidak meninggalkanmu seperti kedua mantan pacarmu itu. Karena putri tunggal Mama ini sangatlah berharga selayaknya sebuah berlian yang harus di jaga dengan sangat hati-hati!)" batin Nayako yang di tujukan kepada Aina dan Rafi yang notabenenya merupakan putri tunggalnya dan kekasih dari putri tunggalnya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menyiratkan sebuah kebahagiaan di wajahnya yang cantik tersebut.


Berbeda dengan Rania dan Nayako yang di buat menjadi sangat bahagia ketika para anak-anak mereka, Rafi dan Aina menjalin suatu hubungan sebagai sepasang kekasih, Rafa bahkan di buat menjadi sangat kesal karena adik laki-laki kembarnya tersebut dengan beraninya melangkahinya dirinya dalam hal percintaan.


Bahkan, Rafa sendiri memberikan cap 'Buaya darat' dan 'Playboy kelas kakap' kepada adik laki-laki kembarnya tersebut yang notabenenya sangatlah suka menggoda dan memberikan harapan palsu kepada para gadis-gadis yang menurutnya sangatlah cantik tersebut.


Tentu saja hal ini berbeda 360 derajat dengan Rafa yang sangatlah dingin dan kaku kepada semua gadis-gadis yang ada di dunia ini, tak terkecuali Nara yang notabenenya merupakan istri kecilnya yang telah di sahkan secara agama dan negara tersebut.


Di dalam hati kecilnya sendiri, Rafa pun mengumpati Rafi yang notabenenya merupakan adik laki-laki kembarnya tersebut karena dengan beraninya melangkahi dirinya dalam hal percintaan.

__ADS_1


"Tsk, how dare he step over me when it comes to love! You land crocodile and big-time playboy! I even wonder why Aina can hooked up with you, a land crocodile and a big playboy! I haven't moved at all to express my true feelings to my little wife, uh you have even stepped over me! Just going out, you've been acting like that, especially when you're married later! Ah, I feel like I'm the most unhappy brother in the world! (Ck, berani-beraninya dia melangkahiku dalam hal percintaan! Dasar buaya darat dan playboy kelas kakap! Aku bahkan heran kenapa Aina bisa kecantol dengan dirimu, buaya darat dan playboy kelas kakap! Aku ini belum sama sekali bergerak untuk menyatakan perasaanku yang sesungguhnya kepada istri kecilku, eh kamu malah sudah melangkahiku! Baru pacaran saja kamu sudah berlaku seperti itu, apalagi ketika sudah menikah nanti! Ah, aku merasa menjadi kakak yang paling tidak bahagia di dunia ini!)" umpat Rafa yang di tujukan kepada Rafi yang notabenenya merupakan adik laki-laki kembarnya tersebut sembari menatap dengan tatapan tajamnya ke arah wajah tampan milik adik laki-laki kembarnya tersebut.


Berbeda dengan Rafa yang notabenenya merupakan suami kecilnya tersebut yang di buat menjadi sangat kesal kepada Rafi yang notabenenya merupakan adik kembar laki-lakinya, Nara bahkan di buat menjadi sangat iri kepada Aina yang notabenenya merupakan sahabat sejatinya tersebut yang mendapatkan perlakuan romantis dari Rafi yang notabenenya merupakan adik ipar laki-laki bagi Nara tersebut.


Jika kita berfikir menggunakan perasaan, pasti semua perempuan-perempuan yang berada di dunia ini menginginkan perlakuan romantis dari pasangan mereka masing-masing, tak terkecuali Nara sendiri.


Di dalam hati kecilnya sendiri, Nara pun sampai menaruh harapan yang besar agar pada suatu hari nanti dirinya bisa mendapatkan perlakuan romantis dari pasangannya yang tak lain adalah Rafa.


Bahkan, Nara sendiri sampai membanding-bandingkan Rafa dan Rafi yang notabenenya merupakan suami kecilnya dan adik ipar laki-lakinya tersebut karena sifat Rafa dan Rafi yang berbeda 360 derajat kepada pasangan mereka masing-masing yang tak lain adalah Nara dan Aina tersebut.


Sangkin merasa kesal dengan Rafa yang notabenenya merupakan suami kecilnya tersebut, bahkan Nara sampai memberikam dan menyematkan julukan 'Beruang kutub' dan 'Manusia es' kepada suami kecilnya tersebut.


"Ā, arrā, Aina ga jissai ni kare no gārufurendodearu rafi kara romanchikkuna chiryō o ukeru koto ga dekiru no wa dorehodo kōun'na koto ka. Watashi wa mata, rafa ni hoka naranai watashi no pātonā kara romanchikkuna chiryō o uketai to omotte imasu.U ̄ n, itsu tenihairu no? Naze watashi wa kono yō ni totemo kibō o motte iru nodesu ka? Rafi ga jissai ni kare no gārufurendodearu Aina to romanchikku ni naru koto ga dekirunara, naze rafa wa jissai ni wa kare no chīsana tsumadearu watashi to romanchikku ni narenai nodesu ka? Anata wa shirokuma! Aisuman! (Ya Allah, betapa beruntungnya Aina yang bisa mendapatkan perlakuan romantis dari Rafi yang notabenenya merupakan pacarnya. Aku juga ingin mendapatkan perlakuan romantis dari pasanganku yang tak lain adalah Rafa. Hmm, kapan aku mendapatkannya? Kenapa aku menjadi sangat berharap seperti ini? Jika Rafi saja bisa bersikap romantis kepada Aina yang notabenenya merupakan pacarnya, lalu kenapa Rafa tidak bisa bersikap romantis kepadaku yang notabenenya merupakan istri kecilnya? Dasar beruang kutub! Manusia es!)" umpat Nara yang di tujukan kepada Rafa yang notabenenya merupakan suami kecilnya tersebut sembari menatap ke arah wajah cantik milik Aina yang notabenenya merupakan sahabat sejatinya tersebut dengan sebuah tatapan yang menyiratkan sebuah keirian yang mendalam.


Tak


Tak


Tak


Hanya terdengar suara detakan jarum jam yang terpasang di ruang keluarga yang ada di dalam rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang ini karena Nara, Rafa, Rafi, Raihana, Vannesha, Anissa, Aina, Rania, maupun Nayako tak kunjung membuka suara mereka masing-masing untuk memecahkan keheningan dan kecanggungan yang kini sedang terjadi pada saat ini.


Hingga pada akhirnya, Rania pun memecahkan keheningan dan kecanggungan yang kini sedang terjadi di antara dirinya dengan Nara, Rafa, Rafi, Raihana, Vannesha, Anissa, Aina, dan juga Nayako tersebut untuk berbicara kepada Rafi yang notabenenya merupakan putra keduanya tersebut.

__ADS_1


"Hmm, Rafi. Finally, you also have a lover who will make you your future daughter-in-law. But, Mama thinks you're gay because you don't have a relationship with a girl as lovers. It's really ridiculous if Mama's second son becomes a gay person who likes the same sex (Hmm, Rafi. Akhirnya kamu juga memiliki seorang kekasih yang akan Mama jadikan sebagai calon menantu Mama nanti. Tapi, Mama kira kamu gay karena kamu itu tak kunjung menjalin hubungan dengan seorang gadis sebagai sepasang kekasih. Benar-benar menggelikan sekali jika putra kedua Mama ini menjadi seorang gay yang menyukai sesama jenis)" ledek Rania kepada Rafi yang notabenenya merupakan putra keduanya tersebut sembari tertawa geli ketika sedang mengatakan kalimatnya tersebut karena dirinya merasa sangat geli sendiri ketika Hmm, Rafi. Akhirnya kamu juga memiliki seorang kekasih yang akan Mama jadikan sebagai calon menantu Mama nanti. Tapi, Mama kira kamu gay karena kamu itu tak kunjung menjalin hubungan dengan seorang gadis sebagai sepasang kekasih. Benar-benar menggelikan sekali jika putra kedua Mama ini menjadi seorang gay yang menyukai sesama jenis.


__ADS_2