Suami Kecilku

Suami Kecilku
Ch 61 - Aktris Yang Sangat Berbakat


__ADS_3

Sementara itu, Rafi yang mendengarkan perkataan sang Mama yang menyangkanya sebagai seorang Gay pun langsung memasang ekspresi wajah datar di wajahnya yang tampan tersebut.


Di dalam hati kecilnya yang palinh dalam, Rafi bahkan sampai menggerutu kepada sang Mama tersebut yang menyangkanya sebagai seorang Gay tersebut. Padahal, Rafi pun bahkan sampai mengatakan hal tersebut sangatlah tidak mungkin.


Karena sebenarnya Rafi itu masihlah normal dan menyukai seorang perempuan, bukannya menyukai sesama lawan jenis. Hanya saja, Rafi terlalu selektif untuk memilih seorang perempuan yang cintanya pantas untuk di perjuangkan oleh dirinya. Dan sekarang, seorang perempuan yang beruntung tersebut adalah Aina Yoshida, kekasih tersayang milik Rafi.


Bahkan, Rafi juga sampai mengungkit-ungkit Rafa yang notabenenya merupakan kakak laki-laki kembarnya tersebut yang di jodohkan oleh Rania, Raihan, Naoki, dan juga Amaya untuk menikah dengan Nara. Padahal kan Rafi berasumsi jika Rafa belum tentu mencintai Nara yang notabenenya merupakan kakak ipar perempuannya tersebut.


"Geez, Mama! Rafi is still very normal. Very normal! It's just that Rafi is too selective to choose a woman who deserves to fight for his love by me. And one very lucky woman is Aina Yoshida, my dearest lover. I don't want to be like Rafa, who painstakingly closes himself to all the women in this world, but instead is married to a girl he doesn't necessarily love because of the matchmaking between Papa, Mama, Uncle Naoki, and Aunt Amaya. I don't know what made Rafa want to marry Nara's sister. Even though it is not certain that Rafa loves Kak Nara? (Ya ampun, Mama! Rafi ini masih sangat normal Sangatlah normal! Hanya saja Rafi terlalu selektif untuk memilih seorang perempuan yang pantas di perjuangkan cintanya oleh diriku. Dan seorang perempuan yang sangat beruntung itu adalah Aina Yoshida, kekasih tersayangku. Aku tidak ingin seperti kak Rafa yang dengan susah payah menutup dirinya untuk semua perempuan yang ada di dunia ini, namun justru menikah dengan gadis yang belum tentu di cintainya karena perjodohan Papa, Mama, Om Naoki, dan Tante Amaya. Entah apa yang membuat kak Rafa mau menikahi kak Nara. Padahal belum tentu juga kan kak Rafa mencintai kak Nara?)" gerutu Rafi yang di tujukan kepada Rania yang notabenenya merupakan sang Mama baginya tersebut sembari menatap ke arah wajah sang Mama tersebut dengan tatapan yang menyiratkan kekesalannya yang mendalam tersebut.


Sementara itu, Rania yang telah membuat putra keduanya tersebut menjadi sangat kesal pun kini tengah menampilkan sebuah ekspresi yang menyiratkan sebuah ketenangan yang ada di dalam dirinya. Seolah dirinya merasa sangat tidak bersalah karena telah membuat putra keduanya tersebut menjadi sangat kesal.


Di dalam hati kecilnya yang paling dalam, Rania sebenarnya kini sedang merasa sangat senang karena Rania bisa menjahili sekaligus membuat putra keduanya tersebut menjadi sangat kesal.


Karena sebenarnya bisa menjahili sekalihus membuat seseorang menjadi sangat kesal pun kini sudah mendarah daging untuk menjadi sebuah kegemaran teraneh yang ada pada diri Rania Syahlaa Abayomi tersebut.


Untuk masalah kegemaran teraneh yang ada pada dirinya, hal ini tentunya sudah menurun kepada Myesha Raihana Abayomi, putri bungsu dari pasangan Muhammad Raihan Abayomi tersebut.


Seperti pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Dan hal itu memang benarlah adanya. Contohnya saja seperti Rafa yang 100 persen menuruni sifat sang Papa. Rafi yang 50 persen menuruni sifat sang Papa, sementara 50 persen lainnya menuruni sifat sang Mama. Serta Raihana yang 100 persen menuruni sifat sang Mama.


Dengan perlahan-lahan, Rania pun menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut karena dirinya kini sedang merasa sangat senang karena Rania bisa menjahili sekaligus membuat putra keduanya tersebut menjadi sangat kesal.


"Hmmm, it feels really good to be able to do a trick at all to make my second son so pissed off! I will repeat it again in a moment. Maybe 5 more minutes or 1 hour later. Hehehe. I have Rai who can be my success team! (Hmmm, rasanya sangat menyenangkan sekali bisa mengerjai sekaligua membuat putra keduaku ini menjadi sangat kesal! Aku akan mengulanginya lagi pada suatu saat. Mungkin 5 menit lagi atau 1 jam kemudian. Hehehe. Aku punya Rai yang bisa menjadi tim suksesku!)" batin Rania yang di tujukan kepada Rafi yang notabenenya merupakan anak laki-laki keduanya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menyiratkan sebuah kebahagiaan di wajahnya yang cantik tersebut.

__ADS_1


Suasana di antara Nara, Rafa, Rafi, Raihana, Vannesha, Anissa, Aina, Rania, dan juga Nayako pun kini kembali di buat menjadi hening dan canggung karena tak ada satu orang pun yang kunjung untuk membuka suara mereka masing-masing untuk memecahkan keheningan dan kecanggungan yang sedang terjadi di ruang keluarga di rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang tersebut.


Hingga pada akhirnya, Amaya yang baru saja datang ke ruang keluarga di rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang tersebut bersama dengan Naura dan Ayesha tersebut dari dapur pun membuka suaranya untuk memecahkan keheningan dan kecanggungan yang sedang terjadi di ruang keluarga di rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang tersebut.


Rupanya, Amaya yang baru saja datang ke ruang keluarga di rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang tersebut bersama dengan Naura dan Ayesha tersebut dari dapur pun kini tengah membawa sebuah nampan di kedua tangannya yang berisikan beberapa jus jeruk dan camilan yang berupa beberapa toples kue kering.


Pemandangan yang serupa pun dapat di jumpai ketika melihat ke arah kedua tangan Naura dan Ayesha yang juga sedang membawa sebuah nampan di kedua tangannya yang berisikan beberapa jus jeruk dan camilan yang berupa beberapa toples kue kering.


"Umm, honey, why are you so quiet? Why don't you invite your friends to do what you think is fun for all of you, honey? (Umm, sayang, kenapa kamu hanya diam saja? Kenapa kamu tidak mengajak para sahabat-sahabatmu untuk melakukan hal yang sekiranya di rasa menyenangkan untuk kalian semua, sayang?)" tanya Amaya yang di tujukan kepada Nara yang notabenenya merupakan putri bungsunya tersebut sembari menaruh gelas-gelas yang berisikan jus jeruk serta beberapa toples yang berisikan kue kering tersebut yang tadi tengah dirinya bawa ke atas karpet tebal yang ada di ruang keluarga di rumah atau kediaman dari keluarga Yamada yang berada di kota Tokyo, Jepang tersebut.


Nara yang melihat kedatangan Amaya yang notabenenya merupakan sang Mama baginya tersebut dengan Naura dan Ayesha yang notabenenya para Mama-Mama dari Vannesha dan Anissa tersebut pun kini secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut.


"Hmmm, Nara really wanted to invite Nesha, Nissa, and Aina to do what we thought was fun. It's just that, Nara doesn't know what to do with Nesha, Nissa, and Aina. At first Nara wanted to invite Nesha, Nissa, and Aina to watch Japanese dramas, Korean dramas, or Indonesian soap operas. Looks like it was better than when the three of us were silent like this right, Mama? (Hmm, Nara tadinya memang ingin mengajak Nesha, Nissa, dan Aina melakukan hal yang menurut kami itu sangatlah menyenangkan. Hanya saja, Nara tidak tahu apa yang harus Nara lakukan bersama Nesha, Nissa, dan juga Aina. Tadinya sih Nara ingin mengajak Nesha, Nissa, dan juga Aina untuk menonton Dorama Jepang, Drama Korea, atau Sinetron Indonesia. Sepertinya hal itu lebih baik ketimbang ketika kami bertiga sedang terdiam seperti ini kan, Mama?)" ucap Nara yang di tujukan kepada Amaya yang notabenenya merupakan sang Mama baginya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut.


Amaya yang mendengar perkataan yang di katakan oleh Nara yang notabenenya merupakan putri bungsunya tersebut pun langsung membenarkan perkataan yang di katakan oleh Nara yang notabenenya merupakan putri bungsunya tersebut.


Amaya sekarang juga sudah tertular virus Sinetron Indonesia dari Rania yang notabenenya merupakan Besannya tersebut yang sangat menyukai Sinetron Indonesia. Rania benar-benar mencintai 100 persen produk khas Indonesia, contohnya seperti Sinetron Indonesia.


"U ̄ n, mochiron, watashi no suemusume ga itta koto wa hijō ni shinjitsudesu. Nanimoshinai kawarini, Indoneshia no sekken opera o mita hō ga īdesu. Besanku no rania kara Indoneshia no sōpuoperauirusu ni kansen shitanode, totemo kiniitte imasu. Kekkyokunotokoro, hatiyan'yūpein to iu kyoku no taitoru ga tsuita `tsuma no kokoro no koe' to daisa reta Indoneshia no sekken opera no saundotorakku wa, watashi o sono sekken opera ni tsureteitte kuremashita! Ano sōpuopera o miru no wa hontōni tanoshikattadesu! (Hmm, tentunya sangatlah benar perkataan putri bungsuku ini. Daripada diam-diam saja, lebih baik menonton Sinetron Indonesia saja. Aku sangat menyukainya karena aku telah tertular virus Sinetron Indonesia dari Rania, Besanku. Lagi pula, soundtrack Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri dengan judul lagu yang bernama Hati Yang Kau Sakiti itu telah membawaku menghanyut ke dalam Sinetron itu! Benar-benar menyenangkan sekali menonton Sinetron itu!)" batin Amaya yang membayangkan betapa menyenangkannya ketika dirinya tengah menonton Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik nan menawan tersebut.


"Of course that is very true Mama, dear. Especially if we watch the Indonesian soap opera entitled The Voice of the Wife's Heart. It sure will be fun! Mama really likes everything in the soap opera, including the soundtrack of the song, entitled The Heart That You Hurt! (Tentu saja hal itu sangatlah Mama benarkan, sayang. Apalagi jika kita menonton Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri. Pastinya itu akan sangatlah menyenangkan! Mama sangat menyukai semua yang ada di dalam Sinetron itu, termasuk soundtrack lagunya yang berjudul Hati Yang Kau Sakiti itu!)" ucap Amaya kepada Nara yang notabenenya merupakan putri bungsunya tersebut dengan nada bicaranya yang sangatlah berapi-api dan menggebu-gebu tersebut karena merasa sangatlah tak sabar untuk menonton Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri tersebut.


Rania yang mendengar nada bicara Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut yang nada bicaranya yang terdengar sangatlah berapi-api dan menggebu-gebu tersebut pun kini mengeluarkan tawanya dengan sangat pelan tersebut.

__ADS_1


Sementara itu, di dalam hati kecilnya yang paling mendalam Rania pun kini sedang memekik karena merasa sangat bahagia karena kini dirinya sudah mendapatkan seorang teman yang sangat suka dengan Sinetron Indonesia dan mungkin saja bisa menjadi teman untuk dirinya menonton Sinetron Indonesia tersebut.


"O Allah, what dream did I have last night? I feel very happy because Amaya, who in fact is my best friend and friend, now really likes Indonesian soap operas, especially Indonesian soap operas entitled The Voice of the Wife's Heart! Ah, how happy I am! (Ya Allah, mimpi apa aku semalam? Rasanya aku sangat bahagia sekali karena Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karibku sekaligus besanku ini sekarang sudah sangat menyukai Sinetron Indonesia, apalagi Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri! Ah, bahagianya aku!)" batin Rania sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menyiratkam sebuah kebahagiaan tersebut karena mengingat kini Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut kini sudah sangat menyukai Sinetron Indonesia, terutama Sinetron Indonesia yang berjudul Suara Hati Istri tersebut.


"It looks like you really like Indonesian soap operas. In your opinion, what makes Indonesian soap operas different from Japanese drama and Korean dramas? (Sepertinya kamu ini sangat menyukai sekali ya Sinetron Indonesia. Menurutmu, apa yang membuat Sinetron Indonesia menajdi berbeda dengan Dorama Jepang dan Drama Korea?)" tanya Rania yang di tujukan kepada Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menyiratkan sebuah kebahagiaan di wajahnya yang cantik tersebut.


Mendengar perkataan Rania yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut, membuat Amaya langsung menjawab pertanyaan Rania yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut dengan sangat cepat.


"Hmmm, of course I really like Indonesian soap operas. What makes it different from Japanese dramas or Korean dramas is its convoluted plot and scenes that contain a lot of drama. Of course this will not be possible in Japanese dramas or Korean dramas where the plot tends to be fast and the scenes are more realistic. This also indicates that the actors and actresses who play roles in Indonesian soap operas are very talented actors and actresses! (Hmm, tentu saja aku sangat menyukai Sinetron Indonesia. Yang membuatnya berbeda dengan Dorama Jepang atau Drama Korea itu adalah alurnya yang berbelit-belit dan juga adegannya yang mengandung banyak drama. Tentu saja hal ini tidak akan mungkin ada di Dorama Jepang atau Drama Korea yang alurnya cenderung cepat dan juga adegannya yang lebih realistis. Ini juga menandakan bahwa para aktor dan aktria yang memainkan peran di Sinetron Indonesia adalah aktor dan aktris yang sangat berbakat!)" ucap Amaya yang di tujukan kepada Rania yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut.


Rania yang mendengarkan perkataan Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karibnya sekaligus besannya tersebut pun kini secara perlahan-lahan menyunggingkan sebuah senyuman kecil di wajahnya yang cantik tersebut karena mengingat Raihana yang notabenenya merupakan putri bungsunya tersebut yang kini berprofesi sebagai seorang public figure atau yang lebih di kenal sebagai Artis tersebut serta sebagai seorang content creator YouTube atau atau yang lebih di kenal sebagai Influencer dan YouTuber tersebut.


Ya, Raihana telah berkecimpung di dunia hiburan tersebut semenjak usianya yang menginjak 5 tahun. Dan pada usia Raihana yang menginjak 5 tahun, Raihana pun mulai menjadi seorang content creator YouTube atau atau yang lebih di kenal sebagai Influencer dan YouTuber tersebut.


Dengan perlahan-lahan, Rania pun menyunggingkan sebuah senyuman kecil yang menyiratkan sebuah kebahagiaan di wajahnya yang cantik tersebut karena dirinya sekarang sedang merasa sangat bahagia.


Di dalam hati kecilnya yang paling dalam, Rania bahkan sampai menerka-nerka sendiri apakah putri bungsunya yang berprofesi sebagai seorang public figure atau yang lebih di kenal sebagai Artis tersebut serta sebagai seorang content creator YouTube atau atau yang lebih di kenal sebagai Influencer dan YouTuber tersebut yang sudah beberapa kali memenangkan penghargaan pemeran utama perempuan terbaik tersebut apakah termasuk salah satu aktris yang berbakat tersebut.


"Is my youngest daughter one of the very talented actresses? (Apakah putri bungsuku ini termasuk salah satu aktris yang sangat berbakat?)" batin Rania yang menerka-nerka sendiri di dalam hati kecilnya tersebut mengenai putri bungsunya tersebut.


"Oh, yes? Rai has also starred in several Indonesian soap opera titles several times. However, he often starred in FTV films and films that aired in Indonesian cinemas (Oh ya? Rai juga sudah beberapa kali membintangi beberapa judul Sinetron Indonesia. Namun, dia lebih sering untuk membintangi film FTV dan film yang tayang di bioskop Indonesia)" ucap Rania kepada Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karib sekaligus besannya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan senyuman kecil yang bermakna sebuah kebahagiaan tersebut di wajahnya yang cantik.


"Precisely when Rai was 5 years old, she had entered the world of entertainment and also the world of YouTube creators (Tepatnya pada saat Rai berusia 5 tahun, dirinya sudah memasuki dunia hiburan dan juga dunia kreator YouTube)" lanjut Rania kepada Amaya yang notabenenya merupakan sahabat karib sekaligus besannya tersebut sembari secara perlahan-lahan menyunggingkan senyuman kecil yang bermakna sebuah kebahagiaan tersebut di wajahnya yang cantik.

__ADS_1


Amaya yang mendengarkan pernyataan Rania yang notabenenya merupakan sahabat karib sekaligus besannya tersebut mengatakan bahwa Raihana, putri bungsunya tersebut yang berprofesi menjadi seorang public figure atau yang lebih di kenal dengan sebutan Artis tersebut pun langsung membelai-belai puncak putri bungsu dari sahabat karib sekaligus besannya tersebut dengan sangat lembut.


"Raihana, you are a very talented actress! Mama Maya is very proud of you, honey! Everyone is also very proud of you, Raihana! (Raihana, kamu ini adalah seorang aktris yang sangat berbakat! Mama Maya sangat bangga padamu, sayang! Semua orang juga sangat bangga kepadamu, Raihana!)" ucap Amaya yang di tujukan kepada Raihana yang notabenenya merupakan putri bungsu dari Rania, sahabat karib sekaligus besannya tersebut sembari membelai-belai puncak putri bungsu dari Rania, sahabat karib sekaligus besannya tersebut dengan sangat lembut.


__ADS_2