Suamiku Cacat Dan Lumpuh

Suamiku Cacat Dan Lumpuh
Kwetiaw Goreng


__ADS_3

Tuan muda David berjalan dengan santai ke arah dapur kantin.


" Selamat siang tuan muda." Sapa manager kantin.


" Aku ingin ke dapur." Ucap tuan muda David dengan nada dingin dan datar.


" Mari saya antar tuan." Jawab manager kantin


Tuan muda David mengikuti manager kantin ke arah dapur kantin


" Ada yang bisa saya bantu tuan muda?" Tanya manager kantin


" Aku ingin memasak kwetiau goreng." Ucap tuan muda David masih dengan nada datar dan dingin


" Maaf tuan biar saya saja yang masak." Jawab managerp kantin


" Tidak usah, istriku ingin aku yang memasak. Kamu keluarkan bahan-bahan kwetiaw dan ajar kan aku bagaimana cara memasaknya." Tolak tuan muda David


" Baik tuan." Jawab manager kantin


Tuan muda David melepaskan jasnya kemudian meletakkan di kursi setelah itu melepaskan dasinya dan berlanjut membuka dua kancing kemeja yang paling atas kemudian melepaskan ujung kancing tangan kanan dan kiri kemudian menggulungnya menambah ketampanan tuan muda David.


Manager kantin mengarahkan cara membuat kwetiaw goreng dengan sabar hingga tidak berapa lama masakannya sudah selesai.


" Bawa jas dan dasiku ke ruang perawatan." Perintah tuan muda David sambil berjalan dan membawa piring yang berisi kwetiaw goreng.


" Baik tuan." Jawab manager kantin dengan patuh karena rumah sakit termasuk kantin milik tuan muda David sedangkan dirinya hanya menyewa tempat.


" Bersihkan dapurnya." Perintah manager kantin ke anak buahnya sambil membawa jas dan dasi milik tuan muda David


" Baik nona." Jawab anak buahnya


( " *Si*l sepertinya tuan muda David mencintai istrinya, untung aku berikan garam agak banyak karena aku mendengar dari orang lain kalau tuan muda David akan marah jika ada orang yang membentaknya atau pun menghinanya dan aku sangat yakin sekali jika seandainya istrinya memakan kwetiaw goreng yang sangat asin pasti akan marah dan memecahkan mangkuknya dan bisa dipastikan jika tuan muda David pasti akan marah dan meninggalkan istrinya. Di saat itulah aku akan masuk dan mempengaruhi tuan muda David agar menceraikan istrinya dan menikah denganku." Ucap manager kantin tersebut sambil tersenyum menyeringai* ).


Tuan muda David berjalan ke ruang perawatan VVIP dan manager kantin cepat-cepat membuka pintu tersebut.


ceklek


Tuan muda David melihat istrinya sedang duduk di ranjang sambil menatap wajah suaminya. Tuan muda David berjalan ke arah istrinya sambil tersenyum.


" Sayang, baunya harum banget pasti enak." Ucap Karen sambil tersenyum manis.


cup

__ADS_1


" Iya donk, masakan pertamaku untuk istri tercintaku." Ucap tuan muda David sambil tersenyum dan mengecup bibir istrinya tanpa memperdulikan perasaan manager kantin.


" Sayang, siapa dia?" Tanya Karen sambil menunjuk seorang gadis membawa jas dan dasi milik suaminya.


Tuan muda David melirik sekilas kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


" Oh dia manager kantin, kamu keluarlah." usir tuan muda David


" Baik tuan muda." Jawab manager kantin meletakkan jas dan dasi tuan muda David ke arah sofa kemudian membalikkan badannya meninggalkan ruang perawatan VVIP.


( " Masih cantik kan aku, apalagi tubuhku lebih seksi. Aku sangat yakin setelah kwetiaw goreng di makan pasti mereka bertengkar dan aku akan menambahkan bensin ke tuan muda David dan akhirnya mereka akan bercerai dan aku akan masuk dalam kehidupannya dan aku akan menikah dengan tuan muda David... hahahaha...." Ucap manager kantin sambil tertawa jahat dalam hati ).


" Sayang, aku suapin ya?" Tawar tuan muda David


" Tidak sayang, aku ingin makan sendiri. Letakkan saja mangkoknya di pangkuanku." Pinta Karen


" Ok." Jawab tuan muda David.


Tuan muda David meletakkan mangkok yang berisi kwetiaw goreng ke pangkuan Karen.


" Sayang, aku makan ya." Ucap Karen


" Silahkan sayang." Jawab tuan muda David


uhuk uhuk uhuk uhuk uhuk


Karen terbatuk-batuk dan tuan muda David dengan sigap mengambil gelas yang berisi air mineral.


" Sayang ini gelasnya." Ucap tuan muda David sambil memberikan gelas tersebut ke arah istrinya.


" Terima kasih sayang." Jawab Karen sambil tersenyum


Karen meminum hingga menyisakan setengah gelas.


" Tidak enak ya?" Tanya tuan muda David dengan wajah sendu.


Karen melihat wajah sendu suaminya membuatnya tidak tega.


" Tidak sayang enak banget." Ucap Karen


" Kamu jangan bohong sayang, buktinya kamu tadi sampai batuk-batuk." Ucap tuan muda David


" Aku batuk karena kaget sayangku buatnya enak banget." Ucap Karen sambil tersenyum manis

__ADS_1


Karen memaksakan dirinya untuk memakan makanan kwetiau goreng rasa air laut hingga menyisakan sedikit. Karen mengambil air minum dan meminumnya hingga habis kemudian mengisinya dan meminum lagi hingga menyisakan setengah gelas.


cup


" Sepertinya enak sampai masakan buatanku hampir habis, aku minta ya mau nyobain masakan perdanaku." Ucap tuan muda David sambil mengambil mangkok tersebut.


" Sayang jangan." Teriak Karen


Namun terlambat tuan muda David memasukkan kwetiaw goreng ke dalam mulutnya.


uhuk uhuk uhuk uhuk


prang


Tuan muda David langsung terbatuk-batuk hingga tanpa sadar tangan kirinya yang memegang mangkok terlepas hingga jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.


" Sayang minum dulu." Ucap Karen sambil memberikan gelas yang masih sisa setengah.


uhuk uhuk uhuk uhuk


Tuan muda David sambil terbatuk-batuk mengambil gelas pemberian Karen dan meminumnya hingga habis kemudian mengisinya dan meminum lagi hingga menyisakan setengah gelas. Tuan muda David meletakkan gelas tersebut ke meja dekat ranjang kemudian menatap tajam ke arah istrinya.


" Kenapa masakan beracun kamu makan? Apakah kamu tidak tahu itu bisa membahayakanmu dan juga anak kita?" Tanya tuan muda David dengan nada naik satu oktaf.


" Hiks... hiks... hiks... maaf." Ucap Karen sambil menangis


grep


Tuan muda David menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk mengontrol emosi nya setelah berkurang tuan muda David memeluk istrinya.


" Maafkan aku, bukannya aku marah hanya saja aku tidak mau kamu dan anak kita terluka." Ucap tuan muda David dengan nada lembut.


" Hiks... hiks... hiks... suamiku sudah capek-capek memasak untukku terlebih melihat wajah suamiku membuatku memakan makanan kwetiaw goreng buatan suamiku hiks... hiks... hiks..." Ucap Karen sambil terisak dan membalas pelukan suaminya.


Tuan muda David mendorong perlahan tubuh istrinya kemudian menghapus air matanya dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


" Kalau aku memberimu racun apakah kamu tetap memakannya?" Tanya tuan muda David sambil menatap mata indah istrinya.


" Tentu saja." Jawab Karen tanpa ragu


" Kenapa?" Tanya tuan muda David dengan nada terkejut.


" Jika itu membuat suamiku bahagia aku hanya pasrah jika suamiku menginginkan kematianku karena aku sangat tulus mencintaimu." Ucap Karen sambil membelai wajah tampan suaminya sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2